
***
Dibilang lebay, tapi orang lain mana tahu rasanya menahan rindu itu seperti apa. Wajar saja, kedua insan berbeda jenis ini sedang puncak puncaknya saling mencintai. Semoga saja rasa cinta di keduanya tidak pernah pudar. Mengingat keduanya amat sangat saling mencintai satu sama lain saat ini.
Bahkan sampai kini pun, Ailee masih merasa mimpi untuk bisa menjadi pacar Kalingga. Dia masih belum sadar, rasanya sejak satu bulan yang lalu dia terus terbang dan tidak menapakan kakinya di atas tanah. Saking dia tidak bisa percaya dengan ini semua. Bisa dianggap wajar, sebab cinta sendiriannya kini sudah tidak sendirian lagi. Melainkan sudah berdua dan cintanya tidak lagi bertepuk sebelah tangan.
Keduanya sedang dilanda rasa cinta yang cukup amat banyak. Istilahnya, tidak bertemu satu hari saja sudah serasa seperti satu tahun. Lebay memang, tapi setiap orang yang sedang kasmaran pasti seperti itu kan? Bahkan saat mendengarkan lagu pun Ailee merasakan hal itu. Merasakan rindunya pada sang kekasih, yang letaknya tidak jauh darinya. Mereka masih satu dunia, satu negara, dan juga satu komplek. Mereka tidak menjalani hubungan LDR atau long distance relationship. Bayangkan jika iya, mungkin Kalingga akan mengamuk ingin pulang pergi memakai jet pribadi papinya. Dan biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Mulai dari hal kecil seperti parkir jet saja bukanlah jumlah uang yang sedikit.
Namun, Kalingga masih tidak percaya jika kekasihnya ini sudah cukup mahir dalam dunia bisnis ternyata. Buktinya dia diminta papinya mengerjakan berkas berkas yang bahkan otak Kalingga juga selalu ngebug ketika membacanya. Melihat kurva dan deretan angka pada sebuah lembar kertas saja benar benar cukup memuakan. Mana lagi dia harus detail dan teliti mempelajarinya. Salah satu nol saja maka uang akan hilang.
Mau heran tapi di dunia bisnis memang seperti itu adanya. Makanya hanya orang orang terpilih saja yang bertahan di dunia bisnis.
"Inget sama taruhan kita?" Tanya Kalingga.
"Inget lah, aku gak pikun ya Ling," ucap Ailee.
"Nice girl. Hari ini penentuannya, jangan terlalu yakin kalo gue bakalan kalah dari lo ya? Siap siap aja," ucap Kalingga. Pria itu tersenyum miring sembari menatap ke arah Ailee.
Ailee terdiam melihatnya. Entah kenapa setelah mendengar ucapan Kalingga hatinya jadi gelisah dan juga was was. Bagaimana tidak was was, Kalingga menampilkan senyum miring seolah ada sesuatu hal licik yang sudah dia rencanakan. Ailee terlalu percaya diri jadinya dia main mengiyakan ajakan Kalingga. Tapi, dia sudah pasti dapat yang pertama dan Briella kedua. Itu sudsh mutlak terjadi setiap tahunnya. Semoga saja tahun ini juga sama.
__ADS_1
"Ailee yakin dengan usaha Ailee. Udah yuk ke kelas, kayaknya acaranya udah mau dimulai deh," ucap Ailee.
"Yah semoga keyakinan lo gak buat percaya diri lo ini hilang," ucap Kalingga. Pria itu menarik bahu Ailee dan membawanya berjalan bersama menuju ke kelas.
Ailee harus yakin dengan usahanya. Karena bagaimana pun usahanya selama ini sudah sangat maksimal. Ngomong ngomong, hari ini sangat special untuk Ailee. Sebab yang datang mengambil rapot miliknya bukan lagi Magi atau orang suruhan papinya. Melainkan kedua oranh tuanya datang langsung. Maka dari itu Ailee harus mendapatkan nilai terbaik.
***
Satu jam berlalu, acara pembagian rapot sudah dimulai sejak tadi. Dibagikan melalui huruf abjad absen, biasanya. Namun entah kenapa kali kni dibagikan melalui urutan peringkat.
Keluarga Ailee dan Kalingga dipanggil masuk bersamaan, lengkap dengan anak anaknya juga. Metode pembagian rapot memang dilakukan secara bergiliran masuk kelas. Dipanggil menggunakan pengeras suara.
"Santai saja miss," ucap Cya yang diangguki Ashel.
"Begini, saya ingin memberitahu mengenai proses belajar Ailee. Anak ini cukup potensial dengan otaknya yang sangat pintar. Beberapa kali mengikuti mata lomba juga keluar sebagai juara pertama, untuk itu kami sebagai pihak guru dan sekolah sudah sepakat jika Ailee akan lulus dengan cepat. Syaratnya, setelah liburan nanti dia akan diikut sertakan dalam ujian akhir sekolah untuk pertimbangan kelulusan. Jika Ailee sanggup, maka dia bisa mengisi formnya," ucap guru tersebut.
Wait, lulus duluan? Artinya Ailee akan lulus tanpa Kalingga dan kedua saudaranya?
"Tunggu miss, kenapa bisa seperti itu? Apa Ailee tidak bisa lulus bersama yang lain?" Tanya Ailee. Gadis itu tentu saja tidak mau lulus sendirian. Briella sendiri juga ikut terkejut, sama halnya dengan Kairav apalagi Kalingga.
__ADS_1
"Ambil aja, hoki lo udah beres satu semester dari gue," bisik Briella. Sebagai sahabat tentunya dia ingin yang terbaik. Ailee memang sangat pintar.
"Itu sudah jadi kesepakatan kami sebagai para guru, Ailee. Setidaknya ada lima universitas yang sedang memperebutkan kamu. Miss harap kamu mau, dengan begitu kamu tidak hanya membawa nama baik sekolah, tapi nama baik kamu juga," ucapnya.
Oh my!! Ailee menoleh ke arah Kalingga yang sedang menatap ke arah guru di depannya. Tidak nampak reaksi apa apa, hanya diam dan menatap lurus. Ailee mencoba menggenggam tangan Kalingga. Seketika dia terkejut karena Kalingga meremasnya. Apa Kalingga marah?
"Kami pihak sekolah hanya berharap Ailee. Selebihnya keputusan ada pada kamu sendiri," ucapnya.
Sedangkan para orang tua hanya diam. Keluarga Fox tentu saja sangat senang sekaligus bangga. Karena anak yang tumbuh dan besar tanpa awasan keduanya benar benar tumbuh menjadi manusia yang luar biasa. Mereka bangga, sangat bangga. Sementara keluarga Kavinder juga ikut bahagia. Ini memang sudah sering terjadi, karena Ashel juga pernah mengalaminya.
"Sekarang untuk peringat, seperti biasa Ailee berada di peringkat pertama. Namun ada satu orang diantara ketiga kembar yang memiliki nilai akhir yang sama seperti Ailee. Sangat sama, dia Kalingga Alister. Nilai Ailee dan Kalingga sama. Untuk itu peringkat pertama ada dua orang. Dilanjut dengan peringat kedua diraih Briella dan peringkat ketiga diraih oleh Kairav. Untuk penjelasan nilai ada di rapot masing masing," ucap guru.
Briella dan Kairav berhigh five karena mereka berhasil mempertahankan nilai. Namun Kairav naik satu tingkat, yang biasanya peringkat empat kini tiga. Sebab Kalingga naik jadi peringkat satu.
"Terima kasih miss," ucap Ashel begitu juga Cya.
"Pikirkan tawaran baik ini untuk anak kalian, Ailee. Ini kesempatan emas yang tidak bisa diulang lagi. Lima universitas bergengsi sedang menunggunya. Saya tunggu jawabannya saat masuk sekolah nanti. Selamat berlibur," ucap guru tersebut.
Cya dan Ashel mengucapkan terima kasih begitu juga dengan Ailee dan ketiga kembar. Kedua keluarga itu pun keluar kelas setelah mendapatkan rapot anak anak mereka.
__ADS_1
Tbc.