Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
176. Sepulang Sekolah


__ADS_3

***


Beberapa hari berlalu, Ailee dan ketiga kembar akhirnya sudah masuk di tahap ujian terakhir. Selama beberapa hari itu pula Ailee dan Kalingga semakin dekat. Kalingga selalu mengantar jemput Ailee dari berangkat sekolah sampai pulang sekolah.


Sama halnya dengan Briella, setiap harinya dia selalu menerima susu kotak yang sama seperti apa yang diberikan pria itu tempo hari. Namun Briella tidak menerimanya dan selalu membuangnya atau memberikannya pada orang lain. Untungnya mereka tidak menimbulkan reaksi apa apa. Artinya susu itu tidak memiliki racun.


Ailee dan Briella juga semakin dekat saja. Mereka sebentar lagi akan disibukan dengan ujian ujian terakhir. Namun sebelum itu, mereka juga disibukan dengan persiapan untuk pergi berlibur ke Indonesia. Sebenarnya tidak terlalu sibuk, toh Ailee dan Briella juga terlihat biasa saja. Ailee sendiri sudah memiliki persiapannya. Baju dan yang lainnya sudah masuk ke koper dan tinggal berangkat saja nanti.


Hari ini adalah hari terakhir ujian, sekaligus hari penentuan apakah ujian sebelum hari ini lulus dilewati Ailee dan si kembar tiga atau tidak. Jika tidak mereka akan mengulangnya kembali alias remedial. Namun sepertinya mereka lulus, bahkan Ailee sangat pede sekali.


"Pokoknya lo harus ikut jet keluarga gue, gue gak nerima bantahan."


Ailee menghela nafasnya. Sejak kemarin Kalingga terus memintanya untuk ikut naik jet keluarga Kalingga dan bukan jet keluarganya sendiri. Pria ini entah kenapa memaksanya untuk ikut naik bersama, padahal kan keluarganya juga memiliku jet.


"Mas, duduk sini deketan. Jangan jauh jauh deh, gitu aja ngambek. Orang masih beberapa hari lagi," ucap Ailee. Dengan sabar dan dengan nada lembut Ailee selalu berbicara pada Kalingga agar pria itu mengerti dan tidak memaksanya lagi. Namun Kalingga keras kepala, sepertinya akan sulit juga untuk dia berangkat naik jet pribadi keluarganya.


"Gue deketan ke situ tapi lo duduk di pangkuan gue," ucap Kalingga. Saat ini keduanya sedang berada di apartement Kalingga. Mereka kesana setelah selesai melaksanakan ujian hari terakhir. Ailee dan Briella terpisah karena ulah kakak kandung Briella, yaitu Kalingga. Ailee sebenarnya sudah menolak karena hari ini dia akan pergi bersama Briella. Namun Kalingga dengan segala paksaan dan ancamannya berhasil membuat Ailee ikut dengannya.


"Nanti ngac*ng ribet mas. Kamu nafsuan," ucap Ailee kesal.


"Ya tanggung jawab, kita having s*x lah," ucap Kalingga dengan santainya. Kalingga memang santai namun tidak dengan Ailee. Setelah mendengar ucapan Kalingga tadi, sebuah bantal sofa melayang dengan cepat mengenai dada Kalingga.


Entah bagaimana tuhan menciptakan otak dan pikiran kekasihnya ini sampai sampai dia senafsu dan semesum ini. Ternyata memiliki pasangan mesum itu plus minus sekali. Plusnya dia belajar dari pria yang pro, minusnya dia harus sering menuruti hawa nafsunya.

__ADS_1


"Sakit loh yang," ucap Kalingga.


"Bodo amat. Aku ngambek sama kamu," ucap Ailee. Gadis itu pun bangkit dari atas tempat duduknya dan berjalan ke kamar pria yang tadi membuatnya kesal. Lebih baik tidur, toh masih siang juga. Mereka tadi pulang sekitar pukul sebelas dari sekolah dan Kalingga langsung membawa paksa Ailee ke apartementnya.


Apartement Kalingga sebelumnya selalu sepi. Bahkan bahan makanan di kulkas juga selalu kosong. Namun setelah bersama Ailee, apartement itu menjadi ramai dan stok bahan makananan juga cemilan selalu ada. Kalingga memang sengaja, sebab dia selalu membawa Ailee kesini.


Kalingga menghela nafasnya saat tangannya tidak berhasil menarik tangan Ailee sebab gerakan gadis itu cepat sekali. Kalingga berdecak pelan, ia pun segera bangkit dan menyusul Ailee yang sudah tidur tengkurap.


Kalingga meneguk ludahnya kasar. Meskipun tertutup kaos kaki sampai lutut, namun tidak bisa Kalingga pungkiri jika otak liarnya mulai berjalan cepat. Apalagi sedikit area paha Ailee terekspos. Putih sekali.


Kalingga berdehem pelan dan bergabung kesana. Pria itu tiduran diatas pantat Ailee. Empuk sekali.


"Jangan disitu tidurannya Kalingga!" Ucap Ailee.


"Linggaa," erang Ailee kesal. Kalingga hanya terkekeh pelan memdengarnya. Ailee memang selalu kesal ketika ia mesum padanya. Padahal jika Kalingga tidak mesum, Ailee tidak akan pernah tahu seperti apa rasanya berciuman.


"Gue serius," ucap Kalingga. Pria itu bangkit dan langsung memutat tubuh Ailee sampai gadis itu tidur terlentang. Tidak menyia nyiakan kesempatan, Kalingga langsung menarik kedua paha Ailee agar terbuka lalu pria itu tiduran disana. Membenamkan wajahnya tepat pada milik Ailee. Ailee tentu saja langsung berontak, namun tubuhnya terpaku sampai terasa menggigil saat Kalingga mengecup pelan pahanya yang polos tak tertutup rok sebab Kalingga sedikit mengangkatnya.


"Wangi," komentarnya. Ailee hanya diam saja dengan menumpukan kedua tangannya sehingga tubuh atasnya terangkat.


"Kamu mau ngapain sih?! Jangan gila deh, nanti kebablasan gimana?!!!" Ucap Ailee kesal. Gadis itu mencoba menarik kakinya namun Kalingga menahannya. Bahkan kedua tangan pria itu berada di bawah kedua paha Ailee dengan wajah yang terus terbenam disana.


Kalingga benar benar menyukai aroma ini. Vanilla, iya Ailee selalu menggunakan bau harum khas vanilla. Dan kenapa **** ************* sangat wangi? Apa wanita ini memakai lotion khusus?

__ADS_1


"Punya lo wangi, gue jadi pengen," ucap Kalingga.


Nah kan.


"Kan udah dibilang jangan gitu. Awas Ling, aku gak mau lepas virgin sebelum kamu nikahin aku," ucap Ailee.


"Kita s*x dulu baru nikah. Sore ini juga bisa," ucap Kalingga.


Pria yang memiliki nafsu tinggi terhadal Ailee itu tentu saja akan mengiyakan untuk menikahinya. Kalingga benar benar sudah tidak tahan lagi. Dia ingin segera menerobos segel yang menghalangi **** ********** gadis ini.


"Dipikir aku cilok yang bisa kamu beli hari itu juga. Gak bisa Lingga. Awas deh," ucap Ailee.


"Lo gak mau nikah sama gue?" Tanya Kalingga.


"Mau. Sangat mau, apalagi kamu tahu kan Ailee pengen banget jadi nyonya Alister. Tapi enggak sekarang mas Ling, sadar dulu kita masih muda dan buat apa nikah muda? Lagian kita masih labil," ucap Ailee.


"Terserah apa yang lo bilang. Jangan ganggu gue, gue mau kayak gini. Lo tidur aja, gue juga mau tidur. Tapi posisinya gini," ucap Kalingga. Iya, dia ingin tidur diatas paha kanan Ailee dan akan memeluk paha kirinya.


"Mass, gak enak ke akunya," ucap Ailee.


"Merinding ya? Bayangin gue lagi main disini. Lo pasti basah," ucap Kalingga sembari mengelus paha Ailee. Ailee sontak saja merem*s sprei dan secepat kilat menarik satu kakinya sehingga terlepas dari Kalingga.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2