
" Al sudah menikah lagi, Ma. Dan Istri Al lagi hamil saat ini. " kata Al menatap Mamanya itu.
" Aaapaaa ??? " tanya Mamanya kaget.
" Iya Ma. Al ingin menceraikan Callista. Papa juga udah tau soal itu. " jawab Al menjelaskan.
" Al !!!! Mama tau, Mama ingin punya cucu, Tapi bukan begitu caranya Nak !!! Mama tidak pernah mengajari Kamu untuk menyakiti hati Wanita, Al !!! Bagaimana jika Callista tau ???? " tanya Mamnya dengan marah dan kesal melihat Al.
" Callista sudah tau kok Ma. Lagipula Al tidak mencintai Callista Ma. Mama kan tau kalau Kita menikah itu hanya karen perjodohan. " jawab Al.
" Apa ??? Callista tau ??? Lalu bagaimana tanggapan Dia ???"
" Entalah Ma. Dia hanya diam. Tapi Al sudah bicara sama Dia mengenai perceraian. " jawab Al.
" Al, Kamu buat Mama sakit !!! Kenapa Kamu bisa berbuat jahat begitu sama Dia, Bagaimana bisa Kamu melakukan hal seperti itu sama Callista ???? Dia Istrimu!!!! " bentak Mamanya.
" Jahat ???? Mama sudah dibutakan sama Dia!!! Kalau Mama tau sesungguhnya bagaimana Dia ??? Lihat Papa itu ulah siapa ??? Karena perbuatan Dia Ma !!! Dia yang menginginkan Papa mundur dari RS ini, Bahkan Dia menyumpahi Papa meninggal dunia !!! " jawab Al emosi karena mengingat perkataan Callista itu.
" Apaaa ???? Jangan bohong sama Mama Al ??? Apa Kamu sengaja mengatakan itu agar Mama merestui Istri baru kamu itu ?? " tanya Mamanya dengan terkejut bahwa Callista tau Suaminya itu masuk RS.
" Buat apa Al bohong Ma ????? Terserah Mama mau percaya atau tidak, Yang jelas Al cuma mau mengatakan bahwa Mama akan segera mempunyai Cucu. Dan Al akan menceraikan Callista. " kata Al.
Mamanya masih tidak percaya akan perkataan Al tentang Menantunya itu. Yang Mamanya tau adalah bahwa Callista Orang yang Baik. Karena Mamanya mengenal baik Orang Tua Callista jauh sebelum kecelakaan itu terjadi.
Dari saat itu memang Callista menjadi banyak diam, Jadi tidak mungkin seperti yang dikatakan Al.
Mama Al memang tidak suka akan perkataan Callista untuk tidak memilii Anak ditambah lagi Dia tidak pernah mengurua dan memperhatikan Al. Dia hanya sibuk untuk Dirinya Sendiri.
Tapi biar bagaimanapun, Mama Al adalah Seorang Wanita pasti akan sakit hati jika Suaminya memilki Wanita lain.
Mama Al saat ini masih bingung dan Dia akan berusaha mencari tau sendiri sebelum bertindak. Namun Dia bingung harus minta tolong sama siapa. Apa Dia minta tolong sama Nicho ???? Pikiran Mamanya benar benar bingung saat ini.
" Lalu siapa Wanita itu ??? Ajak Dia untuk ketemu sama Mama. " kata Mamanya.
" Dia hanya Wanita biasa Ma. Namun sangat baik dan berbakti sama Orang Tuanya. Wanita biasa yang pura pura kuat namun rapuh hatinya. " jawab Al menjelaskan sama Mamanya.
" Sepertinya Kamu benar benar mencintai Wanita itu Al ??? " kata Mamnya melihat wajah Al saat menceritakan Yesline.
" Sangat Ma. Aku benar benar beruntung bertemu sama Dia. " jawab Al.
" Kalau begitu ajak segera untuk ketemu sama Mama. Apa Papa setuju akan hal ini ??"
" Papa justru memintaku untuk meninggalkannya, Tapi Aku tidak akan pernah meninggalkannya. " jawab Al tegas sambil menggelengkan kepalanya.
" Jika Papa sudah sadar, Mama akan bantu bicara sama Papa. Walaupun Mama sangat kecewa denganmu. Seharusnya Kamu menikahinya setelah bercerai dengan Callista."
" Hahaha .... Jika Aku tidak buru buru menikahinya, Dia sudah milik Orang lain Ma. " jawab Al dengan ketawa yang tidak senang.
" Wah .... Apa Menantu Mama ini sangat cantik hingga Putra Mama yang sangat Tampan ini ada saingan ???? " kata Mamanya sambil meledek.
" Sangat cantik luar dan dalam Ma. " jawab Al dengan senyum.
" Hei Anak Nakal !!! Maksud Kamu luar dalam apa ??? Maksud Kamu bagian tubuh dalamnya ??? " cetus Mamanya yang tau kelakuan Anaknya itu.
" Hahaha .... Mama bisa ajah. Pokknya Al akan bawa Yesline untuk ketemu sama Mama. "
" Oh namanya Yesline ??? Pasti cantik sehingga Anak Mama ini sangat menyukai dan mencintainya hingga Membuatmu selalu tersenyum membicarakannya. "
" Iya Ma. sangat sangat cantik .... " jawab Al.
" Sampaikan sama Dia kalau Mama sudah tidak sabar ingin bertemu dengannya. " jawab Mamanya Al sambil tersenyum.
" Pasti Ma. Malam ini mungkin Al akan menemaninya karena baru saja Dia kehilangan Mamanya. " kata Al menceritakannya.
__ADS_1
" Astaga , Anak bodoh ini !!!! Ngapain Kamu masih disini ??? Harusnya Kamu nemanin Dia !!! " cetus Mamanya kesal sambil memukul Al.
" Iya Al berencana ke rumahnya sekarang, Makanya Al mau cek kondisi Papa dulu. Kalau gitu Al tinggal dulu iya Ma. " kata Al.
" Iya. Sampaikan salam Mama buat Dia iya dan Mama turut berduka. " kata Mamanya.
Al menganggukkan kepalanya dan mencium pipi serta kening Mamanya dan keluar dari kamar rawat VVIP Papanya itu. Al langsung menuju keruangannya dan saat masuk, Dia terkejut karena Melihat Callista yang duduk di sofa.
Al mengerutkan keningnya. " Ngapain Kamu kesini ??? " cetusnya.
" Kamu udah selesai operasinya ??? " tanya Callista beralasan.
" Jika belum selesai, berarti Aku bukan disini !!! " cetusnya.
" Sayang .... Kenapa Kamu jutek bangat sih ??? Kamu gak kangen apa samaku ???? " kata Callista manja.
" Perasaan Aku nampar Pipi Kamu deh, kenapa malah otak Kamu yang geser ???? " cetus Al.
" Al !! Aku ini masih Istri sah Kamu, Aku memang tidak suka dengan Orang Tuamu tapi Aku mencintaimu !!! Sampai kapanpun Kita tidak akan pernah bercerai !!! " kata Callista menatapnya.
" Terserah Kamu mau bilang apa, Aku lelah, Aku ingin pulang !!! " kata Al dan berjalan ke meja kerjanya untuk mengambil ponselnya.
" Aku pulang bareng Kamu !!! " sahut Callista.
" Aku pulang ke rumah Istriku. " jawab Al santai.
" Aku Istrimu !!! " bentak Callista kesal.
" Tapi masalahnya bukan Kamu yang Aku maksud. " cetus Al dan melihat ponselnya.
" Wanita itu hanya Istri sirihmu Al !!! Kalian tidak resmi dimata hukum !!! "
" Terima kasih sudah mengingatkan, Aku akan segera meresmikannya setelah bercerai dengan Kamu. " jawab Al santai.
Saat membaca pesan dari Clinton, Seketika wajah Al berubah yang memberitahunya bahwa Callista datang kerumahnya bahkan menampar Yesline dan mempermalukannya di depan semua Orang.
Callista kaget mendengar bentakan Al yang tiba tiba sangat keras dan raut wajahnya yang berubah emosi dari biasanya.
" Kee napa ??? " tanya Callista sedikit takut dengan melihat wajah Al bukan seperti biasanya.
" Kenapa ??? Kamu bilang kenapa ???" bentak Al menghampirinya.
Callista mundur satu langkah saat Al mendekatinya dengan mimik wajah yang emosi.
" Berani beraninya Kamu sentuh Yesline !!!! Aku diam, Kamu malah merajalela !!! " cetus Al dengan penuh amarah.
" Jadi simpananmu itu ngadu sama Kamu??? " cibir Callista.
" PLAK .... "
Al menampar Callista dengan sangat keras hingga ujung bibirnya sedikit berdarah.
" Al !!!! Kamu gila !!! " teriak Callista tidak terima dengan perlakuan Al.
" Kenapa ???? Sakit ???? " tanya Al masih emosi.
" Aku akan membalas semua perbuatanmu, Al !!! " cetus Callista tidak terima dan mengancamnya dengan menunjuk muka Al.
" Begitu juga denganku, Aku akan balas semua perbuatanmu !!! Jika Kamu berani sekali lagi menyentuh Yesline, Aku tidak akan tinggal diam !!!! " ancam balik Al.
" Kamu berani mengancamku ??? "
" Bukan hanya berani mengancammu!!! Menghancurkanmu pun bisa jika Aku mau !!! jawab Al cetus melotot.
__ADS_1
" Baiklah !!! Kita lihat saja Dokter Al Gunawan !!! Oh iya, Aku kasih tau sama Kamu, Aku tidak akan pernah mau bercerai dengan Kamu dan Aku pastikan akan menyingkirkan simpananmu itu !!! " cetus Callista menunjuk nunjuk ke arah Al.
" Sebelum menghina Orang, Berkaca dulu !!! Jika Saya menikah secara Agama masih bisa Kamu bilang Yesline Simpananku ??? Lalu bagaimana denganmu yang bergaul diranjang dengan Nicho yang jelas jelas bukan suamimu, Harus Aku sebut apa itu ???? " cetus Al dengan sangat marah.
Callista sangat terkejut dan Dia yakin bahwa Yesline yang memberitahunya akan hal itu. Dendamnya makin besar sama Yesline begitu juga Keluarga Al. Callista akan pastikan bahwa Mereka akan hancur dan bersujud di kakinya.
" Kamu !!!! " kata Callista yang sedikit kebingungan harus mengatakan apa.
" Kamu bingung ??? Kenapa Aku bisa tau hubungan Kamu dengan Nicho ??? Bukankah sudah Aku katakan kalau mau menghancurkanmu sangatlah mudah !!!! Tapi Aku bukan Manusia licik sepertimu !!!
" Kamu bukan seperti itu tapi Kalian semua Manusia Munafik !!!! " jawab Callista sambil tersenyum sinis.
" Pergilah .... Aku tidak ingin melihat wajahmu lagi !!! Keputusanku untuk menceraikanmu tidak akan pernah berubah !!! Tapi jika Kamu mempersulit, Maka Aku juga akan mempersulit hidupmu. Camkan itu !!! " ancam Al.
" Aku sudah bilang bahwa Aku tidak akan pernah mau bercerai denganmu !!! " jawab Callista kemudian meraih tasnya yang ada disofa lalu pergi meninggalkan ruangan Al.
Al duduk di meja kerjanya dan menghela nafasnya kemudian memejamkan matanya. Dia pun langsung mengambil tas kerjanya dan pulang ke rumah Yesline.
Yesline masih menangis di dalam kamarnya. Rumahnya benar benar sepi.
" Jadi begini rasanya Ma, Kalau Yesline pergi bekerja, Mama kesepian dirumah .... Maafin Yesline Ma yang sering ninggalin Mama sendiri. " kata Yesline sambil menangis melihat foto Mamanya.
Airmatanya menetes terus dan Yesline memegang dadanya yang terasa sesak. Dia masih terbayang saat Mamanya divonis gagal jantung.
Malam ini perasaan Yesline benar benar terpuruk dan hancur karena kepergian Mamanya. Ditambah hinaan Callista yang membuat pikirannya semakin kacau.
Satu harian ini Dia tidak pegang ponselnya dan bahkan tidak menelpon Al. Dia benar benar pusing karena menangis seharian. Matanya pun bengkak, Mukanya sangat sayu dan sangat pucat.
" Tok .... Tok ... Tok .... "
Terdengar suara ketukan dari luar rumah pintu Yesline. Yesline mengerutkan keninganya.
" Siapa malam malam yang datang, Apa mungkin Mas Al ??? " gumamnya.
Dia perlahan turun dari ranjang karena kepalanya yang sangat pusing membuat Dia sedikit lambat untuk berjalan karena Dia takut jatuh dan takut kenapa napa sama janinnya.
Yesline melangkahkan kakinya ke ruang tengah yang tidak luas dan Dia berjalan ke arah pintu dan membukakannya. Dia begitu terkejut saat melihat siapa yang datang malam malam begini.
" Hai, Yesline .... " sapa tamu itu.
" Nicho ???? " kata Yesline terkejut.
" Maaf malam malam datang kesini, Aku mau ngucapin turut berduka iya .... " jawab Nicho dengan senyum.
" Oh ... Terima kasih .... " jawab Yesline sambil melihat sekeliling dan memastikan tidak ada yang melihat kedatangan Nicho karena Dia tidak ingin ada fitnah lagi.
" Kalau Kamu tidak keberatan, Sebaiknya duduk diluar ajah iya Nicho, Karena Aku sudah punya Suami. Tidak baik jika Aku membawa Pria lain ke dalam rumah disaat Suamiku tidak ada dirumah. " kata Yesline.
Nicho menganggukkan kepalanya dan Dia mengerti maksud Yesline. Yesline memang sangat beda dengan Wanita Wanita yang Nicho kenal makanya Nicho sangat menyukai Yesline.
Mereka berdua pun lalu duduk di kursi yang ada di teras rumahnya.
" Emangnya Suami Kamu kemana ??? Kenapa meninggalkan Istrinya disaat Mertuanya baru saja meninggal ??? " tanya Nicho.
Yesline tidak mungkin memberi tahu bahwa Al lagi ada jadwal operasi karena yang Nicho tau bahwa Suaminya adalah Clinton.
" Dia sedang sibuk, Tiba tiba ada kerjaan yang tidak bisa ditinggal. " jawab Yesline gugup.
Biasanya Yesline suka ceplos ceplos ngomong kalau sama Nicho tapi setelah tau Dia sepupu Al, Dia sedikit menghormati dan menghargainya.
" Dasar Laki Laki tidak bertanggung jawab !!! " gerutu Nicho namun didengar oleh Yesline.
" Nicho, Tolong jaga ucapanmu !!! Dia adalah Suamiku !!! Jangan pernah menghina suamiku didepanku sendiri !!! " jawab Yesline.
__ADS_1
Sementara dari kejauhan Al melihat Nicho di depan rumah Yesline. Sebenarnya Al ingin keluar dari mobilnya, Tapi karena Dia melihat Nicho makanya Dia tahan di mobil dan tidak keluar.
" Brengsek !!!! "