
" Ngapain Kamu instrogasi Istri Saya ??? " kata Clinton yang datang berjalan dari belakang Yesline.
" Bang Clinton ???? " kata Rizky menoleh.
" Iya. Kenapa ??? " cetus Clinton sama Rizky.
Clinton memang tidak terlalu menyukai Rizky karena terlalu kepo dan penasaran sama urusan Orang.
" Eh .... Mas Clinton udah sampai ??? kata Yesline senyum agar Rizky tidak curiga.
Clinton mendekati Yesline dan memegang tangannya agar dekat dengannya. Tangan Clinton pun melingkar di pinggang Yesline membuat Dia risih diperlakukan seperti itu.
Ingin rasanya mematahkan tangan Clinton yang terlalu totalitas berekting.
" Oh .... Jadi Wanita ini Istri Kamu Bang ??? " tanya Rizky yang masih menatap Mereka dengan perasaan curiga.
" Dia punya nama !!! Lagian kenapa sih Kamu kepo bangat sama urusan dan kehidupan Orang !!! " cetus Clinton.
" Aku penasaran ajah sama Wanita yang berani masuk ke ruangan Bang Al dan maki maki Abang Saya!!! "
Yesline sedikit menunduk mendengar perkataan Rizky. Dia jadi teringat saat Dia menampar keras Wajah Al.
" Itu cuma salah paham !!!! Udah deh jangan kepo dengan urusan Orang lain, Urus ajah urusanmu Sendiri !!! " jawab Clinton.
Rizky pun pamit sama Clinton walau Dia masih ada rasa penasaran yang mengganjal di hatinya karena Dia belum pernah dan bahkan belum ada kabar bahwa Clinton sudah menikah.
Jiwa penasaran Rizky makin meronta ronta sama Wanita tadi.
" Aku harus cari tau nih, Siapa Dia sebenarnya ... " gumam Rizky saat sudah meninggalkan Mereka berdua.
Sebenarnya RS yang di Singapura ini milik Keluarga Gunawan yang ditangani Papanya Nicho dan Rizky, Sementara yang di jakarta ditangani Oleh Al dan Papanya.
Beberapa Property dan Cafe milik Keluarga Gunawan juga ditangani Orang Tua Mereka juga secara bersama.
Karena keadaan dan kondisi Papanya yang sudah mulai membaik, Makanya Rizky ke Singapura.
Untuk sementara ini, Rizky akan tingga di Singapura untuk menghandel beberapa perusahaan milik Pribadi Papanya.
Tujuan Rizky mampir ke RS ini adalah untuk mengecek laporan bulanan RS dan menggantikan Papanya untuk sementara. Dia langsung ke ruang Direktur RS. Namun Rizky bertemu dengan Wanita yang memaki Abangnya itu dan menurutnya Wanita itu masih misterius baginya.
" Ehemm .... Ehhheeem ... Itu tangan gak dilepasin atau Saya yang lepasin ???!!!" sindir Al kesal ke Clinton.
Sontak Clinton sangat terkejut mendengar suara Al dari belakang dan kepergok sama Dia karena Clinton juga mencuri sedikit kesempatan dalam kesempitan.
" Aish .... Yang punya keburu datang ... !!! " gumam Clinton.
Clinton langsung melepas tangannya dari pinggang Yesline dan menoleh ke arah Al yang sudah memasang wajah kesal sama Dia. Clinton hanya senyum senyum gak jelas di depan Al.
" Mas .... Kami disini ???? " tanya Yesline.
Al tidak menjawab tapi melotot ke arah Al dan Yesline " Kalian tidak selingkuh dibelakngku kan ??? " tanya Al menuduh.
" Aappa ??? Gila Kamu !!!! Biar Yesline cantik tapi Saya juga punya hati dan bisa mikir kali !!!? Sialan Kamu !!!! " cetus Clinton kesal.
" Kok Kamu ngomong gitu sih Mas ???? Tadi ada Rizky disini ... " cetus Yesline kesal.
" Rizky ???? '' Al menatap Clinton dan Dia mengangguk.
" Terus ??? "
" Terus .... Terus .... !!!? Udahlah Aku lapar, Mau ke kamar Mama saja !!! Malas ngomong sama Orang yang nuduh sembarangan. '' cetus Yesline meninggalkan Al dan Clinton.
__ADS_1
Al terkejut melihat Yesline yang marah dan meninggalkannya.
" Loh .... Kok Kamu marah Sayang ???? " kata Al yang melihat Yesline pergi. Tapi Yesline tidak mempedulikannya dan tetap berjan ke arah kamar rawat Mamanya.
Clinton tersenyum melihat Yesline yang cuek sama Al. Clinton berpikir bahwa Yesline cewek yang lucu dan imut hingga Dia membuyarkan pikirannya sendiri karena Dia memikirkan Yesline seketika.
" Brukk .... "
" Aishhh .... Sakit Al, Kamu sudah gila iya !!! " cetus Clinton karena Al memukul punggungnya.
" Makanya mata sama tangan Kamu jaga !!! " ancam Al setelah memukul punggunya Clinton karena memergoki Clinton yang melihat Yesline sampai jauh.
" Udah dijaga Bro !!! Tapi namanya juga manusia kan suka khilaf gimana dong ??? " jawab Clinton santai.
" Alasan ajah Kamu !!! Kok Kamu datang kesini gak bilang bilang ??? Trus Rizky gimana ??? " tanya Al.
" Iya sudah Kita ngobrol di kantin saja yuk. Nanti Saya jelasin kenapa Saya mendadak terbang kesini. " kata Clinton dan Al mengangguk.
" Udah kayak burung Kamu, Bisa terbang kesini. '' cibir Al sambil berjalan ke arah kantin.
" Garing, Al. " jawab Al.
Mereka berdua langsung turun ke kanting karena mau membicarakan urusan masing masing. Karena tidak mungkin Mereka ngobrol beberapa hal penting di kamar rawat Mama Yesline.
Yesline masuk ke dalam kamar rawat Mamanya dan Mamanya menatap wajah Yesline dengan raut wajah cemberut.
" Kenapa Yes ??? Kok muka Kamu begitu ??? Suami Kamu mana ??? katanya mau nyusulin Kamu tadi. " tanya Mamanya.
" Ma .... Jangan banyak ngomong dulu iya. Nanya satu satu dan pelan pelan iya .... Kan Mama baru operasi ... '' kata Yesline.
" Kan Mama pelan pelan kok ngomongnya ??? Kok Kamu bicara gitu sama Mama ???? " protes Mamanya.
" Bukan begitu Ma .... Maksud Yesline itu ------"
" Tadi ketemu Temannya, Ma. " jawab Yesline lembut.
" Teman ??? "
Yesline mengangguk. Dia hendak makan cemilan yang Dia beli dari kantin tadi, Tapi tiba tiba perut Yesline tiba tiba tidak enak dan merasa mual. Yesline langsung berlari ke kamar mandi membuat Mamanya khawatir.
" Kamu kenapa Yes ??? " tanya Mamanya khawatir tapi tidak bisa berbuat apa apa karena tidak bisa turun dari ranjangnya dan masih menggunakan bantuan pernapasan.
" Oekk .... Oekkk ... "
Yesline memuntahkan makanan yang di perutnya di wastafel yang airnya sudah nyala. Tubuhnya lemas dan pusing.
Setelah sedikit merasa nyaman, Dia keluar dari kamar mandi dan melihat wajah Mamanya yang cemas.
" Kamu kenapa Nak ??? " tanya Mamanya khawatir.
" Gak tau Ma. Mungkin masuk angin soalnya Yesline sudah dua hari tidak bisa tidur. " jawabnya.
" Iya ampun Nak.... Iya udah Kamu pulang saja dan istirahat. Biar Mama sama Perawat disini. " kata Mamanya.
" Benaran Ma gak apa apa ??? "
" Iya gak apa apa Nak. Kamu pulang ajah iya, Dan langsung istirahat. "
" Iya udah Ma. Yesline balik ke apartemen dulu iya. Nanti kalau ditanya Mas Al tolong Mama bilang kalau Aku pulang. Malam nanti Aku kesini lagi iya. " jawab Yesline dan Mamanya mengangguk senyum.
Al dan Clinton sedang berbicara serius di kantin sambil mengopi.
__ADS_1
" Kamu serius Bro, Pak Erwin bekerja sama dengan Callista ??? tanya Al.
" Iya makanya mulai sekarang Kamu harus hati hati sama Pengacara Kamu itu dan bila perlu ganti deh. " jawab Clinton.
" Sial !!!! Pasti Dia sudah kasih tau Callista tentang Yesline. "
" Hah???? Emang Pak Erwin tau tentang Yesline ??? "
" Waktu itu, Aku sempat berantam sama Hans si bajingan itu dan Dia laporin Saya ke Polisi. "
Clinton yang sedang meneguk kopinya langsung menyemburkan ke muka Al karena kaget mendengar perkataan Al.
" Aishh .... Jorok bangat sih Kamu !!!! " teriak Al.
" Sorri ... Sorri Bro .... " jawab Clinton sambil memberikan tissue sama Al.
" Sial Kamu !!! Sehari saja jangan bikin kesal deh !!! " cetus Al kesal.
" Sorri Bro .... Aku cuma kaget dengan kata Kamu, Kamu berantam sama Hans ??? Astaga .... Aku ngakak nih ... "
" Sialan Kamu, Mau ditonjok lagi Kamu ??? "
" Hahahha, Tapi Hans Tukang service RS bukan sih ??? "
" Kampret Kamu !!!! Maksud Aku Hans yang suka sama Yesline itu ...."
" Oh .... Hehehe... ''
" Untung ajah Kamu juga gak tau kalau Aku juga suka sama Yesline ... Kalau tau Dia masih perawan pasti Aku mau yang jebak Dia ... Ternyata benar, Penyesalan emang selalu datang terakhir. " gumam Clinton.
" Woyyy ..... !!!! '' teriak Al membuyarkan lamunan Clinton.
" Iya kampret .... Gak usah teriak juga kali !!! Trus apa hubungan Yesline sama Pak Erwin ??? "
" Pak Erwin yang ngurus semuanya . Nah saat itu Yesline juga diminta keterangan sebagai saksi. Saya udah bisa nebak pasti Pak Erwin cerita sama Callista. Dan pasti Callista akan cari tau tentang Yesline. "
" Bagus dong biar Dia minta cerai sama Kamu .... "
" Masalahnya Saya belum bisa cerai sama Dia ."
" Brengsek !!!! Rakus juga Kamu ... " cetus Clinton kesal.
" Bukan begitu. Papa belum ngijinin untuk menceraikan Callista. " jawab Al.
Clinton menghela nafasnya " Hidup Kamu rumit bangat sih .... "
Al dan Clinton menyusun beberapa rencana untuk menutupi Yesline dari Callista. Al setuju dengan ide Clinton bahwa Yesline berpura pura untuk menjadi suami Clinton selama di depan Keluarga Al.
Walau hatinya kesal dan tidak terima tapi Dia rela melakukannya untuk menyelamatkan pernikahannya dengan Yesline. Apalagi saat ini Al sudah menduga bahwa Callista akan mencari tau tentang Yesline.
Yang Al khawatirkan hanya satu yaitu Mami tempat Club Yesline bekerja akan menghianatinya karena Dia bisa melihat bahwa Mami lebih mengutamakan uang.
Al dan Clinton langsung menuju kamar rawat Mertuanya itu. Namun saat di kamar itu Dia tidak melihat Yesline dan hanya Mertuanya yang tidur. Al mencari sekitar kamar itu tapi tidak ada.
Dia mendengar suara air di kamar mandi dan Dia sangat lega. Baru mau duduk di sofa dan menunggu Yesline dari kamar mandi, Dia mendengar Yesline muntah muntah.
" Oeekkk .... Oeeekkk... Oeeekkk.... "
Al panik saat mendengar Yesline yang muntah langsung masuk ke kamar mandi karena memang tidak dikunci. Al melihat Yesline yang sangat lemas dan tersiksa muntah di depan wastafel.
" Sayang, Kamu kenapa ??? " tanya Al sambil memijit leher Yesline dari belakang.
__ADS_1
Yesline hanya menggelengkan kepalanya dengan sangat lemas. Mata Yesline berkaca kaca dan sedikit mengeluarkan air mata membuat Al semakin panik dan tidak tega melihatnya.
" Sayang ..... Jangan jangan ..... ????