Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
118. Meminta Bantuan


__ADS_3

***


Ailee berkendara sekitar dua puluh menit lamanya. Ia memarkirkan motornya di depan markas SBA dan masuk ke dalam markas itu. Di dalamnya, seperti biasa semuanya sudah berkumpul kumpul ria dengan cemilan snack serta soda di depannya. Ailee duduk di sofa single yang ada disana. Ia menatap ke arah teman temannya yang sibuk sendiri sendiri. Sepertinya mereka tidak sadar dengan kedatangan Ailee.


"Woi," ucap Ailee menggebrak meja.


"Asu!"


"Anj-"


"Bangs-t"


Seperti itulah umpatan umpatan yang keluar dari dalam mulut teman temannya saat Ailee menggebrak meja. Bahkan beberapa makanan yang mereka pegang pun mengapung bebas karena yang memegangnya terkejut.


"Ngapa sih Ail, ngagetin deh," ucap Rici.


"Lah, tumben dia ngamok," ucap Cita.


"Dia lagi galau. Cintanya ditolak sama dekel," ucap Willem.


"Iya?" Tanya Ailee.


"Hooh. Dia bener bener lagi galau, katanya dia udah suka banget sama cewek ini. Tahunya ceweknya gak mau pacaran," ucap William.


"Ya elah, kasian banget," ucap Sopia.


"Hidup emang gitu kadang kadang," ucap Angela.


"Tadinya, Rici mau hamilin tuh cewek. Soalnya katanya, cinta tak direstui maka dedek bayi jadi solusi," ucap William.


"Itu mah saran bangs*t dari lo. Bukan mau gue," ucap Rici.


"Sabar ya Ci, gue doain lo jodohnya sama Angela aja. Kalian cocok kok, sama sama sad, jomblo juga," ucap Cita.

__ADS_1


"Nah, itu bener bagus. Jadian aja lo sama Angela. Sama sama sipit, entar anaknya gak bisa lihat karena emak bapaknya sama sama sipit," ucap William tertawa. Angela hanya bisa mengumpati William. Mulut pria ini benar benar minta di sleding alat berat seperti setum.


"Idih, udah mikir gitu aja lo. Dasar otak mesum," ucap Sopia.


"Ayang Sop jangan gitu deh. Nanti gue sodok sodok lo keenakan," ucap William.


William benar benar pria otak mesum. Di pikirannya hanya ada slengki wanita saja. Bahkan di ponselnya banyak sekali video video haram yang sengaja disimpan pria itu. Anehnya dia tidak mau berhubungan dengan wanita bayaran. Padahal dia banyak uang. Namun meskipun begitu sebagai teman, Ailee atau pun teman yang lain tetap bersyukur. Setidaknya William masih memiliki otak waras untuk tidak melakukan hal itu. Hal yang akan membuat masa depannya hancur.


Markas SBA dan teman teman intinya adalah keluarga kedua setelah orang orang di rumahnya. Disinilah dia bisa menumpahkan kesedihannya. Di sebuah kamar yang sengaja ia rancang sendiri. Ruangan kedap suara. Supaya dia bisa menangis sekencang yang ia mau. Jujur saja, Ailee punya titik terendah dalam hidupnya. Selain di kamar markas SBA, Ailee juga sering menangis di kamarnya yang ada di mansion.


"Ngomong ngomong, lo kenapa ngajak kumpul?" Tanya Sopia.


"Gue mau kalian cari tahu soal Fade. Kalian mungkin lihat kelakuan dia tadi di sekolah. Gue udah gak tahan meskipun dia cuma ganggu gue hari ini," ucap Ailee.


"Lah, si Fade. Anak so jagoan, dia bahkan suka nantang si Albert buat balapan. Emang sih skill balapan dia lumayan, tapi lebih bagusan juga gue," ucap Rici. Pria yang tadi diam karena galau pun mengeluarkan suaranya.


"Lo kenal?" Tanya Cita.


"Kagak. Tahu aja, gue sempet lihat dia sama gengnya. Cuma dikit kok, banyakan juga geng SBA. Waktu itu gue nanya sepupu gue, dia kebetulan juga anak motor dan dia tahu orang ini," ucap Rici.


"Iya, dia hampir cium gue di perpus. Untungnya gue cepet pergi dan ketemu Kalingga disana. Dia bantuin gue," ucap Ailee.


"Tapi lo gak di cip*k si Fade kan?" Tanya Willem.


"Enggak," tapi di cip*k Kalingga. Sambung Ailee dalam hatinya.


"Syukur kalo gitu. Kasihan kan Kalingga masa bibir lo udah di sosor cowok lain selain dia," ucap Willem.


Ini yang tidak mereka ketahui dari Kalingga. Kalingga memang terlihat sangat good boy dari covernya. Namun aslinya pria itu sangat mesum dan sepertinya sudah tidak tertolong. Namun orang luar tidak mengetahui siapa Kalingga sebenarnya. Bahkan keluarganya juga sepertinya tidak tahu soal itu. Hanya Ailee saja yang tahu.


"Jangan pernah lihat orang dari covernya. Dia emang keliatan baik, tapi belum tentu dalamnya juga baik kan? Siapa tahu covernya yang baik cuma buat nutupin dalamnya yang enggak baik," ucap Ailee. Ia mengambil satu kaleng soda dan meminumnya.


"Maksudnya, Kalingga enggak sebaik yang kita lihat selama ini?" Tanya Angela.

__ADS_1


"Gue gak bilang itu Kalingga. Gue bilang gini supaya kalian semua lebih hati hati lagi sama orang. Orang yang keliatannya baik belum tentu niatnya baik," ucap Ailee.


"Lo tenang aja, kita semua udah bisa bedain kok. Ya walaupun kadang mata jadi buta kalo liat yang bening bening," ucap Cita.


"Itu mah lo kali," ucap Sopia.


"Termasuk lo, kita gak bisa percaya lo juga Ail?" Tanya Angela.


"Tergantung orangnya. Kalian udah kenal gue lama, mungkin sebagian anak anak tongkrongan juga udah kenal gue sejak SMP. Ya selama ini kalian bisa bedain, gue baiknya tulus atau enggak. Udah gitu aja," ucap Ailee acuh.


"Ya iya sih," ucap Angela.


"Intinya gue minta tolong, siapa pun yang tahu soal Fade kasih tahu gue," ucap Ailee.


"Kita coba cari tahu," ucap Rici yang diangguki oleh semuanya. Mereka pun kembali larut dalam obrolan. Memang ketika Ailee datang bergabung, yang tadinya sibuk masing masing kini mereka meninggalkan kesibukan itu dan berbaur. Bahkan Angela dan Rici terus di jodoh jodohkan oleh Cita, William dan Sopia. Sedangkan Willem memilih diam begitu pun Ailee. Angela dan Rici sendiri hanya diam karena mereka tidak merasa.


Ailee memainkan ponselnya. Dia tersenyum melihat tag Angela di instagram.


"Lo dapet dari mana foto ini?" Tanya Ailee. Ia menaikan ponselnya. Disana ada foto Ailee sedang duduk diatas motornya. Gadis itu tengah mengikat rambutnya.


"Jarang jarang kan gue post my Queen. Tapi tenang, gue pake fake account kok. Santuy," ucap Angela.


"Napa pake fake account?" Tanya Ailee.


"Buat stalking anak kelas sebelah. Lo kenal yang namanya Damian kan?" Tanya Angela.


"Ketos kita?" Tanya Ailee.


Angela menganggukan kepalanya, "Kemarin dia tolongin gue. Terus tiba tiba ada chat ke DM. Nah gue sebagai cewek yang menghargai sesama cewek stalking dia pake akun palsu. Takutnya dia buaya, kan kita prepare dulu sebelum baper."


"Pantesan," ucap Ailee.


"Ngomong ngomong, lo sama Kalingga ada kemajuan gak? Gemes gue Ail," tanya Angela.

__ADS_1


Ailee menghela nafasnya, "Gue suka dia dan gak akan berubah sampe kapan pun mungkin. By the way, gue repost deh tag lo di Ig."


Tbc.


__ADS_2