Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
193. Mall


__ADS_3

Nafsuan.


Adalah kata kata yang cukup cocok disematkan pada Kalingga. Entah mau seperti apa lagi kemesumannya ini, entah akan bertambah entah akan berakhir. Memang benar, seharusnya Ailee mendapatkan Kalingga dengan versi lain. Jika Ailee dapat Kalingga versi yang biasa, yang selalu menampilkan raut wajah datar dan dinginnya, mungkin setiap hari Ailee akan makan hati. Sebab Kalingga tidak akan peduli padanya. Mengingat dengan sifat dinginnya itu. Pastinya Kalingga tidak akan peduli dan terkesan cuek.


Seusai berciuman, Kalingga langsung membawa Ailee pergi. Tidak pulang dulu sebab dia ingin waktu yang lama dengan kekasihnya. Sore ini Kalingga diajak Ailee untuk pergi ke mall. Ailee butuh perlengkapan untuk berlibur ke Indonesia. Jadi Kalingga mengantarnya ke mall.


Perjalanan menuju mall tidaklah memakan waktu. Sebab jarak dari kantor papi Ailee menuju ke mall hanya sekitar sepuluh menit saja. Sesampainya di dalam mall, Ailee langsung menarik Kalingga menuju ke tempat baju. Dia memerluka kaos dan juga celana. Selain itu dia juga membutuhkan perlengkapan lainnya.


Ailee tidak terlalu pemilih, yang penting dia suka dan ukurannya adalah ukurannya. Dia langsung memasukan empat buah kaos berwarna hitam dan putih motif polos. Selain itu Ailee juga mengambil kemeja panjang berwarna putih, tidak lupa dengan hotpants berwarna hitam serta celana pendek berbahan levis.


Kalingga hanya diam sembari mendorong troli belanja mereka. Kalingga baru tahu jika saat belanja Ailee tidak akan banyak memilih. Setahu dia dari papinya, yaitu Kavin. Wanita selalu lama ketika berbelanja. Bahkan terkadang Kavin juga selalu merasa bosan. Tapi entah kenapa kali ini Kalingga justru senang menemani Ailee belanja. Gadisnya ini sangat sat set dalam memilih pakaian.


"Cocok gak?" Tanya Ailee.


"Cocok kalo dipake waktu sama gue aja. Kalo dipake waktu lo keluar, enggak," komentar Kalingga.


"Ish Ling, kamu ini gak ngerti fashion? Ini itu dress yang sering dipake cewek cewek kalo ke pantai. Kamu mah mana ngerti," ucap Ailee.


"Gue ngerti karena tahu. Gue gak mau tubuh indah lo ini jadi santapan mata mata lapar pria gila diluar sana," ucap Kalingga sembari menarik kembali dress dengan tali spaghetti itu, dan menyimpannya kembali pada tempatnya.


Ailee memberengut kesal. Dia tidak bisa bernego lagi. Dia harus menuruti kemauan Kalingga. Sudahlah, tidak apa.


"Ya udah ayo cari baju couple, mau baju couple sama kamu," ucap Ailee.


Kalingga tersenyun tipis, "Alay gak sih yang? Tapi ya udah gak papa. Yang penting lo seneng."


"Ya udah ayo," ucap Ailee. Gadis itu menggandeng tangan Kalingga yang sedang mendorong troli. Mereka terlihat seperti sebuah keluarga muda yang harmonis sekali.


Ailee menjelajahi isi toko ini. Mencari barang lucu dan unik untuk ia pakai couple-an dengan Kalingga. Namun dia bingung harus apa. Banyak pilihan, seperti case, baju, hoddie dan yang lainnya.

__ADS_1


"Kamu mau apa?" Tanya Ailee.


"Mau tidurin lo, tapi gue tahan. Belum nikahin lo soalnya," ucap Kalingga.


"Ish gak gitu konsepnya ganteng dan tinggi. Maksud Ailee itu kamu mau barang apa? Baju kah, atau apa gitu," ucap Ailee.


"Boleh, gue pake celana panjang tanpa baju lo pake lingerie. Cocok kan?" Tanya Kalingga.


Semakin melantur.


Ailee menghela nafasnya dan menatap jengah ke arah Kalingga. Benarkan apa yang dia pikiran sejak tadi. Kalingga mesum dan akan tetap mesum sampai kapan pun.


"Mas aku ngambek loh kalo kamu gak bener jawabnya pas aku tanya," ucap Ailee.


"Gak bener gimana hm? Kan bener, lo boleh pake lingerie tapi cuma di depan gue aja," ucap Kalingga.


Kalingga terkekeh dan melepaskan rangkulan tanga Ailee di tangannya lalu memeluk bahu gadis itu. Tak lupa mencuri kecupan di pipi gembul gadisnya.


"Lingaa!! Kalo ada yang lihat gimana?!" Tanya Ailee galak. Bagaimana dia tidak galak, Kalingga menciumnya di depan umum. Ya meskipun disini tidak ada orang sih. Tapi Ailee tetap saja malu.


"Biarin, yang gue kiss kan lo. Bukan orang lain," ucap Kalingga dengan santainya. Pria itu kembali menarik Ailee untuk berjalan beriringan bersamanya. Mereka masih berjalan jalan mencari benda couple.


Banyak sebenarnya, namun menurut Ailee ini semuanya sangat mainstream sekali. Tidak ada yang aneh dan berbeda dari yang lainnya. Mereka bahkan sudah mengitari area yang banyak sekali pernak pernik serba couple, namun satu pun tidak ada yang menarik untuk Ailee.


"Mau apa jadinya?" Tanya Kalingga.


"Apa ya?" Ucap Ailee.


Kalingga melirik kesal ke arah pacarnya, dia bertanya dan Ailee malah balik bertanya. Sepertinya gadisnya ini harus di geplak sekali kali, agar tidak seperti ini. Tapi Kalingga tidak tega. Dia adalak anak emas keluarga Fox. Yang artinya Ailee sangat disayangi.

__ADS_1


"Mas, semua barang disini mainstream banget tahu gak. Ailee kurang suka," ucap Ailee.


"Terus sukanya apa?" Tanya Kalingga.


Ailee terdiam dan nampak berpikir. Entah apa yang dipikirkan gadisnya ini. Kalingga tidak tahu, dia bukan cenayang yang bisa menebak pikiran kekasihnya ini. Dia hanya diam menunggu sembari menatap wajah menggemaskan Ailee ketika sedang berpikir.


"Pokoknya semua ini mainstream, mas."


Lagi lagi Kalingga menghela nafasnya. Dia harus extra sabar, seolah sedang menghadapi anak kecil yang masih TK. Tapi lama lama Kalingga geram sekaligus gemas juga.


"Ya maunya apa sayang, lo giliran beli baju sat set banget. Kenapa giliran ini lo lama?" Tanya Kalingga pelan, seolah dia sudah lelah menghadapi sikap Ailer saat ini.


Ailee cengengesan dan menangkup kedua pipi kekasihnya. "Sayang, gimana kalo kita tukeran ginjal aja? Kan ada dua tuh, kiri sama kanan. Bebas deh mau yang mana, itu kan couple."


Tenggelamkan Kalingga saat ini juga!!!


Ingin sekali rasanya Kalingga benar benar menjitak kepala Ailee saat ini juga. Tidak peduli gadis ini akan kesakitan atau tidak. Kalingga benar benar dibuat sangat kesal sekali. Bisa bisanya minta tukeran ginjal. Dipikir tubuh manusia tidak butuh ginjal? Seolah ginjal adalah benda mainan. Itu benda hidup!!


"Cukup. Gue udah sabar ya hadepin lo saat ini. Sekarang gue gak akan dengerin lagi mau lo untuk disini. Ikut gue," putus Kalingga.


Ailee tertawa keras melihat raut wajah Kalingga yang sangat tertekan karena menghadapinya. Lucu sekali, Ailee benar benar suka melihatnya.


Jika Kalingga tidak segera membawa Ailee pergi, maka mereka akan semakin lama disini. Kalingga sepertinya benar benar harus membeli stok sabar lebih banyak lagi. Tidak peduli mahalnya berapa. Dia memang harus membeli stok sabar.


Tapi masalahnya dia harus beli dimana?


Tbc.


Ailee somplak mode on🙃

__ADS_1


__ADS_2