Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
S2 - Rencana Besar Revano


__ADS_3

Setelah menutup teleponnya, Sonya melangkahkan kakinya ke kamar anaknya. Sonya membelai rambut panjang anak kesayangannya. Sonya lebih sayang kepada putrinya daripada kepada putranya. Karena Kezia sifat dan perilakunya 90% sama seperti dirinya. Bahkan wajahnya saja bagai pinang dibelah dua.


"Sayang, Mama ada kabar bahagia untuk kamu." Sonya kini telah duduk disamping Kezia.


Kini Kezia sedang menggunakan masker. Kezia lebih sering melakukan perawatan di rumah. Untuk facial saja Mama Sonya yang mengundang beauty therapist ke rumahnya.


"Kabar bahagia apa Mama? Apa Mama dapat arisan lagi?" tanya Kezia karena Mamanya ikut dua arisan bersama teman-temannya.


"Tidak sayang, ini lebih penting dari sekedar mendapat arisan."


"Lalu apa Mama? Jangan bikin Kezia bingung."


"Sebentar lagi anak Mama yang cantik ini akan segera menjadi pengantin."


"Maksud Mama?" Kezia masih bingung dengan perkataan Mama Sonya.


"Reno sudah siap untuk menikahi kamu nak. Barusan Tante Risa telepon Mama memberikan kabar bahagia ini."


"Serius Mama? Mama tidak sedang bohong kan?"


"Iya, Mama tidak bohong sayang."


"Akhirnya... Kezia akan menikah juga Mama." Kezia bahagia dan langsung memeluk Mama Sonya.


"Sayang, ada kabar yang lebih mengejutkan lagi."


"Apa itu Mama?" tanyanya penasaran.


"Kamu akan menikah dengan Reno sebulan lagi. Besok kalian akan fitting baju pengantin."


"Asyik... Beneran kan ini Mama?"

__ADS_1


"Iya, beneran nak. Besok Reno akan menjemput kamu. Kalian akan ke butik besok pagi jam sembilan. Setelah itu kalian akan memilih desain undangan untuk pernikahan kalian."


"Ah, Kezia sudah tidak sabar menunggu hari esok Mama untuk bertemu dengan Reno."


Kezia bahagia kini dirinya akan menikah dengan Reno. Kezia sudah tidak sabar menunggu hari H pernikahannya, karena sebentar lagi akan menjadi Nyonya Wijaya.


...*****...


Revano kini sedang menunggu Sandra datang di Cafe tempat mereka janjian. Sepuluh menit kemudian gadis cantik itu sudah datang. Revano terkagum akan kecantikan Sandra. Menurut Revano Sandra memang pantas bersanding dengan Kakaknya. Karena Sandra gadis yang sangat baik dan pengertian. Yang paling terpenting Sandra adalah gadis yang sabar.


"Revano, ada apa kamu mengajak Kakak untuk bertemu?" tanyanya setelah duduk di kursi.


"Gawat Kak... Gawat...." Kini Revano terlihat panik dan sambil menatap wajah Sandra.


"Apanya yang gawat? Jangan membuat Kak Sandra bingung Revano. Coba jelaskan dengan pelan-pelan agar Kak Sandra mengerti." Sandra pun tidak mengerti ketika Revano tiba-tiba berbicara seperti itu.


"Gawat Kak. Kak Reno akan menikahi Kak Kezia bulan depan. Daddy Rey tadi bilang seperti itu."


"Apa? Reno akan segera menikah?" Sandra terkejut mendengar kabar bahwa Reno akan segera menikah.


"Loh Revano kok kamu tersenyum sih?"


"Kakak jujur saja sama aku. Selama ini Kak Sandra menyukai Kak Reno kan?"


"Aku harus bagaimana ini? Aku sudah mencoba membuka hatiku untuk Ricko namun hatiku masih tetap milik Reno sampai saat ini." Batin Sandra.


Sandra hanya diam saja dan masih memikirkan jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaan Revano. Kini Sandra sedang melamun meletakkan tangannya pada dagunya.


"Kak Sandra......."


"Kak Sandra... Hei.. Kakak kok melamun?" Sambil melambaikan tangannya tepat di wajah Sandra.

__ADS_1


"Maaf Revano, Kakak tidak bisa menjawabnya."


"Kakak, aku tahu Kak Sandra menyukai Kak Reno. Sebenarnya Kak Reno juga menyukai Kak Sandra."


"Reno menyukai aku?" Batin Sandra.


"Apa?" Sandra sangat terkejut mendengar fakta bahwa Reno menyukai dirinya. Berarti selama ini cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.


"Iya Kak. Tolong jujur sama Revano. Kakak sebenarnya mencintai Kak Reno kan?"


"Iya Revano. Kakak sebenarnya suka dengan Kakak kamu."


Revano lega dan punya harapan besar kalau Sandra yang akan menggeser posisi Kezia saat ini. Karena Sandra nanti yang akan menjadi Kakak iparnya.


"Ayo kalau begitu kita ke rumah dan kita jelaskan semuanya. Biar Kakak yang akan menikah dengan Kak Reno bukan Kak Kezia."


"Revano, Kakak tidak bisa melakukannya. Kak Sandra tidak mau membikin Kezia sakit hati kalau tahu aku dan Kakakmu saling mencintai."


"Kakak, coba Kakak bayangkan kalau Kakak tidak mengakui perasaan Kak Sandra dengan Kak Reno di depan kedua orang tuaku dan mereka akan tetap menikahkan Kak Reno dengan Kak Kezia."


"Kak Reno akan tersiksa hidupnya Kak jika tidak menikah dengan wanita yang dicintainya. Dan wanita yang dicintainya selama ini adalah Kak Sandra bukan Kak Kezia. Kakak tolonglah Kak Reno agar tidak menikah dengan Kak Kezia," ucapnya kembali.


Sandra masih saja terdiam. Sandra masih memikirkan perasaan Kezia jika tahu Reno laki-laki yang dicintainya itu suka dengannya. Dan Sandra berpikir bahwa kalau mengakui perasaannya dengan Reno nanti yang ada akan menambah banyak masalah. Takutnya sakit jantung Rey akan kambuh.


"Maaf, Revano. Kakak tidak bisa melakukan hal ini. Kakak tidak mau Kezia sedih dan juga Om Rey terkena serangan jantung dadakan. Maafin Kakak, mungkin ini sudah jalan takdirnya jika cintaku dengan Kakakmu tidak bisa bersatu."


Sandra lalu berdiri dan segera pergi meninggalkan Revano yang masih terdiam membisu. Revano gagal untuk membujuk Sandra. Revano lalu mematikan rekamannya. Tadi saat Revano melihat Sandra datang dengan segera merekam percakapan mereka. Namun Sandra tidak tahu akan hal ini. Revano masih ada kesempatan untuk menggagalkan rencana pernikahan Kakaknya dengan Kezia melalui rekaman ini. Revano yakin kalau Kakaknya akan mendengarkan rekaman ini pasti akan batal menikahi Kezia dan lebih memilih bersama Sandra. Revano kini tersenyum bahagia, harapannya sebentar lagi akan terwujud. Sandra yang akan tetap bersama Kakaknya. Setelah nanti Kakaknya tahu tentang rekaman ini, pasti akan berubah pikiran untuk menikahi Kezia.


"Aku harus segera bertemu dengan Kakak dan memberikan rekaman ini kepadanya. Pasti Kakak akan berubah pikiran untuk menikahi Kak Kezia."


"Rencana yang akan susun ini pasti berhasil. Bagaimanapun juga Kak Reno harus bahagia dengan wanita yang dicintainya," ucapnya kembali.

__ADS_1


Revano kini tersenyum ternyata cinta Kakaknya kepada Sandra tidak bertepuk sebelah tangan. Revano ingin segera pulang ke rumah dan memberitahu Kakaknya kalau Sandra selama ini suka dengannya. Kakaknya pasti akan terkejut dan sekaligus bahagia karena cintanya selama ini tidak bertepuk sebelah tangan. Revano akan membantu Kakaknya untuk berbicara dengan kedua orang tuanya mengenai hal ini. Revano berharap agar Mommy Risa and Daddy Rey bisa menerima keputusan Reno untuk lebih memilih pasangan hidupnya sendiri. Jika bulan depan akan menikah Reno juga akan siap jika pengantin wanitanya di ganti menjadi Sandra.


Revano kini melajukan mobilnya dengan cepat agar segera sampai di rumahnya. Impian terbesarnya mempunyai Kakak ipar seperti Sandra akan segera terwujud jika kedua orang tuanya merestui hubungan Reno dengan Sandra. Nanti Revano akan memberikan rekaman pembicaraan mereka tadi kepada kedua orang tuanya. Agar tidak memaksakan Reno untuk menikahi Kezia.


__ADS_2