Gairah Hot Sang Dokter

Gairah Hot Sang Dokter
Episode 60


__ADS_3

" Woe berhenti !!! " teriak Leni.


Mendengar teriakan Leni membuat Yesline bangun dan melihatnya yang berlari mengejar Orang itu dengan kondisi kepalanya yang berdarah.


" Leni .... ??? " panggil Yesline ketika Leni berlari keluar dari ruangan itu.


" Ada apa sebenarnya ??? " gumam Yesline. Ponselnya ada di dalam sofa dan Dia tidak bisa mengambilnya. Yesline ingin menghubungi Al.


Leni masih terus mengejar perawat palsu itu. Wajahnya merah karena darah. Luka seperti itu tidak cukup bagi Leni untuk menghentikan langkahnya mengejar Pelaku itu. Pelaku itu berlari tergopoh gopoh menabrak setiap Orang yang melewati koridor RS dan tidak ada yang berani menghentikannya.


Orang Orang disana hanya berusaha menghindari pertengkaran yang terjadi antara Leni dan Perawat palsu itu. Perawat itu berlari masuk ke dalam lift dan pintunya sudah keburu tutup saat Leni sampai. Leni dengan sigap berputar arah untuk turun tangga, Berlari dengan cepat agar Dia tidak kehilangannya. Dia harus sudah sampai duluan di lobby sebelum Perawat palsu itu.


Kepalanya yang sudah pusing sudah Dia hiraukan. Dia sudah begitu ngos ngosan. Dan saat Dia tiba di lobby Pelakunya itu baru saja keluar dari dalam lift. Dia sudah tidak kuat berlari tapi Dia paksa untuk mengejarnya.


Tepat di depannya ada batu, Leni dengan sigap mengambilnya dan melemparnya ke kepala Pelaku itu. Tepat mengenai belakang kepalanya, Dia terjatuh tersungkur. Begitu juga Leni tiba tiba ambruk dan semuanya gelap.


Dari kejauhan Nicho melotot melihat apa yang terjadi.


" Bukankah itu Wanita yang selalu bersama Yesline ???? " gumamnya.


Merasa ada sesuatu yang janggal dan aneh, Nicho langsung berlari menghampiri Leni, Membantunya untuk duduk dan menopang tubuh Leni dengan dadanya.


" Apa yang terjadi ?? " tanya Nicho.


Leni tidak menjawab tapi Dia menunjuk kearah Perawat palsu itu yang masih terkapar di pinggir jalan.


Dari arah berlawanan ada sebuah mobil yang melaju kencang dan mengarah ke Perawat itu. Nicho dengan sigap menyenderkan tubuh Leni dengan pelan dan bergegas menghampiri Perawat itu dengan cepat. Mereka pasti ingin menghilangkan barang bukti. Kali ini Nicho tidak akan membiarkan itu terjadi.


Dia langsung memasang badan berdiri menutupi Perawat itu serta mengambil sebuah kayu yang ada disampingnya, Melepar ke arah ban mobil itu hingga oleng dan berputar menabrak sebuah pohon.


Nicho langsung hendak mengeluarkan Orang yang ada didalam mobil itu sebelum meledak karena sudah mengeluarkan asap. Mereka luka luka dan masih berada disana. Jika Dia menyelamatkan Mereka maka Nicho bisa mendapat informasi dari Mereka nanti.


Dengan susah payah, Nicho menyeret Mereka satu persatu untuk keluar dari mobil itu. Mereka ada dua orang dan menariknya sedikit jauh dari mobil itu.


Tidak lama setelah mengeluarkan Orang itu dari dalam mobil, Mobilnya pun langsung meledak sehingga penghuni di seluruh RS itu pasti mendengar suara itu. Tubuh Nicho terpental jauh, Punggungnya serasa panas terbakar.


*


*


*


*


Beberapa Orang suruhan Clinton sedang mengintai di depan Club Alexiz tempat Mami. Clinton berpikir bahwa Dia harus segera mengambil tindakan, jika tidak semuanya akan makin rumit. Makanya beberapa Orang suruhannya Dia kerjakan disana.


Meraka akan masuk setelah club itu tutup. Sementara Clinton sendiri masih berada di tempatnya. Dia menerima informasi dari salah satu anak buahnya yabg disingapura. Setelah lumayan lama disana untuk menyelidiki kasus itu, akhirnya mendapat bukti yang sangat kuat bahwa Rizky dan Mami juga bersekongkol. Anak buahnya mengirim semua bukti itu ke Clinton dan Clinton sedang mengamati bukti bukti itu dengan seksama dan teliti.


Anak buah Clinton mendapatkan bukti bukti itu dengan cara menaruh beberapa kamera pengintai kecil di rumah dan di dalam kantor RS Rizky. Untuk bisa masuk ke dalam rumah Rizky, Dia menyewa seorang Wanita malam ditampat yang biasa Rizky kunjungi untuk memuaskan hasratnya.


Kamera pengintai itu sangat kecil sehingga dengan mudah untuk diletakkan dimana pun tanpa ada yang tau. Anak buah Clinton sudah mengajari Wanita itu untuk meletakkan kamera itu dimana dan posisinya bagaimana sehingga Rizky pun tidak tau dan tidak curiga akan itu.


Tidak ada juga satpam dirumah Rizky itu karena mungkin Dia juga terlalu percaya diri bahwa tidak ada yang akan mengendus gerak geriknya itu.


Anak buah Clinton juga berhasil menyadap ponsel Rizky. Tapi Rizky termasuk orang yang cerdik mungkin karena Dia tau atau gak diruangan itu ada kamera tersembunyi. Dia selalu tidak tertangkap kamera dan ponselnya juga tidak ada tanda tanda menelpon Seseorang atau sedang membicarakan soal kematian Mama Yesline.


Hingga suatu hari ada telepon masuk dari Mami dan Anak buah Clinton langsung tau bahwa itu yang dibicarakannya padanya.


Karena Mami meminta sejumlah uang ke Rizky untuk tutup mulut yang kedua kali sehingga Anak buah Clinton mengambil kesimpulan bahwa Mereka berdua memiliki hubungan yang penting dan rahasia yang penting sehingga tidak boleh bocor kemanapun.


Rizky juga tidak beradu mulut dengan Mami dan langsung mentransfer uang sejumlah 100 juta ke rekening Mami.


Anak buah Clinton menyadari bahwa Rizky sangat bermain bersih dan hati hati. Dia tidak meninggalkan petunjuk apapun kecuali potongan vidio yang tidak lengkap sehingga itu tidak bisa dijadikan bukti yang kuat.


Anak buah Clinton juga sangat pintar dan Dia berniat untuk mencari petunjuk dari teman Clenaing Service yang sudah meninggal itu maupun dari Istrinya karena salah satu dari Mereka pasti tahu.


Untung saja Anak buah Clinton memliki teman yang bekerja di catatan sipil singapura sehingga Dia bisa mencari tahu tempat tinggal Istri Cleaning service itu. Tidak lama lama Anak buah Clinton langsung menuju ke kediaman istrinya itu yang bahkan tidak mengetahui kalau Suaminya sudah meninggal.


Akhirnya Anak buah Clinton menjelaskan dan menceritakan semuanya dan memberikan sejumlah uang untuk Dia bisa gunakan. Anak buahnya hanya minta identitasnya untuk bisa meringkus Pelaku pembunuhan Suaminya itu.


Anak buah Clinton menyamar menjadi Istrinya CS itu. Kaki tangan Rizky yang mengeksekusi kematian Mamanya Yesline. Anak buah Clinton bekerja sangat keras hingga Dia merubah penampilan dan identitasnya menjadi Istri dari si CS yang sudah meninggal itu. Dia menghubungi Rizky dengan nomor baru.


Awalnya Rizky mengabaikan hingga Dia datang berkali kali ke RS tempat Rizky dan Istri CS itu sedang hamil.


Dia kebingunan untuk biaya hidup dan persalinannya nanti sehingga Dia memutuskan untuk pulang ke rumah Orang tuanya karena sudah beberapa minggu Suaminya itu tidak pulang.


Sebelum pulang ke rumah orang tuanya, Istri CS itu merapikan pakaiannya dari lemari dan tidak sengaja menemukan surat yang ditulis suaminya itu.

__ADS_1


Disana dijelaskan bahwa jika Dia tidak pulang, Istrinya diminta untuk mendatangi orang itu dan meminta sejumlah uang. Fotonya dimasukkan di dalam surat itu. Tapi Istri CSbitu tidak berani karena takut akan membahayakan calon anaknya makanya Dia tidak pernah datang menemui Rizky.


Maka dari itu, Anak buah Clinton langsung menyamar dan menemui Rizky. Dia juga berpura pura hamil karena penyamarannya tidak boleh gagal sedikit pun makanya Dia sudah benar benar menyiapkannya dengan matang.


Malam itu Rizky pulang ke rumahnya jam 10 malam. Anak buah Clinton menunggu di depan rumahnya. Untuk jaga jaga Dia juga sudah mengajak temannya untuk bersiaga disana untuk membantunya jika terjadi sesuatu.


" Kamu siapa ??? " tanya Rizky pada Wanita didepannya itu.


" Saya Istri Budi. " jawabnya sambil menunjukkan ktp yang sudah disediakan karena tidak ingin Rizky curiga.


Lumayan lama Rizky diam dan menatap kartu identitas itu. Ekspresinya biasa saja saat Penyamar itu menyebutnya sebagai Istri Budi. Tidak ada kepanikan yang terlihat diwajahnya.


" Siapa Budi ??? " tanya Rizky sambil memberikan KTP itu kembali ke Penyamar yang didepannya itu.


" Anda jangan berpura pura untuk tidak mengenalnya. Sebelum Suami saya pergi, Dia menuliskan surat dan Saya baru menemukannya kemarin. " katanya sambil menyodorkan surat itu. Anak buah Clinton menulis surat baru persis seperti tulisan yang disurat peninggalannya karena yang asli sudah disimpan.


Rizky masih bersikap biasa saja saat melihat surat itu.


" Di dalam surat itu terselip foto anda. "


Rizky menatap sekelilingnya dan kembali melihat Wanita di depannya itu.


" Masuklah. Diluar dingin. Kita bicarakan di dalam. " jata Rizky sambil berjalan.


Penyamar itu berpura pura batuk dan menandakan bahwa Dia sedang dalam bahaya ke Rekannya. Karena Anak buah Clinton sudah menyadari bahwa Rizky bisa berbuat apapun apalagi ekspresinya yang sedatar itu seperti tidak terjadi apa apa.


" Baiklah. " jawabnya dan mengikuti Rizky.


Sebelun kesana Anak buah Clinton sudah membuat kunci duplikat rumah Rizky untuk berjaga jaga jika Dia masuk dan dalam bahaya sehingga Rekannya bisa langsung masuk.


Rizky meminta Wanita itu dudk dikursi ruang tamu dan Dia pergi sejenak untuk membuat minuman. Dirumah besar ini, Rizky memang tinggal sendiri. Dia berjalan dari arah dapur ke ruang tamu dengan membawa minuman.


Jika bukan karena kasus penyelidikan yang ditugaskan Clinton untuknya, Anak buahnya itu sudah terpikat oleh wajah Rizky yang tampan itu. Dia terlihat kalem dan tidak cocok seperti dalang dari pembunuhan itu.


Dari awal Anak buah Clinton datang dan berada di rumah Rizky, Laki laki itu masih bersikap ramah.


" Minumlah dulu. " kata Rizky mempersilahkan minum.


Wanita penyamar didepannya itu tidak langsung meminumnya karena menurutnya bisa saja dimasukkan sesuatu ke dalam minuman itu.


Tapi jika tidak meminumnya, Rizky akan curiga. Laki laki itu malah senyum menatap Wanita itu dan mengambil gelas yang diberikan kepada Penyamar itu dan meminumnya.


" Berapa uang yang Kamu minta ??? Kamu pasti butuh uang kan ??? " tanya Rizky masih dengan wajah yang sama. Wanita itu hanya menangguk, Dia tidak ingin banyak bicara. Dia benar benar sedang waspada. Wanita itu memasukkan tangannya ke dalam tas dan menyalakan alat perekam karena Dia perlu merekam semua perkataan Rizky.


" Setelah Suamiku meninggal, Aku perlu banyak biaya untuk persalinan dan biaya hidupku nanti, Seharusnya Anda akan memenuhi semua kebutuhanku karena Suamiku menghilang setelah melakukan pekerjaan yang Anda berikan. " kata Wanita itu dengan berani. Dia memang benar benar mendalami peran sebagai Istri CS itu saat ini.


Dia harus memancing Rizky untuk mengatakan sesuatu tentang pembunuhan itu.


Rizky tertawa kecil mendengar perkataan Wanita itu.


" Baiklah, Berapa yang Kamu minta ??? " tanya Rizky dengan masih sangat tenang.


" 500 juta. " jawab Wanita itu dengan berani.


Rizky kembali tersenyum tapi tiba tiba tangannya menarik rambut Wanita itu dengan kuat dan Dengan sigap Wanita itu memegang rambutnya merintih dan kesakitan.


Wajah yang tadinya tenang tiba tiba berubah menjadi seperti binatang buas yang sudah siap memangsa.


" Apa yang Anda lakukan ??? Lepaskan rambut Saya .... " teriak Wanita itu dengan keras dan kesakitan walau sebenarnya Dia senang karena Rizky mulai terpancing.


" Kamu berani memeras Saya ??? Apa Kamu tidak tau kenapa suamimu meninggal, Hah??? " bentak Rizky dengan raut wajah yang menakutkan.


Rizky menarik rambut Wanita itu dengan keras tanpa peduli padahal Wanita yang di depannya itu lagi hamil.


" Aku bisa saja membunuhmu juga !!! Jadi kenapa harus repot repot keluarkan uang ??? Iya Kamu akan kubunuh !!! " kata Rizky tertawa dan suaranya kini sudah menakutkan sekali. Mirip seperti seorang psikopat.


" Aku akan mengirimmu ke Suamimu. Agar Kalian bersama selamanya. Dan Kamu harus berterima kasih kepada Saya !!! "


Rizky tertawa semakin keras membuat Wanita jadi jadian di depannya semakin takut.


Wanita itu tidak mengatakan apa apa. Dia masih berusaha terisak menangis senatural mungkin, Seakan kematian sudah didepan matanya.


" Sebelum Aku membunuhmu, Aku akan mengatakan sesuatu. Suamimu bersedia melakukan perintahku untuk membunuh seseorang karena Dia ingin menyelamatkan nyawa Kalian dariku. Tapi Kamu dan Anakmu itu malah datang dengan sendirinya kesini, Jadi bukan salahku dong jika Kalian Aku bunuh juga, Aku membunuh Suamimu juga agar tutup mulut. Hahaha .... "


Rizky mengatakan semuanya tanpa merasa bersalah tapi malah masih ketawa seperti tidak melakukan apa apa.


Rizky melepas tangannya dari kepala Wanita itu dan mengambil gelas yang ada didepannya itu dan memecahkannya pada ujung meja hingga menjadi pecah dan sangat rancing.

__ADS_1


Wanita itu masih berusah tenang. Dengan kasar Rizky menarik tangan kanan Wanita itu dan menusuknya dengan pecahan gelas itu. Wanita itu langsung menjerit kesakitan.


" Sedikit lagi .... " gumam Wanita itu.


" Aku akan menyiksamu pelan pelan seperti Aku menyiksa Suamimu dan Mamanya Yesline. Aku meminta suamimu untuk menyuntikkan obat yang langsung beraksi mematikan saraf dan jantung. Dan membuatnya Mati dengan tenang. " kata Rizky sembari tertawa menakutkan.


Tangannya yang memegang pecahan gelas itu berputar dan menusukkan ke tangan Wanita itu lagi. Begitu sakit dan perih dirasakan Anak buah Clinton yang berubah menjadi Wanita jadi jadian itu.


" Baiklah, Sekarang waktunya .... " gumamnya.


" Tolong ....... "


Dia menjerit sekuat tenaga membuat Rizky tertawa terpingkal pingkal melihatnya. Dia tidak tau kalau diluar sudah ada beberapa rekannya yang siap membantunya. Beberapa menit kemudian lampu rumahnya mati dan saat itulah Anak buah Clinton kabur bersama rekannya.


*


*


*


*


Clinton yang melihat bukti dari Anak buahnya itu sangat syok dan tidak menyangka bahwa Rizky adalah dalangnya. Selama ini dibandingkan dengan Nicho, Rizkylah yang memiliki hubungan baik degan Al, Tapi dibalik itu malah Dia yang menjadikan Mamanya Yesline meninggal.


Clinton sangat kaget dan menyenderkan kepalanya ke kursi dan menghela nafasnya.


" Al akan sangat syok melihat ini. " kata Clinton.


Clinton langsung mengirim pesan ke Anak buahnya itu dan mengucapkan banyak terima kasih karena sudah membantu dan Dia mengirimkan uang untuk kerja kerasnya itu.


" Sekarang tinggal mengorek informasi dari Mami !!! " katanya sambil berdiri.


Dia menyimpan semua bukti bukti itu dan pergi menuju klub alexiz.


*******


Yesline yang masih panik histeris berteriak minta tolong dan ada seorang suster yang datang.


" Ada apa Bu ??? " tanya Suster itu.


" Cepat panggilkan Dokter Al sekarang !!! " jawab Yesline.


" Baik Bu. " jawabnya lalu pergi keruangan Al dan memanggil Al.


Yesline sangat panik dan cemas, Dia berpikir apakah Orang tadi ingin membunuhnya dan Leni berusaha untuk menghadangnya. Tubuhnya sangat gemetaran dan panik.


" Ada apa Sayang ??? " tanya Al yang ikutan panik melihat Yesline.


Melihat Orang Orang yang membicarakan pertengkaran, Hans mengikuti Al dari belakang dan ikut khawatir sama Yesline. Apa yang sebenarnya terjadi ketika Mereka pergi tadi.


Al langsung memeluk Yesline dan Hans mengalihkan pandangannya. Karena biar bagaimanapun Dia tidak baik baik saja melihat itu.


" Aku tadi terbangun karena ada keributan dan saat bangun Aku melihat kepala Leni sudah berdarah darah, Mas. Dan Dia keluar mengejar seseorang dengan keadaan seperti itu. Aku takut dan khawatir Mas .... Bagaimana keadaan Leni sekarang ??? " kata Yesline masih terisak dan menangis.


" Apa ???? Ada yang ingin mencelakaimu lagi ??? " kata Al dan memeluk Yesline dengan kuat.


" Tenang sayang .... Ada aku disini. Biar Hans yang mencari Leni. " jawab Al mengelus kepalanya lembut.


" Iya, Tenangkan dirimu dulu Yes .... Kamu jangan stress karena itu berdampak sama Bayi Kamu. " jawab Hans yang ikut sedih juga.


" DDDUuuuuarrr ..... "


Suara menggelegar itu membuat Al, Hans dan Yesline kaget. Mungkin seisi RS juga begitu mendengar suara itu. Hans dan Al langsung saling menatap.


" Mas .... " pekik Yesline panik dan memegang erat baju Al.


" Sepertinya tidak jauh dari sini. Tolong lihat kesana apa yang terjadi Hans .... " kata Al dan Hans langsung mengangguk dan berlari keluar.


" Mas ... Aku juga ingin keluar dan memastikan kalau Leni tidak kenapa kenapa. Dia yang selalu menyelamatkan nyawaku. Aku mohon mas .... Bantu Dia. Ayo keluar sekarang, tolong ambilkan kursi rodaku. " kata Yesline memegang tangan Al memohon.


Al sedikit bingung, Yang dikatakan Uesline itu benar. Dia sedikit teledor dan malah menempatkan Leni dalam masalah bwsar seperti ini.


" Baiklah. Kita kesana. Tapi Kamu tetap bersamaku iya. "


Yesline mengangguk dan Al meminta suster untuk menyiapkan kursi roda.


Didekat kejadian itu banyak Orang berkerumun menonton tapi tidak melakukan apa apa. Hans datang dan melihat Wanita pingsan di dekat pohon. Kepalanya berdarah dan Hans berpikir bahwa itu Leni seperti yang dikatakan Yesline tadi.

__ADS_1


Beberapa meter dari Leni, 2 Orang laki laki dengan luka yang cukup parah terkapar di sana. Tidak jauh dari Mereka ada mobil yang terbakar. Hans bergegas dan memanggil perawat untuk membawakan bankar. Membawa Mereka satu persatu. Mereka harus segera ditangani.


Tidak jauh dari Mereka, Hans Melihat Laki laki yang punggungnya ada luka bakar.


__ADS_2