Gairah Hot Sang Dokter

Gairah Hot Sang Dokter
Episode 33


__ADS_3

" Kamu ???? " cetus Nicho membuka pintu Apartemennya.


" Hai .... Kebetulan Aku mampir dan bagaimana sih isi Apartemen Partner Ranjangku ini ???? " kata Callista sambil melambaikan tangannya dengan senyum.


Callista menemui Nicho ke Apartemennya karena sebenarnya tanpa sadar Dia melihat Nicho keluar dari sebuah Restoran dan sengaja mengikutinya hingga ke Apartemennya.


Callista sempat menunggu lama di lobby karena Dia tertinggal jauh dari Nicho. Dan untuk masuk ke Apartemen, harus ada kartus akses jadi tidak sembarang untuk masuk Orang luar.


Makanya Callista lumayan menunggu lama hingga ada penghuni Apartemen itu yang keluar atau masuk.


Sebelumnya Callista sudah bertanya ke Resepsionit untuk unit Apartemennya Nicho dan memberi tahu Resepsionitt itu untuk tidak memberi tahu Nicho dengan alasan mau kasih Suprise sehingga Dia tidak sulit untuk mengetahuinya.


" Dari mana Kamu tau alamat Apartemenku ??? " cetus Nicho dengan sinis.


" Hei .... Apa Aku gak disuruh masuk dulu ???? " jawab Callista.


" Maaf, Aku tidak terima tamu !!! Kalau Kamu mau bicara, Kita bisa bicara di cafe yang ada di bawah!!! " jawab Nicho menolak.


" Waow .... Sombong sekali tuan rumah yang satu ini !!!! " cetus Callista senyum.


" Semakin penasaran dan menarik Kamu Nich ... " gumam Callista.


Nicho langsung mengajaknya ke Cafe yang ada dibawah Apartemennya itu. Karena Nicho tidak akan pernah menginjinkan siapapun masuk ke Apartemennya.


" Sepertinya ada sesuatu yang Kamu sembuyiin dari Aku. " kata Callista saat Mereka sudah berada di cafe dan sudah menikmati minuman yang dipesan.


" Emang siapa Kamu yang harus ikut campur dengan urusanku !!!! " cetus Nicho.


" Wah .... Aku makin suka sama Kamu deh .... Sangat mirip dengan Al. Aku bahkan sampai lupa bahwa Kalian sepupu. Sepertinya Aku sangat beruntung bercinta dengan Dua Pria yang sangat tampan dan kaya. " kata Callista senyum sambil menatap Nicho.


" Kamu beruntung, Tapi Kami yang sial !!! " gumam Nicho.


" Bagaimana kalau Kamu bercerai dengan Al ??? " tanya Nicho menatapnya.


" Kenapa Kamu mengatakan seperti itu ???? Apa Kamu mau menjadi Suamiku ???? "


" Jika Kamu ingin seperti itu, Tidak masalah bagiku. " jawab Nicho santai dengan meneguk minumannya.


" Pueh .... Cintaku hanya untuk Al !!! " kata Callista saat mendengar jawaban Nicho dengan senyum di wajahnya.

__ADS_1


" Callista .... Callistaa .. Kamu tidak cocok untuk mengatakan cinta !!!! Tubuhmu saja sudah dinikmati untuk umum !!! " cibir Nicho senyum sinis.


" Nicho ,,, Jaga mulutmu !!! " bentak Callista.


" Sudahlah, Aku mau tidur. Tidak ada gunanya bicara dengan Kamu !!! " cetus Nicho yang beranjak pergi meninggalkan Callista yang masih duduk disana.


" Hahah .... Kalian semua sangat bodoh para Keluarga besar Gunawan !!! " kata Callista senyum saat Nicho sudah pergi.


***********


Sudah kurang lebihsatu minggu Al dan Yesline berada di Singapura. Kondisi Mama Yesline pun berangsur membaik dan sudah sadarkan diri.


Hanya saja Mamanya masih melakukan tahapan operasi yang kedua.


Sesuai janji Al, Dia menemani Yesline setiap harinya. Al mengambil cuti dari Rs nya sendiri dan menyerahkan pasiennya ke Dokter Jaga itu termasuk Om nya yang sudah boleh pulang hari ini.


" Dokter Al, Mama masih tidak nyangka bahwa Kamu sudah jadi menantu Mama. " kata Mama Yesline pelan dan lembut.


" Ucapan adalah Doa, Ma. Mungkin pas Mama bilang mau menantu seperti Saya, Didengar sama yang Diatas. " jawab Al.


" Eh ... hehehe ... Bisa jadi iya. Kan Dokter juga langsung jawab Amin. "


Al sengaja mengatakan bahwa saat ini Mereka baru menikah secara Agama karena Mertuanya saat itu tidak sadarkan diri. Al berjanji untuk segera menikah secara resmi saat Mertuanya itu dinyatakan benar benar sembuh.


Sebenarnya Yesline sangat merasa bersalah harus berbohong sama Mamanya. Namun karena kondisinya yang saat ini benar benar dijaga makanya Dia terpaksa berbohong.


Yesline membeli beberapa makanan dan cemilan karena beberapa hari ini Dia sangat suka ngemil. Yesline juga menyadarinya karena sebenarnya Dia tidak terlalu suka yang namanya ngemil karena tidak membuat perutnya kenyang. Karena menurut Dia lebih baik makan nasi dan langsung kenyang dari pada harus ngemil ngemil gak jelas.


Apalagi selama ini, Dia sengaja irit untuk biaya keperluannya dan Mamanya. Jadi Dia lebih memilih makan nasi agar bisa kenyang dan tahan lama untuk menahan lapar.


Yesline berjalan menuju kamar Mamanya dengan menggunakan lift karena berada di lantai 6. Saat pintu lift terbuka, Dia langsung masuk. Didalam lift itu ada 4 Orang diantaranya 2 Orang Laki Laki dan 2 Wanita termasuk Yesline.


Dilantai 4, Satu Orang Laki Laki dan Wanita itu turun sehingga yang tinggal di dalam lift itu hanya Yesline bersama Satu Orang Laki Laki yang Dia tidak terlalu melihat wajahnya. Berbeda dengan Laki Laki itu yang dari tadi sedikit memperhatikan Yesline dan membuatnya sedikit tidak nyaman dan risih.


" Ehem ... Hhmm .... " Laki Laki itu berdehem dan batuk membuat Yesline sedikit takut dan pura pura fokus sama ponselnya.


" Maaf, Nona. Bukannya Kamu Wanita yang berada di Ruangan Bang Al ???? " tanyanya sama Yesline.


Saat Dia mendengar nama Al, Dia langsung menoleh dan melihat Laki Laki itu. Yesline mengerutkan keningnya untuk mengingatnya.

__ADS_1


" Iya, Aku benar ..... Kamu Wanita itu .... " kata Rizky memperhatikan wajah Yesline dengan senyum.


Yesline masih diam. Dia ingin menyangkal atau mengakuinya.


Tiba tiba pintu lift terbuka dan menyelamatkannya dari pertanyaan Laki Laki itu karena Dia sudah berada di lantai 6. Yesline langsung keluar tanpa menjawab pertayaan Rizky.


Tentu saja Rizky makin curiga dan kepo sehingga Dia mengikuti Yesline dari belakang dengan diam diam. Yesline mempercepat langkahnya karena Dia risih diikuti olehnya.


Yesline langsung menghentikan langkah kakinya dan memutar badannya mengahdap Rizky yang juga berhenti saat Yesline berhenti melangkah.


" Siapa Kamu ???? Ngapain ngikutin Aku ??? Hei, Kita tidak saling mengenal jadi tolong jangan ikutin Aku !!!! " cetus Yesline.


Perkataan Yesline membuat Rizky sedikit tersenyum.


" Wah .... Ternyata Kamu benar benar Wanita itu ....Sepertinya takdir memang mempertemukan Kita. "


" Takdir ???? Ngapin takdir mempertemukan Kita ???? Ngaur deh !!!! "


Rizky sedikit menghela nafasnya dan tersenyum. Matanya tidak lepas dari pandangannya untuk Yesline.


" Ada hubungan apa Kamu dengan Bang Al ??? " tanya Rizky langsung tanpa basa basi.


Yesline seketika gugup mendengar perkataan Rizky. Dia benar benar bingung harus jawab apa karena Dia takut akan salah jawab.


" Al ????? Siapa Al ???? Aku tidak mengenalnya !!!! " jawab Yesline bohong dengan pura pura tidak tau.


" Hahahah .... Kamu tidak cocok untuk berekting !!!! Tidak cocok untukmu. " " sindir Rizky.


" Sekarang lihat wajah tampanku. Kamu ingat kan Laki Laki yang masuk keruangan Bang Al saat Kamu memaki Abangku dengan mengatakan Dia Brengsek ???? "


Yesline langsung deg deg an dan sekarang Dia ingat bahwa Dia saat memaki Al waktu itu ada Seseorang yang masuk keruangannya. Dia baru mengingatnya.


" Oohh ... Dokter Al yang Kamu maksud ??? " kata Yesline dengan berpura pura.


" Aish ... Udah deh gak usah sok sok berekting segala. Ada hubungan Apa Kamu dengan Abang ???? "


Yesline gugup dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia bingung antara mau jawab atau tidak. Dia takut salah jawab dan malah membuat masalah untuk Al.


Tatapan Rizky benar benar tajam melihat Yesline membuat Yesline makin gugup dan tidak bisa berkata kata lagi.

__ADS_1


" Ngapain Kamu instrogasi Istri Saya ??? "


__ADS_2