
GUYS, MAAP TELAT UP BIASALAH SISTEMNYA.
***
Perginya Ashel dan Kavin dari rumah sakit, tidak lain dan tidak bukan karena permintaan anak kedua mereka. Kalingga. Kalingga memaksa Kavin untuk memindahkan satu ranjang ke kamar rawatnya juga beberapa peralatan medis lainnya untuk menunjang kesembuhan. Bahkan Kalingga minta juga kepada kedua orang tuanya untuk tidak membiarkan siapa pun masuk terkecuali keluarga Kavinder saja. Bahkan keluarga Ailee pun dilarang. Untungnya Ashel bisa meyakinkan Cya jika Ailee baik baik saja.
Sepulang dari kantor tadi, Kavin memilih bekerja di rumahnya saja. Sedangkan Ashel terus berdiam diri di sofa balkon yang ada di kamarnya. Di pangkuannya ada sebuah album foto berukuran cukup besar dan tebal. Disana adalah album foto anak anaknya sewaktu kecil, di album itu juga ada beberapa foto Ailee waktu kecil. Ashel memang sengaja mengabadikan setiap momen dan mencetaknya agar bisa dilihat dengan mudah tanpa harus susah susah mencari di file penyimpanan ponselnya.
Ashel mengelus pelan foto yang berisi ketiga anaknya juga Ailee. Foto ini diambil tanpa sengaja oleh suaminya. Disana Ailee terlihat bahagia sekali dengan Briella. Sedangkan Kairav dan Kalingga sibuk dengan mainannya.
"Kalian udah besar ya sekarang. Udah punya daya tarik dan saling suka ke lawan jenis. Mami gak pernah nyangka kalo orang yang bakalan Ailee sukai itu anak mami. Sebaliknya, mami gak nyangka sekarang Kalingga mendekat ke arah Ailee tanpa harus diperintah," ucap Ashel.
Ia masih ingat, sejak kecil Ailee memang sudah mempunyai daya tariknya pada Kalingga. Namun sayangnya, Kalingga selalu menghindar karena memang tidak menyukai gadis ini. Bahkan tidak jarang Ashel harus memaksanya ketika Ailee menangis karena tidak mau berpegangan tangan dengan Kalingga.
"Mami masih inget, waktu di taman hiburan Lingga marahin Ailee karena terus terusan ikut keluarga kita. Disana Ailee mencoba terlihat kuat, dia masih kecil tapi pandai melihat keadaan. Dia berusaha untuk tidak menangis meskipun sebenarnya dia sangat ingin menangis. Dan sekarang, sepertinya kejadian itu terulang lagi. Kejadian dimana kamu harus berada dibawah kemauan Kalingga," ucap Ashel. Wanita itu mengelus pelan foto Ailee yang sangat cantik sekali ketika masih berumur lima tahun. Disana Ailee memakai dress berwarna putih lengkap dengan pita yang melingkar di kepalanya.
"Maafin tante mami ya sayang? Tante mami gak bisa tolongin kamu karena kamu tahu sendiri sifat keras kepala Kalingga seperti apa. Semoga kamu bisa bertahan bersama Kalingga. Harapan tante mami cuma satu, semoga kamu jadi istrinya Kalingga. Sejauh ini hanya kamu yang mampu membuat Kalingga berubah. Berbeda dengan Kalingga yang dulu," ucap Ashel.
__ADS_1
Besar harapan Ashel kepada Ailee. Semenjak bersama gadis itu, anak bujang keduanya terlihat sedikit berubah. Ling yang dulunya pendiam, berbicara seadanya, bahkan jarang mau berkumpul dengan keluarganya kini sedikit demi sedikit mulai berubah. Ashel yakin perubahan itu karena Ailee. Gadis itu mampu melelehkan sedikit demi sedikit gunung es yang berada di hati Kalingga.
Ceklek.
Suara pintu kamar terbuka, namun Ashel tidak menyadarinya sebab dia berada di balkon. Yang masuk ke dalam kamar adalah Kavin, suaminya. Pria itu baru saja selesai mengerjakan pekerjaannya dan sekarang sudah masuk waktu istirahat. Jadi ia memutuskan untuk makan siang bersama istrinya. Untuknya ada Josh yang menghandel meeting tatap muka dengan beberapa klien.
Kavin celingukan mencari keberadaan istrinya. Namun dia tidak menemukannya disana. Hingga tatapannya beralih ke pintu balkon. Pintunya terbuka, sepertinya istrinya ada disana. Kavin pun segera bergegas kesana.
"Lagi apa yang?" Tanya Kavin. Pria itu ikut duduk di sebelah istrinya yang sedang melihat beberapa foto yang terdapat di album yang bebebrapa tahun lalu ia cetak.
"Lingga sama Ailee ternyata udah deket dari kecil mas. Lihat, foto foto ini menunjukannya. Kita aka yang enggak sadar," ucap Ashel. Wanita itu memperlihatkan beberapa foto Ailee dan Kalingga dalam satu frame. Disana mereka memang tidak intens dekat namun terlihat selalu saling pandang.
"Kejadian sampe sekarang. Bahkan untuk urusan Ailee aku enggak bisa menolak kemauan Kalingga. Dia benar benar memiliki sebuah ancaman untuk Ailee ketika gadis itu tidak mau mengikuti kemauannya," ucap Kavin.
"Ancaman? Maksudnya?" Tanya Ashel.
"Kamu tahu sendiri Kalingga seperti apa sayang. Dia mengambil foto foto sexy Ailee ketika gadis itu tertidur bahkan dia juga merekam adegan mereka ketika berciuman. Video itu terlihat seperti mereka akan melakukan hubungan intim, padahal aslinya tidak," ucap Kavin.
__ADS_1
Ini adalah Kavin, hal apapun mengenai keluarganya pasti diketahui olehnya. Niatnya baik tentu saja, ia hanya prepare diri mengenai keluarganya. Takutnya suatu saat nanti terjadi hal hal yang tidak diinginkan.
"Kamu lihat foto dan video itu?!" Tanya Ashel geram. Bukan cemburu, melainkan Ashel tidak mau tubuh sexy Ailee dipandang pria lain, apalagi suaminya.
"Enggak sayang," ucap Kavin terkekeh. Pria itu mengelus pelan rambut istrinya. "Aku tahu dari beberapa orang yang meretas ponsel Kalingga, tentunya tanpa sepengetahuan Kalingga. Mereka bilang hanya melihat videonya saja. Sisanya mereka hanya menduga," sambungnya.
"Anak kamu bener bener gila kayak kamu ih mas. Gemes aku pengen balikin dia ke rahim lagi," ucap Ashel.
"Sudah lah sayang, yang penting sekarang yang hanya tahu itu hanya Ailee dan Kalingga saja. Aku akan bertindak jika suatu saat nanti Kalingga melakukan hal hal diluar batas pada Ailee. Aku akan tetap menjaga anak gadis itu, kamu ingat kan seperti apa pertolongan yang dia berikan pada Briella?" Tanya Kavin.
"Ingat mas. Aku selalu mengintatnya dan tidak akan pernag melupakannya. Bagaimana pun Ailee rela kehilangan nyawa demi anak kita," ucap Ashel.
"Persahabatan Briella dan Ailee sangat dekat. Aku hanya takut suatu saat nanti ada sesuatu yang membuat persahabatan mereka renggang dan berakhir kayak kamu dan Ayu," ucap Kavin.
Memang semenjak kejadian beberapa tahun lalu dimana Kalingga hampir saja kehilangan nyawanya akibat ulah adik kandung Ayu, sejak saat itu persahabatan Ayu dan Ashel tidak sebaik dulu. Ashel memang sudah memaafkannya tetapi dia tidak akan pernah melupakan hal itu. Sesuatu hal yang sangat Ashel benci adalah ketika anaknya menangis dan dituduh yang tidak tidak. Padahal jelas jelas adik kandung Ayu yang bersalah.
"Semoga saja tidak mas. Aku harap itu hanya terjadi pada persahabatan aku dan Ayu saja. Melihat Ailee dan Briella memang terkadang aku teringat tentang persahabatan ku dulu dengan Ayu. Tapi tetap saja tidak dapat dipungkiri, hati ibu mana yang akan rela melihat anaknya hampir meninggal," ucap Ashel.
__ADS_1
Tbc.