
***
Sesampainya di sekolah, Ailee keluar begitu pun dengan si kembar tiga. Briella dengan penuh perhatian menggandeng tangan Ailee juga tangan Kalingga. Kalingga sempat menolaknya, namun Briella melemparkan tatapan tajamnya. Dia tidak mau permintaanya ditolak. Karena selama ini tidak pernah ada yang menolak kemauannya. Kalingga tidak memiliki pilihan lain selain menuruti mau adiknya ini. Dari pada berakhir ribet dan harus keluar uang jutaan rupiah karena di palak.
Mereka berjalan melewati beberapa siswa dan siswi di lorong sekolah. Tiba tiba langkah Briella terhenti, otomatis langkah Ailee dan Kalingga pun berhenti. Kairav sendiri hanya ikut ikutan. Mereka di cegat oleh seorang pria entah dari jurusan mana.
"Ailee Fox yang mana?" Tanyanya.
"Ngapain nyari dia?" Tanya Briella.
"Ada urusan, penting," ucapnya.
"Kenapa?" Tanya Ailee.
"Kamu Ailee Fox?" Tanyanya. Ailee menganggukan kepalanya sebagai jawabannya.
"Cantik banget. Gue Fade, anak kelas dua belas IPA," ucapnya mengulurkan tangan ke arah Ailee.
"Iya. Ada apa?" Tanya Ailee sembari menjabat tangan Fade.
"Gak papa, gue cuma mau tahu lo aja," ucapnya kemudian sedikit mendekat ke arah Ailee, "Albert kalah banyak dari gue. Mending sama gue aja," ucapnya.
Briella yang melihatnya langsung mendorong pria bernama Fade ini agar menjauh dari Ailee. Ia juga tidak terlalu mendengar apa yang diucapkan Fade pada Ailee.
"Jaga jarak lo, dia udah berdoi," ucap Briella.
"Oh ya? Siapa?" Tanya Fade.
"Kakak gue. Dia udah di jodohin, lo gak bisa deketin Ailee lagi," ucap Briella membuat Ailee melotot. Jodohkan? Yang benar saja, jika Briella mengatakannya dengan keras sudah pasti itu akan jadi tranding topik di sekolah. Ailee sudah bosan jadi seleb tranding dadakan.
"Yang jelas gue bakalan deketin Ailee. Karena gue gak peduli tentang perjodohan itu. Kayak zaman apa aja," ucap Fade pada Briella, kini tatapannya beralih pada Ailee.
"Istirahat nanti ketemu di kantin Ail, see you Queen," ucapnya tersenyum ke arah Ailee.
__ADS_1
What the f*ck!!
Bagaimana dia bisa tahu identitasnya di dunia balap? Dia tahu nama panggilan Ailee di arena, yaitu Queen. Apa dia juga anak motor? Ailee harus segera mencari tahu, takutnya dia akan menjadi sumber masalah untuknya.
Sepeninggal Fade, Briella melanjutkan langkahnya menuju ke dalam kelas. Sebentar lagi jam pertama pelajaran akan dimulai. Ia akan menginterogasi Ailee nanti saja. Toh Ailee terlihat tidak mengenal Fade Fade itu. Namanya aneh sekali, mukanya juga tidak terlalu tampan. Alias biasa saja.
***
Disaat jam pelajaran tadi, Ailee mengirimkan pesan di grup chat anak inti SBA. Sore ini dia minta kepada mereka untuk berkumpul. Semuanya mengiyakan. Untungnya Ailee tidak terciduk memainkan ponsel. Hanya Briella saja yang tahu termasuk Kai dan Ling, karena mereka duduk di belakang Ailee.
Saat waktu istirahat tiba, Ailee dan ketiga kembar berjalan seperti biasa menuju kantin. Mereka akan makan disini. Kairav spesialis pemesan dan Kalingga spesialis pembayar. Ailee dan Briella sendiri hanya bertugas makan saja. Sangat enak bukan?
Mereka berempat duduk di tempat biasa. Kairav langsung memanggil satu orang penjual dan menyebutkan pesanannya juga pesanan yang lain. Dia sudah tahu apa saja yang sering dimakan oleh saudaranya dan Ailee juga. Yang jelas Ailee tipekal orang yang suka makan mie, sama seperti Kalingga.
"Ngomong ngomong, gue mau ngomong," ucap Kairav.
"Jangan mulai deh," ucap Briella memperingati, pasalnya abangnya ini selalu mengatakan hal hal tidak bermutu. Membuatnya kesal sekaligus emosi juga sudah pasti.
"Serius," ucap Kairav.
"Liburan semester ini kita ke Korea yuk?" Ajak Briella menyerobot Kairav lebih dulu.
Kairav mendengus kesal, "Kenapa harus kesana?" Tanyanya.
"Ada calon adek ipar lo lah disana. Cakep cakep lagi," ucap Briella pede.
Ailee menggelengkan kepalanya. Briella sahabatnya ini memang sangat menyukai sekali pria pria idol k-pop. Bahkan banyak sekali biasnya. Sedangkan Ailee, dia tidak terlalu suka namun selalu mendengarkan kehalaun Briella sebagai bentuk menghormati.
Jika ingin di dengar, maka harus mau mendengarkan.
Makanan mereka pun datang. Ailee dengan semangat menerima mie miliknya. Bentukannya seperti mie goreng ada umunya, hanya saja bedanya Ailee selalu meminta extra toping yaitu keju mozza kesukaannya. Tanpa ia sadari, sejak tadi Kalingga diam dan terus memperhatikannya. Pria itu terus menatapnya tanpa jeda, bahkan dia sudah tidak malu seperti biasanya ketika terciduk menatap Ailee oleh kedua saudaranya.
"Lee, si Fade katanya mau nyamperin lo. Kok dia malah sama cewek cewek noh," ucap Briella. Ia menunjuk dengan dagunya ke arah Fade, dimana pria itu tengah duduk di bangku ujung dengan di kelilingi banyak cewek cewek. Benar benar play boy.
__ADS_1
"Biarin sih, gue gak kenal dia juga. Bodo amat," ucap Ailee.
"Ya kan kalo dia tajir lo peres aja uangnya. Lumayan cuy," ucap Briella.
"Dasar mata duitan," ucap Kairav. Pria itu memasukan potongan ayam goreng ke mulut adiknya agar tidak melulu berbicara tentang duit.
"Duit emang gak jamin kebahagiaan, tapi kalo banyak duit kan kita bahagia," ucap Ailee.
"Nice girl," ucap Briella. Ia melakukan tos bersama dengan Ailee. Mereka berempat pun kembali melanjutkan makannya sampai selesai. Setelah istirahat adalah jam kos. Sepertinya Ailee dan Briella akan memilih tidur di UKS.
"Balik nanti mami minta lo datang, dia buat sup ayam kesukaan lo," ucap Briella setelah mengecek ponselnya.
"Iya? Mau lah," ucap Ailee. Namun sedetik kemudian ia terdiam, datang ke rumah Briella sama dengan dia akan bertemu Kalingga lagi? Sudah cukup ia bertemu dengan pria ini di sekolah. Bahkan Ailee harus mati matian menghindari tatapan pria ini. Bertingkah seolah Ailee tidak merasa di tatap pria di sampingnya ini. Padahal aslinya dia sudah tidak nyaman.
"Enggak kayaknya Bri, gak bisa," ucap Ailee.
"Gak bisa nolak maksud Ailee. Kasih tahu mami, cakapar mau datang kok," ucap Kairav.
"Oke."
Ailee menghela nafasnya. Kairav dan Briella memang sebelas dua belas. Mereka sangat mirip sekali.
Tiba tiba Fade datang dan menggeser duduk Ailee sehingga gadis itu semakin mendekat ke arah Ling. Tolonglah, dia sedang menghindari pria ini dan pria pengganggu ini datang? What the f*ck!!
"Hai Ail, mau dong di suapin," ucap Fade.
"Tangan lo masih fungsi kan? Kalo lumpuh, gue baru mau suapin lo," ucap Ailee.
"Pedes banget mulutnya, pengen rasain deh. Kayaknya manis," ucap Fade.
Ailee tersenyum sinis, ternyata selain tukang ganggu pria ini juga mesum. Benar benar bernilai nol untuk Ailee. Ia benar benar tidak suka dengan Fade.
"Sayangnya bibir gue gak mau rasain bibir lo," ucap Ailee menatap remeh ke arah Fade.
__ADS_1
Tbc.