Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
226. Kekhawatiran Seorang Ibu


__ADS_3

***


Ashel tersenyum lalu mengangguk. Untunglah ada anak ini. Selama ini Ashel selalu menginginkan masakan buatan Ailee namun ia cukup segan untuk memintanya. Dia tahu kesibukan Ailee seperti apa jadi dia mengurungkan niatnya. Apalagi sejak memakan bakso buatan Ailee, rasanya benar enak sekali. Mirip dengan bakso yang sering ia makan ketika SMA bersama Ayu.


Ngomong ngomong soal Ayu, sampai detik ini dia belum mendapatkan pembicaraan apa apa dari wanita itu. Padahal jelas jelas saat ini keluarga Natapraja sedang dilanda masalah yang disebabkan oleh anaknya. Jangankan berbicara, sekedar untuk menelepon Ashel dan menjelaskannya saja tidak ada.


Hubungannya dengan Ayu memang semakin merenggang. Entah kenapa, padahal Ashel sudah mencoba memperbaikinya namun Ayu tidak pernah memberikan feedback yang sama. Jelas saja semuanya tidak akan berjalan seperti semula jika hanya salah satu saja yang mencoba memperjuangkan kembalinya persahabatan mereka.


"Sayang, are you okay?" Tanya Kavin.


"Peluk mas," ucap Ashel, wanita itu merentangkan kedua tangannya. Kavin tersenyum melihat tingkah manja istrinya, tidak pernah berubah sejak dulu. Kavin sama sekali tidak pernah keberatan dengan itu semua. Justru dia sangat senang.


"Ada apa?" Tanya Kavin.


"Kamu masih nanya ada apa padahal kamu tahu keadaan keluarga kita lagi kayak gimana," ucap Ashel. Wanita itu memeluk suaminya sembari memejamkan matanya, tidak tidur. Hanya memejamkan saja.


"Jangan terlalu dipikirkan. Aku gak mau kamu makin sakit sayang," ucap Kavin.


"Gimana aku gak mikirin itu semua mas, kamu tahu Kalingga udah besar. Dia udah puber juga, dia punya nafsu. Kamu pikir lah ke depannya akan seperti apa," ucap Ashel.


"Aku tahu kekhawatiran kamu sayang, tapi percaya sama anak kamu itu. Dia tidak akan memilih barang murah," ucap Kavin.


"Ih bukan gitu mas. Maksud aku gimana kalo Kalingga lagi bernafsu tinggi dan menggunakan video itu sebagau bahannya? Aku bener bener gak sudi," ucap Ashel.


"Hei, dengerin aku," ucap Kavin. Ia berusaha menenangkan istrinya. Jelas saja Ashel akan marah, meskipun itu hanya halusinasi.


"Waktu itu aku pernah denger perdebatan Ailee sama Kalingga. Keduanya juga membahas soal video itu. Ailee sudah tahu tentang video itu karena dia melihatnya sendiri di ponsel Kalingga. Bahkan dia juga yang meminta Kalingga mengganti nomornya dan tidak masuk lagi ke grup keluarga-,"


"Kok kami baru kasih tahu aku?!" Tanya Ashel kesal.


"Sayang, dengerin dulu. Aku tahu kamu emosi, tapi dengerin dulu oke? Biar kamu ngerti," ucap Kavin.

__ADS_1


Ashel menghela nafasnya dan mengangguk. Saking emosinya dia bahkan tidak menghargai suaminya yang sedang menjelaskan semuanya.


"Maaf, aku gak maksud mas," ucap Ashel.


"Gak papa. Wajar kamu semarah ini, aku juga marah. Tapi mau bagaimana lagi," ucap Kavin.


"Lalu setelah itu apa?" Tanya Ashel.


"Setelah itu Kalingga kembali masuk grup keluarga karena adek yang join dia lagi. Dari situ Vanesha kembali berulah mungkin. Karena gak mungkin kalo dia gak berulah," ucap Kavin.


"Terus Ailee marah gak waktu itu?" Tanya Ashel.


"Kayaknya iya, waktu itu aku denger ringisan Kalingga. Waktu aku intip Ailee gigit bahu Kalingga," ucap Kavin. Ashel terkekeh mendengarnya. Lucu juga tingkah kedua anaknya ini


Saat itu memang setelah kejadian di apartement saat Ailee mengetahuinya, keduanya kembali membahasnya di mansion tepatnya di balkon kamar Kalingga. Kebetulan Kavin sedang di kamar Briella waktu itu. Dia mendengar semuanya. Namun dia tutup mulut.


"Di gigit? Gitu doang?" Tanya Ashel.


"Hey, aku dapet benihnya dari kamu ya mas," ucap Ashel tak terima.


"Okey, okey. Anak kita. Dan setelah itu kayaknya Kalingga blok lagi nomor Vanesha, kamu tahu kan Vanesha sampe telpon kamu? Ingat?" Tanya Kavin.


"Iya juga sih, waktu itu anak itu sempet telpon aku dan minta Kalingga buat bukain blokirannya," ucap Ashel.


"Aku yakin anak kita gak mungkin lihat video itu," ucap Kavin.


"Kamu seyakin itu? Kamu gak lihat kenafsuan anak kamu sama Ailee kayak gimana?" Tanya Ashel.


Bukan bermaksud tidak percaya dengan anaknya itu. Namun Kalingga adalah laki laki. Dan Kalingga benar benar mewarisi semua sikap dan sifat Kavin. Dia tahu tabiat suaminya ini seperti apa.


"Aku yakin. Soalnya Kalingga pernah bilang dia cuma bernafsu sama Ailee. Entah itu bener atau enggak. Tapi kamu harus lebih perhatikan, bibir Ailee sering luka kan? Kamu juga sering komplain soal itu sama aku. Ulah siapa lagi kalo bukan ulah Kalingga?" Ucap Kavin.

__ADS_1


"Iya juga. Aku takut kalo nanti di masa depan Kalingga enggak nikahin Ailee. Saat ini aja bibir Ailee udah diperawanin sama anak kamu. Kalo itu keterusan gak menutup kemungkinan mereka akan having s*x sebelum waktunya kan mas?" Tanya Ashel.


Tentu saja sebagai seorang ibu dia takut. Apalagi dia punya anak gadis yang juga sama sama teman Ailee. Jika Kalingga melakukan itu pada Ailee, tidak menutup kemungkinan hal sama akan terjadi pada anak gadisnya. Ashel sangat yakin dengan sistem tabur tuai. Itu semua nyata dan ada.


"Gak akan. Aku yang akan jamin kalo Ailee sama Kalingga gak akan bertindak jauh. Lagi pula mereka kan gak pernah pacaran tertutup. Mereka sering main di mansion kita atau pun mansion Ailee. Kamu harus percaya itu," ucap Kavin.


"Iya mas," ucap Ashel.


***


Sementara itu di dapur, Kalingga bukannya membantu dia malah merusuh. Terus mengganggu Ailee ketika gadis itu sedang memasak. Ailee benar benar geram. Dia bahkan memarahi Kalingga namun Kalingga tidak mendengarkannya dan semakin menjadi jadi dalam mengganggu Ailee.


Ailee benar benar sudah kehabisan stok sabar. Lihat saja, dia akan melakukan sesuatu yang akan membuat Kalingga kelimpungan. Tunggu saja.


Masakannya tidak banyak. Ailee hanya membuat bubur yang di dalamnya ditambahkan beberapa potong sayuran seperti wortel, kentang, jagung manis, serta potongan daging ayam. Tadinya dia ingin menambahkan extra jahe juga supaya tubuh tante Ashel lebih relax, namun dia malah memikirkan untuk membuat susu jahe. Kebetulan tante Ashel suka susu juga.


"Wangi banget. Tapi lebih wangi aroma tubuh lo," bisik Kalingga. Pria itu selalu berada di dekat Ailee. Menempel pada tubuh Ailee sehingga gadis itu kesulitan bergerak.


"Aku siram pake susu mendidih ini mau?" Ancam Ailee.


"Boleh, asal susu dari punya lo. Gue mau nerimanya, sepanas apapun itu," ucap Kalingga.


Tuk..


"Mesumnya kurangin, Ailee gak suka dengernya," ucap Ailee.


"Gak suka? Jelas, lo sukanya praktek kemesuman langsung sama gue. Nanti ya, sekarang belum bisa."


Wtf.


Tbc.

__ADS_1


Udah gak bisa berword word sama sikap lingling🤧


__ADS_2