Mengejar Cinta Mr. Ling

Mengejar Cinta Mr. Ling
58. Rixel Arafi


__ADS_3

***


Sesuai dengan perjanjiannya kemarin, Ashel dan Cya pun benar benar pergi bersama hari ini. Mereka baru saja selesai makan siang dan akan berlanjut menuju ke salah satu spa yang terkenal disana. Sepanjang jalan tadi, Cya dan Ashel tidak henti hentinya saling bercerita. Rata rata mereka membahas tentang anak anak mereka.


Ashel benar benar speecheless, ia kira Cya orangnya sulit berbaur dan akan berbicara ketika ditanya saja. Tapi ternyata tidak. Cya sejak tadi berceloteh, sangat mirip sekali dengan Ailee.


Ternyata benar, apa yang dikatakan suaminya semalam. Kita tidak boleh melihat orang dari tampang dan tampilannya. Kita harus melihat dan menilai orang itu setelah beberapa kali bertemu. Dan saat ini Ashel menyimpulkan jika Cya tidak seperti apa yang dia pikirkan.


"Mbak, aku mau pijat dulu baru manicure. Mbak mau apa?" Tanya Ashel.


"Samain aja, mbak mau pijat sekalian manicur. Kuku kuku mbak juga udah gak bagus. Makanya mau di percantik disini," ucap Cya.


"Oke."


Ashel pun meminta pada pelayan spa untuk mempercantik kukunya dan kuku Cya. Namun sebelum itu mereka akan melakukan pijat refleksi agar otot otot tubuh mereka melemas dan santai. Baru mereka akan melakukan manicure.


Ashel dan Cya berganti baju lebih dulu. Mereka hanya menggunakan handuk saja karena mereka akan pijat disana. Setelah pijat mungkin akan berendam.


"Aku biasanya sendirian kesini mbak. Sekarang sama mbak, seneng banget," ucap Ashel.


"Mbak malahan gak pernah kayak gini. Mbak sibuk mulu bantuin mas Alex di kantor sampe sampe Ailee kesepian dan hubungan kami sempat renggang," ucap Cya.


"Iya mbak. Ailee juga sempet cerita sama aku waktu dia main ke rumah. Katanya kalo dia kesepian cuma Kalingga aja yang bisa dia ganggu dan ajak ribut. Briella sama Kai punya dunia mereka masing masing," ucap Ashel.


"Iya Shel, mbak minta maaf mungkin sikap Ailee sangat mengganggu anak kamu Kalingga. Tapi entah kenapa setiap anak itu baru saja bertemu Ling, diantarkan oleh Ling atau apapun itu tentang Kalingga, wajahnya selalun berseri. Dia kayak bahagia banget," ucap Cya.

__ADS_1


"Kayaknya iya mbak. Sejak kecil Ailee sama Ling emang udah barengan. Bahkan si kembar rasanya kurang lengkap tanpa Ailee. Entah kenapa setiap kali Ailee datang ke rumah, suasana di rumah mendadak lebih rame," ucap Ashel.


"Makasih ya Shel, selama ini kamu sering terima Ailee ke rumah kamu. Bahkan disaat dia sama aku lagi gak baik. Tapi untungnya sekarang dia lebih dewasa. Dia ngerti kenapa aku sama mas Alex jarang di rumah," ucap Cya.


"Sama sama mbak. Aku hanya memberikan pengertian pada Ailee. Sisanya dia sendiri yang bertindak," ucap Ashel.


Cya tersenyum dan mengangguk. Mereka pun kembali diam dan menikmati pijatan lembut di punggung mereka.


***


Waktu pulang sekolah sudah tiba. Ailee dan tiga kembar berjalan beriringan menuju ke parkiran. Sejak tadi Briella terus membahas pria tampan yang bertegur sapa dengan Ailee tadi. Dia adalah William, pria playboy yang selalu menggaet setiap cewek cantik di sekolah. Mantan Willian tidak terhitung banyaknya. Ailee bahkan sampai tidak habis pikir dengan pria itu. Dalam satu hari dia bisa berkencan dengan tiga sampai empat wanita. Benar benar gila!!


Tadi William sengaja mengajak Ailee berbicara soal Albert. Lagi lagi pria itu. Pria itu memaksa Ailee untuk ikut ke arena balap. Padahal Ailee masih sakit. William hanya bilang jika dia tidak akan membiarkan Ailee turun ke sirkuit. Karena William yakin ini hanya akal akalan Albert untuk menjadikan Ailee kekasihnya. Mengingat seberapa besarnya effort pria itu untuk Ailee, namun Ailee tidak pernah memberikan feed back yang sama. Karena di hatinya hanya ada Kalingga.


"Lee, kenalin dong sama cowok tadi. Ganteng banget gilakk," ucap Briella memekik.


"Gak peduli. Intinya gue suka sama dia. Ayo kenalin," ucap Briella. Memang sejak tadi gadis itu terus memaksanya untuk mengenalkan Briella pada William.


William sialan, urusannya jadi berabe kan sekarang. Mana Briella adalah cewek yang selalu merengek.


"Yakin? Ayo ikut gue ke parkiran," ucap Ailee. Ia berjalan menuju ke parkiran matanya menelisik ke berbagai arah mencari manusia dengan wajah seperti pedopil.


"Nah tuh lihat, dia lagi ngapain sama cewek," ucap Ailee. Ia menunjuk ke arah William dan dua cewek yang dirangkul olehnya. Bahkan cewek cewek itu saling memeluk William.


"Yakin mau sama dia? Dia play boy akut. Gak cukup sama satu cewek," ucap Ailee.

__ADS_1


"Ih, kok gitu sih. Gak jadi suka deh, males sama cowok gitu. Abang ayo pulang," ajak Briella. Ailee hanya terkikik geli melihatnya.


Briella memang tidak akan percaya jika tidak melihatnya dengan mata kepalanya sendiri. Dan sekarang lihat lah dia, dia berkata tidak jadi suka pada William. Ailee dan Kalingga pun mengikuti motor Kairav.


Sepanjang jalan, Ailee terus memeluk Kalingga. Bahkan sangat menempel. Gadis itu sudah seperti perangko saja pada Kalingga.


Tiba tiba di persimpangan jalan, motor Kairav berhenti yang otomatis motor Ling juga berhenti. Di depan mereka berhenti sebuah mobil yang tidak asing bagi si kembar. Itu adalah mobil Rixel. Rixel Arafi, anak Ardian dan Lupi.


Rixel keluar dari dalam mobilnya dan berjalan ke arah motor Kalingga namun bukan Lingga yang jadi tujuannya melainkan Ailee. Sudah sejak lama sekali Ailee menjadi incaran Rixel. Namun Ailee tidak menyukainya. Dan malah terkesan takut dengan pria ini. Bagaimana tidak takut, Rixel pernah mencoba untuk menciumnya secara paksa.


"Ling, jalanin motornya," bisik Ailee.


"Hai Ailee, apa kabar? Makin cantik aja," ucap Rixel. Briella dan Kairav hanya mendengus pelan. Mereka sudah menebak akan ada drama baru lagi.


"Tangan kamu kenapa? Kok di perban?" Tanya Rixel.


"Gak usah kepo," ucap Ailee. Ia terus mencubit perut Kalingga. Mengkode agar pria itu segera melajukan motornya namun Ling hanya diam saja.


"Ayo sama Rixel aja naik mobil. Biar enggak kepanasan," ucap Rixel. Ia menarik tangan Ailee namun dengan cepat Ailee menyingkir.


"Jangan pegang pegang! Pergi gak?!" Ucap Ailee galak.


"LING KALO KAMU GAK JALAN AILEE BENERAN MARAH YA SAMA KAMU. AILEE BAKALAN BUKA RAHASIA KAMU BIAR DI MARAHIN OM SAMA TANTE," pekik Ailee saat Rixel terus menerus menarik tangannya.


"Sialan," umpat Kalingga. Tanpa ba bi bu lagi pria itu pun melajukan motor vespanya. Rixel hanya mendengus pelan melihat kepergian crushnya itu. Briella dan Kairav juga langsung mengikuti motor Kalingga dan pergi dari sana.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2