Gairah Hot Sang Dokter

Gairah Hot Sang Dokter
Episode 27


__ADS_3

" Halo, Yesline .... Apa kabar ???? "


" Mami, Kenapa Mami telepon Saya lagi ???? " cetus Yesline kesal.


" Sombong amat Kamu Yesline !!!! Mentang mentang udah jadi Istri Orang kaya !!!! " sindir Mami.


" Sombong ??? Bukannya Mami yang mengajariku untuk jadi Wanita sombong ??? Lagipula kan Mami sudah memecatku dan melarang Saya ke club. Bahkan Mami menerima uang ganti rugi kan dari Suamiku ???!!! " jawab Yesline menyindir Mami.


" Waow .... Kamu sudah hebat Yesline, Bisa berkata seperti itu sama Mami. Ternyata benar iya, Uang bisa merubah segalanya. " kata Mami dengan kesal.


" Terserah Mami!! Ada apa Mami menelpon Wanita sombong ini ??? " ketus Yesline.


" Niatku baik Yesline .... Jauhi Nicho. Mami tidak ingin bisnis Mami dengan Suamimu hancur karena Kalian !!!! jawab Mami sembari memperingatkan.


" Apa ??? Apa maksud Mami ??? Nicho ??? Aku gak ngerti. Bisnis apa maksud Mami ???? "


" Bisakah Kamu hanya menuruti saja Yesline ??? Saya tidak ingin mengalami kerugian hanya gara gara Kalian !!! Ingat, Jika Saya mengalami kerugian hanya karena sifat bodohmu itu, Saya sendiri yang akan menghabisimu !!! ancam Mami lalu memutus panggilannya.


Yesline sangat bingung apa maksud perkataan Mami itu. Dia mencoba menghubungi Mami kembali tapi nomornya sudah langsung di blokir oleh Mami.


" Aish .... Sial!! Aku benci dengan semua ini yang seperti mempermainkanku dengan sebuah teka teki. '' cetus Yesline kesal dan kebingungan dengan maksud ancaman Mami itu.


Yesline langsung menelpon Al, Berkali kali Dia panggil dengan telepon biasa maupun vidio call tapi tidak ada jawaban.


" Baru juga jam segini, Masa udah tidur sih ???? " gumam Yesline karena Al tak mengangkat panggilan darinya.


Yesline sangat kesal. Dia langsung melempar ponselnya ke meja lalu merebahkan tubuhnya kembali di sofa itu sambil sesekali melirik ke ranjang Mamanya.


Besok adalah jadwal operasi Mamanya. Yeslinr sangat bersyukur akhirnya Mamanya bisa menjalani Operasi. Saat baru sampai disana semua urusan yang berkaitan dengan Mamanya itu sangat dipermudah hingga Yesline berpikir bahwa ini semua Al yang lakuin.


Yesline ingin berterima kasih sama Al yang sudah membantunya untuk itu. Hingga Dia senyum senyum saat memikirkan Al Suaminya itu.


Dia kembali meraih ponselnya karena Dia belum bisa tidur. Karena gabut dan menunggu ngantuk, Yesline membuka sosmednya. Dia tipe Wanita yang jarang posting posting kegiatan maupun foto fotonya di sosmednya karena Dia sangat sibuk bekerja untuk hidupnya dan Mamanya.


Dia bahkan tidak sempat untuk ngumpul sama Teman Temannya layaknya Anak Anak jaman sekarang yang suka nongkrong. Semua waktunya Dia habiskan untuk bekerja.


Yesline iseng mencari nama Al Gunawan di sosmednya. Dia menemukan sosmed Suaminya itu dan mulai mengikutinya untuk berteman.


Disana Al suka posting saat Dia lagi berolahraga. Yesline melihat foto foto Al yang ada disana. " Pantas saja **** pun dibilang olahraga !!!! " gumam Yesline dan makin scroll ke bawah untuk melihat foto foto yang ada disosmednya Al itu.


" Tapi kenapa Dia tidak posting foto pernikahannya ??? Atau pun foto Istrinya itu ??? Apa udah dihapus karena Al sudah tau bahwa Istrinya itu selingkuh ???? Atau .... " pikiran dan berbagai pertanyaan berkecambuk di benak Yesline.


Yesline menyimpan beberapa Foto Al karena Dia tidak punya fotonya. Foto yang diambilnya dari sosmed Al dijadikan wallpaper ponselnya.


Tidak lama kemudian, Al pun langsung menelpon Yesline membuat Yesline berdebar debar. Dia tiba tiba sangat gugup untuk menerima teleon dari Al ditambah Al melakukan panggilan vidio call.


Yesline dengan sigap meraih sisir di tasnya serta menancap lipgloss di bibirnya. Setelah Dia menghela nafasnya, Diapun langsung menerima panggilan vidio call dari Al.


" Sayang .... Kenapa lama bangat diangkat ??? " kata Al protes saat melihat wajah Yesline di ponselnya.


" Tadi Aku lagi di kamar mandi dan gak dengar. " jawab Yesline berbohong.


" Kamu makin cantik ajah Sayang .... Aku jadi makin kangen sama Kamu. " goda Al.

__ADS_1


" Hhmm.... Bisa ajah deh Kamu Mas .... Dan kalau kangen iya disamperin dong Istrinya!! Jangan ditinggal sama Laki Laki lain, Nanti kalau diambil Orang, Baru deh nyesal !!! " cetus Yesline.


Padahal dalam hati Yesline, Dia sangat senang karena dipuji Al bahkan rasanya Dia juga ingin memeluk dan berbisik ke Suaminya bahwa Dia juga mempesona.


" Kalau yang diambil Istri pertamaku, Gak apa apa. Aku sangat iklas .... Asal jangan Kamu ajah yang diambil. " jawab Al dengan senyum indahnya.


Mendengar jawaban Al, Membuat Yesline makin yakin bahwa Dia tahu Nicho dan Istrinya itu berselingkuh. Disisi lain, Yesline juga penasaran kenapa Al tidak langsung menceraikannya saja.


" Kok Kamu diam ajah ??? " tanya Al melihat Yesline sedikit berpikir.


" Tiidak apa apa. Aku hanya merasa bersalah ajah sama Istri Kamu. " jawab Yesline.


" Kenapa Kamu merasa bersalah ??? Harusnya Kamu kasihan samaku dong jadinya jatah olahraga malamku tertunda. Pokoknya besok Aku mau kejar setoran da mau dibayar berkali kali lipat. " kata Al.


" Maksudnya ??? "


" Kejar setoran biar Al Junior segera launching. Aku sudah makin tuan nih, jangan sampai nanti Anakku manggil Kakek sama Papanya. "


" Hahaha .... Tidak apa apalah, Kan Kakeknya juga ganteng toh. " ledek Yesline sambil ketawa.


" Kalau soal kegantengan mah kan gak diragukan lagi Sayang .... Apalagi Ku yang bilang, Dan Kamu tau gak sih, Pujian Seorang Istri itu bisa membuat Suaminya ingin terbang ke langit ???? " kata Al dengan senyum senyum melihat Istrinya itu.


" Astaga Mas .... Lama lama Kamu kayak Hans deh. Pintar ngomong sama ngegombal. " kata Yesline sambil geleng geleng.


" Jadi Hans suka gombalin Kamu ??? Kurang ajar juga itu Orang, Cari masalah ajah itu Dia !!! " cetus Al.


" Apaan sih Mas .... Kan Aku udah nikah sama Kamu !!!! Jangan ganggu Dia lagi. "


" Bukannya gitu Mas... Yang udah terjadi dan udah lewat gak usah dibahas dan diungkit ungkit lagi. "


" Apa ???? "


" Kapan Kamu kesini ??? " tanya Yesline mengalihkannya.


" Besok iya. ''


" Benaran Mas ???? " tanya Yesline dengan suara agaj kencang dengan senang dan terlihat jelas di wajahnya.


" Hushh ... Jangan kencang kencang suaranya udah malam. Kamu di RS kan ??? "


" Benaran Kamu besok kesini Mas ??? " tanay Yesline lagi serta mengangguk.


" Iya. Besok kan Mama operasi. Aku mau langsung mengawasinya karena kebetulan Aku kenal dengan Dokter yang akan menangani Mama besok. "


" Terima kasih banyak iya Mas. "


" Sama sama Sayang .... Dan itu tujuan keduaku kesana. "


" Trus ??? "


" Tujuan pertama mau olahraga sama Kamu. Karena baru ditinggal bentar Aku udah langsung kurang sehat nih terutama Tubuhku."


" Mas!!! bisa gak sih kalau ngomong jangan mesum terus ???? " bentak Yesline.

__ADS_1


" Hahaha .... Kamu gak tau ajah sih rasanya Laki Laki menahan hasrat gimana .... "


" Mas .... !!! Aku serius loh !!! " tatap Yesline melotot.


" Aku juga serius .... Serius sayang sama Kamu.... "


" Lama lama kalau Kamu masih ngomong mesum gitu, Aku matiin nih. " ancam Yesline.


" Iya iya. Kamu aneh deh, Aku kan mesum sama Istri sendiri !!! " gerutu Al.


" Iya udah, Aku mau tidur ajah deh Aku ngantuk karena kalau ngomong sama Kamu gak benarnya. Besok Aku tunggu Kamu !!! kata Yesline menatap wajah suaminya itu.


" Makanya Kita harus berduaan terus biar benar. Kalau berdua dan bersama kan bisa saling mengingatkan. Iya besok Aku langsung turun di atap RS itu kok karena pake helinya Clinton. ''


" Iya udah. Kamu istrirahat iya .... "


" Iya. I Love You .... Bye .... " jawab Al sambil melambaikan tangannya.


Yesline senyum senyum setelah Al mematikan panggilan itu. Yesline langsung mengecek keadaan Mamanya lalu tidur di sofa.


Sambil memejamkan matanya, Yesline masih memikirkan perkataan Mami dan Yesline berniat untuk menanyakan maksudnya itu besok setelah Al datang.


Setelah habis telepon sama Yesline, Al bersiap siap untuk pulang ke rumahnya karena Rizky memakai kamar pribadinya yang ada dikantor. Jadi Al tidak tega untuk membangunkannya.


Al langsung berjalan ke arah parkiran dan menyetir mobilnya. Dia sudah sangat lelah dan Dia melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 23.30.


Mobil Al berhenti karena lampu merah dan tidak sengaja Dia melihat Seorang Wanita yang keluar dari minimarket dekat lampu merah itu.


Al seperti mengenal Wanita itu.


" Bukannya katanya ke Bali ??? " kata Al saat melihatnya.


Dia terus memperhatikannya sampai masuk ke Mobil yang parkir di sebrang jalan.


Lampu merah sudah berganti hijau membuat Al fokus untuk kembali mengemudi.


Sampai dirumah, Al langsung masuk ke kamarnya dan bersih bersih serta siap untuk tidur.


Dia langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjangnya tempat dimana Dia dan Callista bercinta.


Dia sudah berjanji sama Dirinya sendiri, Jika Yesline sudah tinggal disana, Dia akan membuang ranjangnya itu karena Dia tidak ingin menyakiti hati Yesline.


Al benar benar menyadari bahwa Dia mencintai Yesline dari hatinya yang paling dalam. Bukan karena hanya sekedar ingin bertanggung jawab atas perbuatannya itu.


Dia membuat Al jatuh cinta karena melihat Yesline yang begitu tulus untuk mengorbankan dirinya untuk pengobatan Mamanya. Dia bahkan rela melakukan apapun demi Mamanya itu.


Baru saja hendak memejamkan matanya, Ponsel Al berdering.


" Aish Sial ..... Buat Saya kaget saja !!!! " gerutu Al sambil meraihnya.


Dia melihat nama yang menelpon di layar ponselnya itu dan langsung menjawab panggilan itu.


" Apaaa ????? Saya kesana sekarang ..."

__ADS_1


__ADS_2