
" Selamat malam semuanya ... " sapa Rizky yang baru saja tiba.
Rizky mendapat kabar bahwa Papanya masuk RS pagi tadi, Namun karena Rizky ada meeting pagi itu dan tidak boleh ditunda makanya Dia menunda kepulangannya ke Indo setelah meetingnya selesai.
" Rizky ... ? Kamu baru sampai ??? " tanya Mama Al.
" Iya Tante. Tadi kelarin pekerjaan dulu. " jawab Rizky.
" Jangan terlalu mementingkan pekerjaan. Luangkan waktu juga untuk Keluarga. " kata Tantenya itu memberi nasihat dan sengaja menyindir Al dan Suaminya.
" Iya Tante, Hehehe ... "
" Papa gimana Ma ??? " tanya Rizky sama Mamanya.
" Papa udah sadar. Cuma lagi tidur. Jangan dibangunin iya .... Nanti ajah kalau udah bangun baru ngobrol iya, Kasihan Papanya. " jawab Mamanya.
" iya Ma. "
" Bang, kondisi Papa udah ada kemajuan kan ??? " tanya Rizky sama Al.
" Sejauh ini udah ada, Tapi Kita harus menunggu dan melihat dua hari kedepan. " jawab Al.
" Makasih iya Bang udah tanganin Papa. " jawab Rizky.
" Itu udah tugas Seorang Dokter. " jawab Al tanpa basa basi.
" Oh iya Riz, Om tidak lihat Nicho, Kamu tidak menelpon Nicho, Abang Kamu ??? " tanya Papa Al.
" Aku udah ngabarin Dia Om. Tapi Aku tidak tau, Dia masih ingat punya Papa atau gak !!! " jawab Rizky sedikit tidak peduli.
" Riz .... !!!! " hardik Mamanya.
Rizky diam, menatap Mamanya dan seakan memberi tahu bahwa Dia tidak suka dengan sikap Mamanya itu.
" Sudah sudah ..... Jangan dibahas lagi. Kalau begitu Om sama Tante pamit dulu iya. Jam kunjung Pasien sudah habis. " jawab Papa Al.
" OM, Ini kan RS nya Om. gak apa apa kali tidak mengikuti aturan dan dikecualikan sama Om. " kata Rizky.
" Aturan dibuat untuk ditaati, Jika Aku yang membuat aturan dan tidak mentaati bagaimana yang lain bisa mantaatinya juga ??? " kata Omnya itu sedikit tegas sama rizky.
" Iya Om. Hehehe ... " jawab Rizky.
" Bagaimana bisa Seoranng Pemimpin Perusahaan tidak mentaati Peraturan ??? Om jadi meragukan Kepemimpinanmu !!! Ma ayok Kita pulang ... " kata Papa Al.
" Iya iya Pa. Kita pulang dulu iya .... " kata Mamanya Al pamit.
" Iya Mba. hati hati iya .... " jawab Mama Rizky.
__ADS_1
" Rizky, Tante pulang dulu iya, Maafkan Om mu .... " bisik Mama Al sama Rizky dan dibaas dengan senyuman Rizky dan menganggukkan kepalanya.
" Al, ingat akhir pekan kerumah sama Callista !!! " tatap Mamanya itu.
" HHHMMMM .... " Al hanya berdehem.
Setelah Orang Tuanya pulang, Al [un ijin untuk kembali keruangannya, Namun buka Rizky namanya jika tidak mengikuti Al kemanapun Dia pergi.
Al hanya pasrah saat Adiknya itu mengikutinya ke ruangannya.
" Numpang Istirahat iya Bang ... AKu capek bangat hari ini. " kata Rizky.
" Terserah Kamu!! " jawab Al kesal. Karena dengan adanya Rizky, Dia akan sulit untuk menelpon Yesline apalagi bermesraan di depannya.
Malam ini Yelsine berada di RS. Dia sudah minta ijin pada Clinton untuk tidur di RS dan menemani Mamanya. Tapi Hans malah ikut tidur di RS dnegan alasan, Takut terjadi sesuatu dengan Yesline dan Tidak ingin Dirinya disalahkan Al karena tidak becus menjaga Istrinya itu.
" Mas !!! AKu heran deh sama Kamu !! Kamu gak ada kerjaan iya ??? " tanya Yesline dengan sifatnya yang sangat cetus kalau memang tidak menyukai Orang itu.
" Sembarangan ajah Kamu !!! Aku ini Seorang CEO loh !!! " cetus Clinton.
" CEO ??? Aku gak percaya !! Kalau Kamu CEO, Kenapa Kamu mau ajah disuruh oleh Al ??? Bukannya kerjaan Seorang CEO itu banyak ??!! " gertak Yesline menatapnya kesal.
" Hei, Aku ini Bos. Jadi kerjaanku tinggal nyuruh Anak buahku saja yang mengerjakannya. Buat apa kau bayar Mereka kalau harus Aku juga yang kerja ??? " cetus Clinton dengan berlagak sombong.
" Ckckc .... Kamu menyuruh Anak buahmu, Kamu Seorang Bos tapi Kamu malah disuruh balik sama Al ??? Apa jangan jangan Mas AL itu Bos Kamu ??? "
" Aish ,,,,, Hadeh !!!! Suka ngaco deh Kamu. Kayaknya besok Kamu harus cek kesehatan Kamu deh, Mumpung Kita masih disini. RS ini bagus loh !!!! " kata Clinton menggelengkan kepalanya melihat Yelsine.
Clinton mengerutkan keningnya. " Alasan yang tidak masuk diakal itu menurutmu seperti apa ??? " tanya Clinton balik.
" Kamu anak buah Mas Al atau ..... " kata Yesline sambil melihat dari ujung kaki sampai ujung kepala Clinton dan menghnetikan jawabannya sehingga membuat Clinton penasaran.
" Atau apa ???? Hah ??? Atau apa ??? " bentak Clinton mendekati Yesline.
" Atau Kamu menyukaiku ???? " lanjut Yesline dnegan pede.
" Hahahaha ....Kamu tidak masuk diakal. "
" Benarkah ??? Lalu alasan Kamu apa ??? "
" Aku dan Al sudah saling mengenal akan hal apapun itu dan Dia lebih mempercayaiku dibanding Orang lain mauapun Anak Buahnya. " jawab Clinton.
" Mengenal semuanya ??? Jangan bilang Kalian gay ???? " cetus Yesline mengerutkan keningnya.
" APAAA ??? Kamu gila ??? Kamu suka ngaco deh. Coba pikir kalau Aku dan Al Gay, Mana mungkin Dia bisa membuka segel Kamu !!!! " cetus Clinton.
" Iya juga sih .... Berarti Kamu salah satu anak buah nya Al ??? "
__ADS_1
" Terserah Kamu Yes.... Terserah Kamu !!!! " cetus Clinton.
" Oke. Kalau begitu, Aku menganggapmu anak buahnya Mas Al. " kata Yesline dengan sedikit sombong.
" Terserah !!!!! " cetus Clinton dan merebahkan tubuhnya disofa.
" Baiklah. Kamu kan Anak buahnya suamiku, Jadi Kamu harus menghormatiku. Sekarang minggir, Itu sofa khusus buat Aku tidur !!!! Anak buah seharusnya tidur di depan atau diluar !!! '' cetus Yesline.
" HHHAAAH ???? " Clinton melongo melihat kelakuan Yesline dan menggelengkan kepalanya mendengar ucapan Yesline yang tidak jelas.
" Sepertinya, AKu memang tertipu sama Kamu !!! Di club Kamu terlihat Manis dan Penurut, Tapi nyatanya ???? " cetus Clinton yang masih kesal melihat sifatnya Yesline.
" Aku tidak menipu siapapun !!! Aku hanya bekerja dengan totalitas !!! Pekerjaan mewajibkanku utnuk melayani tamu dengan baik !!! " sahut Yesline.
Clinton bengkit dari sofa dan berniat untuk keluar dari kamar, Namun baru mau membuka pintu kamar, Yesline memanggilnya dan membuatnya menoleh.
" Mas, Clinton ??? " panggilnya.
" Kenapa ???? Apa lagi ???? " bentak Clinton.
" Galak bangat ..... " protes Yesline.
" Kenapa ???? "
" Kamu tidur di apartemen ajah, sayang udah Kamu bayar tapi gak ada yang disana. " kata Yesline.
" uang - uangku. Kenapa Kamu yang repot ???? " cibir Clinton.
" Iya dong !!!! Kan sumber penghasilanmu dari Suamiku. Sama ajah Kamu buang buang uang Suamiku. " sindir Yesline.
" Astafirullahalazimmm, Terserah Kamu deh terserah !!!! " dan langsung keluar dari kamar itu.
" Harus banyak banyak bersabar dah kalau di dekat Dia !! " gerutu Clinton.
Clinton pun kembali ke Apartemen dan mendengar perkataan Yesline tadi. Awalnya juga Dia tidak ingin tidur di RS karena merasa tidak nyaman. Namun Dia mengingat pesan Al untuk tidak meninggalkan Yesline sendiri.
Tapi berhubung karena Yesline yang begitu menyebalkan, Akhirnya Dia tidur di Apartemen sesuai yang dibilang Yesline.
Setelah kepergian Clinton, Yesline merebahkan tubuhnya di soda dengan pelan. Dia pun sembari membuka ponselnya dan tidak ada pesan masuk dari Al.
Yesline pun langsung gercep mengirim pesan untuk Suaminya itu.
" Mas, Kamu lagi apa ??? Udah makan belum ??? Jangan lupa makan iya .... kalau udah gak sibuk, Telepon Aku iya .... "
Yesline juga selfi fan mengirim fotonya itu untuk Al. Yseline juga mencoba untuk membuka hatinya untuk Al apalagi setelah Dia tau bahwa Nicho dan Callista berselingkuh sehingga Yesline berpikir untuk meminta Al menceraikannya.
" Tapi Mas Al pernah bilang bahwa belum bisa menceraikan Callista. Berarti Mas Al ada niat untuk menceraikannya dong ??? Atau jangan jangan Mas Al sudah tahu bahwa Mereka berselingkuh ???? " gumam Yesline.
__ADS_1
Saat Yesline masih memikirkan itu, Ponselnya tiba tiba bunyi dan Dia langsung mengangkat panggilan masuk itu.
" Halo, Yesline .... Apa kabar ???? "