
ramaikan🤳
***
Bahagia tentu saja saat pulang dari luar dan sampai ke rumah lalu disambut dengan keberadaan kedua orang tua. Namun bukan seperti ini yang Ailee mau.
Jelas saja ia senang karena kedua orang tuanya sudah kembali dari Indonesia lebih cepat dari yang di jadwalkan oleh mereka sebelumnya. Namun saat Ailee pulang, bukannga oleh oleh yang ia dapat justru malah ceramah dadakan dari papinya. Terhitung sudah satu jam lamanya Ailee dan papinya berada di ruang tamu beserta mamanya. Namun sang mama hanya diam seolah menyetujui ucapan papinya.
Ailee sebagai anak yang baik hanya diam saja mendengarkan ceramahan papinya itu. Meskipun sebenarnya ia ingin segera tidur. Namun apalah daya, jika ia minggat begitu saja dari sesi ceramah ini yang ada papinya akan semakin memarahinya.
"Mas, udah dong ngasih tahu anaknya. Gak lihat muka anak kamu itu udah bosen kayaknya. Lagian biarin dia tidur jam segini. Biasanya kan anak kita kurang tidur terus," ucap Cya.
"Tapi ma, Ailee gak bisa digituin dong sama anak itu. Papi gak terima! Pokoknya anak itu harus menerima akibatnya. Papi akan hancurkan bisnis keluarganya karena sudah berani mengganggu putri kita," ucap Alex.
Ya ampu papi Alex, ternyata diamnya beberapa waktu yang lalu sampai terus menyindirnya soal kasih sayang dan waktu benar benar ampuh. Biasanya papi Alex akan terus beralibi untuk pulang mengunjunginya. Mereka lebih senang tidur di hotel dekat perusahaan ketimbang rumah sendiri dulu. Makanya Ailee sering kesepian.
"Papi kayak gini karena mau perbaiki semuanya dari awal sayang. Papi tahu selama ini kamu selalu melakukan hal yang menarik perhatian kami, tapi kami selalu acuh dan lebih mementingkan pekerjaan. Tapi setelah melihat kedekatan kamu dengan tuan Kavin dan istrinya buat papi cemburu. Seolah olah papi tidak tahu apa apa tentang kamu, berbeda dengan mereka berdua.
"Ya jelas mereka tahu segalanya lah pi, orang apa apa aku dibantuin mereka. Bahkan sering dikasih makan juga. Belum lagi kebaikan mereka itu udah kayak orang tua sendiri, untungnya si kembar enggak masalah soal itu," ucap Ailee.
Cya mengelus elus tangan suaminya. Anaknya ini memang sedikit tidak peka. Sudah tahu papinya cemburu karena anaknya lebih dekat dengan orang lain. Tapi ini juga salahnya, sibuk bekerja sampai lupa waktu bersama anak sendiri.
__ADS_1
"Pokoknya papi mau bikin anak itu dapet pelajaran biar dia enggak ganggu kamu lagi. Udah dia yang salah dia yang repot. Masuk kamar sana," ucap Alex.
"Idih, ngusir," ucap Ailee. Gadis itu pun pergi dari sana menuju ke kamarnya. Hampir lupa, tadi ia mendapat pesan dari Briella namun belum ia baca. Ailee pun membuka ponselnya lagi dan melihat isi room chatnya dengan Briella. Foto?
"Ya allah cakep banget husbu gue. Ling, cepet kaya raya ya? Nanti Ailee siap jadi istri kamu," gumamnya. Foto yang dikirimkan Briella padanya adalah foto Kalingga ketika tertidur. Sedang tidur saja sudah setampan itu. Benar adanya ternyata, orang akan bertambah tampan ketika sedang tertidur.
Ailee membuka pintu kamarnya dan masuk. Tiba tiba atensinya teralih pada sebuah amplop berukuran besar. Disana ada tiga amplop. Amplop itu Ailee dapatkan kemarin dari kepala sekolah di sekolahnya.
"Bingung kan gue, mana bergengsi semua lagi," gumamnya saat melihat tulisan di depan amplop itu.
"Ling pasti kuliah di universitas ini. Apa gue disini aja ya?" Tanya Ailee pada diri sendiri.
"Apalagi hubungan gue sama Ling udah membaik akhir akhir ini. Kalo kuliahnya di satu univ yang sama kan bisa tuh gue deketin lagi terus jadian. Gila! Gue sampe banting harga diri buat dia tapi dianya susah banget buat luluh," ucap Ailee tak habis pikir. Netranya menatap ke arah foto seorang anak kecil berumur tujuh tahun. Dia adalah Kalingga.
"Hts... jaya, jaya, jaya."
***
Pagi hari menyapa. Namun rasanya pagi ini berbeda dengan pagi biasanya karena Ailee diantar ke sekolah oleh papinya. Suatu pencapaian yang sangat bagus akhir akhir ini. Apa mungkin papi dan maminya mulai sadar jika yang Ailee butuhkan adalah kasih sayang dan bukan uang? Yah semoga saja mereka benar benar berubah saat ini. Tidak hanya sementara namun untuk selamanya.
Pagi tadi juga, mamanya memasakan nasi goreng untuknya. Padahal Cya sudah lama tidak melakukan hal itu untuk Ailee. Entah kenapa Ailee merasa aneh sekaligus takut dengan perubahan kedua orang tuanya ini.
__ADS_1
Ailee bukan tidak mau diperlakukan seperti ini oleh kedua orang tuanya. Ia mau, tapi entah kenapa dia merasa takut. Takut karena jika suatu hari nanti, kedua orang tuanya mementingkan bisnisnya lagi dan melupakannya lagi sehingga ia harus mengemis kasih sayang lagi.
Terus berkecamuk dengan pikirannya sendiri sampai ia tidak sadar jika ia sudah sampai di depan gerbang sekolah.
"Sekolah yang bener, nanti kalo kamu nilainya paling tinggi papi kasih hadiah apapun yang kamu mau. Maafin papi, karena setelah sekian lama papi baru memperbaiki hubungan kita baru baru ini. Jangan aneh dengan perubahan sikap papi dan mama. Kami berdua sangat menyayangi kamu, kamu adalah harta yang tidak ternilai yang di anugerahkan tuhan kepada kami. Semoga suatu saat kamu mengerti kenapa papi dan mama sampai menelantarkan kamu saat kecil. Jujur saja papi sangat menyayangkan hal itu, karena papi kehilangan momen ketika kamu kecil," ucap Alex.
Ailee terdiam. Apa benar papinya menyesali semuanya?
"Udah lah pi, lagian semua udah berlalu juga. Biarin semuanya jadi masa lalu aja, sekarang kita hidup ke masa depan. Mendingan kita perbaiki semuanya," ucap Ailee.
Alex tersenyum dan mengangguk. Ia merentangkan tangannya ke arah Ailee seolah mengkode ingin berpelukan. Ailee yang paham dan mengerti maksud papinya itu pun memeluknya. Alex memeluk erat tubuh putri semata wayangnya itu. Kapan terakhir kali ia memeluk Ailee? Ia lupa lagi.
"Kamu boleh kejar Kalingga semau kamu sampe kamu cape. Papi gak akan larang kamu soal itu karena papi tahu mungkin itu adalah kebahagiaan kamu. Tapi jika suatu saat nanti hasil yang kamu mau tidak sesuai harapan, papi mohon jangan down karena hal itu. Sakit hati sudah pasti tapi kamu harus kuat sayang," ucap Alex membuat Ailee mengernyit tak paham.
"Papi ngomong kayak gini karena papi sayang sama kamu. Ke depannya, kita gak tahu orang akan seperti apa. Tapi sifat dan sikap manusia bisa berubah kapan saja," ucap Alex.
Ailee menganggukan kepalanya dan pamit dari sana menuju ke dalam sekolah.
Tbc.
__ADS_1
HTS \= Hubungan Tanpa Status.