Gairah Hot Sang Dokter

Gairah Hot Sang Dokter
Episode 52


__ADS_3

Gemerlap lampu diskotik diiringi lantunan lagu dan musik bergema disetiap sudut ruangan melenyapkan segala riuh yang ada disana. Seorang Pria lagi memegang gelas yang berisi minuman beralkohol tertawa kecil sembari menikmati lantunan musik.


Matanya sedikit menyorot saat Wanita berjalan menghampirinya menawarkan paket plus untuk satu malam.


" Enyalah !!!! " kata Rizky yang tidak tertarik sama tawaran Wanita itu.


Dia tidak ingin dipilih melainkan memilih. Rizky hanya bermain dengan Wanita yang Dia suka. Sekalipun harus mengeluarkan banyak uang hanya demi keinginannya.


Sebuah permainan sudah Dia atur sedemikian rupa didalam pikirannya dan Dia tidak ingin ada sedikit pun kesalahan.


Melihat minuman di gelasnya sudah habis, Rizky meminta kembali ke Pelayannya untuk menuangkan lagi untuknya. Malam ini ingin benar benar Dia habiskan dengan minum hingga seluruh tubuhnya penuh dengan alkohol. Tapi sangat sulit baginya karena Dia bukan pecandu minuman keras itu.


Matanya tertuju sama Gadis ABG, Dia bersiul sembari mendekati Wanita itu.


Tampaknya Dia menyukai Gadis itu dan tanpa ragu langsung menanyakan berapa harga yang harus Dia bayar.


" Hei, Aku menyukaimu. Katakan berapa banyak yang harus Aku bayar untuk bermalam denganmu ??? " tanyanya dengan sedikit keras dan tanpa malu.


Gadis itu hanya diam dan bersembunyi dibalik tubuh Seorang Pria karena takut sama Rizky. Dia hanya tertawa melihat sorot mata yang kini tertuju padanya.


" Hahahaha .... Berapa harga yang ingin Kalian tawarkan ??? Aku bayar !!! " kata Rizky kembali.


Namun kali ini sedikit berbeda, Rizky bertanya sama Pria yang seperti melindunginya, Dan ternyata malah menjualnya dengan harga tinggi.


" Silahkan tulis disini berapa pun yang Kamu mau. " kata Rizky sambil memberikan selembar cek.


" Terima kasih Tuan. Silahkan nikmati malam Anda. " jawab Pria itu dan langsung menyerahkan Gadis itu sama Rizky.


" Tunggu dulu..." Gadis itu mencoba bertahan.


" Ssshhh ... Di dunia ini yang berkuasa adalah uang. Jika Kamu tidak ingin bertemu dengan Pria seperti Kami maka jangan pernah datang kesini !!! " jawab Rizky memotong perkataan Gadis itu dan menempelkan jarinya di bibir Gadis itu.


Rizky memberikan nasihat kepada Gadis itu tapi dengan niat masih ingin memiliki tubuhnya malam ini.


Gadis itu meronta, enggan mau untuk ikut dengannya. Tawanya kembali terdengar cukup keras dan meminta seseorang untuk membawakan sebotol minuman yang paling keras tanpa sedikitpun rasa kasihan, Rizky memaksa Gadis itu untuk meneguk minuman itu dengan cepat.


" Minumlah yang banyak. Hahahah .... "


Setelah botol minuman itu kosong, Rizky membawa Gadis itu ke hotel. Disana Dia menikmati setiap lekukan dari tubuhnya. Bermain cinta dengan penuh rasa bahagia.


Seorang Pria bermuka tebal itulah sebutan Papa Al untuknya. Dia adalah Seorang sosok dengan topeng dan bermuka dua, sangat hebat dan pintar dalam bermuslihat.


Disiang harinya, Dia hanya berdiri di depan jendela menatap Gadis yang terbaring tanpa busana itu. Dia tertawa keras melihat tubuh Gadis itu karena Dia tidak peduli sedikitpun.


Setiap kali mengingat apa yang terjadi dimalam hari itu, Dia merasa sangat bahagia.


Ponselnya berdering, sedikit kaget dan heran Dia menerima panggilan dari Callista.


" Iya. Ada apa ??? Kapan ??? Hah ..... Merepotkan !!! Baiklah Saya akan segera kesana. "


Setelah menerima panggilan dari Callista, Rizky langsung bergegas pergi dari Hotel itu. Dia meninggalkan Gadis itu sendiri. Masih dengan tubuh yang hanya berbalut selimut.


" Huh .... Dia benar benar merepotkan.... "


Rizky tidak menutup pintu kamar hotel kembali saat Dia keluar, Bahkan sengaja membiarkannya terbuka lebar. Seolah olah Dia ingin supaya semuanya melihat indahnya tubuh Gadis yang sudah Dia renggut kesuciannya itu. Karena itu merupakan suatu hiburan tersendiri baginya.


Tidak lama kemudian, Seorang Wanita masuk kedalam kamar yang dibookung Rizky. Dia melihat bahwa Seorang Wanita tengah tidur pulas disana. Tidak ada yang tahu sebenarnya apa yang terjadi sama Wanita itu.


Disaat yang sama, Clinton menerima kabar yang cukup mengerikan. Dia mendapat laporan dari rekannya bahwa rekaman CCTV yang Dia lihat itu adalah palsu. Clinton langsung menelpon Orang suruhannya itu.


" Apa yang terjadi ??? Apa maksudmu, bahwa rekaman CCTV yang Aku lihat itu hanyalah rekayasa ??? " tanya Clinton.


Clinton sengaja langsung ke intinya saja karena Dia tidak mau basa basi dan jawaban yang Dia dapatkan begitu mengejutkannya.


" Iya Clin, Rekaman yang Kamu kirim itu hanya rekaman rekayasa atau palsu. Dan Aku sudah menemukan yang aslinya. Aku sudah kirim ke ponselmu, Sekarang bisa Kamu lihat langsung. " jawab Orang suruhannya itu.

__ADS_1


" Apa maksudmu, Berhentilah membuatku bingung. Langsung saja ke intinya. " cetus Clinton.


Clinton yang biasanya selalu tenang kali ini menjadi tidak sabaran. Dia benar benar penasaran dengan maksud rekannya itu.


" Daripada harus dijelaskan, sebaiknya Kamu langsung saja melihatnya. "


Clinton langsung memutar vidio itu diponselnya. Vidio rekaman CCTV sebelum Mama Yesline meninggal.


Clinton tidak lagi berbicara. Matanya tertuju ke monitor yang ada didepannya. Dengan cermat Dia memperhatikan setiap apa yang terjadi dalam waktu kurang lebih satu jam sebelum dan sesudah kepergian Mama Yesline.


Dia melihat seorang Pria keluar dari ruangan VVIP yang tidak jauh dari kamar Mama Yesline bersama dengan Orang itu. Hanya sedikit bagian telinga dan kepala yang terlihat.


Namun saat mencoba melihat rekaman CCTV lain yang beda arah sebelumnya ternyat rekaman itu dipotong kurang lebih 15 menitan tepat saat Mereka berdua membuka pintu.


Clinton merasa kenal dan sangat familiar dengan Pria itu tetapi Dia masih tidak yakin. Dia belum menemukan siapapun dan masih berpikir dengan Pria itu.


" Menurutku semua itu sudah direncanakan. Pelakunya tidak hanya Orang itu. Pasti ada banyak Orang dibelakangnya. Dan rekaman yang hilang itu bukan karena kameranya rusak tapi dihapus oleh Seseorang. Karena sangat tidak logika kameranya bisa rusak disaat yang bersamaaan dan itu hanya disekitar kamar VVIP menuju kamar Mama Yesline." kata Rekan Clinton karena merasa ada yang janggal.


" Dan Aku juga yakin bahwa Pria itu ada hubungannya dengan semua itu. Tapi ini hanya asumsiku saja Clin, Aku belum bisa membuktikan apakah asumsiku ini benar atau salah karena masih kurang bukti. " tambahnya.


Clinton masih diam dan masih memperhatikan layar monitor itu. Mencoba meningat dan menerka siapa sebenarnya Pria itu dan Dia masih belum bisa menemukan jawabannya.


" Lalu bagaimana dengan Cleaning Service itu ??? Apa Kamu sudah mencari info tentangnya ???? " tanya Clinton.


" Dia sudah meninggal karena kecelakaan !!! "


" Apa ????? " Clinton sangat terkejut mendengarnya.


*


*


*


*


Mereka masih membahas tentang harta Gunawan yang beralih ke Herlambang Kakeknya Callista. Mereka masih menginginkan harta itu balik ke Keluarga Mereka.


Namun secara tidak sengaja Al melihat gelagat aneh Papanya sehingga Dia mengikutinya secara diam diam. Al penasaran dan bertanya tanya apa yang sebenarnya Papanya lakukan karena tempat itu cukup asing baginya dan memilih untuk menunggu diluar serta mengawasinya.


Papanya dan Nicho yang sudah bertemu langsung membahas tentang Erwin berserta rencana licik Callista. Ada banyak yang mereka rencanakan. Mulai dari pemalsuan, Penculikan hingga pemerasan itulah yang disampaikan Nicho sama Om nya itu selama Dia mendekati Callista.


Diluar, Al masih sabar menunggunya untuk keluar. Namun terpaksa Dia harus pergi karena Clinton menelponnya dan menyuruhnya datang ketempat biasa.


" Halo Al, Bisa Kita ketemu sekarang ??? Penting !!!!! "


Belum sempat Al menjawab, Clinton sudah menutup panggilannya. Al pun langsung bergegas pergi walau sebenarnya Dia masih ingin melihat apa yang sebenarnya terjadi disana.


" Ada apa Clinton??? Kenapa Kamu .... " kata Al saat sampai di Apartemennya Clinton.


" Lihat ini !!!! " jawab Clinton menyela pertanyaan Al itu dan menunjukkan rekaman CCTV yang ada di ponselnya.


Dia langsung menunjukkan rekaman itu yang menunjukkan Pria tadi. Awalnya Al menganggapnya remeh dan mengira vidio itu tidak ada hubungannya sama sekali.


" Ada apa rekaman ini ???? bukannya ini berbeda dengan kamar Mama Yesline ??? " tanya Al penasaran sambil menghentikan vidio itu sejenak.


" Putar ulang lagi Al !! " jawab Clinton melihatnya.


Clinton membiarkan Al memutar dan melihat vidio itu berulang kali hingga Dia menemukan jawabannya sendiri.


Betapa terkejut dan bingungnya saat ada Orang lain keluar bersama dengan Orang yang membunuh Mama Yesline.


" Ada apa ini ??? Kenapa Mereka keluar bersama ??? Siapa Dia ??? Kelihatannya tidak asing, Tapi Dia membelakangi CCTV. Ada rekaman dari CCTV lain ???? " tanya Al yang sudah mulai penasaran.


" Rekaman CCTV ini diaraha berlawanan dengan CCTV itu. " jawab Clinton sambil menunjukkan rekaman CCTV lagi dari ponselnya.

__ADS_1


" Kenapa sama sekali tidak ada yang keluar dari ruangan itu ??? " tanya Al semakin bingung.


" Nah itu yang mau Aku cari tahu Al. Aku dapat kabar dari Orang yang Kita suruh bahwa rekaman CCTV yang kemarin Kita cek itu palsu dan Cleaning Service itu juga sudah meninggal karena kecelakaan. Gila gak ???? " kata Clinton.


" Haduh .... Aku merinding Al. Hidup Kamu sudah seperti yang fill film itu. Semua berujung kematian karena Harta !!!! Untung ajah Aku hidupnya lurus lurus ajah dan gak banyak musuh kayak Kamu. " kata Clinton mengoceh.


" Menurut Orang suruhan Kita, Pria yang di dalam vidio itu pasti tersangka utamanya. Dia sengaja membuat si Cleaning Service itu pelaku satu satunya makanya Dia memintanya untuk keluar dari RS dengan memberikan sejumlah uang. " kata Clinton.


" Aku curiga jangan jangan Dia orang yang penting di RS itu karena tidak mungkin Dia memiliki akses sejauh itu kalau bukan Orang penting. " tambah Clinton sambil mikir.


Disaat Mereka lagi sibuk membahas masalh itu, Tiba Tiba bel Apartemen Clinton bunyi. Clinton langsung membuka pintu dan betapa terkejutnya Dia bahwa yang datang itu Rizky.


" Ngapain Kamu kemari ??? Gak salah alamat kan ??? Lah bukannya Kamu di Singapura ???? " tanya Clinton melihat Rizky dengan sangat heran.


" Santai dulu Bang. Ada urusan sedikit di Jakarta. Yrus gak sengaja tadi Aku lihat mobil Bang Al makanya Aku ikutin. Hehehehe .... Aku gak disuruh masuk nih ???? " jawab Rizky sambil senyum.


" Masuk !!! " cetus Clinton jetuk.


" Ngapain Kamu disini ??? " cetus Al yang kaget melihatnya.


" Aish .... Pada posesif bangat sih sama Aku ??? Aku ngikutin Kamu tadi dari lampu merah. "


" Kebiasaan !!!! " cetus Al melihat Rizky yang selalu kepo.


Clinton tidak langsung percaya dengan perkataan Rizky itu. Dia menatapnya dengan penuh rasa penasaran dan berusaha menebak nebak apa yang sebenarnya diinginkan Rizky.


" Hei, Siapa itu ??? " tanya Rizky tiba tiba dengan mata yang memerah karena melihat CCTV yang sesnag dilihat Al.


" Hhmm .... Kenapa CCTV ini seperti ada potongan ??? " tanya Rizky penasaran sambil melihat yang lain.


Al dan Clinton penasaran saat Rizky menunjukkan wajah aneh saat melihat CCTV jtu.


" Maksud Kamu apa ??? " tanya Clinton.


" Eh??? Apa ??? Kenapa pada melihatku seperti itu ??? " Rizky balik bertanya.


Mereka semakin bingung karena pernyataannya dan Rizky kembali menunjukkan wajah yang lugu dan penurutnya itu.


" Apa maksud Kamu ??? Dan ini rekaman dari RS kamu yang Kamu tunjukin ke Kita itu palsu !!! " cetus Clinton dengan sesikit menyelidiki dan sedikit marah.


" Bro .... tenang.... Sejauh ini Dia sudah membantu Kita. " jawab Al menenangkan Clinton.


" Rizky, Coba jelaskan kenapa Kamu kaget saat melihat rekaman ini ???? " tanya Al yang ikut curiga juga.


" Iya jelas kaget Bang.... Itu kan Pembunuh Mama Yesline. Dan yang satunya siapa Dia,Bang ??? " tanya Rizky kembali.


" Aku sendiri tidak tahu. Tapi itu seperti tidak asing bagiku dan Clinton. "


" Bagaiman rekaman ini bisa tidak lengkap ??? " tanya Clinton kembali saat menunjukkan rekaman yang Mereka dapat dari RS.


" Oh ... Itu ada pembaruan beberapa CCTV jadi rekamannya mungkin ada di CCTV sebelumnya. " jawab Rizky.


Entah kenapa ada yang aneh dalam keterangan Rizky itu. Rizky pasti ada sesuatilu yang dia tutup tutupi. Clinton memikirkan itu dari tadi saat Rizky menjawabnya dengan sedikit tidak masuk diakal.


" Untuk saat ini tidak ada jalan lain. Rizky tolong carikan CCTV lainnya. " kata Al.


" Semoga Kamu tidak menghianati Saya Riz, Karena Aku sangat benci dengan penghianat !!!! " gumam Al.


Semua teka teki misteri itu mulai terkumpul dan Al sudah bisa menebak apa yang sebenarnya terjadi sama Mama Yesline itu.


Tentang kematiannya yan tidak wajar, Tentang pertemuan Papanya dengan Nicho dan perpisahannya dengan Callista.


Al dengan cermat mulai mengumpulkan satu persatu antara penghianatan dan kepercayaan. Antara Cinta dan Harta, Semuanya semakin jelas antara fakta dan kepalsuan semata.


Al menatap langit langit Apartemen Clinton dan berharap mendapat ketenangan dan bisa segera menyelesaikan semua masalahnya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2