
Saat Yesline memejamkan matanya tiba tiba monitor penangangan Mamanya bunyi. Yesline langsung beranjak dan berlari ke arah Mamanya dan mengeceknya. Yesline sangat panik dan menekan bel terus menerus untuk memanggil tim medis.
Tim medis pun langsung datang dan masuk ke dalam kamar untuk memeriksa Mamanya itu. Dia disuruh menunggu diluar.
Dia sangat ketakutan hingga Dia menangis. Dia duduk diam dan menahan air matanya sambil melihat ke arah kamar Mamanya itu.
Clinton langsung datang dan berlari menghampiri Yesline karena Dia di telepon oleh pihak RS tentang kondisi Mama Yesline. Untung saja jarak Apartemen dan RS lumayan dekat.
" Yesline ..... " panggil Clinton.
" Mas Clinton ..... Mas .... Mama ..." jawab Yesline sambil menangis dan berdiri.
Clinton yang awalnya ragu untuk memeluk dan menenangkan Yesline, Namun Dia berpikir bahwa saat ini Yesline benar benar membutuhkan pelukan dan dukungan. Clinton pun langsung memelukknya dan mengelus punggungnya untuk menenangkannya.
" Sudah kabari Al ???? " tanya Clinton pelan.
" Ponselku ada dikamar. " jawab Yesline menggelengkan kepalanya dengan suara gemetaran.
" Iya udah biar Aku saja yang nelpon. "
Clinton langsung melepas pelukannya dan mengambil ponselnya dari kantong celananya dan langsung menghubungi Al.
" Halo Al, Mertua Kamu kritis ... " kata Clinton.
" Apa ????? Saya kesana sekarang .... '' jawab Al dan langsung mamtikan panggilan itu.
Clinton menghela nafasnya saat Temannya itu langsung mematikan panggilannya.
Yesline yang tidaj berhenti menangis membuat Clinton merasa tidak tega dan segera duduk disampingnya untuk menenangkannya. Clinton mengelus serta menepuk nepuk pelan punggung Yesline.
Tim Medis yang menangani Mamanya Yesline keluar dari kamar itu. Yesline dan Clinton langsung berdiri dan sangat terkejut ketika ranjang Mamanya di dorong keluar dari sana.
Clinton langsung menghampiri Dokter itu untuk menanyakan apa yang terjadi.
" Maaf Dok .... Apa yang terjadi dengan Pasien ??? " tanya Clinton.
Yesline terus mengikuti Mamanya yang dibawa oleh tim medis dan meninggalkan Clinton yang sedang berbicara dengan Dokter.
" Pasien harus segera di operasi sekarang. Jantungnya sudah berhenti bekerja dan jika tidak segera ditangani, Takut terjadi hal yang tidak diinginkan. Saya sudah menelpon Dokter Al untuk meminta persetujuan. " jawab Dokter itu.
__ADS_1
" Oke oke. Terima kasih Dok. "
Clinton langsung mengikuti Dokter itu ke ruang operasi serta menyusul Yesline yang sudah di depan ruang operasi. Yesline yang menangis, menyenderkan tubuhnya di dinding tembok RS itu.
'' Yes .... Sabar iya. Al sudah dalam perjalanan kesini. "
Yesline hanya diam dan tidak menjawab perkataan Clinton. Dia hanya memikirkan Mamanya. Dia sangat terkejut dan takut saat keadaan Mamanya semakin memburuk.
Tapi Yesline sedikit lega karena Dia malam ini tidur di RS jadi Dia tahu keadaan Mamanya dan bisa dengan cepat diberi pertolongan oleh tim medis.
Clinton langsung menghubungi Seseorang untuk menyiapkan Heli nya untuk membawa Al ke Singapura. Dan Al sudah langsung menuju Singapura.
Kurang lebih 2 jam, Al tiba di Rs dan segera menuju ruang operasi. Dia melihat Yesline sedang menunggu di depan Ruang Operasi ditemani oleh Clinton.
" Sayang ...... " panggil Al.
Yesline melihat Al yang sudah sedikit berlari menghampirinya. Al langsung memeluknya dan Yesline makin menangis histeris.
Clinton sedikit bergeser untuk memberi ruang sama Mereka.
" Sabar iya Sayang ..... Mama udah ditangani sama Dokter Spesialis kok. Kamu tenang iya... " kata Al sambil mengelus lembut rambut Yesline.
" Tolong belikan minuman buat Yesline, Bro... " kata Al.
Clinton mengangguk dan segera berjalan ke kantin
" Sayang ... Aku minta sama Kamu. Apapun hasilnya nanti Kamu harus iklas iya. Kamu sudah berusaha sangat baik selama ini. Ingat semua keputusan Operasi hari ini atas seijin dari yang diatas. " kata Al.
" Kenapa Kamu bilang seperti itu Mas ??? Bukannya tadi Kamu bilang kalau Mama sudah ditangani sama Ahlinya ??? Kenapa sekarang Kamu malah bicara seperti itu ???? "
" Bukan seperti Sayang ... Sudah sudah, Kita tunggu hasilnya saja. " jawab Al karena tidak ingin berdebat dengan yesline disaat seperti ini.
Clinton datang membawa minuman untuk Al dan Yesline.
" Nih minum dulu ... " Al memberikan satu botol minuman yang sudah Dia buka.
Yesline langsung meminumnya dan Dia bisa merasa sedikit lebih tenang.
Dua jam lebih, Dokter keluar dari ruang operasi. Al, Clinton dan Yesline segera menghampiri Dokter itu.
__ADS_1
" Operasinya berjalan dengan baik. Kita akan lihat kondisi Pasien sati minggu kedepan. Kalian bisa bertemu pasien setelah dipindahkan ke ruang rawat kembali. " kata Dokter itu sama Al.
" Terima kasih Dok. " jawab Al.
Dokter itu langsung pergi meninggalkan Mereka bertiga.
Dokter itu menyampaikan ke Al menggunakan bahasa inggris sehingga Yesline kurang mengerti.
Al menjelaskan sama Yesline bahwa semuanya berjalan baik dan Mamanya akan dipindahkan ke ruang rawat inap.
Yesline merasa sangat lega dan tenang mendengar itu. Dia tidak henti hentinya mengucap syukur untuk itu.
" Tapi ... " kata Al saat Yesline mengucap syukur.
" Apa Mas ???? " tanya Yesline sedikit takut dan melihat Al.
" Kata Dokter tadi, Anaknya Pasien harus segera melayani Suaminya. Karena sang Mama sudah diselamatkan. " kata Al senyum.
" Mas .... !!!! " cetus Yesline kesal karena Dia sudah serius mendengarkan.
" Dasar modus !!!!! " cibir Clinton.
" Kamu kan tau siapa Saya ??? " jawab Al sambil senyum melirik Clinton.
Mereka pun pergi ke kamar rawat Mamanya dan menunggu disana sampai Mamanya dipindahkan kesana. Clinton langsung minta ijin untuk pulang ke Apartemen karena Dia tidak ingin menjadi Nyamuk diantara Yesline dan Al.
" Sayang ..... "
" Apa Mas ???? "
" Kamu tidak ingin mencium Suami Kamu ini ??? "
" Mas !!!! ini RS !!!! Mama baru habis Operasi, Bisa gak Kamu jangan mikir yang aneh aneh ??? " cetus Yesline.
Setelah Mamanya Yesline sudah berada di kamar inap, Al dan Yesline menunggu di RS sampai siang karena hari itu masih subuh dan Mereka ingin melihat Mamanya sadar terlebih dulu.
" Aku juga tau Yes... Kan Aku gak minta yang aneh aneh, Hanya minta dicium doang. Kalau dapat lebih makin enak malah .... Itu kamar mandi kosong Sayang, Bisa kali Kita berolahraga disana .... " goda Al.
" Masss ..... !!!!! "
__ADS_1