
YOROBUN, AKU UDH CRAZY UP. MASA ENGGAK DIRAMEIN SEEHHH🫣
***
Kalingga hanya mendengus kesal melihat tingkah Ailee. Ingin sekali ia menekan bokong gadis ini agar dia kesakitan lagi. Tapi jika itu dilakukan, Ailee pasti akan marah padanya. Lebih parahnya lagi dia akan menangis dan di dengar oleh maminya, bisa bisa ia kena marah. Lebih baik ia keluar saja dari kamar adiknya ini dan membiarkan Ailee tidur disini.
"Kamu mau kemana?" Tanya Ashel.
"Kamar aku, tidur," ucap Kalingga.
"Oh, kenapa gak tidur sama Ailee?" Tanya Ashel.
"Bukan muhrim," ucap Lingga.
"Belaga, kemarin juga waktu mami ke rumah om kamu, kamu ajak dia ke apart. Mana kamu peluk mulu semalaman," ucap Ashel.
"Mami udah tahu ngapain dibilang lagi sih," gerutu Kalingga.
"Enggak, mami cuma mau nanya aja. Waktu ke balkon, kalian ngapain aja? Kok lama banget. Mami sama papi gak bisa liat soalnya cctv balkon mati," ucap Ashel.
Lingga terdiam, jadi maminya tidak melihat aksi gilanya bersama Ailee di kolam berenang? Syukurlah.
"Gak ngapa ngapain mi. Lingga sama dia cuma ngobrol aja abis itu kita ketiduran di balkon. Makanya lama," ucap Kalingga.
"Boong," ucap Ashel.
"Sama anak sendiri masih aja curiga," ucap Lingga. Pemuda itu pun pergi dari hadapan maminya untuk masuk ke dalam kamarnya. Ashel sendiri tadinya ingin mengecek, takutnya Kalingga tidur bersama Ailee. Tapi ternyata tidak. Suaminya sudah pergi ke kantor tinggal dia sendirian saja.
"Gue ngapain kalo kayak gini? Meeting udah beres, gak ada kerjaan lain lagi. Tidur aja kali ya? Udah lama gak tidur siang," ucap Ashel. Ia pun melangkahkan kakinya menuju ke kamar utama.
__ADS_1
Sementara itu di sekolah, Kairav dan Briella duduk satu bangku bersama. Ketidak hadiran Ailee dan Lingga bersamaan memunculkan tanda tanya bagi murid kelas. Namun setelah Briella angkat bicara jika pagi tadi Kalingga dan Ailee berangkat satu motor kemudian kecelakaan, mereka pun mengangguk mengerti.
Briella dan Kairav merasa sangat gabut sekali di sekolah. Biasanya disana ada Ailee dan Ling. Mereka selalu senang ketika Ailee mengganggu Kalingga. Namun hari ini, mereka tidak melihat hal itu karena kedua manusia itu tidak masuk ke sekolah.
Andai saja mereka berdua bisa untuk ikutan untuk bolos mungkin mereka tidak perlu bingung memikirkan soal ulangan yang sedang mereka hadapi. Parahnya ulangannya di akhir pelajaran. Jadi siapa yang cepat selesai ulangan maka dia boleh pulang.
Briella dan Kairav bekerja sama. Total soal ada dua puluh pilihan ganda dan lima esay. Briella mengerjakan dari nomor satu sampai sepuluh dan Kairav dari nomor sebelas sampai dua puluh. Dan nanti mereka akan salimg bagi jawaban. Tidak peduli mau sama atau tidak jawabannya yang penting mereka bisa cepat pulang.
Dan benar saja, dalam waktu kurang dari dua puluh menit mereka sudah selesai mengerjakan ulangan harian. Mereka mengumpulkan kertas itu ke depan dan langsung pamit pulang.
"Bang, nanti mampir beli mcd ya? Ailee nitip mcd," ucal Briella.
"Boleh, abang juga mau beli. Udah lama gak makan," ucap Kairav.
"Sip."
Kairav naik ke motornya berlanjut dengan Briella. Mereka meninggalkan area parkiran sekolah. Briella sudah kepo sekali dengan kronologi cerita Ailee kecelakaan karena di tarik oleh Vanesha. Bagaimana bisa?
***
Briella dan Kairav pun sampai ke rumahnya setelah mampir ke mcd untuk membeli beberapa makanan yang mereka mau juga makanan pesanan Ailee. Gadis bertumbuh ideal itu ternyata banyak makan juga.
Briella masuk ke dalam kamarnya, ia melihat Ailee yang masih tertidur lelap. Gadis itu pun membangunkannya karena pesanan Ailee sudah ada. Tak lama setelah Ailee membuka mata dan mengumpulkan nyawa, Kairav dan Kalingga masuk kesana. Kamar Briella memang menjadi basecamp mereka ketika berada disini.
"Etdah itu muka lecek amat Lee," ucap Kairav. Ailee hanya meliriknya sekilas dan duduk di tepi kasur. Ia tidak sadar jika kancing teratas baju seragamnya terbuka. Menyebabkan area dadanya sedikit terlihat. Yang melihat itu hanya Kalingga karena pemuda itu masih berdiri di dekat Ailee sedangkan Kairav sudah duduk lesehan di depan tv.
Kalingga berdehem, ia mendekat ke arah Ailee dan mengancingkan baju gadis itu. Ailee menyernyit dan melihat ke area dadanya, ternyata seragamnya terbuka.
"Makasih calon suami," bisik Ailee. Gadis itu bangun dan pergi ke kamar mandi. Kalingga menghela nafas panjangnya. Gila, berapa kali dia melihat milik Ailee yang malu malu untuk keluar itu. Apa dia sengaja melakukan itu?
__ADS_1
"Kak sini, mau gak?" Tanya Briella. Kalingga tersadar dari lamunannya dan berjalan kemudian duduk lesehan. Ailee sendiri sudah segar kembali setelah membasuh mukanya. Gadis itu dengan gerakan perlahan duduk di sebelah Kalingga dibantu pria itu. Di bawah pantatnya disimpan bantal kecil agar pantatnya tidak terlalu sakit.
"Lo kayak abis orang lahiran Lee, duduk aja dibantuin Kalingga," ucap Kairav.
"Salahin sepupu lo anjir. Mana nariknya kenceng banget lagi," ucap Ailee kesal.
"Ini tangan lo juga sampe luka? Terus bokong lo juga sakit? Daebak!! Si Vanesh bener bener gila, kayaknya dia bukan suka lagi sama kak Ling, tapi udah terobsesi gak sih?" Tanya Briella.
"Gak paham juga, kenapa ada modelan manusia kayak dia. Kalo dia bilang mau naik gitu ke motor, gue pasti nolak baik baik. Lah ini, dia nyerang gue dengan cara gak elit. Ya gue gak ada persiapan apa apa," gerutu Ailee.
"Terus lo mau tuntut dia?" Tanya Briella.
"Kalo aja dia bukan keluarga kalian udah gue ajuin tuntutan. Tapi enggak deh, masa iya salah satu anggota keluarga Natapraja ada di catatan polisi," ucap Ailee.
"INI BARU BESTI GUE-,"
"SAKIT ANJIR," teriak Ailee saat Briella menubruknya dan memeluknya. Menyebabkan sikutnya tertekan ditambah pantatnya juga sedikit bergeser.
"Eh, eh, saori saori. Gak sengaja, lupa gue kalo lo lagi sakit," ucap Briella.
"Sorry adek, sorry. Bukan saori," ucap Kairav.
"Iya itu maksudnya. Sakit ya Lee?" Tanya Briella.
"Nanya sekali lagi gue sumpel pake burger mao?" Tanya Ailee.
"Hehe, iya deh iya. Maapin," ucap Briella.
Ailee tidak menjawab ucapan Briella. Gadis itu lebih tertarik memakan burger yang ada di tangan kanannya. Tangan kirinya tidak bisa ia tekuk karena masih sakit. Ia bingung bagaimana nanti ketika ia ingin buang air besar. Bingung bagaimana caranya menekuk tangannya untuk membersihkan kotoran itu di pantatnya.
__ADS_1
"Ngomong ngomong, kok Vanesh bisa ada disini? Jarak dari rumahnya kan jauh?" Tanya Kairav.
Tbc.