Gairah Hot Sang Dokter

Gairah Hot Sang Dokter
Episode 45


__ADS_3

Al yang berseragam hijau berjalan keluar dari ruang Operasi. Saat ini Dia baru saja selesai mengoperasi Seorang Pasien dadakan.


Saat ini Al berjalan ke ruangannya untuk mengganti seragam hijaunya menjadi seragam putih atau jubah Dokternya.


" Gimana keadaan Yesline iya .... Sedang apa Dia sekarang. " gumam Al dan berencana akan menelpon Dia.


Baru saja Dia memakai jubah putihnya dan ingin duduk di Meja kerjanya, Ponselnya pun berdering.


Al pun langsung mengambil ponselnya yang berada di dalam laci dan melihat yang menelpon adalah Clinton.


Al penasaran kenapa Dia menelpon di sore menjelang malam begini.


" Halo ... " kata Al sembari menyenderkan tubuhnya di kursi kerjanya.


" Halo Al .... wah ini benar benar gawat Al .... " jawab Clinton yang sedikit berbicara dengan nada keras.


" Apa ???? Kenapa ???? gawat kenapa ???? " tanya Al dengan spontan berdiri dan penasaran.


" Yesline, Al. Ini benar benar gak bisa dibiarin !!! "


" Kenapa dengan Yesline ??? " teriak Al hingga suaranya memenuhi isi ruangannya.


Clinton menghela nafasnya karena sekarang Dia juga diposisi emosi. Dia juga takut bahwa Al akan sangat panik dan emosi sama seperti Dirinya.


Disisi lain, Clinton tidak mau membuat Al cemas. Awalnya Dia tidak ingin memberitahu Al dengan keadaan Yesline dan apa yang dialaminya sesuai dengan permintaan Yesline.


Namun setelah Clinton pikir pikir, Al sebagai Suaminya ber hak tau walau Yesline tidak memperbolehkannya untuk memberi tahu Al.


" Yesline tadi nelpon Aku. Katanya Dia jatuh pelan dan membuat perutnya sedikit sakit. " kata Clinton menjelaskan.


" Apa ????? " kata Al dengan kaget dan terkejut mendengar perkataan Sahabatnya itu sekaligus Orang kepercayaannya itu. Al begitu panik dan gelisah kalau terjadi sesuatu sama Yesline.


" Terus gimana keadaannya sekarang ??? Apa Dia baik baik saja ??? Bagaimana dengan kandungannya ???? " tanya Al dengan cepat karena sangat khawatir.


" Syukurlah, Kata Dokter Yesline dan kandungannya baik baik saja dan tidak ada masalah Bro. Hanya saja Kandungannya sedikit lemah dan Yesline disuruh untuk benar benar menjaga aktivitasnya. Tidak boleh terlalu capek dan tidak boleh banyak pikiran. " kata Clinton menceritakan perkataan Dokter.


" Alhamdulillah .... Sykurlah kalau begitu. Aku lega mendengarnya. " jawab Al sembari menutup matanya.


" Thank You iya Bro .... Kamu sudah banyak membantuku, Sorry bangat sudah merepotkan Kamu." kata Al.

__ADS_1


" Sama sama Bro. Kamu kan emang suka merepotkan Aku!!!! Jadi Aku udah biasa, Sudah tidak kaget kalau Kamu selalu merepotakn dan menyusahkanku !!!! jawab tersenyum.


" Tadi rencananya Aku mau bawa Yesline ke RS Kamu. Tapi jadwal Poli Kandungannya malam, Iya udah Kita cari yang dekat ajah dan jadwalnya ada yang sore. " tambah Clinton.


" Tunggu ... Tapi kenapa Yesline malah nelpon Kamu dan bukan Aku ??? " cetus Al dengan sedikit curiga terdengar jelas dari nada bicaranya.


Al merasa kesal karena Istrinya malah minta tolong sama Orang lain dan bukan sama Suaminya sendiri.


" Dia pertama nelpon Kamu, Al. Tapi kagak Kamu angkat !!!!! Coba deh nanti cek sendiri panggilan tak terjawab di ponsel Kamu itu !!! Jadi Yesline pikir Kamu masih di ruang operasi dan tidak mau menunggu lebih lama takut kandungannya kenapa napa. Makanya Dia nelpon Aku !!! Sekarang ini tidak penting siapa yang mengantarnya, Yang terpenting adalah Kalian harus benar benar menjaga kandungannya karena Dokter bilang janinnya lemah. " kata Clinton bercerita panjang lebar karena Al sepertinya sedang cemburu karena kedekatannya dengan Istrinya itu.


Clinton juga menceritakan bahwa Callista datang ke Apartemen Al dan memintanya untuk menggugurkan kandungannya setelah kepergian Al.


" Oh iya satu lagi. " kata Clinton.


Dia hampir lupa memberitahu Al penyebab Yesline jatuh sehingga perutnya sakit.


" Apa itu ??? '' cetus Al dengan tidak sabar mendengarnya karena Dia tahu kalau sahabatnya itu sudah berbicara begitu pasti itu sangat penting.


Al sedikit mengontrol dan menenangkan dirinya. Karena Dia tidak mau kalau Istrinya itu kenapa napa.


" Tadi Yesline bilang kalau Callista datang menemuinya ke Apartemen Kamu. Dan Kamu tau ??? Dia mengancam Yesline dengan hal yang tidak masuk akal. Callista menawarkan uang supaya Yesline menggugurkan kandungannya. "


" Trus ??? " cetus Al dengan emosi saat Dia mendengar nama Callista.


" Dasar Wanita gila !!!! Berani sekali Dia menyentuh Yesline !!! Tidak ada kapok kapoknya itu Orang !!! " cetus Al sangat marah.


" Sudahlah .... Kamu tidak perlu mengutuk Wanita itu. Itu bisa Kita urus nanti. Yang terpenting sekarang Kamu harus pulang cepat, Tenangkan hati dan pikiran Istri Kamu. Aku mau pergi dulu ada urusan. Jadi Yesline biar ada Temannya disini. Kasihan Dia sendirian di Apartemenmu. " kata Clinton dan menyuruh Al untuk pulang cepat karena bagaimanapun Yesline butuh dukungan dari Suaminya itu.


" Baiklah. Aku pulang sekarang. Aku titip Yesline dulu iya, Jangan tinggalin Dia sampai Saya datang .... Tolong temani. dulu iya Bro ... " kata Al sambil merapikan meja kerjanya itu.


" Oke, Aku tunggu. Cepatan !!!! "


" Oke oke. Tapi Aku kerumah dulu bentar mau samperin Callista. "


" Udah gak usah ngurus Wanita itu dulu !!!! Sekarang Kamu lihat dulu kondisi Istri Kamu soalnya Aku gak bisa lama lama disini !!!! " cetus Clinton membentaknya karena Dia masih ingin menemui Callista dulu.


Clinton kesal mendengat perkataan Al, Bukannya Dia langsung melihat kondisi Istrinya yang baru saja terjatuh malah ingin mendatangi Callista.


Clinton sungguh tidak mengerti pikiran sahabatnya itu.

__ADS_1


Al yang sangat kesal dengan ulah Callista dan Dia berniat untuk mendatanginya ke Rumah Mereka. Dia ingin memberi Callista peringatan. Tapi Dia tahan dulu karena Yesline lebih penting seperti yang dibilang sahabatnya itu.


*


*


*


*


" Akhirnya, Kamu sampai juga .... Lama amat !!! " cetus Clinton.


" Bawel ih !!! Mana Yesline ??? "


" Dikamar lagi tidur. Iya udah Aku balik dulu iya ... " kata Clinton dan beranjak dari sofa.


" Iya .... Makasih banyak Bro ... "


" Iya Bapak Dokter .... Besok besok jangan nyusahin Saya iya !!!! " ledek Clinton sambil tersenyum menepuk pundak sahabatnya itu.


" Saya juga nyusahin Kamu sesuai dengan profit yang Kamu dapat juga kan Pak CEO ??? " sindir Al balik.


" Iya Pak Bos ..... " jawab Clinton sambil berjalan membuka pintu Apartemennya dan melambaikan tangannya.


Setelah Clinton pergi, Al langsung masuk ke kamar dan melihat Yesline yang sedang tidur. Dia pun langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Saat Dia keluar dari kamar mandi, Dia terkejut kerena Yesline sudah bangun.


" Mas .... Pulang kok gak bangunin Aku ??? "


" Habisnya Kamu tidurnya nyenyak bangat Sayang .... "


" Mas Clinton udah pulang ??? "


" Udah. Kamu udah makan Sayang ??? "


" Udah Mas. "


Al langsung mendekati Istrinya itu yang sedang berbaring di ranjang Mereka. Sebenarnya Al ingin bertanya mengenai Callista, Namun Dia tahan dulu karena melihat wajah Istri kesayangannya itu hang sangat cantik dan manis. Mungkin dari efek kehamilannya itu Auranya makin terlihat cantik.


" Sayang .... " kata Al sambil menatap wajah Yesline dan tangannya membelai rambut Yesline yang terurai.

__ADS_1


" Hhmm .... Kenapa Mas ??? "


" Kamu Cantik ....... "


__ADS_2