Gairah Hot Sang Dokter

Gairah Hot Sang Dokter
Episode 31


__ADS_3

Mendengar ada yang buka pintunkamar sontak saja membuat Yesline sangat malu karena Clinton melihatnya. Dengan cepat Mereka berdua membehani pakaiannya yang sudah hampir lepas semua.


" Sorri Bro .... Aku gak tau .... Jadi langsung masuk ajah soalnya pintunya gak dikunci dari dalam, Eh tau taunya Kalian lagi asyik senam. " kata Clinton nyengir serta menggaruk kepalanya walau tidak gatal.


" Sialan Kamu. Gak bisa senang lihat Temannya bahagia !!! gerutu Al dan berdiri dari ranjang serta duduk di samping ranjang itu.


Al sangat kesal karena kehadirannya yang tiba tiba membuatnya harus menunda olahraganya dengan Yesline.


" Sabar Bro .... Jangan marah marah, Nanti Kamu makin tua loh !!!! Lagipula ini kan salah Kalian kenapa tidak mengunci pintu dan lagi pula mau main disiang bolong lagi !!!! Malah sok sok nyalahin Saya !!!! " cetus Clinton.


Sorotan mata tajam dan raut wajah kesal terlihat jelas di wajah Al.


" Iyah salah Kamu juga lah kenapa gak ngetuk pintu segala !!!! "


" Udah lah gak usah ribut karena hal sepele begitu. Kita kan ______ Bisa melanjutkannya nanti. " kata Yesline pelan dan senyum malu malu.


Al langsung manatap wajah Istrinya itu yang penuh senyum dengan wajah memerah.


" Aish ..... betapa menggemaskannya, ingin Aku gigit wajahnya itu. " gumam Al senyum.


Al menatap Yesline karena tumben sekali Dia bisa dengan pede membicarkan hal seperti itu apalagi di depan Clinton. Tapi mungkin karena Mereka sudah dekat jadi Yesline tidak merasa canggung lagi.


" Nah betul tuh yang dikatakan Yesline, Kamunya ajah yang terlalu lebay Al ... !!! " kata Al dengan nada meledek.


" Udah deh gak usah basi basi Kamu !!! Ada perlu apa Kamu kesini ??? " tanya sedikit penasaran dan ingin cepat cepat melanjutkan aktivitasnya yang tertunda itu.


" Suruh masuk dulu kek, biar enak ngobrolnya ... " cetus Clinton dengan senyum sinis yang masih berdiri di depan pintu.


Tapi tanpa di jawab Al dan yesline, Clinton masuk dan duduk di sofa.

__ADS_1


Clinton ingin memberi tahu bahwa Dia akan segera pulang ke Indo karena ada urusan mendesak. Salah satu Anak buahnyaenelpon untuk Dia segera kembali. Namun karena pintu kamarnya yang tidak dikunci membuatnya langsung masuk dan melihat adegan Mereka.


" Aku batu ditelpon Anak buahku barusan dan Aku akan segera balik ke Indo. Ada kerjaan yang memang tidak bisa ditunda dan sangat mendesak. You know kan Bro, Kalau CEO otu sangat sibuk. " kata Clinton dan sedikit melirik Yesline saat menyebutkan kata CEO.


Dia ingin membuktikan bahwa Dia tidak serendah yang Dia pikirkan dimata Al.


" Trus kapan rencanamu pulang ??? " tanya Al.


Yesline hanya diam dan mendengarkan Mereka ngobrol.


" Rencananya sih sekarang juga. Makanya Aku kesini mau pamitan sama Kalian berdua. Kalian berdua saja disini tidak apa apa kan ??? Maaf iya Yes tidak bisa ikut jagain Mama Kamu disini, Tapi Beliau pasti sembuk kok .... " kata Clinton.


" Oke oke. Aku ngerti. Makasih udah bantuin Saya Bro .... " jawab Al.


" Iya udah Saya jalan dulu iya. Kalian jaga diri disini dan kalau ada apa apa segera hubungi Saya. "


" Iya Mas Clinton, Kamu hati hati di jalan iya dan kalau sudah sampai kabarin Kami iya. " jawab Yesline.


" Eheem .... Mau ke RS atau mau ngelanjutin yang tadi ???? " kata Clinton sedikit ketawa mengejek.


" Iya dua duanya lah sudah pasti. Kalau ibarat kata mah sekali dayung dapat semua ... Yang tadi itu kan bisa dilakukan dimana ajah Bro, Makanya Kamu buruan cari Istri .... Biar tidak mengganggu Kami melulu ... !!! " kata Al berbisik.


" Hahaha .... Apaan isi kepala Kamu itu ??? Tampang doang ganteng dan kalam tapi isi kepalanya ternyata hanya mikirin hal begituan atau jangan jangan ...... " kata Clinton dan sesikit mundur dan ketawa.


Mereka berdua langsung mengantar Clinton ke Bandara. sambil menunggu Boarding Pass Mereka bertiga ngobrol dulu hingga akhirnya Clinton menuju ruang tunggu. Yesline dan Al melihay Clinton hingga masuk ke ruang tunggu.


Setelah itu Mereka berdua kembali ke Apartemen. Yesline dengan cepat membuka pintu kamarnya dan merebahkan tubuhnya di atas kasur karena merasa kecapean.


" Mas, Aku haus... " kata Yesline sambil menatap langit langit kamarnya.

__ADS_1


" Bisa tolong ambilkan air minum ????"


" Mau minum apa ???? "


" Terserah .... "


" Dasar Wanita !!! Apapun pertanyaannya pasti jawabnnya terserah. " gumam Al.


Setelah memejamkan matanya dan ingin tidur sebentar karena sudah merasa sangat capek, Al ikut berbaring di samping Yesline.


Tanpa berkata kata, Al langsung memeluk Yesline dengan erat. Yesline langsung menoleh ke sampingnya saat Al memeluknya.


Saat menoleh ke samping, Wajahnya hampir bersentuhan dengan bibir Al.


Al dengan sigap memegang Pipi Yesline dan mendekatkannya. Tatapan matanya yang tajam tertuju ke bibir Yesline. Dia melihat bibir Yesline yang sedikit terbuka seakan memberi istruksi untuk siap di **** lembut.


Sekarang Dia bisa melihat dengan sangat jelas bibir Istrinya itu yang hanya dipoles dengan lipbalm sehingga terlihat natural pink alami.


Melihat Ekspresi Istrinya yang hanya dengan tatapan sayu semakin membuatnya terlihat cantik dan seksi membuat Al tidak bisa menahan dirinya.


" Mas .... " kata Yesline pelan.


" Iya Sayang .... " jawab Al pelan dengan suara serak.


Al pun tidak mau menunda nunda lagi karena tadi sudah tertunda karena Clinton.


Namun saat Al ingin beraksi, Yesline langsung menahannya dengan menempelkan jari telunjukknya di bibir Al.


" Mas, Aku mau mandi dulu. Cuacanya panas bangat karena habis dari luar juga, Aku keringatan. "

__ADS_1


" Ngapain langsung mandi sayang ???? Tunggu Kita mengeluarkan keringat yang lebih banyak dulu .... " goda Al senyum manja.


" Udah deh Mas jangan mulai deh ..... "


__ADS_2