Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
273. Kembali


__ADS_3

***


Lima hari berlalu Ailee masih belum mengirimkan kabarnya pada Kalingga. Pria itu selalu setia menunggu kabar dari kekasihnya meskipun selama lima hari ini dia selalu diteror dengan foto foto yang masuk ke dalam ponselnya. Sampai saat ini, Kalingga masih belum menyelidiki siapa yang mengirimkan foto itu. Dia lebih asik menunggu kabar dari kekasihnya.


Beberapa kali juga Kalingga bertemu dengan kedua orang tua Ailee. Entah itu di rumahnya ia bertemu dengan tante Cya yang berkunjung pada maminya ataupun dengan om Alex yang tidak sengaja bertemu di perusahaan. Kedua orang tua dari kekasihnya selalu mengatakan untuk tetap menunggu kedatangan Ailee. Karena mereka juga yakin Ailee tidak akan mungkin berlama lama di Boston.


Kalingga masih belum tahu alasan Ailee pergi selama itu ke Boston. Ketika ia bertanya pada om Alex pun, beliau tidak memberikan jawaban yang spesifik. Dia hanya memberitahu jika Ailee pergi karena ada urusan mendesak. Tapi urusan apa? Kenapa Kalingga tidak tahu sama sekali jika memang itu urusan penting?


Selama lima hari ini, Kalingga terus uring uringan tidak jelas. Bahkan dia tidak mood untuk pergi ke perusahaan jika bukan karena ancaman dari adik bungsunya. Yap, Briella selalu mengancamnya jika kakaknya tidak pergi ke kantor untuk belajar tentang bisnis, maka Briella akan melaporkannya pada Ailee. Sekarang, adik kandungnya itu malah jadi sekutunya.


Sudah beberapa hari ini Kalingga memilih tinggal sendirian di apartementnya sembari menunggu kabar dari kekasihnya. Namun dia tidak pernah mendapatkan kabar apapun. Pernah satu malam Ailee meneleponnya, sialnya dia malah ketiduran dan setelah itu Ailee tidak bisa dihubungi lagi. Ponselnya tidak aktif.


Terkait foto foto itu, sebenarnya Kalingga juga sangat penasaran. Tapi tidak mungkin kan jika Ailee selingkuh? Tapi bisa saja iya, mungkin dia bosan dengannya. Tapi tidak, itu tidak boleh terjadi. Ailee kekasihnya, dia tidak boleh menjalin hubungan apapun dengan siapapun.


Kalingga terus memegangi ponselnya. Tidak ada notif apa apa sejak pagi tadi. Seharian ini Kalingga hanya diam di apartementnya sembari menunggu kabar. Memang bodoh, seharusnya dia berangkat saja dan tidak perlu mengindahkan larangan Ailee. Lama lama dia akan mati penasaran.


Kalingga pun mengantongi ponselnya dan segera mengambil paspor miliknya. Tidak lupa juga Kalingga mengambil perlengkapan lainnya yang ia butuhkan. Malam ini, dia akan memaksa untuk pergi menyusul Ailee dan meminta penjelasan dari gadis itu. Seenaknya pergi tanpa memberi kabar apalagi pamit.


Pria itu pun berjalan ke arah pintu dan menarik knopnya untuk membukanya. Namun saat pintu terbuka tiba tiba ada seseorang yang masuk dan langsung memeluknya.


"I miss you," ucapnya pelan.


Dari bau parfume yang menguar masuk ke dalam indera penciumannya, Kalingga sudah bisa menebak ini siapa. Pria itu pun membalas pelukan gadis yang memeluknya.

__ADS_1


Keduanya berpelukan cukup lama. Masing masing saling menghirup dalam aroma yang keluar dari parfume yabg mereka pakai. Kalingga merindukan Ailee begitu juga Ailee yang sangat merindukan Kalingga.


Setelah urusannya selesai pagi tadi, Ailee langsung memutuskan untuk segera kembali ke Indonesia. Selama lima hari ini dia benar benar sibuk sekali. Merencanakan kembali pembangunan gedung otomotif, mencari barang barang yang biasa ada di gedung tersebut, juga memberikan kompensasi pada beberapa pekerja yang mengalami kecelakaan. Selain itu, Ailee sendiri yang bertemu langsung dengan perancang gedung yang akan ia bangun. Meskipun hanya sebuah sirkuit, namun Ailee memiliki niat lain dalam pembangunan kali ini. Niatnya memang ingin memperluas sirkuit agar semakin layak untuk dipakai balapan. Tentunya itu semua akan menghasilkan banyak uang.


"Maaf gak kasih kab-hmpptt."


Kalingga tidak mau mendengar penjelasan apa apa.lagi dari mulut manis ini. Membungkamnya dengan bibirnya tentunya lebih baik. Kalingga tidak hanya menciumnya, namun tangannya juga bermain aktif. Untungnya tidak ada perlawanan. Namun ia juga harus tetap menjaga tangannya agar tidak merembet kemana mana.


Kaki panjang Kalingga menendang pintu apartementnya agar kembali tertutup, tak lama pria itu memangku tubuh Ailee dan membawanya masuk ke dalam. Bukan ke ruang tamu melainkan kamarnya. Selama beberapa hari ini tidurnya tidak nyenyak dan lebih banyak begadang. Guling hidupnya sudah kembali, bukankah akan lebih menyenanykan jika tidur dengannya?


***


Sekitar pukul tiga dini hari, Ailee terjaga dari tidurnya. Perutnya terus memberontak meminta diisi. Itu sebabnya gadis ini membuka kedua matanya. Tubuhnya sulit bergerak karena Kalingga melilitnya menggunakan kedua tangannya dan kedua kakinya. Ailee terlihat seperti sebuah bantal guling saja.


"Kangen gak gini caranya mas, datang datang langsung nyosor mana grep* gr*pe lagi. Mau aku larang nanti kamu makin menjadi jadi. Tatapan kamu gak ramah banget," gumam Ailee. Gadis itu menatap wajah damai Kalingga yang sedang tertidur pulas. Kasihan juga jika terganggu. Tapi jika Ailee tetap diam, yang ada dia tidak akan tidur semalaman karena kelaparan.


"Kemana sih mom," gumam Kalingga pelan.


Yasalam, bangun kan.


"Aku laper Lingga, belum makan," ucap Ailee.


"Makan aku aja," ucap Kalingga.

__ADS_1


"Mana enak!"


"Enak, aku punya sosis yang bisa keluar mayo. Mau?" Tanya Lingga.


"Gila! Lepas dulu," ucap Ailee kesal. Ailee bukan lagi bocah polos yang tidak tahu maksud dari ucapan Kalingga. Benar benar mesum.


Kalingga terkekeh pelan dan melepaskan tubuh Ailee. Ailee bangun dari tidurnya. Pakaiannya benar benar hanya tersisa tanktop saja. Kalingga membukanya paksa tadi.


"Jangan cepu sama siapa siapa sama apa yang terjadi tadi. Awas aja," ucap Ailee.


"Niatnya emang mau cepu sama mami. Biar dinikahin," ucap Kalingga.


"Tau ah, kesel sama kamu," ucap Ailee. Gadis itu pun bangkit dari atas tempat tidur dan menyambar kaos besar milik Kalingga. Kaos itu mampu menutupi tubuh Ailee sampai ke lutut. Untungnya kaos itu tidak berada jauh dari jangkauannya.


Kalingga tersenyum sumringah mengingat apa yang terjadi tadi. Ada untungnya juga dia langsung membawa kekasihnya ke atas kasur. Malam ini dia benar benar menang banyak. Amarah dan kesalnya hilang begitu saja saat mendapatkan jatahnya.


"Tunggu," ucap Kalingga. Pria itu pergi menyusul Ailee keluar kamarnya. Ia tidak memakai atasan, sebab kaos yang tadi ia pakai kini dipakai Ailee. Terlihat seperti pasangan yang baru saja melakukan hubungan intim saja.


"Mau makan apa?" Tanya Kalingga.


"Apa aja yang penting gak makan sosis kamu," ucap Ailee sinis.


"Enak loh yang," ucap Kalingga.

__ADS_1


"Terserah," ucap Ailee. Gadis itu mengambil dua bungkus mie goreng serta dua telur dan dua sosis ditambah sayuran pakcoy. Gadis itu berniat memasak mie goreng saja. Simpel tapi mengenyangkan.


Tbc.


__ADS_2