
***
"Gue gak tahu, tiba tiba ada dia sama tuh cewek di pinggir jalan gak tahu lagi ngapain. Terus gue berhenti bermaksud baik mau nolongin. Lah tuh cewek malah nyolot. Ya gue males masih pagi udah bete aja gara gara cewek gak bermutu itu, makanya gue lanjut ke sekolah. Gak tahu kenapa nih cowok lagi berhentiin gue terus bilang 'nebeng' katanya. Ya gue turun aja dari motor biar sekalian modus. Pas gue mau naik tuh cewek narik gue kenceng banget gila. Tenaganya percis banget sumo," ucap Ailee.
Briella dan Kairav kompak tertawa ngakak mendengar cerita Ailee. Ditambah lagi cara penyampaian ceritanya yang sangat lucu, membuat mereka semakin tertawa hebat.
"Anjir, bisa bisanya lo kalah sama bocil SMP," ucap Kairav.
"Ya mau gimana lagi Kai, dia narik gue pas gue mau naik motor. Kan gue gak lihat lihat ke sekitaran soalnya gue lihatnya pijakan kaki gue. Mana sialnya gue bawa motor yang modif lagi, kan itu tinggi," ucap Ailee.
"Pantat semok gue jadi tepos gara gara dia," sambungnya.
Briella tidak bisa menahan tawanya lagi. Ailee benar benar lucu sekali ketika menjelaskan sesuatu. Apalagi ketika cewek ini sedang bete dan dipaksa menjelaskan, alhasil apa yang keluar dari mulutnya pasti sebagian kata katanya mengandung kekesalan.
Kalingga sendiri sebenarnya ingin tertawa karena mendengar cerita Ailee. Namun ia menahannya. Stay cool brother.
"Terus gimana ceritanya si Vanesh bisa sama kakak?" Tanya Briella.
"Waktu kalian berangkat pagi, gak lama kakak ikut berangkat juga. Di persimpangan jalan tiba tiba dia udah berdiri aja dan berhentiin motor kakak. Kakak juga kaget," ucap Kalingga.
"Kenapa kamu ajak dia?" Tanya Ailee.
"Ya masa gue ninggalin adek gue sih. Nanti dia di culik kita semua yang repot," ucap Lingga.
"Biasa aja dong, Ailee cuma nanya," ucap Ailee kesal. Ia pun kembali mengambil burger baru karena burger yang pertama ia ambil sudah habis.
"Cemburu ya lo?" Tanya Kai.
"Enggak, buat apa cemburu sama cewek yang enggak ada kualitasnya. Beraninya main kasar sama cewek lain," ucap Ailee ketus.
"Bete dia, biarin aja," bisik Briella pada abangnya.
Briella mengenal Ailee dengan baik. Ketika sedang bad mood, gadis ini akan berbicara ketus dan makan banyak cemilan. Namun yang paling ia suka adalah burger mcd. Briella sudah sering menghadapi Ailee yang seperti ini. Ja bersyukur karena ketika Ailee bad mood, sasarannya makanan bukan orang.
"Dia kayaknya obses banget sama kak Ling. Udah tahu sodara masih aja mepet," ucap Briella.
"Dia emang obses sama Kalingga. Udah dari kecil malah," ucap Kairav.
__ADS_1
Benar. Vanesha sudah menyukai Kalingga sejak anak itu berumur empat tahun. Saat itu usia Kalingga sekitar delapan tahun. Saat ada acara kumpul keluarga, Vanesha kecil selalu saja mengekori Kalingga. Kalingga sebenarnya sangat risih sekali ketika di tempeli oleh Vanesha. Namun ia tidak bisa menolaknya karena jika menolak maka Vanesha akan menangis kencang.
"Heran, suka kok sama sepupu sendiri. Kayak gak ada cowok lain aja," ucap Ailee acuh. Gadis itu terus memakan burger sampai hampir habis. Sebelah tangannya lagi memegang ponselnya. Ailee sedang berselancar di instagram.
"Lo tumben megang ponsel waktu kita gibah," ucap Briella.
"Lagi balesin chat yang masuk dm. Banyak banget, sampe chat dari orang yang gue kenal ketimbun dan enggak ke bales," ucap Ailee.
"Mana sini gue bantuin balesin chat mereka," ucap Briella hendak merebut ponsel Ailee namun dengan cepat Ailee menjauhkannya.
"Enggak mau. Trauma gue, orang yang enggak gue kenal lo balesin anjir. Mana balesannya alay banget," ucap Ailee.
Briella memang pernah iseng membalas chat chat yang masuk ke dm sahabatnya itu. Tentunya atas ijin dari Ailee. Namun ternyata Briella membalas pesan itu dengan nada alay dan menjijikan. Sangat bukan Ailee sekali.
Briella kembali tertawa, "Ya abisnya bejibun banget yang dm lo. Mana cowok semua lagi, rata rata ganteng juga. Gue juga kan mau."
"Makanya ig-nya gak usah di privat mana gak ada postingan sama sekali. Berasa misterius banget idup lo," ucap Ailee.
"Bagus kayak gitu, gak ada yang tahu keberadaan adik gue dari cowok cowok buaya kayak di dm lo," ucap Lingga ketus.
Skak mat!!!
Kalingga seketika bungkam saat Ailee membalas ucapannya. Waktu itu Kalingga memang pernah mengirimkan chat pada Ailee. Namun entah chat apa Kalingga lupa lagi. Itu sudah lama dan sialnya kenapa dia harus mengirimkan chat pada gadis ini?!!!
"Ayo loh kak, di skak sama Ailee. Makanya jangan coba coba nyari gara gara sama cewek yang lagi bad mood. Di skak kan sama dia," ucap Briella.
Kalingga hanya berdehem pelan. Sedangkan Ailee tidak mau ikut campur lagi. Emosinya hari ini benar benar diuji sekali oleh manusia manusia yang sangat tidak penting dalam hidupnya. Untungnya stok sabar Ailee sangat unlimited.
"Siapa?" Tanya Briella saat dering panggilan ponsel Ailee berbunyi.
"Temen," jawab Ailee sekilas. Ia pun mengangkat teleponnya disana karena malas bangun. Bokongnya masih sakit.
"Apa?" Tanya Ailee saat panggilan diangkat.
"..."
"Beresin sendiri, gue gak bisa kesana. Nyari gara gara mulu hidup manusia itu," ucap Ailee.
__ADS_1
"..."
"Dibilang gak bisa Ngel, gue abis jatoh tadi makanya gak masuk sekolah. Suruh yang lain aja, next time gue gabung kalo gabut," ucap Ailee.
"..."
"Bodo amat," ucap Ailee.
Tut.
Panggilan pun terputus karena Ailee memutuskannya sepihak.
"Kenapa Lee?" Tanya Briella.
"Temen gue minta tolong, gue lagi males kesana. Lagian masih ada anak anak lain juga," ucap Ailee.
"Kenapa enggak di tolongin? Lo kan masih mampu," ucap Lingga.
"Maksudnya Ailee harus kesana gitu? Tolong yang dimaksud disini itu tolong buat datang ke acara dia, Kalingga Alister," ucap Ailee.
Ia benar benar kesal sekali pada pria ini. Sejak tadi emosinya terasa di aduk aduk oleh Kalingga. Jika saja pantatnya tidak sakit mungkin dia akan menerjang Kalingga saat ini juga.
"Bri, bantu berdiri dong," ucap Ailee.
"Mau kemana? Mami minta lo istirahat sampa malem disini," ucap Briella.
"Gue mau jalan kaki, biar bokong gue gak sakit terus. Gue juga masih laper, mau ke bawah ambil pesanan," ucap Ailee.
"Si anjir mesen makanan gak bilang bilang. Kan gue juga mau," ucap Briella ngegas.
"Heh bujank!! Udah gue pesenin kesukaan lo. Cepet bantu berdiri," ucap Ailee. Briella pun hanya cengengesan dan membantu Ailee berdiri.
"Tumben gak nyuruh Kalingga Lee?" Tanya Kai.
"Males," ucap Ailee singkat.
Tbc.6wpz
__ADS_1