Gairah Hot Sang Dokter

Gairah Hot Sang Dokter
Episode 21


__ADS_3

" Bro, Besok temani. Saya ke Singapura iya ... " kata Al sama Clinton.


" Sial !!! Kamu pikir Aku pengguran ???? Seenak jidat Kamu ajah ngerusak jadwalku !!! " jawab Clinton protes.


" Rizky lagi liburan disana Bro, Kamu sendiri kan tau gimana kekepoannya Dia. 11 12 lah sama Kamu. "


" Sayang ajah Kamu itu --- "


" Ssst.... Kan udah Saya bilang, Jangan diomongin yang bikin masalah. "


" Iya iya. Sorriii. "


" Tapi Bro, Ngomong ngomong, Kamu emang benaran cinta sama Yesline ???? Apa karena kasihan doang ??? " tanya Clinton penasaran.


" Iya cinta dong Bro... Masa sama Istri sendiri tidak cinta sih ???? " jawab Al dengan senyum sumringah.


" Kan Callista juga Istri Kamu. Berarti Kamu juga cinta dong sama Dia ??? " sindir Clinton.


" Itu beda. Jangan pernah Kamu samain Yesline dengan Callista. " cetus Al.


" Udah, Sana pulang !!!! Aku mau memberikan nafkah batin dulu ke Istriku!!! " usir Al.


" Hhmm.... Sial !!!! " cetus Clinton dan pergi dari ruangan Al.


Al langsung menutup dan mengunci pintu ruangannya dari dalam karena Dia tidak mau ada Orang yang mengganggu aktivitasnya malam ini.


Sebelum pergi ke kamar, Al menelpon Perawat yang menjaga Mamanya Yesline dulu untuk memastikan kondisinya.


"KLEEEKKKK ..... "


Yesline langsung menoleh ke arah pintu. Saat itu Yesline sudah selesai membersihkan make upnya karena kalau mau todur Dia selalu membersihakn wajahnya dulu. Dia tidak suka kalau tidur masih ada make up yang menempel di wajah mulus dan cantiknya itu.


" Mas, Mas Clinton udah pulang iya ??? " tanya Yesline melihat Al.


" Ngapain Clinton Kamu panggil dengan sebutan Mas ??? "


" Lah, Emangnya kenapa ???? "


Al menghela nafasnya dan mendekati Yesline yang duduk diatas pinggir ranjangnya Al itu. Al memegang kedua bahu Yesline dan memutar tubuh Yesline sehingga berhadapan dengannya.


" Mulai sekarang, Hanya Aku yang boleh Kamu panggil Mas!! Dan mulai sekarang jangan pernah menjawab pertanyaanku dengan pertanyaan. Oke Sayang ???!!!! " kata Al dengan lembut.


Yesline sedikit bahagia saat mendengar ucapan Al itu. Dia sudah biasa bedekatan dengan Pria karena memang sudah menjadi pekerjaannya sebelumnya untuk menemani para tamu tamunya.


Namun sangat berbeda kali ini, Dia berhadapan dengan Pria yang sudah menjadi suaminya. Ada perasaan senang, bahagia serta rasa takut di hati Yesline.

__ADS_1


" Iyaa Mas. " jawab Yesline sedikit gugup.


" Bagus. Saya suka Wanita penurut. Jadilah Istri kesayanganku !!! ucap Al lembut.


Jawaban Al itu diikuti dengan gerakan tangannya yang mengelus lembut bibir Yesline.


Eajah Yesline benar benar memerah. Jantungnya berdetak kencang dan tak beraturan.


" Sayang, Bisakah Kita memulai malam kedua Kita ??? " bisik Al ditelinga Yesline membuat darahnya berdesir.


Sebenarnya Yesline benar benar gugup.


" Taapi, Besok kan Kita harus ke Singapura Mas !!! Apa tidak bisa ditunda dulu ???? kata Yesline meengalihkan.


Mendengar perkataan Yesline yang menganggapnya sebagai penolakan, Al menjauhkan tubuhnya dari Yesline.


'' Kamu tidak menginginkannya ??? " tanya Al sedikit kecewa.


" Bukan begitu Mas .... " jawab Yesline sedikit merasa tidak enak.


Al tidak menghiraukan Yesline, Dia sedikit kecewa Yesline. Al sudah berusaha mwnahan hasratnya beberapa hari ini, Demi malam ini bersama Yesline yang sudah Dia rencanakan dengan sangat matang.


Tapi Dia malah ditolak. Al pun langsung berbaring diranjang tanpa mempedulikan Yesline.


Yesline juga tidak ingin rencananya besok ke Singapura gagal jika Al marah. Maka dari situ Yesline sedikit menurunkan egonya.


Karena tidak bisa dipungkiri juga, Yesline mantan pekerja di club dan Dia pandai merayu Laki Laki.


Yesline langsung senyum, Setidaknya pengalaman dari pekerjaannya bisa membantunya untuk menangani Suaminya yang lagi marah dan kesal.


Yesline mulai mendekati Al, Tangannya diletakkan di atas dada Al. Dengan Perlahan Dia mengusap usap dada Al sambil berkata dengan suara yang sedikit manja.


" Mas, Jangan marah dong .... Yesline tidak bermaksud menolaknya. Mana mungkin Aku nolak Suami Sendiri !! Itu kan dosa, Mas. Apalagi Suami Yesline itu tampannya gak ketulungan. Kalau nolak Mas, sama ajah Aku nolak rejeki. " kata Yesline dengan suara manja dan tanganya terus mengusap dan mengelus dada Al dengan lembut yang seperti roti sobek itu.


Ak yang mendengar perkataan Yesline itu tentu saja sangat senang. Dia membuka matanya dan menahan tangan Yesline yang bergerak tidak tau aturan.


Yesline sangat terkejut saat Al menahan tangannya itu.


" Kamu sudah terlalu lancang menyentuhku !! Untuk kali ini, Aku tidak akan melepaskanmu !!! kata Al dan langsung menarik leher Yesline dan mengemut bibir Yesline yang begitu seksi dan menggoda bagi Al.


Yesline hanya bisa pasrah. Merelakan tubuhnya di geriangi oleh Al. Namun kali ini, Al sudah resmi jadi Suaminya.


Yesline membalas gerakan dan ******* dan emutan yang diberikan Al di bibirnya.


Ak melepaskan ciumannya dari bibir Yesline dan menarik nafasnya. Dia menatap mata Yesline dengan dekat.

__ADS_1


" Aku menginginkamu, Yesline !!. " kata Al dengan suara menggairahkan.


Yesline juga tidak bisa menutupinya bahwa Dia juga sedang bergairah.


" Lakukan Mas, Aku milikmu !!! "


Hal itu tidak disia siakan Al, Dia kemabli mengemut bibir Yesline. Kedua tangannya terus bekerja dan sudah kemana mana. Hingga pakaian Yesline sudah lepas semua.


Al sudah benar benar dibuat candu oleh tubuh Yesline. Al terus menjelajah di tububnya dengan memberi tanda kepemilikan.


'' Ah .... Mas .... " surah khas itu keluar dari mulut Yesline.


******* Yesline membuat Al benar benar makin bersemangat. Al sangat menikmati malam ini bersamanya. Walau bukan malam pertama bagi Mereka, Tapi Mereka benar benar menikmatinya apalagi dengan Al yang sangat lembut dan pandai membuat Yesline melayang tinggi.


Berbeda dengan malam pertama Mereka, hanya karena nafsu sesaat dan pengaruh obat perangsang.


" Mas Al .... Ah .... " lirih Yesline sambil menggigit bibirnya disaat Al sudah menerobos gerbang itu.


" Ini sangat menakjubkan Yesline... " kata Al dengan suara serak.


" Punyamu masih sempit sekali. Maafkan Aku jika Kamu masih terasa sakit. " bisik Al.


" Aah .... Ahhh ... "


Suara itu selalu keluar dari mulutnya Yesline. Malam ini menjadi malam panas bagi Mereka. Mereka saling mengisi dan memuaskan bersama.


Al sendiri seakan terus bermain tanpa henti denga Yesline. Permainan Mereka disana membuat Mereka lupa untuk semua masalah yang Mereka hadapi.


Terutama Yesline sangat pasrah dan menikmati setiap sentuhan sentuhan dari Al.


Entah perasan apa yang mucul di hati Yesline,


Yang Dia rasakan saat ini, Bahwa Dia sangat nyaman bersama Al yang sudah menjadi Suaminya itu.


Malam ini Al hampir kurang lebih 4 kali menanam benihnya untuk Yesline. Dia benar benar ingin Yesline segera hamil. Mengingat usia Al yang sudah diatas 30 tahun.


Setelah Mereka lelah dalam permainan, Yesline tertidur disamping Al.


Jam 6 pagi, Ponsel Al berdering berkali kali tanpa henti, Membuat Al dan Yesline terbangun.


Al langsung menjawab panggilan itu sementara Yesline langsung ke kamar mandi.


" Halo ??? .... " jawab Al yang masih setengah sadar.


" Apa ???????? "

__ADS_1


__ADS_2