
***
Ailee terdiam mendengar ucapan Kalingga. Maksudnya pria ini mengajaknya untik berhubungan intim? Yang benar saja. Mereka masih SMA! Tapi tadi Kalingga bilang suatu saat nanti. Kenapa Ailee jadi berpikiran mereka berjodoh? Tapi belum tentu juga. Takdir tidak ada yang tahu. Siapa tahu Ailee berjodoh dengan mas terang dari Thailand. Lumayan untuk memperbaiki keturunan, tapi sayangnya mas terang berbeda keyakinan dengan Ailee. Ditambah juga milik mas terang tidak di sunat. Hmm.
Ailee menggulingkan tubuhnya diatas kasur. Satu jam yang lalu Kalingga sudah pulang dari rumahnya. Karena tante Ashel menelepon Ailee jika Kalingga harus minum obat, pun dengan Ailee. Ada perasaan senang sekaligus tidak senang juga. Senang karena Kalingga mengunjunginya setelah ia tampar, tidak senang karena pria itu sangat mesum. Bagaimana bisa Ailee tidak tidur malam ini, ia terbayang bayang video tadi. Kalingga sialan!!
Ailee juga gadis yang normal. Dia tidak sepolos yang kalian atau Kalingga kira. Dia juga memiliki nafsu, ditambah nafsu seorang wanita kan lebih besar dibandingkan dengan nafsu seorang pria. Bedanya wanita masih bisa mengontrolnya.
Tiba tiba ponsel Ailee berbunyi. Muncul notifikasi video dari Kalingga.
"Video apaan nih?" Tanya Ailee. Gadis itu membuka room chatnya dengan Kalingga. Ailee pun melihat cover video itu.
"GILA!! DASAR MESUMMM," teriak Ailee menggunakan pesan suara dan mengirimkannya pada Kalingga.
Bagaimana tidak berteriak, video itu adalah video plus plus sama seperti tadi. Bedanya video itu hanya berdurasi beberapa menit sepertinya itu potongan adegan dewasanya saja.
"KALINGGA SETAN!! NGAPAIN NGIRIM GINIAN. KIRIM TUH BUKTI TRANSFER UANG KE REKENING AILEE. BUKAN BOK*P," teriak Ailee kesal. Untung saja dia tidak membukanya dan ponselnya tidak mendownload secara langsung. Bayangkan saja jika langsung, pastinya video panas itu akan tersimpan di galerinya.
Ailee mengacak acak rambutnya frustasi. Tiba tiba muncul lagi notifikasi.
Mr. Ling๐๐
"Buat edukasi. Di tonton, besok praktek."
"Bajing*n! Bangs*t! Biad*b. Argh, pusing gue," teriak Ailee tidak jelas. Bahkan umpatan umpatan keluar dari dalam mulutnya. Kalingga benar benar gila, apa harus memberikan hal seperti itu? Jika saja Ailee membocorkan ini sudah pasti citra baik seorang Kalingga sudah tidak ada.
Ailee menghembuskan nafas kasarnya. Ia tidur terngkurap. Bersama Kalingga benar benar sangat menguras emosinya. Pria gila itu benar benar tidak tahu malu. Mengajarkan Ailee seolah dia tidak mengerti apa apa. Padahal Ailee tahu seperti apa, hanya saja dia lebih memilih diam dan memendamnya dari pada banyak omong.
Lambat laun, Ailee memejamkan matanya lalu tertidur. Ia baru selesai makan dan minum obat. Wajar saja jika dia akan terlelap.
__ADS_1
Sementara itu di sebrang rumah Ailee, Kalingga terkikik geli melihat balasan dari Ailee. Bukan pesan suara seperti tadi, melainkan sebuah ketikan
Kurcaci gue๐
"DURHAJAM!!! TUNGGU BALASAN AILEE๐ช,"
Seperti itulah kira kira balasan pesan dari Ailee. Bahkan wanita itu memberikan emoticon pisau seolah ingin menusuknya.
"Dasar cewek, so soan gak mau padahal pasti dilihat video dari gue. Gue jamin," ucap Kalingga terkekeh.
"Kenapa senyum senyum? Ailee ya?" Tebak Ashel. Wanita itu membawa senampan nasi dan segelas air juga benerapa butir obat untuk anaknya.
"Bukan mi," ucap Ling.
"Apa iya?" Tanya Ashel memastikan.
"Iya mami," ucap Kalingga. Pemuda itu menerima piring berisi makanan untuknya. Kalingga tidak manja, pria itu akan makan sendiri sesakit apapun dia. Dia tidak mau merepotkan maminya. Berbeda jika ada Ailee.
"Numpang tidur mi," ucap Ling.
"Di sofa?" Tanya Ashel.
"Kasur. Soalnya kasur dia empuk, nyaman juga. Minusnya banyak boneka kepala kambing," ucap Ling.
Ashel terkekeh, "Namanya juga cewek. Adik kamu juga gitu. Beneran cuma numpang tidur?" Tanya Ashel memastikan.
"Iya mi," ucap Kalingga. Padahal aslinya dia tidak tidur, melainkan menyosor terus menerus pada Ailee. Kalingga sengaja bungkam, dari pada di ceramahi mending diam saja.
"Ya udah, habisin makanannya. Nanti tidur teratur, besok gak usah sekolah dulu," ucap Ashel. Kalingga hanya mengangguk sekilas.
__ADS_1
***
Ailee mengerjapkan matanya saat mendapatkan usapan lembut di pipinya. Perlahan dia membuka matanya. Terkejut sampai terduduk saat melihat orang yang mengelusnya. Dia Kalingga.
"Kenapa kamu kesini lagi? Ini udah malam," ucap Ailee.
"Miss you," ucapnya.
"Ha?" Ailee ngebug seketika mendengar ucapan Lingga. Maksudnya apa?
"Udah ah, pulang sana. Udah malem, gak baik juga cowok ke kamar cewek malem malem," ucap Ailee mengusir Kalingga. Namun bukannya pergi, Kalingga justru menyimpan kedua tangannya diantara sisi kiri dan kanan pinggang Ailee dan memajukan tubuhnya. Ailee otomatis langsung mundur, sampai dia tertidur lagi. Tiba tiba Kalingga mencium bibirnya. Sangat lembut dan terkesan sangat manis. Ailee tidak pernah bisa menolaknya ketika Kalingga bersikap manis seperti ini.
"Mmm," gumam Ailee saat ciuman Kalingga berubah menjadi semakin menuntut. Anehnya Ailee tidak mendorong atau melawan. Ia justru menerimanya. Bahkan sampai ciuman pria itu beralih ke lehernya, Ailee tetap diam menikmati. Seolah olah dia memang menginginkannya.
"Ingin lebih?" Bisik Ling pada telinga Ailee sekaligus mengecupnya basah. Tentu saja hal itu membuat Ailee semakin kalang kabut. Telinga merupakan salah satu titik sensitifnya.
"Ling-gh," ucap Ailee tertahan.
"Diam berarti ya," ucap Kalingga. Pria itu pun mulai melepaskan kancing kemeja Ailee beserta dengan br* milik Ailee. Br* yang dipakai punya pengait di bagian depan, tentu saja Kalingga dengan mudah membukanya.
Pemandangan indah yang akan Kalingga kenang seumur hidupnya. Dua bongkahan kenyal dengan ujung meruncing seolah menantangnya untuk segera memasukannya ke dalam mulut Kalingga. Sebelum mengul*mnya, Kalingga lebih dulu membelai juga merem*snya pelan. Menciptakan sensasi yang mampu membuat tubuh Ailee panas dingin. Setelah mendengar desah*n dari bibir Ailee, tanpa basa basi lagi Lingga langsung melahap squishy Ailee.
"Argh, L-ling-gh," des*h Ailee tertahan saat miliknya dihis*p kuat oleh Kalingga. Belum lagi sebelah squishynya juga di rem*s secara berturut turut.
Kenapa Ailee tidak melawan?! Kenapa dia malah menikmatinya?! Tolonglah kerja samanya. Masa depannya bisa hancur jika dia terus menikmati sentuhan sentuhan pria ini yang sangat memabukan. Sementara Kalingga dengan gemas terus menerus bergantian mengul*m squishy milik Ailee. Rambutnya sudah tidak serapi tadi, karena Ailee terus menarik pelan rambutnya seperti menyalurkan apa yang ia rasakan.
Tangan Kalingga tidak lagi bermain di area squishy, melainkan turun ke bagain bawah dimana milik Ailee berada. Ailee menggigit bibir bawahnya untuk menahan desah*nnya yang akan lolos saat miliknya ditekan dengan tangan besar itu.
Kalingga menaikan kepalanya dan menatap wajah Ailee yang sudah dirundung nafsu. "Tidak ada jalan untuk berhenti Ailee Fox."
__ADS_1
Tbc.
HAREUNDANG๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐