Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
138. Maksudnya Apa?


__ADS_3

***


Sementara itu di dalam kamar, Ailee menceritakan soal Kalingga memiliki pacar. Briella tentu saja terkejut, kapan kakaknya punya pacar? Kenapa dia tidak tahu? Briella harus membuat perhitungan dengan kakaknya itu. Bisa bisanya dia meng-ghosting Ailee. Untuk apa sikap baik dan manisnya selama ini jika ujung ujungnya dia tidak bersama Ailee juga.


Sama saja bohong!!


Briella bahkan bertekad membantu Ailee pergi dari rumahnya. Ia memang tadi menahannya karena memang ingin merawat Ailee, namun setelah mendengar cerita Ailee dia jadi berubah pikiran. Briella bahkan mengambil jaket sweater kakaknya yang paling mahal dan memberikannya pada Ailee untuk ia pakai. Biasanya kakaknya itu akan marah jika jaket sweater ini dipakai olehnya. Kita lihat jika dipakai Ailee, apa dia akan marah?


Sedikit menyesal karena sudah membantu kakaknya ketika ingin bertemu dengan Ailee jika ujungnya akan seperti ini rasanya jadi sia sia saja. Sia sia karena Briella juga sudah mencoba menjauhkan kakaknya itu dari sepupu mereka yaitu Vanesha.


Briella masih tidak habis pikir, kenapa kakaknya itu selalu menyakiti sahabatnya ini. Apa dia tidak pernah berpikir jika Ailee itu seorang wanita? Sama seperti dirinya juga maminya. Jika kakaknya terus menyakitinya itu sama saja dengan menyakitinya juga maminya. Briella harus melakukan sesuatu agar kakaknya itu sadar dan berhenti menyakiti Ailee. Jika akan tetap seperti itu mungkin Briella akan berhenti menjadi mak comblang untuk Ailee dan kakaknya, lebih baik ia menjodohkan Ailee dengan abangnya saja jika seperti itu, biarkan kakaknya sakit hati.


“Lo tunggu dulu disini ya? Gue mau nyari mami, mau bicara soa lo yang mau pulang. Biar dapet ijin juga setelah gue jelasin juga gue paksa sih dikit,” ucap Briella cengengesan. Ailee hanya mengangguk sekilas, Briella pun pergi dari sana.


Ailee terdiam dengan balutan jaket sweater yang baru saja diberikan oleh Briella. Dia tahu itu adalah jaket sweater milik Kalingga. Seingatnya Kalingga sangat menyukai jaket ini. Wajar saja karena jaket ini adalah jaket sweater yang limited. Ailee saja tidak bisa mendapatkannya karena memang hanya dijahit satu piecs saja.


Ailee masih kepikiran soal tadi, soal ucapan Kalingga yang memintanya untuk menangis, meluapkan semua perasaan dan rasa sakit yang selama ini ditanggung dan dipendam sendiri olehnya. Ailee masih sedikit bingung kenapa Kalingga bisa seperti itu. Alasannya mungkin karenakasihan padanya.


Ailee menghela nafas panjangnya. Ia menatap ponsel Briella yang masih berada di genggamannya. Senyum kecil terbit di wajahnya saat melihat lock screen ponsel sahabatnya ini. Lock screen itu berisi foto mereka ketika masih TK. Disana ada Ailee bersama Briella dan dibelakangya ada Kairav juga Kalingga.


“Jangan pulang.”

__ADS_1


Suara itu kembali lagi terdengar o;eh Ai;ee. Ia menaikan pandangannya dan menatap ke arah Kalingga yang sedang berjalan mendekat ke arahnya. Pria itu mengambil duduk di samping tempat tidur.


“Aku mau pulang. Emang gak cukup dari semalam kamu nahan nahan aku terus?” Tanya Ailee.


“Enggak, karena gue mau lo disini sama gyue. Gue butuh lo,” ucap Kalingga.


Ailee tersenyum tipis, “Kamu punya segalanya, punya banyak hal yang bisa kamu dapatkan. Kenapa kamu butuh Ailee? Cewek kamu lebih butuh kamu dibanding Ailee. Selama ini Ailee udah coba bertahan, tapi kayaknya pertahanan Ailee cukup sampai disini. Ailee udah nyerah, kamu lebih baik emang sama orang lain, bukan Ailee. Lagian, apa yang kamu buthkan dari Ailee? Pelayan nafsu kamu? Mending kamu gak kayak gitu lagi. Udah cukup harga diri Ailee dibanting sama kamu.”


“Selain nafsu, gue juga nyaman sama lo. Kenyamanan yang lo berikan berbeda, makanya gue selalu maksa lo buat selalu sama gue,” ucap Kalingga jujur.


Diluar kamar, Briella hendak masuk namun dengan cepat Kairav menahannya. Ia menggelengkan kepalanya, melarang adiknya masuk. Karena ia tahu Kalingga sedang berbicara dengan Ailee. Anak itu harus menyelesaikan masalahnya dulu.


"Kak Ling udah punya cewek bang, Ailee yang bilang. Jadi jangan tahan tahan aku buat bawa Ailee pergi," ucap Briella.


"Ya udah, sekarang kita ke bawah aja. Nyemil nyemil kek," ucap Kairav. Ia menarik adiknya pergi dari lantai dua menuju ke lantai satu. Ia yakin disana kedua orang tuanya juga sudah duduk santai seperti biasanya.


Meninggalkan Kairav dan Briella, di dalam kamar Ailee masih terus menyerang Kalingga melalui ucapannya. Kalingga tahu kenapa Ailee bisa sampai seperti ini, Ailee sudah sangat kecewa padanya sepertinya. Sampai sampai dia terus menyerang dan menyudutkan Kalingga.


Kalingga sengaja diam, membiarkan Ailee meluapkan apa yang ingin dia katakan. Biasanya Kalingga memang selalu memotong ucapan Ailee, namun karena keadaannya sudah seperti ini, Kalingga pun membiarkannya. Membiarkan Ailee seperti ini.


"Ailee sayang kamu, Ailee udah sering bilang gitu kan? Dan sekarang Ailee udah gak sayang lagi sama kamu," ucap Ailee.

__ADS_1


Kalingga pun dengan cepat menarik Ailee dan memeluknya. Lebih tepatnya dia memeluk Ailee dan menyimpan kepalanya di dada wanita itu. Telinganya berdekatan dengan dada Ailee, sangat menempel.


"KAMU NGAPAIN?! LEPAS GAK?!!" Teriak Ailee. Ia mendorong Kalingga pelan, tubuhnya masih sedikit lemah akibat demam.


"Yakin udah gak sayang? Jantung lo cepet banget detaknya," ucap Ling. Pria itu dengan nyamannya merasakan detakan jantung itu, jantung yang selalu berdetak dengan kencang ketika bersama dengannya.


"Gue tahu ini telat, gue tahu gue juga udah sering nyakitin lo dari dulu. Bahkan gak jarang lo sering sakit hati karena gue. Kayaknya dulu gue emang gak ngerti arti lo di hidup gue, tapi makin kesini gue makin nyaman. Nyaman yang lo berikan berbeda dengan nyaman yang selama ini gue rasakan," ucap Kalingga.


Ailee terdiam mendengar ucapan Kalingga. Ia bahkan menghentikan tangannya yang sedang mendorong Kalingga. Ailee semakin merasa jantungnya berdetak kencang setelah mendengar ucapan Ailee.


"Gue gak tahu cinta itu apa, bahkan setelah mendengar penjelasan dari lo sama bang Kai, gue masih belum ngerti. Lo mau kan buat kenalin gue sama yang namanya cinta? Bantu gue biar gue gak melulu nyakitin lo," ucap Kalingga.


Deg...


Maksudnya? Kalingga menginginkan Ailee mengenalkannya pada cinta?


"M-mak-sud kamu, a-apa?" Tanya Ailee.


Kalingga diam diam tersenyum, apa karena dia menempel seperti ini otak Ailee jadi loading lama?


__ADS_1


Tbc.


Seneng banget baca komentar kalian deh🤣🤣👍


__ADS_2