Gairah Hot Sang Dokter

Gairah Hot Sang Dokter
Episode 142


__ADS_3

Al dan Yesline juga akan menikmatinya apalagi Al yang sudah lama menunggu dalam waktu yang cukup lama. Yesline sudah siap dengan tubuhnya yang tanpa sehelai benang pun. Memanjakan mata Al yang sudah kelaparan. Bibir Al mengecup setiap jengkal tubuh Istrinya dan jarinya bergerak aktif memainkan sesuatu yang sudah lama Dia rindukan, begitu basah, kenyal dan seksi.


Gairah sang Dokter Al terbangkitkan. Staminanya full. Dia akan membuat Yesline tidak akan melupakan malam itu. Ranjang Mereka bergoyang hampir semalaman hingga pagi tiba. Azka aman bersama pengasuhnya. Al memang sengaja menyewa pengasuh untuk Azka.


Awalnya Yesline menolak karena masih bisa mengurus Azka sendiri. Namun Al tetap pada pendiriannya untuk memakai pengasuh dengan alasan agar Yesline tidak terlalu capek.


Sedangkan Leni dan Gabriel asyik mengendarai speedboat berdua, saling bergurau dan sesekali berantem seperti gaya khas Mereka. Dari benci jadi cinta.


Tak jauh berbeda dengan Leni dan Gabriel


Clara dan Clinton, Mereka menikmati pagi berdua berjalan jalan di pinggir pantai sambil menikmati es krim. Bercanda dan saling kejar kejaran berlarian kesana kemari seperti dua sejoli yang di mabuk cinta.


Kehidupan Al dan kelima Sahabatnya sangat damai dan membahagiakan. Setelah sekian purnama terlalu banyak masalah. Ada pelangi setelah hujan badai.


Begitulah sejatinya hidup, Kamu hanya perlu bersabar untuk kuat setiap menjalani episodenya. Yakinlah diakhir akan ada episode membahagiakan yang selama ini Kamu nantikan.


Beberapa Tahun kemudian ....


*****


" Sayang .... Sayang ... "


Pemilik Ice Media group dan Rumah Sakit Healthy sedang melangkahkan kakinya mencari Istri tercinta Yesline Gunawan.

__ADS_1


" Sayang .... Kamu dimana sih ??? " teriak Al. Kedua bola matanya memutar ke kanan dan ke kiri untuk mencari keberadaan Yesline.


" Bik, Marni. Ibu kemana ?? " tanya Al kepada Asisten Rumah Tangganya.


" Aduh, Pak. Kok lupa sih ?? Ini kan jam 12 siang, Waktunya Ibu jemput Den Azka. " jelas Bik Marni.


" Astafirullah ..... Saya lupa, Bik. Tapi kok mobil Ibu masih ada di depan ??? " tanya Al sambil duduk di sofa.


" Tadi Non Leni kesini, Pak. Jadi Ibu pergi pake mobil Non Leni. Katanya sih habis jemput Den Azka sekalian mau mampir ke mall untuk nganterin Non Leni, Pak. " jawab Bik Marni kembali.


" Ke mall ??? Kok gak ijin sama Saya sih, Iya udah Bik, Tolong ambilin minum. " kata Al.


Al pun mengeluarkan ponsel miliknya dari dalam sakunya, lalu menghubungi Yesline. Audah 2 kali panggilan tidak ada respon jawaban dari panggilannya membuat Al semakin kesal. Niat hati ingin memberikan kejutan kepada sang Istri, ingin mengajak makan siang bersama malah Al yang di beri kejutan oleh Yesline. Pergi ke mall tanpa pamit padanya.


Al pun tak habis fikir, kenapa setiap Wanita ke mall pasti selalu lupa dengan ponselnya. Al pun menghubungi Gabriel. Hanya dalam hitungan detik panggilan tersambung.


" Halo, Gab ?!! Bilangin tuh sama Istri Kamu, suruh angkat telepon Saya !! " cerocos Al saat panggilan terhubung.


" Woy ..... Biasa ajah kali !!! Gak usah ngegas !!! Emang ada urusan apa Kamu sama Leni ??? " tanya Gabriel yang penasaran menanyakan Istrinya, Leni. Karena 3 tahun lalu semenjak kejadian Gabriel menyelamatkan Azka, Leni benar benar berhenti menjadi bodyguard Yesline melainkan berubah menjadi Sahabatnya seperti sekarang.


Hampir 4 tahun berlalu, Semua terasa damai. Hubungan Gabriel dan Leni naik ke jenjang pernikahan 1 setengah tahun yang lalu. Namun sayang, selama menikah Leni dan Gabriel belum dikaruniai keturunan. Tetapi itu tidak mengurangi ras cinta Gabriel kepada Leni melainkan semakin bertambah seperti Al yang semakin bucin ke Yesline. Begitu juga Gabriel yang melebihi bucinnya dari Al ke Leni.


" Istri Kamu ngajak Yesline ke mall tapi gak info ke Saya !!! " oceh Al.

__ADS_1


" Eh, Enak ajah Kamu !! Jangan salahin Istri Saya dong !!! Siapa tau Yesline yang ngajak Leni. Secara Leni itu gak hobi belanja ke mall, gak seperti Yesline !! " segah Gabriel.


" Oh, Jadi maksud Kamu, Yesline itu Wanita yang suka hambur hamburin uang gitu ???!! Dengar ya, Yesline itu Wanita yang paling hemat di dunia ini !! Jangan suka jelek jelekin Istri Saya deh !!! " sewot Al.


" Wah ..... sakit jiwa Kamu !! Bisa bedain gak arti perbandingan Orang sama arti ngejelekin Orang ??? pantas saja Rumah Sakit Kasih lebih unggul dari Rumah Sakit Healthy. " kesal Gabriel menghadapi Al. Hampir beberapa tahun belakangan ini memang Al dan Gabriel selalu membanding bandingkan Leni dan Yesline.


Bahkan Gabriel yang sekarang sudah memiliki Rumah Sakit sendiri yaitu Rumah Sakit Kasih dan tentu saja Rumah Sakit Mereka juga selalu bersaing dalam segala aspek. Hingga terkadang Hans dan Clinton sakit kepala melihat Al dan Gabriel jika sudah bertamu.


" Hey, Bung !! Jangan Lupakan Rumah Sakit Healthy sudah di akui di Dunia !!!" sombong Al.


" Halah .... Buat ala diakui di dunia, kalau pelayanannya kurang bagus !!! Udahlah males ngurusin Kamu, Saya masih banyak kerjaan !!! Lagian biarin Yesline refreshing, mungkin Dia lelah menghadapi Suaminya yang sombongnya tingkat dewa !! " sindir Gabriel. Gabriel langsung memutuskan panggilan dari Al.


" Halo ..... Halo .... Halo ... Sialan !! Maen mutusin telepon ajah !! " gerutu Al saat melihat panggilan ternyata sudah terputus.


Al pun memutuskan untuk menyusul Leni dan Yesline ke mall. Al memang semakin bucin ke Yesline. Bagaimana tidak bucin, semakin bertambah umur Yesline semakin cantik.


Dua bulan tepat setelah hari pernikahan Leni dan Gabriel, Mamanya Al meninggal dunia karena ternyata Mamanya mengidap penyakit kanker payudara stadium akhir dan penyakitnya itu benar benar Mamanya tutup rapat rapat daru Al dan Yesline dengan alasan tidak ingin membuat Anak dan menantunya khawatir.


Namun secara tidak sengaja Yesline menemukan hasil radiologi yang menyatakan Mertuanya itu positif mengidap penyakit kanker payudara dan Mamanya hanya bisa menjalani pengobatan selama tiga bulan. Tuhan membawa Mamanya Al untuk menemui Papanya di surgaNya.


Mertuanya sangat bahagia setelah kehadiran Azka. Dan setiap hari pasti selalu bermain dan mengajaknya jalan jalan. Hari harinya Dia habiskan bersama cucu pertama dan kesayangannya itu. Tumbuh kembangnya sempat di lihat dan disaksikan oleh Mamanya Al. Sukacita dan bahagia selalu terpancar dari wajah Mamanya kala Azka selalu tersenyum dan ketawa saat bersama sang Nenek. Waktu dan ajal memang tidak ada yang tahu. Semua bisa terjadi kapan dan dimanapun Kita berada. Tidak ada yang kebetulan, semua sudah diatur sama yang di atas kapan waktu Kita untuk menghadapnya.


Al dan Yesline sangat terpuruk waktu itu. Namun berkat kehadiran para Sahabatnya, Mereka bisa bangkit kembali.

__ADS_1


__ADS_2