
***
Dalam setiap hubungan, sudah pasti akan ada masa dimana berbeda paham dan akan saling bermarahan. Semua itu menjadi hal yang lumrah, sama halnya dengan hubungan Ailee dan Kalingga. Keduanya baru saja berbaikan lagi setelah beberapa jam saling marahan. Baik Ailee atau pun Kalingga untungnya sama sama memiliki pemikiran terbuka dan cukup dewasa sehingga mereka tidak begitu lama saling marahan.
Sesampainya di apartement, Kalingga langsung memesan banyak makanan untuk kekasihnya. Sekalian untuk dia juga. Dia ingin nyemil juga minum kopi. Kalingga memesan makanan siap makan, dia tidak mendengarkan ucapan Ailee yang ingin memasak. Kalingga hanya mengatakan dia tidak ingin Ailee memasak karena Ailee adalah kekasihnya dan bukan babunya.
Ailee dan Kalingga sudah sampai sejak lima menit yang lalu. Mereka sedang makan bersama sembari menonton tv. Film kesukaan Ailee adalah film cacing pupus. Yap, film yang kerap kali tayang di layar kaca Indonesia. Gadis ini sudah menyukai film kartun itu sejak lama. Bahkan dia pernah memakai case ponsel dengan motif foto pupus. Si cacing berwarna orange dan kuning yang hidup di laut.
Kalingga sebenarnya tidak menyukai film kartun, dia lebih menyukai film romance dan action. Namun demi Ailee diam dan tidak banyak tingkah saat makan, ia pun terpaksa menontonnya.
Sembari menonton, sebenarnya otak Kalingga sedang berputar memikirkan sebuah cara. Sebab jika dia bertanya langsung Kalingga yakin jika Ailee tidak akan jujur dan mengatakan yang sebenarnya. Gadis ini belum terbuka sepenuhnya. Wajar saja, meskipun sudah lama mengenal mereka berdua baru berpacaran baru baru ini..
"Mas besok masuk ke sekolah?" Tanya Ailee.
"Gak tahu, lo mau masuk gak?" Tanya Kalingga.
"Kayaknya enggak, soalnya Ailee harus ikut papi ke kantor. Gak tahu mau ngapain, katanya ada urusan dan Ailee terlibat. Padahal Ailee gak bikin masalah udah lama juga," ucap Ailee.
"Emang dulu lo banyak bertingkah?" Tanya Kalingga.
"Kayak yang enggak tahu aja," sindir Ailee. Sedikit kesal, bagaimana bisa Kalingga tidak tahu soal itu. Bukannya sejak dulu juga Kalingga selalu melihatnya? Bahkan tidak jarang juga adiknya Kalingga yaitu Briella ikut melibatkan Ailee dalam masalah itu. Anak itu juga selalu membuat Ailee di posisi yang cukup sulit, yaitu mengakui kesalahan tanpa dia sendiri yang membuat masalah.
"Kenapa lo gak jujur aja kalo itu semua ulah Briella? Kenapa lo mau lindungin dia? Apa karena lo lagi narik perhatian gue?" Tanya Kalingga.
"Enggak juga. Ailee melakukan itu karena Briella udah baik, baik banget. Dia mau temenan sama Ailee dan ajak Ailee masuk ke keluarga kalian untuk melihat seutuh apa yang namanya keluarga. Selain itu juga tante Ashel dan om Kavin bertingkah selayaknya ibu dan ayah untuk Ailee. Ailee bener bener merasa beruntung banget tahu ketemu keluarga kamu yang humble itu," ucap Ailee.
"Terus kenapa lo bisa suka sama gue? Kenapa enggak sama abang aja?" Tanya Kalingga.
"Ya udah besok Ailee pacaran sama abang kamu aja kalo itu mau kamu," ucap Ailee.
__ADS_1
"Mana bisa!" Ucap Kalingga ngegas.
"Loh, kan tadi kamu bilang gitu. Seolah kamu minta Ailee buat pacaran sama abang kamu, bukan sama kamu," ucap Ailee.
"Enggak gitu konsepnya. Maksud gue sebelum kita pacaran, kenapa lo bisa se-suka itu sama gue? Kan lo tahu sendiri gimana jahatnya gue sama lo," ucap Kalingga.
"Cinta itu buta. Ailee yakin kata kata itu karena Ailee merasakannya. Ailee bener bener udah dibutakan cinta sama kamu. Bahkan Ailee sering banget sakit hati, tapi anehnya Ailee gak bisa benci kamu," ucap Ailee.
"Setulus itu perasaan lo sama gue?" Tanya Kalingga.
"Ya. Kalo Ailee gak tulus Ailee gak mungkin bertahan sejauh ini Lingga," ucap Ailee. Gadis itu menyelesaikan makannya dan membungkus bekas makannya lalu membuangnya ke tempat sampah. Setelahnya dia duduk di samping Kalingga lagi.
"Lo anggap gue pacar lo kan?" Tanya Kalingga.
"Iyalah. Masa iya enggak. Kalo enggak, gak mungkin Ailee nyosor kamu. Gak mungkin juga Ailee rela banting harga," ucap Ailee. Gadis itu menyandarkan kepalanya pada dada Kalingga. Pria itu sedang meminum kopi.
"Takut mas. Ailee belum siap," ucap Ailee.
"Kalo gak siap mulu, kapan siapnya? Lama banget," ucap Kalingga. Pria itu menyimpan gelas kopinya dan mengambil air putih lalu meminumnya. Ailee masih bersandar di dadanya, karena tidak fokus Kalingga menumpahkan air di gelas itu ke paha Ailee.
"Mas, dingin loh. Gak hati hati deh," omel Ailee.
"Maaf, gak sengaja," ucap Kalingga pelan. Pria itu menyimpan gelas yang sudah kosong karena semua isinya sudah tumpah ke paha Ailee.
Kalingga berdiri dan menarik lengan Ailee menuju ke kamarnya. Pria itu mengeluarkan celana pendek dan kaos miliknya.
"Kok kamu punya hotpants?" Tanya Ailee heran.
"Punya Briella. Waktu itu keluarga gue kesini, mereka nginep sekalian kita barbequan di balkon," jelas Kalingga.
__ADS_1
"Oh. Ailee kira punya cewek lain," ucap Ailee.
"Kita baru baikan loh, masa iya udah mau marahan lagi gara gara overthinking lo," ucap Kalingga.
"Berjanda sayang, Ailee ganti baju dulu. Nanti Ailee keringin dulu, kamu ke depan dulu," ucap Ailee.
"Iya. Kalo udah ngantuk lo tidur aja di kasur. Nanti gue tidur di sofa," ucap Kalingga.
"Kita nginep disini?" Tanya Ailee.
"Lo pikir gue mau bawa lo pulang dengan lo yang pake celana mini itu? Gak akan!" Ucap Kalingga. Pria itu langsung pergi dari sana dan kembali ke depan. Sedangkan Ailee hanya terkekeh pelan. Kalingga memang selalu posesif sekali.
"MAS AKU PAKE TANKTOP AJA YA? KAOS KAMU KEGEDEAN," teriak Ailee.
"GAK USAH MANCING KALO UJUNGNYA NANGIS," teriak Kalingga balik.
Tawa Ailee langsung mengudara mendengarnya. Lucu sekali prianya. Sudah tampan, tajir, posesif sekali. Ailee segera bergegas ke kamar mandi dan segera melepaskan pakaian bawahnya. Sebenarnya apa fungsinya Kalingga memberikan kaos miliknya? Baju Ailee kan tidak basah.
"Kayaknya mas Ling gak mau kalo gue gak nyaman tidur makanya dia kasih kaos ini," gumam Ailee. Gadis itu melepaskan baju miliknya dan menggantinya dengan kaos putih kebesaran itu.
Ailee terdiam menatap luka sayat yang ada di pahanya. Untungnya kaos Kalingga cukup besar sehingga ke bawahnya juga panjang. Setidaknya luka itu tertutup dan tidak terlihat. Ailee tidak mau jika Kalingga tahu soal itu.
"Gue tidur aja kali ya? Udah ngantuk juga," gumam Ailee pelan.
"MAS AKU TIDUR DULUAN, KAMU JANGAN MACEM MACEM YA," teriak Ailee.
"Cuma satu macem aja sayang," ucap Kalingga. Pria itu masuk ke dalam kamar mandi yang ada disana.
Tbc.
__ADS_1