Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
65. Nobar


__ADS_3

nanti kita crazy up, aku cari waktu kosong buat banyakin bab y gesss


***


Tanpa sepengetahuan Ailee dan Kalingga, Ada Vanesha yang memperhatikan interaksi mereka. Bahkan Vanesha ingin sekali mencakar wajah Ailee saat ia melihat wanita itu mengecup Kalingga. Vanesha tidak bisa diam saja. Ia pun segera pergi dari sana untuk menemui Ailee dan mencakarnya. Vanesha melihat mereka dari arah lantai dua balkon utama.


Sementara itu, Ailee berjalan masuk kembali ke dalam rumah. Sudah tidak ada jalan lagi untuknya pulang. Tante Ashel sudah pasti meminta para bodyguard di depan untuk tidak membiarkannya pergi. Ailee berhenti sejenak. Ia memegangi pinggangnya yang terasa sakit. Tanpa ia ketahui Kalingga mengikutinya dan berdiri di belakang gadis itu.


7.u


"Lansia lo?" Tanya Ling.


"Ih, ini gara gara sepupu kamu. Terus sekarang aku terluka lagi. Perhatian dikit kek sama aku," ucap Ailee. Ia membalikan tubuhnya menatap ke arah Kalingga. Pria itu selalu saja memberikan tatapan datarnya.


"Sakit, elus napa," ucap Ailee. Kalingga hanya menatapnya tanpa ekspresi. Namun sedetik kemudian ia langsung menarik Ailee ke dalam pelukannya dan bergeser dari tangga. Ailee tentu saja langsung memeluk Kalingga. Ailee langsung melirik ke arah samping saat ia melihat ada orang yang melewat.


Brugh..


Vanesha terjatuh dengan tidak elitnya ke atas lantai. Ailee tentu saja terkejut. Pantas saja Lingga menariknya. Untung saja, jika tidak sudah pasti Ailee akan kembali kesakitan.


"Kak, kenapa gak nolongin aku sih? Kenapa juga kakak narik dia? Kenapa gak biarin aku jorokin dia?!" Tanya Vanesha marah.


"Tahu diri, lo udah di tolongin dia kenapa masih mau jahat sama dia. Emang gak malu? Untung papi sama mami udah masuk kamar mereka lo jadi aman. Berhenti ganggu dia," ucap Kalingga. Pria itu pun menggendong Ailee naik ke lantai dua tepatnya ke kamar Briella. Karena ia yakin disana Briella dan Kairav sudah menggelar kasur untuk mereka.


Vanesha menatap nanar ke arah Kalingga yang meninggalkannya. Posisinya dia masih terduduk diatas lantai. Ia benar benar kesal pada Ling dan Ailee. Awas saja, Vanesha pasti akan membalasnya.


Ailee sendiri hanya cengengesan saja. Ia memeluk Kalingga dengan sengaja. Jarang jarang dia di peluk seperti koala seperti ini. Kepala wanita itu bersembunyi di leher Kalingga. Deru nafas gadis itu tentu saja terasa di leher Kalingga.


"Ayang, makasih ya. Sayang deh," ucap Ailee.

__ADS_1


"Diem dan jangan nafas disana atau gue bakalan lempar lo ke lantai satu," ucap Kalingga mengancam.


"Kalo Ailee dilempar gak ada lagi dong yang kiss kamu, gak ada lagi yang bisa kamu rem*s dadanya. Emang mau?" Tanya Ailee namun Lingga hanya diam saja. Ia terus memeluk Kalingga. Hingga ia menurunkan Ailee saat mereka sudah sampai di depan pintu.


Ailee masuk ke dalam kamar. Benar saja, Briella dan Kairav sudah tertidur di dalam kasur. Mereka sedang menonton film.


"Lama banget lo berdua. Gue udah pengen lihat film ini," ucap Kairav.


"Tuh baju yang dikasih mami Lee, lo mau gue bantu gantinya?" Tanya Briella.


"Boleh, tolongin gue soalnya suka susah masukin tangannya," ucap Ailee.


"Gue aja yang bantu mau?" Tanya Kairav membuat Kalingga langsung menatap abangnya itu.


"Nanti tegang lo bang, kak Ling yang marah," ucap Briella. Ia menarik tangan sahabatnya untuk pergi ke walk in closet miliknya dan mengganti bajunya.


"Ini kita begadang?" Tanya Ailee.


"Yoi coy. Kita nobar, besok juga kan libur. Free lah bangun siang juga. Mami udah kasih ijin," ucap Kairav.


"Gue ngantuk banget. Nobarnya kalian aja gak papa? Beneran ngantuk," ucap Ailee. Ia kembali menguap.


"Gak bisa lah, lo harus ikut nobar. Gak boleh enggak," ucap Kairav.


"Ya, ya, ya, serah," ucap Ailee. Gadis itu menyandarkan kepalanya dan memaksa matanya terbuka. Tak lama film pun terputar. Ke empat manusia itu langsung fokus pada film. Baru saja awal, film sudah menampilkan jump scare. Membuat Ailee dan Briella sama sama terkejut. Mereka berpelukan.


"Ini film apa sih, baru juga awal udah tayangin jump scare? Mana gak ada aba aba lagi," ucap Ailee kesal.


"Tahu, mana setannya jelek banget lagi," ucap Briella.

__ADS_1


"Ssttt, jangan berisik. Diem," ucap Kairav.


"Dan buat lo Lee, lo bisa modus sama adik gue yang laki itu," sambung Kairav.


Ailee dan Briella kembali diam. Mereka kembali fokus pada film. Film menayangkan awal mula mereka datang ke suatu pulau. Beberapa kumpulan orang yang datang itu memutuskan untuk menetap disana dengan acara liburan.


Ailee dengan sengaja memegang tangan Kalingga yang berada di dekatnya. Tangan pria itu tetap diam saat Ailee memegangnya. Dan kini mereka sudah berpegangan tangan. Tiba tiba film menayangkan adegan dewasa. Briella dan Ailee kompak memekik terkejut dan meminta film di percepat. Namun Kairav dengan santainya tetap melihat film itu.


Saat adegan dewasa itu terputar, Ailee mencoba melepaskan tangannya dari tangan Kalingga. Namun pria itu menahannya. Ailee terus mencoba melepaskannya namun pria itu tetap dengan memegangnya dengan kuat. Bahkan Kalingga merem*snya.


Adegan film dewasa itu makin lama makin panas. Briella jadi mendekat ke arah abangnya sedangkan Ailee tetap diam di tempatnya. Namun dengan cepat Kalingga menariknya tanpa dilihat oleh abang dan adiknya. Ailee melirik ke arah Kalingga. Namun Kalingga hanya meliriknya sekilas.


"Lihat film itu, nanti kita praktekin," bisik Kalingga.


Ailee melotot seketika dan mencubit pria itu. Pria ini benar benar gila dan mesum. Dan kenapa harus kepada Ailee dia mesum seperti ini?!


Makin lama kantuk kembali menyerangnya. Ailee benar benar tidak bisa menahannya lagi. Tak lama Ailee menjatuhkan kepalanya pada dada Kalingga. Pria itu hanya melihatnya sekilas dan menurunkan tangannya masuk ke dalam selimut Ailee. Tangan pria itu masuk ke dalam baju yang digunakan Ailee. Mengusap lembut perut gadis itu. Ailee yang matanya sudah terpejam pun membuka matanya seketika saat merasakan usapan itu.


Tangan Ailee masuk ke dalam selimutnya untuk menahan tangan pria itu namun diluar dugaan, sebelah tangan Kalingga menyingkirkan tangan Ailee.


"Nurut atau lo tahu akibatnya," bisik Kalingga.


Ailee hanya mendengus kesal dan kembali memejamkan matanya. Rasa kantuknya lebih mendominasi. Sementara Briella dan Kairav sangat fokus pada film, mereka tidak meperdulikan Kalingga atau pun Ailee.


"Enak ya di elusin? Gimana kalo makin naik?" Bisiknya.


Tbc.


Solimeh🥵

__ADS_1


__ADS_2