Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
202. Si Nafsuan


__ADS_3

***


Tiga kali pukulan mendarat dengan mulus di dada Kalingga. Tidak keras, karena Ailee sedang sakit jadi dia tidak memiliki banyak tenaga. Ailee kesal karena Kalingga berbicara terlalu vulgar. Ditambah pria itu juga membuka pengait br* miliknya. Ailee tentu saja malu, sebab nanti area dadanya akan terlihat. Tapi Kalingga seolah tidak peduli soal itu.


Kalingga sendiri memang sengaja melakukan itu. Dia tahu dari maminya saat maminya mengomeli Briella yang selalu memakai br* saat tidur. Dan dari situ dia tahu jika tidur menggunakan br* memang tidak baik. Makanya dia membuka pengait itu.


Kalingga memeluk erat tubuh Ailee. Bahkan pria itu terus mengecupi kepala Ailee. Nyaman sekali, rasa khawatirnya telah terobati karena melihat wujud Ailee. Ternyata instingnya tidak salah, sejak tidak mendapat kabar dari Ailee sejak pagi tadi, Kalingga sudah overthinking. Bahkan tadi dia mengira jika Ailee sedang selingkuh. Nyatanya Ailee malah sedang kesakitan.


"Tidur sayang," ucap Kalingga.


"Mana bisa. Br* aku di buka, gimana kalo nanti kamu mainin lagi. Aku gak mau, sakit loh Ling," ucap Ailee.


"Gak sakit, enak yang ada," ucap Kalingga.


"Kamu yang keenakan, aku enggak!" Ucap Ailee.


Entah kenapa rasa sakit di perutnya sedikit demi sedikit berangsur menghilang. Entah karena datangnya Kalingga atau karena memang sudah seharusnya hilang. Bahkan entah kenapa kantuknya juga ikut ikutan hilang.


"Kenapa gak tidur?" Tanya Kalingga.


"Gak ngantuk, gak tahu kenapa. Tadi sih ngantuk, sekarang enggak," ucap Ailee.


"Perutnya sakit lagi gak?" Tanya Kalingga.


"Gak terlalu, sekarang udah agak mendingan," ucap Ailee.


"Biasanya emang suka kayak gini?" Tanya Kalingga.


Ailee menganggukan kepalanya. "Bahkan kadang lebih parah dari ini. Tapi cuma hari pertama sama kedua aja. Sisanya biasa aja."

__ADS_1


"Terus kalo kayak gitu lo ngapain?" Tanya Kalingga.


"Ailee minum obat. Tapi udah Ailee kurangin, soalnya kalo ketergantungan bakalan ada efek sampingnya juga. Katanya nanti Ailee gak bisa hamil kalo keseringan minum obat itu," ucap Ailee.


"Bahkan gue gak peduli lo akan hamil atau enggaknya nanti. Gue gak masalah, asalkan setiap lo datang bulan, lo gak kesakitan," ucap Kalingga.


"Gak bisa, aku mau kasih kamu keturunan. Harus ada Kalingga junior. Tapi dia harus mirip aku sifatnya, kalo wajahnya gak papa mirip kamu aja," ucap Ailee.


Kalingga terkekeh pelan, ada ada saja. Iya sih, lebih baik sikap anaknya dengan Ailee nanti lebih mirip ke mamanya dari pada padanya.


Tapi, kenapa mereka bisa berpikiran sejauh itu? Bahkan menapaki dunia yang sebenarnya saja baru akan mereka jalani. Namun tidak ada salahnya bukan jika berharap pada sesuatu hal yang mereka harapkan? Tentu saja keduanya sama sama berharap, karena bagaimana pun semuanya berawal dari harapan.


"Kamu habis dari mana? Kok pake kemeja?" Tanya Ailee.


"Abis dari kantor. Tadi gue sama abang ikut rapat sekalian perkenalan juga," ucap Kalingga.


"Mikirnya jangan dulu kesitu. Gue belum punya apa apa, gue gak mau hidup lo gak kejamin nantinya," ucap Kalingga.


"Iya Ling, iya. Kiss dulu, mau bobo soalnya," ucap Ailee.


Kalingga menurutinya, karena dia juga memang sudah sejak tadi ingin melahap bibir itu. Tubuh Ailee di kukung oleh Kalingga. Ailee bahkan mengalungkan kedua tangannya pada leher Kalingga. Ciuman yang awalnya hanya meminta sebuah kecupan kini sudah berubah menjadi lum*tan dan saling bertukar saliva. Kepala Kalingga bergerak ke kiri dan kanan, begitu juga dengan kepala Ailee.


Kalingga berusaha menahan tangannya agar tidak merembat kemana mana. Bukan apa apa, jika itu terjadi kekasihnya ini akan merajuk. Apalagi br* milik Ailee sudah ia lepaskan tadi.


"Cukup," ucap Ailee.


"One kissma*k," bisik Kalingga. Pria itu menurunkan bibirnya ke leher kiri Ailee. Mengecupnya perlahan dan menjil*tnya.


"No," ucap Ailee.

__ADS_1


"Please mommy," ucap Kalingga.


Sudahlah, tidak akan mempan jika Ailee melarang juga. Melawan apalagi, yang ada dia akan kesakitan karena Kalingga juga akan menahan tubuhnya.


***


Beberapa jam berlalu, Ailee dan Kalingga tidur bersama di kasur Ailee. Posisinya Ailee memeluk tubuh Kalingga begitu juga sebaliknya. Keduanya sama sama nyaman dalam tidurnya. Bahkan tidak terganggu sama sekali. Br* yang dipakai Ailee tadi sudah hilang entah kemana sebab Kalingga memaksa gadisnya untuk melepaskan br* itu. Bukan bermaksud untuk mesum, namun Kalingga sengaja melakukan itu sebab dia tahu jika Ailee akan tidur lagi memakai br* sialan itu.


Cya, mama Ailee sudah pulang tadi. Dia bahkan menyaksikan sendiri keromantisan anaknya dengan pacarnya. Ia jadi teringat kisahnya dulu dengan Alex. Dulu juga seperti itu. Cya sama sekali tidak marah, sebab dia diberitahu Magu jika tadi Ailee kesakitan sebab datang bulan.


Cya hanya sebentar di rumahnya, dia pulang sebab mendengar anaknya sakit. Ia kira Ailee tidak ada yang menjaga. Ternyata salah, Ailee dijaga langsung oleh kekasihnya.


Cya tentu saja senang karena akhirnya putri semata wayangnya ini memiliki kekasih dan tidak jomblo lagi. Pasalnya sejak dia SMP, dia tidak pernah merespon pria yang menyukainya. Namun ternyata anaknya ini menyukai Kalingga, tetangganya. Cya langsung pergi lagi ke kantornya dan hanya menitipkan pesan pada Magi untuk Ailee nanti saat dia bangun.


Kalingga tersenyum kecil setelah membuka matanya perlahan. Dia tersenyum melihat Ailee yang sudah terlihat tidak pucat lagi. Untunglah kompresan air hangat ini sangat membantu. Jika saja tidak, mungkin Kalingga akan langsung membawa Ailee ke rumah sakit.


Dia baru tahu jika sakit perut datang bulan ternyata semenyakitkan itu. Dia tidak pernah merasakannya. Karena dia pria. Dia hanya menebaknya saja, melihat dari raut wajah Ailee. Bahkan gadis ini sampai mengeluarkan keringat, menahan rasa sakit yang menjalar di perutnya.


Ternyata ini alasan mengapa wanita sangat istimewa. Selain menahan sakitnya saat melahirkan keturunannya, ternyata para wanita juga menahan sakit saat datang bulan. Pantas saja maminya selalu mewanti wantinya untuk tidak pernah menyakiti wanita. Tapi dulu dia malah menyakiti Ailee.


Tapi tenang saja, karma sudah menjumpai Kalingga. Pria ini sudah merasakan seperti apa rasanya suka, cemburu dan yang lainnya. Semuanya berkat Ailee. Hanya Ailee yang mampu bertahan untuk mendapatkannya. Kalingga bahkan bersumpah tidak akan melepaskan gadis ini, seumur hidupnya.


Karena hanya Ailee lah yang mampu mengubah pandangannya terhadap suka pada lawan jenis. Dan hanya Ailee lah yang mampu bertahan untuk bisa bersamanya. Ailee pantas bahagia bersamanya, maka dari itu mulai sekarang Kalingga akan berusaha membahagiakan Ailee.


"Cantik banget pacarnya Kalingga. Tidur nyenyak sayang, i love you."


Tbc.


Lingga bucin 2.0🙏🤝

__ADS_1


__ADS_2