Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
147. Manual


__ADS_3

***


Ailee melotot tajam mendengar ucapan Kalingga. Pria ini benar benar gila. Sialnya pria ini adalah pacarnya. Ailee benar benar gemas, dia bahkan sampai mencubit dada Kalingga saling gemasnya.


"Aaaargh, sakit," ucap Ling. Dia menarik tangan Ailee agar menjauh dari dadanya, namun ia tidak melepaskan tangan itu.


"Biarin, rasain! Kamu sih mesum banget. Ailee bener bener udah mual dengerin kemesuman kamu," ucap Ailee.


"Ya jangan kasar juga. Lo gak ngeuh lo nyubit apa? Lo nyubit put*ng gue," ucap Ling.


"Hah? Iyakah? Hehe, maaf deh yang," ucap Ailee cengengesan. Ia bahkan mengelus bagian dada Kalingga yang tadi dia cubit.


"Gak gue maafin kalo enggak gue bales. Sini lo," ucap Ling, pria itu mengangkat tangannya hendak menangkup satu squishy Ailee namu Ailee dengan cepat menahannya dan bangun. Dia memegang kedua tangan Kalingga dan duduk diatas perut pria itu.


"Diem, jangan gila. Kurangi kemesuman kamu, kayaknya kamu harus dikasih obat biar gak mesum mulu," ucap Ailee.


"Boleh, obatnya bibir lo sama tubuh lo yang lain," ucap Ling.


Ya salam!


Sudahlah, Ailee benar benar sudah lelah dengan sikap random mesum pacarnya ini. Kenapa setiap hal yang terucap dari bibir pria ini pasti saja ada unsur kemesumannya. Ailee lelah, namun ia menyayangi pria ini.


"Ling, jangan mesum mulu ih. Ailee udah mual rasanya," ucap Ailee.


Kalingga hanya tersenyum kemudian memejamkan matanya. Senyum pria ini sangat mempesona. Ailee benar benar selalu terjatuh dalam pesona pria ini. Senyum Kalingga yang seperti ini tidak pernah ia tampilkan pada banyak orang. Sebab pria ini hanya diam ketika bertemu dengan banyak orang. Raut datar dan dinginnya benar benar mendominasi. Banyak juga orang yang enggan menatapnya karena tatapan sinisnya.

__ADS_1


"Kenapa senyum senyum terus?" Tanya Ailee.


"Gak papa," ucap Ling, senyum di wajah pria itu terus terpatri. Namun matanya juga terus terpejam.


"Apa ih," ucap Ailee memaksa.


"Gue cuma lagi bayangin lo duduk kayak gini dengan keadaan sama sama berkeringat. Baik lo atau pun gue sama sama bergerak untuk mendapatkan puncak kenikmatan. Bayangin, lo duduk gini dengan keadaan gak pake sehelai benang apapun begitu juga gue. Gue bayangin juga kedua squishy lo gerak gerak sesuai dengan gerakan lo, gue-,"


"Sssttttt, cukup!! Ailee gak mau denger," ucap Ailee sembari menahan mulut Kalingga agar tidak kembali berbicara. Ailee sudah benar benar gatal mendengarnya.


Kalingga sendiri benar benar senang. Semakin ia menggoda Ailee dan membuatnya kesal maka kesenangannya semakin meninggi. Ternyata membuat Ailee kesal adalah salah satu hal yang bisa membuatnya sangat senang. Kenapa tidak dari dulu saja? Kenapa dulu dia malah menyakiti gadis ini dan bukan membuatnya kesal saja?


Tiba tiba Kalingga memegang tangan Ailee dan menarik kedua tangan Ailee sehingga tubuh wanita itu condong ke arahnya.


"Youre mine," bisik Kalingga. Pria itu langsung melahap bibir Ailee sesuka hati. Ailee sendiri tidak bisa mengelak lagi. Kedua tangannya ditarik dan ditahan sampai sampai ia tidak bisa banyak bergerak. Ailee hanya mampu bergumam. Ia tidak mau berbicara karena pasti mulutnya akan terbuka. Jika saja terbuka, sudah pasti lidah Kalingga akan masuk dengan seenaknya. Ailee tidak mau bertukar saliva lagi dengan Kalingga. Pagi ini entah sudah berapa kali mereka melakukan hal itu. Untungnya Ailee atau pun Kalingga tidak memiliki riwayat penyakit. Jadi mereka tidak akan menularkan penyakit satu sama lain.


"Mmmm," gumam Ailee. Ia berusaha melepaskan dirinya. Namun jangankan melepaskan diri, sekedar untuk menarik kepalanya agar tidak menunduk saja sangat susah.


Kalingga melepaskan ciumannya namun tidak melepaskan kepala Ailee. Tiba tiba dia mendes*h sampai sampai membuat tubuh Ailee merinding. Tak lama, Kalingga kembali memagut bibir Ailee. Kali ini berbeda dengan tadi, ciuman Kalingga yang saat ini dilakukan dengan kasar dan tidak selembut tadi.


Ailee kembali kewalahan. Apalagi pria sudah membalikan posisinya jadi berada diatas tubuh Ailee. Kedua tangan Ailee ditahan diatas kepalanya. Sedangkan satu tangan Kalingga digunakan untuk menahan tekuk Ailee.


Kalingga seperti ini karena nafsunya terpancing. Saat tadi Ailee berada diatas tubuhnya, pantat Ailee bergeser ke belakang sehingga pantat sintal gadis itu mengenai miliknya. Miliknya tentu saja bereaksi. Terasa sangat sesak apalagi saat sedang di duduki oleh Ailee.


Jangan pernah memancing nafsu Kalingga sekali pun itu tidak sengaja. Sebab jika nafsu Kalingga sudah terpancing maka tidak ada lagi jalan selamat.

__ADS_1


"Hahhhh, lep-pas Ling," ucap Ailee saat ciumannya terlepas. Kalingga memang sengaja melepaskan ciumannya, memberikan jeda pada kekasihnya agar menghirup udara. Kasihan juga jika dia memaksanya, Ailee tidak se-pro dirinya. Sedangkan dia pro karena selalu membaca dan mencari tahu cara caranya. Dan sekarang dia mempraktekan apa yang sudah dia pelajari.


"Punya gue bangun," bisik Kalingga.


Ailee melotot mendengar bisikan iblis tampan ini. Bisa bisanya pria ini seperti ini. Selain mesum, milik pria ini juga sangat baperan. Entah apa yang sudah Ailee lakukan sampai sampai milik pria ini berdiri. Sialan!! Jika Ailee tetap diam, mungkin dia akan lepas virgin sebelum waktunya!


"Kenapa bisa bangun? Apa yang kamu pikirin?" Tanya Ailee pelan.


"Tadinya gak mikirin apa apa, tapi setelah bokong lo gerak gerak disana, dia jadi berdiri. Dan dengan sendirinya milik gue bangun, begitu juga otak gue jadi imajinasi dengan sendirinya," ucap Kalingga pelan namun berat.


"Lo harus tanggung jawab!" Sambungnya lagi.


"Gak bisa lah! Gila aja, aku masih SMA. Kamu selesaikan sendiri, itu kan yang berdiri punya kamu bukan punya Ailee," ucap Ailee.


"Tapi lo yang buat dia bangun," ucap Ling tak mau kalah.


"Halah, bilang aja punya kamu baperan banget. Masa iya gak bisa nahan," ucap Ailee galak. Wanita itu menggerakan tangannya agar cekalan Kalingga terlepas.


"Gak bisa kalo udah dipancing sayang," ucap Kalingga. Pria itu menarik tubuh Ailee dan memeluknya. Ailee sendiri tidur disamping Kalingga yang memeluk erat tubuhnya. Wanita itu mengelus pelan kepala Kalingga. Sedangkan pria itu berusaha menahan nafsunya yang semakin meninggi.


"Tahan, lupain pemikiran mesum kamu. Coba pikirin hal hal yang positif," ucap Ailee.


"Gak bisa sayang. Bener bener gak tahan," ucap Ling. Memang benar, miliknya bukannya tertidur malah semakin berdiri. Selangk*ngannya sangat sesak sekali.


"Tahan sayang. Masa gak bisa nahan gitu aja," ucap Ailee.

__ADS_1


"Argh, gak bisa yang. Aku ke kamar mandi dulu, kamu disini aja jangan kemana mana," ucap Kalingga. Pria itu ngacir ke kamar mandi setelah mengecup bibir Ailee.


Tbc.


__ADS_2