Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
158. Toserba


__ADS_3

***


Sesuai dengan apa yang dibicarakan oleh Kalingga di jam istirahat pertama tadi, sepulang sekolah pria itu langsung membawa Ailee pergi ke apartementnya. Tadinya Briella ingin ikut, namun Kalingga menolaknya. Untungnya Kairav mengerti dan langsung membawa adik perempuan mereka pulang. Tadi Kairav bilang, jika Briella ikut maka dia akan jadi nyamuk. Briella paling malas jika tidak dianggap padahal dia ada disana. Jadi ya sudah dia membiarkan kakaknya membawa Ailee, dengan catatan jika Ailee harus baik baik saja.


Iya, Briella bukan mencemaskan Kalingga yang notabenenya sebagai kakaknya. Ia malah lebih mencemaskan Ailee sebagai sahabatnya. Karena bagaimana pun dia tahu seagresif apa kakaknya itu pada Ailee. Briella hanya takut kakaknya itu khilaf dan melakukan kebodohan yang akan menghancurkan masa depan mereka berdua. Briella sangat peduli pada keduanya. Sebab Kalingga adalah kakak kandungnya sementara Ailee adalah sahabatnya. Ditambah dia juga memiliki hutang nyawa pada Ailee.


Ailee sendiri juga meminta Briella ikut, namun Kalingga menolaknya keras. Pria itu bahkan langsung memintanya menunggu di motor, sementara dia kembalinpada Briella untuk mengatakan sesuatu. Entah apa itu, Ailee tidak tahu. Jarak mereka cukup jauh saat itu.


"Mau beli jadi apa masak sendiri?" Tanya Kalingga.


"Sebenarnya tujuan kamu bawa Ailee ke apart apa?" Tanya Ailee. Mereka berdua saat ini sedang dalam perjalanan pulang menuju ke apartement Kalingga.


"Gak ada maksud apa apa, cuma mau sama lo aja hari ini dan seterusnya. Sekalian juga gue minta diajarin, besok pelajaran Biologi," ucap Kalingga.


Ailee mengernyit, apa yang diperlu diajarkan olehnya pada Kalingga? Kenapa Ailee jadi berpikiran negatif. Terlebih pria ini memintanya untuk mengajari pelajaran Biologi. Setahu Ailee Kalingga paling pintar pelajaran Biologi.


"Kenapa? Kamu kan udah pinter," ucap Ailee.


"Ada deh. Kita beli snack dulu sekalian apa yang mau lo buat, gue ikut aja. Apapun yang lo masak gue makan, asal jangan dicampur racun apapun. Soalnya gue masih mau hidup," ucap Kalingga.


"Ailee gak sejahat itu Ling. Apa iya Ailee racunin kamu, atas dasar apa coba. Kan Ailee sayang sama kamu," ucap Ailee.


Kalingga tidak menjawab ucapan Ailee. Pria itu memilih diam dam fokus pada jalanan. Mereka akan berhenti dulu di sebuah toko serba ada. Mereka akan membeli beberapa bahan makanan untuk mereka makan.

__ADS_1


Ailee turun dari atas motor besar Kalingga dengan bantuan tangan pria itu. Baru Kalingga juga ikut turun setelah Ailee turun. Mereka berdua berjalan masuk ke dalam toko serba ada tersebut. Kalingga memilih toserba yang menjual barang barang import. Karena Kalingga tahu Ailee sangat menyukai makanan Indonesia.


Gadis itu tidak lahir disana, namun dia memiliki garis keturunan orang Indonesia. Wajahnya sedikit terlihat seperti orang Tionghoa, namun lebih kental ke barat. Mungkin gen dari papanya lebih kuat, sebab om Alex asli dan keturunan dari orang Jerman dan Inggris.


Kalingga menarik keranjang belanjaan yang ada di dekat kasir dan membawanya. Sebelah tangannya sendiri sejak tadi ditarik oleh Ailee. Gadis itu menuju ke rak yang berisi banyak cemilan. Ailee mengambil cemilan kesukaannya juga kesukaan Kalingga. Cemilan snack favorit mereka sama. Jadi Ailee tidak perlu memilih lagi. Selesai dari snack, Ailee menarik Kalingga ke rak berisi mie instant.


"Jangan mie, gak sehat," ucap Kalingga.


"Kalo di konsumsi setiap hari ya iya gak sehat mas Ling," ucap Ailee. Gadis itu tetap memasukan mie instan buldak cheese ke dalam keranjang sebanyak dua. Tidak lupa juga dengan telur omega dan keju mozza. Ailee juga mengambil toppoki dan corndog yang sudah jadi. Dia tinggal memanaskannya nanti di microwave.


"Wine gimana? Gak sekalian?" Tanya Kalingga tepat saat mereka melewati rak berisi minuman alkohol.


"Ailee gak mau dan Ailee gak suka cowok Ailee minum minuman itu. Mending minum susu aja," ucap Ailee sembari memasukan dua belas pieces susu kotak rasa vanilla ke dalam keranjang. Untungnya keranjang itu besar dan bisa ditarik, jadi tidak perlu merasa berat saat membawa barang belanjaan.


Plakk..


"Sembarangan mulutnya. Insaf," ucap Ailee. Kalingga terkekeh pelan dan kembali mengikuti Ailee yang terus memasukan snack ke dalam keranjang belanjaan mereka. Kalingga sama sekali tidak melarang Ailee untuk mengambil jajanan yang dia inginkan, karena kartu debit Kalingga masih mampu membayarnya. Bahkan jika mereka menikah muda pun, Kalingga tetap sanggup menghidupi Ailee. Nilai kartu debit Kalingga sangat banyak jumlahnya.


"Mami bilang, kalo nanti gue udah punya istri, gue harus sering mijat bagian dadanya," ucap Kalingga.


"Biar apa coba kayak gitu," ucap Ailee. Entah kenapa hanya dengan membayangkannya saja sudah cukup membuat Ailee ngeri ngeri sedep. Bagaimana tidak, tersenggol oleh tangannya sedikit saja, rasanya benar benar luar biasa sakit.


"Ya biar asinya lancar. Harus sering juga di his*p sama di gigit ujungnya. Biar nanti kalo udah punya anak, anaknya gak kesusahan buat ngul*m put*ng maminya," ucap Kalingga.

__ADS_1


"S-ser-rius tante Ashel yang ngomong kayak gitu?" Tanya Ailee tidak percaya.


"Serius lah, mami kasih tahu itu juga buat edukasi. Ya gue terima aja sebagai pelajaran biar nanti gue bisa kayak gitu ke lo," ucap Kalingga.


"Sayang, udah ya mesumnya. Edukasi dari tante Ashel boleh kamu ingat dan kamu lakukan, tapi nanti. Ailee ngeri dengernya kalo kamu udah bahas hal vulgar yang sangat sensitif seperti itu," ucap Ailee.


Gadis mana yang tidak takut mendengar hal seperti itu? Mungkin iya ada beberapa gadis yang nakal, tapi Ailee tidak nakal. Jelas saja jika dia takut dengan hanya mendengar edukasi tersebut. Itu memang ilmu, tapi itu sangat vulgar sekali. Ailee bahkan tidak percaya jika tante Ashel yang mengatakan hal demikian pada Kalingga atau pun pada Kairav dan Briella.


Tante Ashel tipe sweet mother yang sangat Ailew kagumi. Tentu saja dia tidak terlalu percaya jika tidak mendengarnya langsung.


"Udah ini aja?" Tanya Kalingga.


"Udah kayaknya yang, keranjang aja udah mau penuh banget itu. Emang mau nambah apa lagi?" Tanya Ailee.


"Es krim?" Tanya Kalingga.


"Lah iya, lupa. Ayo ke freezer," ucap Ailee. Gadis itu dengan bahagianya menarik Kalingga. Dan saat di depan freezer, Ailee langsung membukanya dan mengambil es krim vanilla dan beberapa es krim mix vanilla, coklat dan stroberi. Tak tanggung tanggung, Ailee bahkan mengambil lima kotak ukuran besar.


"Kalap?" Tanya Kalingga.


"Kurang sih, soalnya angka uang kamu gak akan berkurang dengan jajanan segini banyaknya," ucap Ailee. Kalingga terkekeh pelan mendengarnya. Keduanya sangat asik berbelanja, sampai tiba tiba ada seorang wanita yang memanggil nama Kalingga.


"Loh, Kalingga."

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2