Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
56. Sleepcall


__ADS_3

***


Tanpa diketahui oleh Ailee, sepulang gadis itu dari rumah Kavinder, kedua orang tuanya datang kesana bermaksud menjemput. Tapi ternyata Ailee sudah tidak ada. Kavin dan Alex adalah teman semasa kuliah, namun tidak terlalu dekat. Mereka hanya bertemu dan saling tegur sapa saat ada kerja kelompok saja. Sisanya saling diam diaman. Dan saat ini juga, mereka menjalin bisnis sama sama. Tak disangka jika anak Alex terjebak cintanya dengan anak temannya ini.


"Aku pribadi ingin meminta maaf atas perlakuan anak adik ku kepada Ailee. Anak itu benar benar sangat emosional dan tidak bisa membedakan mana yang benar atau salah," ucap Kavin.


"Maklum saja, anak kamu Kalingga sangat tampan. Wajar jika sepupunya sendiri menyukai sodaranya. Namun sedikit kurang wajar jika sampai menyakiti orang lain. Saran saja, lebih baik kedua orang tuanya lebih perhatian pada dia. Sepertinya ada sebab kenapa dia sampai seperti itu," ucap Alex.


"Kau benar Lex, aku juga tidak habis pikir kenapa Vanesh sampai seperti itu. Parahnya Ailee sampai harus dilarikan ke rumah sakit. Namun untungnya anak itu tidak apa apa," ucap Kavin.


"Maafin anak adik aku ya mbak? Aku bener bener merasa bersalah sama anak kamu," ucap Ashel.


"Ashel, santai saja. Lagi pula Ailee baik baik saja kan? Nanti juga sembuh, mungkin Vanesh seperti itu karena takut Kalingga bersama Ailee padahal kenyataannya mereka hanya teman dekat saja," ucap Cya.


"Iya mbak. Tapi tetap saja aku tidak tega melihat Ailee kesakitan seperti itu," ucap Ashel.


"Dia anak bandel, besok juga masuk sekolah lagi," ucap Cya.


"Ya sudah kami pamit dulu. Sepertinya kami telat menjemput anak kami. Terimakasih sudah menerimanya selama ini," ucap Alex.


"Sama sama Lex, Ailee sudah seperti anak bungsu ku. Sama seperti Briella. Apalagi dia pernah menyelamatkan nyawa Briella sampai ia masuk rumah sakit. Itu benar benar sangat berjasa sekali untuk ku. Briella adalah anak perempuan tersayang ku," ucap Kavin.


"Pamit dulu ya Shel," ucap Cya.


"Iya mbak. Kapan kapan kita makan keluar napa mbak, biar aku punya temen deket," ucap Ashel.


Cya terkekeh, "Boleh, mau kapan? Besok aku free."


"Besok juga boleh. Kita makan atau belanja mungkin," ucap Ashel.


"Ide yang bagus. Nanti aku kabari lagi," ucap Cya.


Alex dan Cya pun masuk ke dalam mobilnya. Ashel dan Kavin mengantarnya sampai ke depan pintu. Mereka melambaikan tangannya saat mobil Alex dan Cya pergi.


"Aku gak nyangka mbak Cya se-humble itu," ucap Ashel.

__ADS_1


"Jangan lihat dari tampangnya sayang. Gak semua orang sama seperti apa yang kamu pikirkan," ucap Kavin.


"Tapi kok mereka nelantarin anak mereka sih?! Kan aku kasihan sama Ailee," ucap Ashel.


"Mas juga kasihan, dia jadi sasaran objek Kalingga," ucap Kavin.


"Maksudnya?" Tanya Ashel.


"Kamu gak lihat bibir Ailee? Bengkak terus, belum lagi leher Kalingga yang merah memanjang kayak bekas cakaran Ailee," ucap Kavin. Mereka berjalan masuk ke dalam rumahnya menuju ke kamarnya.


"Kok kamu enggak larang dia sih?! Kan anak kamu ketularan kamu kan. Mesum sejak dini," ucap Ashel kesal.


"Aku gak mesum sayang," ucap Kavin.


"Mana ada, waktu aku masih SMA aja sering kamu culik ke rumah kamu ya," ucap Ashel.


"Sstt, itu rahasia pabrik."


***


Ailee baru saja selesai mandi dan akan segera makan. Makanannya sudah tersaji di meja depan tv di kamarnya. Ia menggunakan baju dress tidur. Tubuhnya sudah jauh lebih baik dari biasanya. Magi ternyata memasak ayam goreng suwir, salah satu olahan kesukaan Ailee.


"Mama, papi," ucap Ailee.


"Kamu baik baik aja kan? Gimana, ada yang sakit lagi gak? Kalo ada kita ke dokter lagi," ucap Cya.


"Enggak ada ma. Ailee baik baik aja, lagian badan Ailee sudah lebih baik dari sebelumnya," ucap Ailee.


"Beneran? Maafin mama sama papi ya? Kami telat jemput kamu," ucap Cya.


"Gak papa, Ailee dianter pulang sama Ling tadi," ucap Ailee.


"Ya udah, makan yang banyak habis itu istirahat ya sayang," ucap Alex.


"Iya pi."

__ADS_1


Alex mengecup kepala anaknya kemudian keluar dan Cya memeluknya juga mengecup kedua pipi anaknya. Sedangkan Ailee sempat ngebug, benar benar perubahan yang signifikan sekali. Kedua orang tuanya bahkan berperilaku sangat baik padanya. Berbeda seperti biasanya, mereka akan keluar begitu saja tanpa mengatakan apapun apalagi melakukan hal seperti tadi.


Ailee kembali makan makanannya sampai habis. Setelah selesai makan ia menyimpan piring bekas makannya di meja kecil yang berada di luar kamarnya. Nanti Magi akan mengambilnya. Ailee kembali masuk ke dalam kamar dan merebahkan tubuhnya diatas kasur empuk miliknya. Sebelum tidur ia menelepon Kalingga. Ini panggilan video.


"Apa sih ganggu aja lo," serobot Kalingga.


"Ganggu ya? Tapi diangkat juga. Ayang, Ailee mah bobo," ucap Ailee.


"Ya tidur aja sih, ngapain laporan. Gak penting banget," ucap Kalingga.


"Tadi kiss Ailee sekarang ketus lagi. Maunya kamu apa? Maunya Ailee kamu sayang dan cinta sama Ailee biar kita bisa nikah," ucap Ailee.


"Ngawur. Tidur sana," ucap Ling.


"Temenin tapi, sambil sleep call," ucap Ailee.


"Males. Kuota gue nanti abis," ucap Ling.


"Gayanya aja uang banyak, mobil sportnya dua, punya apart, kuota aja di permasalahin," ucap Ailee.


"Gak nyambung," ucap Ling.


Terlihat jika disana Kalingga juga sudah merebahkan tubuhnya ke atas kasur. Ia menyimpan ponselnya di sampingnya dan tidur terlentang.


"Bayangin kalo kita sekamar. Kamu tidur terlentang kayak gitu, Ailee terus duduk diatas pangkuan kamu. Kamu pasti tegang," ucap Ailee.


"Ngawur. Gue gak selemah itu, masa iya tegang cuma gara gara lo dudukin," sangkal Kalingga.


Padahal sebenarnya, Kalingga sangat tidak tahan dengan Ailee. Tadi saja dia harus mandi dan menuntaskan hasratnya sendirian. Ini semua karena ulah Ailee. Gadis itu tiba tiba tiduran diatas pahanya dengan posisi menghadap langsung ke depan miliknya. Parahnya lagi kepala gadis itu tidak mau diam. Tentu saja karena gesekan kepala gadis itu miliknya bereaksi. Miliknya terasa sakit sekali tadi karena sesak berada di dalam celana boxernya.


"Halah, so soan bilang enggak tegang. Terus tadi ngapain aja mandinya lama banget kayak cewek. Mana pas Ailee masuk kamar kamu waktu kamu mandi, Ailee gak sengaja denger sesuatu yang buat bulu kunduk Ailee merinding," ucap Ailee.


"Lo denger apa?!" Tanya Kalingga.


"Denger kayak gini, 'enghhh, Ailll, faster please.' Gitu, kok kamu sebut nama Ailee? Terus itu lagi ngapain?"

__ADS_1


What the f*ck!!!!


Tbc.


__ADS_2