
***
Pagi hari yang indah menyapa. Rasanya sangat nikmat sekali karena tidak perlu sibuk bangun pagi dan langsung mandi lalu bersiap ke sekolah. Karena hari ini Ailee kembali absen, lebih tepatnya tidak akan masuk sampai hari dibagikan rapot tiba. Karena untuk apa dia datang ke sekolah juga. Mata ujian yang ia jalani tidak ada yang remedial atau pengulangan untuk perbaikan nilai. Yang ada jika dia ke sekolah dia akan bertemu pria gila bernama Fade. Jelas saja Ailee tidak mau dan memilih untuk diam di rumah saja. Jika perlu dia akan tidur seharian.
Ailee menggeliat, tidurnya terganggu karena cahaya matahari yang sudah menampakan wujudnya. Samar samar matanya melirik ke arah jam dinding yang ada di rumahnya. Sudah pukul sembilan?! Om my god!! Jika saja hari ini dia ada acara pagi mungkin akan telat.
Perlahan kedua matanya terbuka. Ailee terdiam seperti orang bodoh. Wajar, dia baru bangun tidur. Ailee merasakan matanya sedikit sakit dan kepalanya juga memberat. Ditambah tubuhnya yang dibungkus selimut ini terasa sangat panas. Ailee pun bangun dari tidurannya. Ia menatap ke segala arah di kamarnya. Matanya masih melihat normal, tapi kenapa sakit?
"Bego! Kemarin kan waktu sama Kalingga gue nangis kejer gara gara boneka anjir yang gak mau gue gepit buat gue ambil," gumam Ailee. Ia masih terus duduk diam sembari memejamkan matanya. Sebenarnya dia masih mengantuk dan butuh tidur. Tapi dia tidak boleh tidur lagi. Hari ini dia harus berenang. Jadwal berenangnya dia ambil hari ini saja. Mumpung libur.
Ailee menurunkan kakinya, ia berjalan perlahan menuju ke kamar mandi. Namun saat maju satu langkah, tiba tiba rasa pening menyerangnya. Ailee kembali terduduk. Ia memegangi kepalanya yang terasa sangat sakit.
"Anjir, kayaknya apa yang dibilang mas Ling kemarin bener deh. Harusnya gue gak nangis kejer cuma karena boneka mini itu," ucap Ailee pelan. Ia menekan kepalanya berharap rasa sakitnya itu hilang. Namun bukannya hilang, peningnya semakin menjadi jadi.
"Tapi lucu," sambung Ailee. Ia teringat lagi tang boneka kemarin. Rasanya ia ingin mendapatkannya. Tapi mustahil, kemarin saja jatuh terus. Bahkan Ailee habis cukup banyak uang untuk mengambil boneka itu.
Tiba tiba perutnya terasa melilit dan itu sangat sakit. Ailee meremas perutnya. Ini kenala tiba tiba pagi ini dia di keroyok rasa sakit? Memang iya Ailee sudah terbiasa dengan rasa sakit, tapi tidak begini juga?!
"Ya tuhan, sakit banget," gumam Ailee.
Dan entah mengapa saat rasa sakit itu masih ada, dia tiba tiba ingin buang air kecil. Nikmat sekali bukan? Mau tak mau Ailee pun segera ke kamar mandi. Mengabaikan pening di kepalanya.
Ailee menggeram tertahan melihat bercak merah pada celana dal*mnya. Pantas saja kemarin dia sangat emosional dan sangat moodyan sekali. Ternyata dia akan datang bulan.
__ADS_1
"Makasih udah datang bulan lagi. Tapi enggak makasih buat hal hal kemarin. Gue nyebelin banget kayaknya, untung mas Lingga baik," ucap Ailee.
Selesai pipis, ia pun kembali ke kamar untuk mengecek kasurnya. Disana tidak ada darah miliknya yang menempel. Untunglah, dia tidak perlu merepotkan Magi lagi. Selesai mengecek gadis itu kembali ke kamar mandi untuk mandi dan bersih bersih.
Sekitar satu jam lamanya Ailee mandi. Yang lamanya sebab dia berendam air hangat untuk mengurangi rasa sakit di perutnya. Meskipun hanya sedikit, tapi masih lumayan. Sebab sakit di perutnya tidak terlalu menggila seperti biasanya. Ailee keluar dari walk in closetnya setelah memakai baju. Hotpants dan kaos oversize. Ailee kembali duduk di atas kasurnya. Rasanya sangat sakit sekali. Dia selalu malas jika sudah datang bulan. Bukan tidak bersyukur, dia hanya tidak suka dengan rasa sakit, emosi, mood dan yang lainnya yang ia rasakan saat datang bulan.
Seolah rasa sakit di borong semuanya olehnya. Ailee sedikit tidak paham mengapa rata rata wanita yang akan datang bulan selalu seperti ini? Bedanya ada yang keluar darah banyak dan tidak. Dan dia adalah orang yang keluar darah banyak. Kadang dalam satu hari Ailee harus tiga sampai empat kali ganti roti jepang agar tidak beleber kemana mana.
Ailee mengambil ponselnya, dia melihat ada beberapa notifikasi. Tapi dia lebih dulu menelepon papinya. Karena jam seperti ini sudah pasti papinya sudah berada di kantor.
"Kenapa sayang?" Tanya Alex saat panggilan terhubung.
"Brix ijin gak masuk ya? Sakit perut pi," ucap Ailee.
"Loh, ya udah papi pulang sekarang. Kita ke rumah sakit dulu, sekalian papi hubungin mama kamu," ucap Alex.
"Iya sayang. Tapi kamu bener bener gak papa kan? Maksudnya gak perlu ke dokter?" Tanya Alex.
"Enggak papi. Brix datang bulan kayak biasa," ucap Ailee.
"Jadi tiap datang bulan kamu sakit?" Tanya Alex.
"Heem pi. Tapi gak papa. Brix tutup dulu ya teleponnya," ucap Ailee.
__ADS_1
"Ya sudah sayang. Istirahat ya, jangan banyak tingkah. Suruh Magi yang anter semua kebutuhan kamu," ucap Alex.
"Iya papi. Bye," ucap Ailee.
"Bye sayang."
Tut.
Sambungan telepin terputus. Ailee langsung menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur sembari memeluk bantal guling miliknya. Tiba tiba pintu kamarnya di ketuk.
"Masuk aja," ucap Ailee.
Pintu pun terbuka. Masuklah Magi dengan membawa sebuah boneka besar berwarna hitam. Itu adalah boneka beruang. Boneka beruang yang rupanya sangat mirip dengan boneka beruang semalam yang ia inginkan bedanya size ini lebih besar.
"Non, kiriman dari tuan muda Kalingga. Dia gak dateng karena ikut ke kantor papinya hari ini," ucap Magi.
"Gede banget. Emang muat di kasur?" Tanya Ailee.
"Muat non. Ayo minggir dulu, biar Magi tata," ucap Magi. Ailee pun menurut. Dia menggulingkan tubuhnya ke bawah.
"Non datang bulan ya? Magi ambilin air hangat, buah buahan sama nasi ya?" Ucap Magi. Ailee mengangguk sekilas. Magi pun segera keluar dari dalam kamar Ailee untuk mengambil kebutuhan Ailee. Sedangkan Ailee langsung memeluk boneka pemberian Kalingga. Ia bahkan lupa untuk membalas chat dari Kalingga saking sakitnya perutnya. Ailee hanya bisa diam saja. Dia tidak mau melakukan apa apa, perutnya sangat sakit sekali.
"Wanginya parfume mas Lingga. Kayaknya dia semprotin dulu ke boneka gajah ini," ucap Ailee. Sudah tahu bentukannya beruang, tapi disebut boneka gajah. Mau heran tapi otak Ailee sedang koslet sepertinya akibat datang bulan.
__ADS_1
"Serasa meluk mas Ling deh kalo gini."
Tbc.