Gairah Hot Sang Dokter

Gairah Hot Sang Dokter
Episode 23


__ADS_3

Yesline melihat RS itu yang terlihabersih dan sangat nyaman. Yesline menghela nafasnya dan mengeluarkannya secara pelan. Dia ingin benar benar menikmati setiap hal yang terjadi pada Dirinya mulai sekarang.


Tiba tiba Seseorang ada yang memanggil namanya, Awalnya Dia mengira bahwa yang dipanggil itu Orang lain yang senama dengannya ditambah Dia baru pertama kali ini menginjakkan kakinya di Singapura.


Namun Dia sangat yakin bahwa Dirinya yang dipanggil.


" Yesline .... " panggil Orang tersebut.


Dengan percaya diri, Yesline menoleh ke arah suara yang memenaggil itu dan betapa terkejutnya Yesline melihat sosok Pria tampan di hadapannya saat ini.


" Nicho ??? " Yesline menyakinkan kembali yang dilihatnya itu adalah Nicho. Seorang Dj di Club Alexiz tempatnya bekerja dulu.


Laki Laki tampan yang selalu perbincangan Para Wanita Wanita yanng ada disana.


" Ternyata benar Kamu .... " kata Nicho senyum.


" Dan Kamu juga ternyata benar Nicho. " jawab Yesline sedkiti ketus.


Di club Alexiz memang Yesline yang tidak menyukai Nicho. Karena menurutnya, Nicho plyaboy cap kambinng dan kere yang tidak punya modal. Karena yang Dia tahu, Nicho hanyalah Seorang DJ dan penghasilannya tidak terlalu besar, Sedangkan selama ini Wanita Wanita bersama Nicho itu terlihat kelas kakap dimata Yesline. Salah satunya adalah Callista, Selebritas papan atas yang sering bertemu dengannya di club.


Nicho ketawan mendengar jawaban Yeskine. " Emang udah jadi ciri khas Kamu iya, kalau ditanya malah nanya balik dan ketus !!! ".


" Mneurutmu, Gimana ??? " kata Yesline kembali.


Nicho pun tertawa kencang mendengar perkataan Yesline itu.


" Aku gak, mau berkomentar lagi deh !!! Tidak akan ada habisnya kalu nanya sama Kmu. "


Yesline mengangkat bahunya dan menghela nafasnya dan sedikit memasanng wajah kesal karena menjadi bahan tertawaan Nicho.


" Kamu ada urusan apa di RS ini ??? " tanya Nicho kembali.


" Lah, katanya gak mau nanya lagi ??? "


" Hmm !!! Aku serius Yesline !! " jawab Nicho dengan sedikit kesal.


" Mama menjalani operasi disini. " jawab Yesline.


" Oh .... Jadi benar Suamimu Orang kaya.. !!! " kata Nicho menganggukkan kepalanya.


" Kamu tahu Aku sudah menikah ??? " tanya Yesline terkejut.


" Tentu dong. Mami kasih tau ke semua Pegawai disana kalau Kamu berhenti darisana dan menikah dengan Laki Laki kelas kakap !!! Bahkan kata Mami saking kelas kakapnya, Suami Kamu kasih ganti rugi ke Mami. " kata Nicho.


" Ganti rugi ??? Maksud Kamu ganti rugi bagaimana ??? " tanya Yesline bingung.


" Hahaha .... Kamu tanya ajah deh ke Mami, kan kalau begini, kesannya Aku jadi Penggosip. '' jawab nicho tertawa.


" Ish .... Dasar !! Mami tidak mau ketemu samaku lagi, Sisca ajah udah blokir nomorku !!! Ini semua kayak ada yang tidak beres deh !! " kata Yesline sama Nicho.


" Iya elllaahhhh ... Jangan mikir yang macam macam deh, Udah nikmatin ajah hidupmu sekarang. "


" Iya sih, betul juga yang KAmu bilang. "


" Oh iya, Nomormu masih sama yang kemarin kan ??? " tanya Nicho.


" Emang Kamu punya nomorku ??? Darimana Kamu dapat ??? "


Nicho menghela nafasnya kembali " Kamu bisa gak sih, tinggal jawab ajah. Iya atau Tidak. Tidak usah balik nanya!!! "


" Iya ... Tapi Aku gak tau deh itu bisa kepake disini atau gak. " jawab Yesline.


" Kamu pake kartu Telkomsel kan ?? " tanya Nicho.


" Iya. "


" Bisa kok. Bisa dipakai. " jawab Nicho senyum.


Dari kejauhan ada sepasang mata yang sedang memperhatikan Yesline, Clinton yang penasaran  dengan siapa Yesline berbicara pun menghampiri Yesline.


" Yes ... " panggil Clinton.


Yesline pun menoleh diikuti oleh Nicho.


" Iya Mas .... " jawab Yesline sama Clinton.

__ADS_1


" Clinton .... ??? "


" Nicho .... ???? "


Kata Mereka berdua bersamaan.


" Kamu ngapain disini ??? " tanya Clinton sama Nicho.


" Kalian saling kenal ??? " tanya Yesline sama Mereka berdua.


" Ooohh iya Sayang ... Nicho ini Sepupunya Sahabat Aku !!! " jawab Clonton sedikit lembut melihat Yesline.


Sementara Yesline sangat syok mendengar Clinton memanggilnya dengan sebutan Sayang. Yesline hendak ingin protes, Clinton langsung memotong ucapannya.


" Kamu tidak _____ "


" Kamu kenal sama Al kan ??? Temanku yang dokter spesialis Jantung itu ??? " tanya Clinton.


Clinton berharap Yesline bisa langsung tau apa yang dimaksud oleh Dirinya itu.


Dan untung saja mendengar nama Al, Yesline mulai sedikit mengerti. Dan Dia menatap Clinton dan sedikit mengerti arti dari tatapan Clinton itu.


" Jadi Kamu yang nikahin, Yesline ??? " tanya Nicho.


" Iya, Saya. Kenapa emang ??? " tanya balik Clinton.


" Tidak apa apa. Kamu beruntung ajah. "


" jadi ini Suami Kamu Yes ??? "


" Hahahah ..... Iya begitulah !!!! " jawab yesline tidak bisa mengelak dan juga tidak meng iyakan.


" Terus Kamu ngapain disini Cho ??? "


" Oh .... Saya habis jenguk Papa, Kebetulan Papa jantungnya kumat !!! " jawab Nicho.


" Oh .... Jadi Om Tirta di rawat disini ?? "


" Iya udah, Saya pamit dulu iya. Masih ada janji sama yang lain. " jawab Nicho sambil mengangguk.


" Saya pamit iya Yes .... Semoga Operasi Mamau berjalan lancar. "


" Mkasih iya .... " jawab Yesline.


Nicho pun pergi meninggalkan Yesline dan Clinton. Yesline langsung menatap Clinton saat Nicho sudah terlihat jauh dari Mereka.


" AAPaaa !!!! " kata Clinton yang tidak suka tatapan Yesline itu.


" Kenapa ngaku ngaku Suami Aku ??? Kalau Mas Al dengar bisa marah besar Dia !!! " kesal Yesline.


" Tidak akan marah. Malah senang karena Aku udah selamatin Dia!!! Nicho itu Sepupunya Al, Kalau Aku bilang KAmu Istrinya Al, bisa ada perang badai !!!! " jawab Clinton menatap Yesline.


" Iya tapi gak usah harus ngaku ngaku Suamiku juga Mas !!! "


" Terus, Aku harus bilang Kamu siapa ???? " tanya Clinton.


" Iya Teman mungkin .... " Yesline sedikit berpikir.


" Usia Kita jauh berbeda. Gak akan cocok jadi Teman. " jawab Clinton menggelengkan kepalanya.


" Masa sih gak cocok ??? "


" Astagaa, Al ..... Kamu yang punya Istri dua tapi Saya yang pusing !!!! " gerutu Clinton dalam hatinya.


" Udah gak usah mikirin begituan, Kita makan dulu ke kantin. Habis itu baru Kita cek Mama Kamu. " jawab Clinton dan menarik paksa tangan Yesline.


" Sakit tau !!! Gak usah pake narik juga, Mas !!! " cetus Yesline.


Clinton mengabaikannya dan tetap melangkahkan kakinya ke kantin RS tanpa melepas tangan Yesline. Mungkin jika dilihat dari jauh, Mereka seperti terlihat sepasang kekasih yang sedang bertengkar. Clinton juga Pria manis dan tampan layaknya Boyband Korea.


*******


Al di jakarta sedang sibuk di ruang operasi. PAgi tadi, Al dikabari bahwa Om Tirta masuk ke RS dan Dia diminta untuk memimpin operasinya untuk pemasangan ring di jantungnya. Tirta adalah Adik dari Papanya Al. Tirta adalah Papa Nicho dan Rizky.


Sebagai Seorang Dokter, Al harus tetap mengutamakan pasiennya apalagi saat ini yang membutuhkannya adalah Om nya sendiri. Makanya Al meminta Clinton untuk menemani Yesline disana sampai Al menyusul.

__ADS_1


Al masih harus standby memerikasa Om Tirta sampai benar benar tidak ada keluhan lagi.


Kurang lebih 4 jam operasi dilakukan, dan setelah selesaiserta memastikan bahwa operasinya berjalan lancar, Al menyempatkan diri untuk menelpon Yesline.


Baru saja tidak melihat Yesline tapi Dia sudah sangat merindukannya. Mungkin benar kata Orang Orang, kalau pengantin baru itu sebaiknya tidak boleh berjauhan.


Al mengehla nafasnya dengan sedikit kesal karena panggilannya tak dijawab Yesline. Sudah hampir 10 kali panggilan dan beberapa pesan yang Al kirim tapi tidak ada satupun balasan dari Yesline.


" Kemana sih ??? Tidak kangen Suami apa ??? ??? atau lupa udah punya Suami ??? " gerutu Al sambil melihat layar ponselnya itu.


Akhirnya Al memutusakn untuk menelpon Clinton. Setelah panggilan ketiga baru dijawab oleh Clinton.


" Halo, kemana ajah sih ????? " teriak Al saat Clinton sudah menjawabnya dan baru mendekatkan ke telinganya tapi sudah terdengar teriakan dari Al.


" Sial !!! bisa pelan dikit gak suara Kamu ???!!! Apa udah gak ada pasien Kamu ??? Mentang mentang dokter Jantung, MAu buat Saya Jantungan juga ??? " cetus Clinton kesal juga.


" Yesline kemana ??? " tanya Al tanpa mempedulikan ocehan Clinton.


" Lagi di toilet. Tadi habis makan samaku dikantin !!! "


" Kamu kasih makan apa Istriku ??? Sampai bisa langsung ke toilet Dia ?? "


" Terserah Kamu deh Al !!! Soudzon ajah sama Teman !!! "


" Bilangin Yesline, nanti suruh telepon Aku !! "


" Iya. Eh, Al .... Ada Nicho disini. Katanya Om Tirta dirawat disini. "


" " Iya mungkin Dia gak tau kalau Kamu udah Aku kasih tau!! Makanya Dia bilang itu alasannya sama Kamu. "


" tapi Dia akrab bangat sama Yesline.."


" Huuffttt ... " Al terdengar menghembusakan nafasnyadengan kasar.


" Untuk sementara cukup awasi dan perhatikan Dia. Dan Saya minta jangan tinggalin Yesline sendirian. Tolong iya Bro ??? "


" Siap Bos. Oh iya tadi Saya bilang sama Nicho kalau Aku suaminya Yesline !!! " kata Clinron sedikit terkekeh.


" Siall !!! Awas pake acara pegang pegang ... "


" Dikit... "


" Clinton !!!! "


Clinton langsung menutup panggilan temannya itu, Saat Al sudah mulai sensitif kalau sudah soal Yesline.


" Al .... Al .... Jadi bucin akut sih Kamu !!!! " kata Clinton geleng geleng.


Setelah berbicara dnegan Clinton, Al kembali ke ruang rawat untuk memeriksa Om Tirta. Karena Yesline juga belum membalas pesannya jadi Al berpikir bahwa Yesline belum melihat Ponselnya.


Al tiba di kamar Om nya itu dan Dia mengecek obat bius Om nya itu sudah mulai habis.


" Al, makasih iya udah bantu Tante buat nanganin Om. " kata Tantenya itu.


" Iya Tan .... Udah tugas Al kok. " jawab Al sopan.


Al memang kurang dekat dengan Om dan Tantenya itu. Dia lebih dekat dengan Rizky Anak kedua Mereka.


" Al .... " panggil Tantenya itu dengan sedikit cemas dan ragu.


" Iya Tan ???? Ada apa ??? "


" HHHMM .... Gak. Gak ada apa Al ... " jawab Tantennya dnegan sedikit gugup.


" Oh .... Iya udah kalau gitu Al tinggal dulu iya Tan. Kalau Om udah sadar, Langsung panggil Al ajah. " kata Al.


" Iya Al. "


Al keluar dari kamar rawat dengan sedikit ragu. Dia sedikit berpikir maksud dari Tantenya itu yang memanggilnya namun tidak jadi mengatakannya. Ponsel Al berdering membuat Dia sedikit kaget.


" Iya kenapa ??? " jawab Al saat menerima panggilan itu.


" Sialan ..... !!!! " cetus Al langsung mematikan panggilannya.


Dengan sedikit kesal dan geram, Al berjalan menuju ruangannya. Namun langkahnya harus terhenti karena Seseorang yang sedikit menarik perhatian Al.

__ADS_1


" Apa kabar ???? "


__ADS_2