
" Wah wah .... Ada tamu jauh malam malam begini !!!! " kata Al dengan menahan emosinya.
Yesline dan Nicho langsung melihat dan melihat kedatangan Al yang menghampiri Mereka.
Yesline benar benar jantungan dan deg deg an saat mendengar dan mwlihat bahwa itu adalah Al. Yesline merasa tidak enak sama Al karena menerima tamu malam hari apalagi tamu itu Nicho.
Berbeda sekali dengan Nicho yang sangat tenang menghadapinya.
" Mas .... Kamu pulang kesini ???? " tanya Yesline sedikit gugup.
" Tentu saja. Karena Kamu adalah rumahku Sayang. " jawab Al.
" Baiklah Yes, Karena Suamimu sudah pulang, Aku pamit dulu. " kata Nicho sama Yesline.
" Iya. Hati hati iya .... " jawab Yesline.
Nicho dan Al saling bertatapan membuat Yesline sedikit panik. Karena Dia tau Al sangat cemburuan.
" Aku gak nyangka, Kamu bisa dapatin Yesline, Al. Kamu sangat hebat !!! " kata Nicho sama Al.
" Oh iya .... Kamu juga gak Aku sangka, Ternyata lebih bejat dari yang Aku kira. " sindir Al sambil melihat Nicho dengan tatapan remeh.
" Kamu Laki Laki beruntung Al. Tapi Aku mau bilang bahwa tidak selamanya keberuntungan itu akan memihak Kamu !!! " jawab Nicho cetus.
" Oh .... Dan satu lagi, Kalau pemikiran Kamu masih seperti itu tentang Crystal, Berarti Kamu Orang yang paling bego !!! " cetus Nicho lalu pergi meninggalkan Mereka.
" Brengsekk ... !!! " cetus Al sembari mengepalkan tangannya.
Yesline yang mendengarnya tidak paham. Tapi Crystal yang Nicho katakan membuat Yesline penasaran.
" Mas, Udah jangan emosi .... Masuk ajah yuk udah malam. " kata Yesline mengajak Al masuk.
" Ngapain sih Dia datang malam malam kesini ??? " tanya Al melihat Yesline masih dengan kesal.
" Ssstt .... Udah nanti ajah, Kita bahas di dalam. " jawab Yesline.
Sebenarnya Yesline masih sangat lelah, Tapi Dia harus melayani Suaminya itu. Yesline langsung menyiapkan air hangat untuk Al supaya mandi. Namun karena Dia tidak punya air panas otomatis di kamar mandinya membuat Dia harus merebus air dulu di dalam panci.
Setelah semua siap, Dia memanggil Al agar segera mandi.
" Terima kasih banyak iya Sayang .... Aku benar benar merasa punya Seorang Istri jika seperti ini. " kata Al.
" Hhmm..... Udah sana, Mandi. Keburu airnya dingin. " kata Yesline.
Saat Al mandi, Yesline menyiapkan kaos oblong miliknya yang big size dan celana training miliknya yang bahannya karet agar muat sama Al.
Yesline sengaja menyiapkan pakaiannya karena dirumahnya tidak ada pakaian Laki Laki dan Al pun tidaj membawa baju gantinya.
Yesline juga membuatkan teh hangat untuk Al. Malam ini Yesline tetap menjalankan tugasnya sebagai Seorang Istri.
" Maaf iya Mas .... Mungkin Kamu tidak nyaman disini. Karena bukan sebagus tempat tinggal Kamu. " kata Yesline setelah Al keluar dari kamar mandi dan memakai baju yang disiapkan Yesline.
__ADS_1
" Itu tidak penting bagiku. Yang terpenting adalah ada Kamu. " jawab Al.
" Ini untukku ??? " tanya Al sambil menunjuk gelas yang berisi teh hangat di atas meja.
Yesline menganggukan kepalanya.
" Makasih banyak Sayang .... "
" Sama sama Mas .... " jawab Yesline.
Al langsung meminum teh hangat itu dan setelah itu Mereka masuk ke kamar. Didalam kamar Yesline tersenyum melihat Al. Al yang merasa diperhatikan oleh Yesline langsung menatap Istrinya itu.
" Kenapa ??? " tanya Al.
" Tidak apa apa. Suamiku sangat ganteng. " jawab Yesline memuji.
" Selama ini kemana saja ??? Baru sadar !!! " sahut Al.
Yesline hanya senyum menggelengkan kepalanya. Mereka berdua berbaring di tempat tidur yang tidak terlalu besar dan Al memeluk Yesline.
" Mas .... "
" Hhmm .... Kenapa Sayang ??? "
" Terima kasih Kamu sudah hadir di hidupku. Setidaknya Aku tidak kesepian saat Mama pergi meninggalkanku. " kata Yesline dalam pelukan Al.
" Semua sudah diatur sama Tuhan, Sayang .... Tuhan audah menghadirkan Aku dan Anak Kita untuk menemani Kamu sebelum Mama pergi. " jawab Al.
" Yes .... Besok Kita pindah ke Apartemenku iya!!! Aku tidak Nicho menemuimu lagi, Disaat Aku tidak ada !!! Lagipula, Aku tadi sudah dengar dari Clinton kalau Callista datang kesini. " kata Al.
" Apartemen Kamu Mas ???? " tanya Yesline.
" Iya. Mau iya ???? Sekalian besok Kita belanja kebutuhan Kamu. gimana, Mau kan ??? " tanya Al meminta.
'' Iya udah Mas. Aku ngikut ajah !!! " jawab Yesline.
" Bagus. Istri Kesayanganku ini sangat penurut. " kata Ale mengecup kening Yesline.
Mereka pun tidur dan Al memeluk Yesline.
Keesokan paginya sesuai perkataan Al, Mereka meninggalkan Rumah Yesline menuju Apartemen Al.
Hari ini Al sengaja meminta Asistennya untuk mengosongkan jadwal operasinya.
Sebelum ke Apartemennya, Al mengajak Yesline ke mall untuk berbelanja kebutuhan Yesline mulai dari Baju hamil, Susu hingga perintilan perdapuran. Karena di Aparetemen Al masih kosong kulkasnya karena tidak pernah ditinggali.
Al dan Callista tingga dirumah yang begitu mewah dan besar hadiah pernikahan Mereka dari Kakek Al. Makanya Al juga tidak pernah tinggal di Apartemennya karena jika Dia yidak pulang ke rumah, Dia pasti menginap di RS karena ada kamar Pribadinya disana.
Tiba di Apartemen sudah sore dan Yesline langsung beres beres hasil belanjaan Mereka.
Apartemen Al terlihat minimalis dan begitu indah designnya. Ada dua kamar tidur, Balkon dan Ruang Tv yang terhubung dengan dapur yang berbentuk minibar dan ruang tamu.
__ADS_1
Setelah selesai bersih bersih dan rapih rapih semua barang yang Mereka beli, Mereka berdua bersantai di kamar. Sebenarnya Al ingin meminta jatah sama Yesline, Namun karena kondisi kehamilan Yesline yang masih sangat muda membuat Al berusaha menahan hasrat birahinya hingga usia kandungannya 2 bulanan.
Disaat Mereka sednag bercerita cerita, ponsel Al berdering. Panggilan masuk itu dari RS yang mengatakan ada Pasien darurat yang harus di operasi.
Hal itu membuat Al harus meninggalkan Yesline sendirian di Apartemennya. Sebenarnya Al khawatir meninggalkan Yesline Sendirian, Dia ingin menelpon Clinton tapi Dia tidak mau Mereka terlalu dekat sehingga Clinton memiliki rasa cinta ke Yesline.
Dengan terpaksa, Al meninggalkan Yesline sendirian.
" Kamu gak apa apa iya, Aku tinggal sendirian disini ??? Aku janji akan segera kembali setelah operasi selesai. " kata Al sambil memegang bahu Yesline.
" Iya Mas. Udah sana ..... Pasiesn lebih penting untuk diselamatkan !!! " jawab Yesline.
" Astaga ..... Manis sekali Istriku ini. Iya udah, Aku pergi dulu iya, Kamu hati hati iya .... " kata Al sambil mengecup kening Yesline.
Al pun langsung pergi meninggalkan Yesline sendirian di Apartemennya. Namun beberapa menit kepergian Al, Tiba tiba bel berbunyi.
" Astaga ..... Mas Al, Kenapa balik lagi ??? Apa ada yang ketinggalan iya ??? " gumam Yesline dan berjalan ke arah pintu.
Yesline membukakan pintu tapi bukan Al yang datang melainkan Callista.
" Hai Yesline ..... " kata Callista senyum melambaikan tangannya.
" Mau apa Kamu kesini ??? " cetus Yesline.
" Aku datang untuk memberi tahu sesuatu, Bisa Saya masuk ??? " tanya Callista.
" Maaf .... Aku tidak ingin berurusan denganmu !! " jawab Yesline lalu menutup pintu Apartemennya.
Namun dengan cepat Callista menahan pintu itu dan mendorong Yesline hingga terjatuh.
" Aaaooo .... " rintih Yesline kesakitan.
" Opsss Sorri .... Aku Tidak sengaja !!!! Makanya berperilaku baik sama tamu. " kata Callista dengan senyum.
Yesline lalu berdiri dan memegangi perutnya. Untung saja Yesline terjatuh pelan tapi tetap saja Dia khawatir akan bayinya itu.
" Gugurkan Kandunganmu !!! Aku akan berikan Kamu uang, Berapapun yang Kamu inginkan !!! " kata Callista.
" Kamu gila !!! Aku tidak butuh uang !!! " cetus Yesline.
" Baiklah !!!! Jika Kamu menolak tidak apa apa!! Aku sendiri yang akan melenyapkannya dengan caraku sendiri !!! " ancam Callista.
" Pergi dari sini !!! Atau Aku akan menelpon Satpam untuk mengusirmu dari sini !!! Atau Aku akan menelpon Al ??? " cetus Yesline.
" Waow ..... Kamu bisa juga mengancam ??!!! Baiklah Aku pergi !!! Tapi Kamu akan menyesesali penolakanmu hari ini !!! Ingat itu !!!! Kamu akan menyesal Yesline !!!! " ancam Callista.
Callista pun pergi dan meninggalkan Apartemen Al dan Yesline langsung menutup pintu Apartemennya.
Yesline langsung masuk dan menghela nafasnya serta memejamkan matanya.
" Kenapa hidupku tidak pernah tenang, Tuhan ????? Kenapa ???? " gumam Yesline dengan matanya yang berkaca kaca.
__ADS_1