
***
"Ada banyak kemungkinan yang bisa saja terjadi. Untuk saat ini kita belum bisa menduga siapa dan kenapa. Saya hanya berpesan untuk selalu berhati hati. Kejadian kecelakaan sudah sering terjadi pada kamu. Saya hanya bisa membantu sebisa saya, urusan sirkuit jangan kamu khawatirkan. Disini selain ada saya dan anak anak SBA ada juga beberapa bodyguard yang sengaja diperintahkan oleh tuan Fox."
Apa yang disampaikan oleh Mx dalam pesan yang ia kirim ada benarnya juga. Untuk saat ini Ailee hanya bisa menduga duganya dulu sendiri. Belum ada bukti siapa yang menyerangnya di mall kemarin. Gerakan orang yang menyerangnya kemarin cukup cepat. Bahkan Ailee tidak bisa menangkisnya.
"Papi pasti curiga sama rival bisnisnya. Sedangkan gue cuiga sama Vanesha. tapi gue gak bisa main tuduh gitu aja, gue harus cari tahu kebenarannya lebih dulu. Dan yang paling penting gue gak boleh libatin siapa pun termasuk Kalingga," ucap Ailee.
Ada alasan tersendiri kenapa Ailee mencurigai Vanesha. Ia hanya ingat kehjadian dulu saat terjadi kericuhan di sirkuit miliknya yang disebabkan oleh Fade dan Albert. Mereka berdua dibodohi oleh nomor asing yang mengatas namakan Ailee. Dn ternyata dalang dibalik kejadian itu semua adalah Vanesha. Bisa saja bukan kejadian hari ini juga disebabkan oleh manusia yang sama? Tentu saja iya.
"Ada hal yang kamu pikirkan?"
Atensi Ailee teralih saat mendengar suara seseorang. Di dekat pintu, ada Kalingga yang baru saja masuk.
"Kok makannya cepet banget?" Tanya AIilee.
"Kalo lama nanti kamu keburu kabur," ucap Kalingga. Pria itu datang dengan membawa satu piring buah buahan. Cukup banyak ragamnya. Yang jelas itu semua adalah buah buahan kesukaan Ailee.
"Aku gak mungkin kabur dengan keadaan seperti ini," ucap Ailee.
Kalingga duduk di samping tempat tidur dan menyodorkan piring buah pada Ailee. "Mau aku suapin?" Tanyanya.
"Aku makan sendiri aja. Lagian tangan aku gak kenapa napa, masih berfungsi dengan baik," ucap Ailee.
Kalingga menurut dan memberikan garpu serta piring buah pada Ailee. Sejak tadi pria itu terus memperhatikan wajah kekasihnya. Tidak ada yang lecet, mungkin orang yang menyerangnya memang hanya ingin tubuh gadisnya terluka. Untungnya lagi selain wajah yang tidak jadi sasaran, kakinya juga tidak. Bayangkan jika orang yang menyerangnya itu juga memukuli kaki jenjang ini? sudah bisa dipastikan jika kekasihnya ini akan kesulitan berjalan.
"Kenapa?" Tanya Ailee seraya menyodorkan potongan buah ke mulut kekasihnya. Kalingga menerimanya dan menggigit ujung buahnya. Tiba tiba pria itu mencondongkan tubuhnya dan mengarahnya buah yang da di bibirnya pada bibir Ailee sembari mengkode dengan matanya. Ailee paham dan langsung menggigit buah tersebut.
__ADS_1
Sayangnya, saat Ailee menggigit buahnya, dengan cepat Kalingga menyatukan bibir keduany. Untungnya potongan buahnya kecil jadi Ailee tidak akan tersedak begitu juga Kalingga. Buah yang masuk ke dalam mulut Ailee sudah hilang ke dalam perut sementara tautan kedua bibir mereka masih belum terlepas. Kalingga tidak menarik atau pun menekan tubuh Ailee. Seba ia tahu punggung gadis ini pasti akan kesakitan. Kalingga yang berinisiatif untuk mengimbangi gerakan tubuhnya agar kekasihnya tetap nyaman.
Cukup lama keduanya saling bertukar saliva sampai akhirnya Kalingga melepaskan tautan bibir keduanya.
"Sangat manis," ucap Kalingga.
Wajah Ailee tersipu malu mendengar ucapan Kalingga. Jelas saja manis, sebab ada potongan buah mangga yang masuk ke dalam mulut Ailee. Dan mungkin sari manis buah mangga tersebut masih ada di mulut Ailee saat Kalingga menciumnya.
"Mau janji sama aku?" Tanya Kalingga.
Ailee mengerrnyit mendengarny. "Janji apa? Kenapa aku harus janji sama kamu?"
"Ya anggap saja ini perjanjian kedua kita setelah perjanjian pertama kita. Janji untuk selalu menyayangi dan mencintai, ingat?" Tanya Kalingga.
Ah, janji itu. Iya Ailee ingat. Janji itu dibuat saat mereka baru resmi berpacaran beberapa bulan yang lalu.
"Tapi kenapa harus ada janji lagi?" Tanya Ailee.
"Karena aku mau diantara kita tidak pernah ada kebohongan. Aku mau kita saling terbuka satu sama lain tentang beberapa hal," ucap Kalingga.
"Kamu gak percaya ya sama aku?" Tanya Ailee.
Kalingga menggelengkan kepalanya, "No sayang. Maksud aku bukan kayak gitu. Aku percaya sama kamu, hanya saja aku ingin di masa depan nanti tidak terjadi kesalahpahaman antara kita," ucapnya.
"Janji apa yang kamu mau?" Tanya Ailee.
"Saling terbuka. Tidak ada rahasia apapun diantara kita," ucap Kalingga.
__ADS_1
"Kamu mau tahu apa tentang aku?" Tanya Ailee. Tatapan gadis ini berbeda dari biasanya. Entah apa maksud tatapan Ailee saat ini.
"Apapun itu, kamu udah tahu semua yang ada sama kehiupan aku. Sekarang giliran aku yang tahu tentang kehidupan kamu," ucap Kalingga.
"Salah, aku belum tahu semua tentang kamu Lingga. Kejadian masa lalu yang terjadi antara kamu sama Vanesha. Kamu ingat, waktu aku tanya kamu soal itu kamu selalu menghindarinya dan mengganti topik pembicaraan kita. Gak jarang juga kita saling marahan gara gara aku bahas soal itu," ucap Ailee.
"Karena memang tidak ada yang terjadi saat itu," ucap Kalingga.
"Selalu dengan ucapan yang sama. Kadang aku muak dengan jawaban kamu, bahkan gak jarang aku juga muak dengan jawaban yanng sama itu. Tapi mau gimana lagi, kayaknya kamu emang gak mau terbuka soal kejadian itu. Padahal udah jelas jelas aku sudah siap menerima apapun yang terjadi. Apa itu maksud saling terbuka satu sama lain?"
skak mat!!!
Ailee memang selalu menanyakan soal ini pada kekasihnya. Selama itu juga Ailee tidak pernah puas dengan jawaban Kalingfgga. Selain jawaban yang sangat kurang, Kalingga juga tak jarang selalu mengalihkan topik. Parahnya, mereka berdua juga tidak jarang akan beretengkar karena hal itu.
"Gak gitu maksudnya sayang. Aku sama wanita gila itu tidak melakukan apa apa. Kamu jangan percaya dengan uapan apalagi haustan orang lain terutama wanita gila itu," ucap Kalingga
"Yang kamu sebut wanita gila itu adik sepupu kamu, Lingg."
"Aku gak peduli dia siapa. Yang aku pedulikan kamu jangan sampai terdistrack oleh ucapan dia dan mamanya," ucap Kalingga.
"Sekarang aku tanya, kalo kamu yang ada dui posisi aku saat ini dan terus mendengar ucapan itu. Apa kamu tidak akan terdistrack?"
"Gak ada yang aku sembunyiin dari kamu. Kalo pun ada, aku gak pernah bermaksud untuk merahasiakannya dari kamu. Aku memang tidak memberitahu kamu saat ini, tapi aku juga gak mungkin terus menutupinya dari kamu. Ada alasan dibalik itu semua. Aku yakin kamu tahu dan paham dengan apa yang aku maksud. Karena kamu juga memiliki rahasia lain kan?" Tanya Ailee.
Double skak mat!!
Tbc.
__ADS_1
kalo ada typo maapin ya ges