Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
194. Couple Rolex


__ADS_3

***


Sekarang gantian, yang dibuat kesal tidak melulu Ailee. Kini giliran Ailee yang membuat Kalingga kesal. Bukan karena sifat mesum Ailee, tentu saja. Sebab Ailee tidak semesum Kalingga. Ailee akan membalasnya dengan sikap yang menyebalkan dan meminta Kalingga untuk lebih sabar menghadapinya.


Ailee benar benar senang sekali, karena bagaimana pun dengan cara seperti ini juga dia bisa melihat dan mengetes kesabaran Kalingga sebagai pacarnya. Kasihan juga, pacarnya ini selalu saja dihujat oleh para pembaca. Padahal niatnya tidak jahat, hanya caranya saja yang salah. Tapi sudahlah, setiap orang memiliki penilaiannya masing masing.


Jika ditanya perasaan Kalingga pada Ailee saat ini seperti apa, tentu saja cinta. Dia sudah merasakannya saat kemarin tidak bertemu gadis ini. Bahkan Kalingga selalu merasakan rindu pada Ailee. Padahal mereka baru saja bertemu hari itu. Kalingga juga menyukai hal hal kecil yang ada pada Ailee. Apalagi ketika gadis ini tengah bercerita dengan senangnya. Kalingga suka mendengarkannya, apalagi melihat bibir Ailee yang bergerak gerak ketika berbicara. Rasanya Kalingga ingin melahapnya sampai bibir itu bengkak.


Ailee mengikuti kemana langkah kaki Kalingga membawanya. Yang pastinya mereka keluar dari toko ini. Kalingga dan Ailee tadi melakukan pembayaran. Bahkan di depan kasir tadi mereka bertengkar. Kalingga ingin membayar belanjaan pacarnya, tapi Ailee menolaknya. Untungnya kasir tidak penuh, hanya mereka saja yang belanja disana. Namun Kalingga dan Ailer membuat bingung penjaga kasir.


Akhirnya alternatif, membiarkan kasir memilih kartu debitnya. Dan kasir memilih kartu debit Kalingga. Bolehlah, Ailee tidak lagi menolak.


Keduanya sama sama keras kepala juga sangat random. Namun yang paling parah adalah Ailee. Terkadang kerandomannya itu membuat Kalingga benar benar ingin marah.


"Mas kok kesini?" Tanya Ailee saat kaki keduanya melangkah menuju ke sebuah toko jam branded yang ada disana.


Kalingga memang memilih jam sebagai barang couple-annya dengan Ailee. Dia mengambil tindakan lebih dulu sebab jika meminta Ailer mengambil tindakan rasanya bukanlah alternatif. Pasalnya Ailee sangat menyebalkan hari ini. Yang ada bukannya mereka mendapatkan benda couple, mungkin mereka malah akan bertengkar terus.


"Iya, biar lo tahu kalo waktu itu berharga. Gue mau beli jam couple, biar lo tahu kalo waktu ini sampai nanti lo cuma punya gue," ucap Kalingga.


"Apa sih gak nyambung," ucap Ailee. Sebenarnya Ailee sedang salah tingkah mendengar ucapan Kalingga. Pria ini entah kenapa jadi pria puitis dan sangat romantis sekali. Sepertinya tante Ashel memberinya makan racun cinta. Cinta untuk Ailee.


Kalingga terkekeh pelan dan mengejar kekasihnya. Mereka berjalan bergandengan tangan menuju ke sebuah kaca meja besar, yang di dalamnya terdapat banyak jenis jam branded.


"Selamat datang tuan muda Alister," ucapnya menyapa.

__ADS_1


Kalingga hanya mengangguk pelan. Sementara Ailee tersenyum tipis pada karyawan toko ini. Di depannya banyak sekali jam dengan harga selangit. Wajar saja jika jam jam ini mahal, sebab jam ini memiliki nama di pasaran. Ditambah lagi pembuatan dan bahan yang digunakan juga tidak main main.


"Saya ingin mengambil pesanan saya," ucap Kalingga. Ailee mengernyit dan menoleh ke arah Kalingga. Pesanan?


"Baik sebentar," ucapnya.


Ailee masih diam, menunggu apa yang dimaksud Kalingga dengan pesanan. Bukannya mereka kemari untuk memilih jam couple?


Kalingga menoleh ke arah Ailee dan tersenyum. Ahh, sudahlah Ailee tidak tahan jika sudah diberi senyuman semanis itu. Rasanya Ailee kembali jatuh pada pria ini. Kenapa pesona seorang Alister Natapraja sangat menawan? Sampai sampai Ailee tidak melewatinya.


"Ini tuan," ucapnya sembari memberikan sebuah kotak berukuran sedang yang di dalamnya ada sebuah jam tangan. Jumlahnya ada dua, jam tangan itu memiliki strap berwarna hitam dengan tulisan timbul bertuliskan 'ROLEX' sesuai dengan nama toko ini.


Tanpa mengatakan apapun Kalingga mengambil tangan Ailee dan melepaskan jam tangan milik gadisnya lalu menggantinya dengan jam tangan baru yang dibawakan karyawan toko ini.



"Special for my girl, semoga lo suka," ucap Kalingga pelan. Pria itu pun meminta Ailee memakaikan jam tangannya. Sangat serasi sekali.


"Pembayaran sudah dilakukan sebelum memesan. Tolong packing ini," ucap Kalingga sembari memberikan kotak tadi. Tentu saja dia akan membawanya, kotaknya juga mahal guys.


"Sejak kapan kamu pesan ini? Kenapa tadi kamu bilang pesanan? Artinya kamu sudah lama memesan ini? Atau apa?" Tanya Ailee beruntun.


Kalingga terkekeh dan menggenggam tangan Ailee, "Sayang, udah dari bulan lalu gue pesen ini. Waktu itu tiga hari setelah lo jadi pacar gue, gue tiba tiba kepikiran buat bikin ini. Lucu aja, makanya gue langsung ke storenya langsung. Sayangnya bahan yang gue mau gak ada, jadi butuh waktu buat dapetinnya."


Astaga, prianya ini benar benar so sweet sekali. Bahkan Ailee tidak mengira jika Kalingga memiliki sifat dan sikal seperti ini. Wajar saja, kalian tahu sendiri sikap Kalingga dulu seperti apa pada Ailee.

__ADS_1


Setelah selesai packign, Kalingga dan Ailee pum keluar dari toko itu. Masih dengan bergandengan tangan. Tenang saja mereka bergandengan tangan karena memang sama sama ingin, bukan karena akan menyebrang jalan.


"Makasih ya mas, jam-nya cantik," ucap Ailee.


"Iya, soalnya lo jelek jadi harus pake yang cantik cantik," ucap Kalingga bercanda. Ailee tahu itu.


"Jangan rusak mood aku ya mas, aku gak suka loh. Kesannya kamu emang becanda, tapi aku gak suka becandaan kayak gitu. Aku emang jelek, gak dah di perjelas juga aku tahu," ucap Ailee.


Sensitif dan cukup baperan akhir akhir ini. Entah kenapa Ailee jadi seperti ini padahal biasanya dia tidak seperti ini.


"Baiklah sayang, aku memang hanya becanda. Maaf ya?" Ucap Kalingga.


"Aku?" Ulang Ailee.


"Bukannya lo mau gue ngomong gitu?" Tanya Kalingga.


"Sudahlah," ucap Ailee. Sepertinya gadis ini sudah kelewat kesal jadinya seperti ini. Kalingga langsung merangkulnya karena tidak mau Ailee lari larian lagi karena kesal padanya.


"Sayang. Sayang, hei, jangab marah oke? Gue tahu gue salah, sebagaj gantinya kita ke restoran Korea. Cari es krim kesukaan lo. Pulangnya mampir ke super market beli stroberi gede gede. Oke?" Tanya Kalingga saat Ailee akan melepaskan tautan tangan mereka.


Panik. Terlihat memang, salah siapa Kalingga menyebalkan seperti ini. Ailee pun luluh, bukan murahan meskipun dia memang hanya murah pada Ailee. Namun dia luluh karena dia tidak bisa menolak es krim dan stroberi.


"Ya udah aku maafin, lain kali jangan gitu lagi," ucap Ailee.


"Iya sayang. Ayo jalan lagi, restorannya di depan sana," ucap Kalingga.

__ADS_1


Ailee mengangguk dan keduanya pun berjalan menuju ke restoran yang dituju. Meskipun menyebalkan, Ailee tetap sayang Kalingga.


Tbc.


__ADS_2