
Lambat aplod, maapin ya. Biasalah udah deket lebaran sibuk di dapur🤣🤣
Gimana gimana puasanya? Lancar gak? Olololo bentar lagi lebaran tapi keinginan buat beli baju raya cuma 0.1% 🤝
***
Bahagia yang dijanjikan tuhan memang selalu datang diwaktu yang tepat. Namun manusia terkadang tidak bisa sabar untuk menunggunya, padahal sabar yang kita tanam bisa kita tuai bahagianya. Ailee sudah merasakan hal itu, banyak berkenalan dengan orang luar membuatnya jadi semakin memiliki banyak pengalaman. Dia yang dulunya selalu malas bertenu orang banyak kini sedikit demi sedikit berubah.
Bergabung dan membangun sebuah geng motor ternyata memang tidak begitu mudah. Apalagi selain anggota inti dia juga punya anak tongkrongan lainnya yang masih satu anggota dengan SBA. Banyak masalah yang timbul setiap harinya, namun untungnya beberapa yang bergabung di tongkrongan SBA memiliki pemikiran yang dewasa meskipun umur mereka masih sangat sangat muda.
Susah sekali rasanya jika SBA harus bubar. Tapi mau bagaimana lagi, setiap anggota memiliki cita citanya dan jalan hidupnya sendiri. Sama halnya dengan Ailee, ia masih bimbang memutuskan akan melanjutkan studi S1 nya dimana. Pasalnya Kalingga dan kedua saudaranya sudah mengatakan akan melanjutkannya di Harvard. Masih satu kota dengan tempat sekolah mereka saat ini, yaitu SMA. Makin ia pikirkan, ia makin bingung sendiri. Entah universitas mana yang akan ia jelajahi.
Ailee menyusuri jalanan kota yang cukup ramai pengendara lain. Ia berkendara dengan santai karena niatnya memang ingin jalan jalan sore sembari mengukur jalan. Sepanjang jalan, belum ada satu pun toko makanan yang menarik perhatiannya. Jadi Ailee belum berhenti.
Makin lama Ailee makin berjalan jauh. Motornya ia lajukan menuju ke salah satu taman yang ada di ujung jalan. Taman ini sering dikunjungi oleh banyak orang biasanya. Entah untuk sekedar mampir atau berdiam diri. Bahkan yang paling penting gratis. Tidak ada pungutan biaya apapu. Ailee sangat suka yang gratisan.
Ailee memarkirkan motornya. Disini juga ada toko toko kecil, mungkin ada jajanan yang bisa ia beli. Dan benar saja, saat datang gadis ini langsung tergiur oleh bau cinnamon. Ailee mengikuti arah bau itu dan berhenti di depan sebuah penjual roti.
"Permisi," ucap Ailee.
"Iya nona, ada yang anda inginkan?" Tanya penjual itu.
"Saya mau cinnamon roll, croissant filling keju sama milkteanya ada?" Tanya Ailee.
"Ada nona, sebentar saya siapkan dulu," ucap penjual roti itu.
"Iya," ucap Ailee.
Ailee mengeluarkan ponselnya. Tidak ada notif apapun, kasihan sekali. Ia pun kembali memasukan ponselnya ke dalam saku hoddienya. Tak lama pesanannya tiba. Ailee membawanya ke pinggiran taman untuk duduk dibawah pohon yang cukup rindang. Benar benar sore yang sangat menenangkan.
Ailee menyimpan milkshake miliknya dan memakan cinnamon roll yang ia beli tadi.
__ADS_1
"E buset, kok enak banget sih?! Kalo tahu enak ya kenapa gak dari dulu lo giurkan gue pas lewat sih ah," ucap Ailee seperti memarahi roti cinnamon itu.
"Tadi dikasih free yang rasa lotus biscoff, enak juga gak ya?" Tanyanya. Ia pun menggigitnya dan memakannya.
"Aaaaa, enaqq," ucap Ailee. Ia pun kembali memakannya bahkan dua sekaligus sekali gigit. Iya dua rasa sekaligus masuk. Tidak buruk, tetap enak. Sesekali Ailee juga meminum milkshake miliknya.
Ailee memang sengaja mencari waktu seperti ini. Apalagi nanti malam dia akan balapan, sudah pasti pikiran dan moodnya harus baik baik saja. Apalagi lawannya adalah Albert. Manusia paling ribet sama seperti namanya, Albert. Anak ribet.
Ailee kembali memakan roti cinnamon miliknya namun belum juga masuk ke mulutnya, seseorang lebih dulu menariknya dan memakannya. Ailee melotot seketika dan melirik ke arah orang tersebut.
Uhuk.. uhuk..
Terkejut, terjungkal, dan terhempas. Rasanya Ailee ingin ngacir pergi saat ini juga. Orang yang merebut rotinya saat ini adalah orang yang ia hindari sejak tadi pagi.
Yap, Kalingga.
Entah bagaimana munculnya pria ini di depannya. Ailee benar benar syok sekali melihatnya. Apalagi pria itu menatapnya dengan tatapan elangnya.
"Ng-nga-pain disini?" Tanya Ailee.
Deg.
Nikmatin katanya? Gilak!! Pria ini kenapa jadi semakin liar terhadapnya? Menikmati klepon tidak perlu dengan cara seperti itu kan? Bisa makan dengan biasa tanpa harus menggunakan bibirnya? Dipikir bibir Ailee ini apa?!
"Udah kaburnya?" Tanya Ling.
"Siapa yang kabur sih? Orang tadi Ailee bilang sama Briella pulang dulu karena ada urusan," ucap Ailee.
"Urusan apa? Apa urusan itu lebih penting dari kegiatan kita tadi?" Tanya Ling.
"Ngawur ih, gak usah bahas lagi dong," ucap Ailee.
__ADS_1
"Kenapa? Malu?" Tanya Ling.
"Masih nanya lagi," ucap Ailee kesal. Gadis itu meminum milkshake miliknya karena roti cinnamon miliknya sudah habis oleh Kalingga. Belum lagi crroisant keju miliknya juga dimakan pria itu. Niat hati ingin menikmati sorenya dengan tenang dan damai, kini berubah. Berubah gara gara pria ini datang.
Ailee pun bangun dan pergi dari sana untuk kembali memesan croissant yang ia mau. Selain itu dia juga ingin beli ice cream.
"Ngambek?" Tanya Ling.
"Nggak," ucap Ailee ketus. Kalingga tersenyum diam diam. Dia memang tidak sengaja menemukan Ailee berada di taman ini. Ia pun segera menghentikan motornya di dekat motor Ailee dan menyusul gadis ini. Entah kenapa sejak pagi perasaannya sedikit cemas karena ia masih belum bertemu dengan Ailee setelah anak ini pergi tiba tiba dari rumahnya. Kalingga hanya merasa aneh saja dengannya.
Ailee sudah mendapatkan croissant yang ia mau dan langsung memakannya. Ia hampir memekik lagi namun segera ia tahan karena ada Kalingga disini. Ia tidak boleh terlihat seperti orang yang tidak pernah makan croissant saja.
"Makan mie yuk," ajak Kalingga.
"Sejak kapan kamu suka mie? Bukannya dulu sering nolak kalo Ailee ngajak kamu makan mie? Belum lagi kamu tumpahin mie punya Ailee padahal belum dimakan sama sekali," ucap Ailee.
"Gak usah inget masa lalu. Sekarang lo ikut gue ke apartement," ucap Kalingga menarik tangan Ailee.
Mendengar kata apartement dari mulut Kalingga membuat Ailee terdiam, tidak mengikuti langkah pria ini. Ia trauma ketika dibawa ke apartement pria ini.
"Enggak mau, malam nanti Ailee ada urusan. Ajak adik kamu aja sana atau Vanesha," ucap Ailee.
"Yakin Vanesha? Gak cemburu?" Tanya Ling.
"Dih, pede gila," ucap Ailee.
"Gue maunya sama lo. Ayo ikut," ucap Kalingga. Ia menarik tangan Ailee menuju ke tempat dimana motor mereka berdua terparkir.
"Enggak Ling, dibilang enggak ya enggak. Ngerti bahasa manusia kan? Lepasin," ucap Ailee.
"Lo tahu gue gak suka penolakan. Semakin lo nolak, semakin gue suka maksa lo buat ikutin maunya gue. Motor lo biar dibawa bodyguard," ucap Ling.
__ADS_1
"ENGGAK MAU IKUT KAMU LING!"
tbc.