
duar...
ledakan terjadi di tempat shoote sun berdiri. alan langsung menghentikan ayunan pedangnya. darah mengalir ke kepalanya dengan cepat. dirinya begitu marah mendapati serangan dari zerga yang telah membunuh shoote sun.
"kalian... tak akan kumaafkan!"
seketika alan langsung mengaktifkan skill shadow stepnya. dengan agility yang meningkat 2x lipat, gerakan alan semakin membabi buta. pedang alan menyanyat setiap player yang ada di sekitarnya. setiap serangan alan selalu berhasil mengenai bagian vital dari setiap player. 1 menjadi 10, 10 menjadi 20 dan terus berlanjut sampai hampir setengah dari player yang mengepung alan dan clara telah dihabisi oleh alan.
"mons... monster..." player player yang belum terbunuh oleh alan merasa ketakutan melihat alan yang membabi buta membunuh seluruh player yang ada di sekitarnya.
bahkan clara yang sedari tadi sibuk bertarung pun ikut menghentikan serangannya karena melihat apa yang alan tunjukkan. dirinya merasa alan telah lepas kendali. kekejamannya pun menjadi jadi.
kalau tidak menebas leher, alan menusuk jantung lawannya. membuat musuh selalu terbunuh dengan satu serangan dari alan.
"kalian... kalian..." alan yang bermandikan kemarahan serasa tidak memberi ampun kepada lawannya yang seakan sudah kehilangan semangat bertarung.
"apa yang kalian takutkan? dia hanya satu orang... kepung dan habisi dia!" zegra melihat apa yang alan tunjukkan, dirinya tentu merasa sedikit takut. namun dirinya mencoba menepis ketakutannya. dirinya pun memberi perintah kepada anak buahnya untuk segera menghabisi alan.
alan tentu tidak berhenti. kali ini alan hanya menggunakan satu belatinya di tangan kanannya. namun tangan kirinya tidak henti hentinya melemparkan pisau terbangnya.
[player telah terkena racun white fog.]
suara dari sistem tentu mengejutkan para player yang terkena serangan dari pisau terbang alan. player yang terkena racun white fog pun merasa kesulitan untuk bergerak. hp mereka pun turun drastis setiap detiknya.
elman dan prajuritnya pun ikut menahan diri untuk maju membantu alan. mereka tentu takut jika mereka malah ikut menjadi korban dari amukan alan.
"black breath!"
alan akhirnya mengeluarkan skill racun masalnya. kepulan gas langsung mengitari alan dan player player yang lainnya.
clara yang melihat alan mengambil aba aba untuk mengeluarkan black breath langsung melompat mundur ke belakang, mencoba menjauh sejauh mungkin dari alan.
[player telah terkena racun black breath! segera keluar dari area racun untuk menghilangkan efek racun!]
berkali kali pemberitahuan sistem terdengar di telinga setiap player. mereka pun mencoba menuruti himbauan dari sistem untuk segera keluar dari area black breath.
__ADS_1
namun usaha mereka nampaknya sia sia. mereka tidak bisa menggerakkan badan sesuai kehendak mereka karena efek stunt dari black breath.
alan benar benar tidak memberi ampun. dihabisinya seluruh player di area gas black breath sebelum skill black breath berakhir.
setelah kepulan gas black breath berakhir, seluruh orang di tempat tersebut benar benar merasakan pemandangan yang menjijikkan.
alan berdiri di tengah tengah mayat mayat para player yang berserakan. kepala terpisah dari badan, darah berceceran di tanah menjadikan kondisi alan tampak sangat mengerikan.
"kau... kau..." zerga tentu tidak menduga apa yang telah dirinya perbuat malah berakibat hal yang sangat fatal. merasa sangat panik, zerga tanpa pikir panjang mengambil satu lagi anak panah eagle wingnya. di arahkan panahnya ke arah alan.
"ma... mati kau...." zegra memanah dengan tangan yang bergetar karena ketakutan. dirinya masih dilimuti keterkejutan akan apa yang alan lakukan.
anak panah zerga kembali berubah menjadi elang angin dan meluncur cepat ke arah alan.
duar...
ledakan langsung tercipta di tempat alan berdiri. menimbulkan kepulan debu yang langsung beterbangan.
"hahaha... lihat... lihat... dia mati..." zegra tertawa terbahak melihat serangannya tepat mengenai alan.
"kamu pikir hal seperti itu bisa membunuhku?" alan tiba tiba muncul di belakang zegra.
"monster..." elman mengusap matanya seakan tidak percaya dengan apa yang dirinya lihat. dirinya bisa memastikan jika alan terkena serangan mematikan dari zegra.
yang tidak semua orang ketahui tentu alan mengaktifkan shield of hand untuk menangkis serangan dari zegra. setelah menangkisnya, alan langsung mengaktifkan shadow stab untuk muncul di belakang zegra.
"tinggal kalian..." alan melirik tajam ke arah player seven guardian yang hanya tersisa 17 orang.
player yang tersisa tentu merasa merinding mendapat tatapan tajam dari alan. baru saja mereka melihat bagaimana alan membunuh teman teman mereka. player yang tersisa pun langsung berpencar ke segala arah untuk menyelamatkan diri mereka.
namun alan seakan tidak berbelas kasihan. di tembakkannya jarum jarum beracun ke arah pemain yang mencoba kabur. meskipun tidak bisa mengenai seluruhnya, paling tidak jarum beracun alan telah mengenai lebih dari 10 orang. tinggal menunggu waktu saja sampai player yang terkena racun tersebut mati kehabisan hp.
"AS..." suara seorang wanita membuat alan berhenti mengejar anggota seven guardian yang tersisa. dirinya lebih memilih untuk segera melihat si pemilik suara yang dirinya sangat kenali.
"shoote sun..." alan tentu terdiam melihat shoote sun berdiri secara utuh dan tanpa terluka.
__ADS_1
"bagaimana kamu?" alan tentu bingung melihat shoote sun yang bisa baik baik saja.
"helloo... aku adalah shoote sun, sang crowd control dari kelompok AS. tidak mungkin satu serangan..." ucapan shoote sun langsung dihentikan oleh sebuah pelukan dari alan.
"untunglah kamu baik baik saja..." alan tidak bisa menahan rasa bahagianya dan langsung keceplosan memeluk shoote sun.
"ehem..." sebuah batuk yang dibuat buat dari shoote sun membuat alan sadar jika dirinya tengah memeluk shoote sun erat erat.
"aaa... maaf?" alan langsung melepaskan pelukannya, mukanya yang selalu memasang tampang cuek kini langsung memerah bagaikan tomat.
"tidak apa apa... aku tahu kamu khawatir."
"tapi bagaimana kamu bisa selamat dari serangan tersebut?" alan masih dipenuhi tanda tanya dengan apa yang shoote sun lakukan.
shoote sun pun menjelaskan kepada alan jika dirinya telah mempelajari skill blink seperti yang freya punya. itulah sebabnya dirinya bisa berpindah tempat secara cepat sebelum serangan dari zegra mengenai dirinya.
alan yang mendengar penjelasan shoote sun malah menjadi semakin malu. " itu berarti kamu melihat semuanya?"
"melihat apa?"
"melihat kamu mengamuk karena mengira aku mati?"
"atau melihat kamu membantai semuanya tanpa ampun?"
pertanyaan shoote sun menjadikan alan salah tingkah. dirinya tidak berani menjawab pertanyaan pertanyaan dari shoote sun dan memilih mengalihkan pembicaraan ke arah pasukan revolusi.
"sudahlah... kita temui dulu pasukan revolusi yang tersisa." alan meninggalkan shoote sun untuk menemui elman.
sementara freya yang melihat adegan alan dan shoote sun hanya tertawa cekikikan. dirinya pun mendekati shoote sun untuk menggodanya.
"dia memang sulit untuk mengakuinya..."
shoote sun pun paham apa yang ingin disampaikan oleh freya. dengan berat hati shoote sun menghela nafas panjang. "ya... aku tahu itu... paling tidak dia selalu melakukan tindakan yang nyata."
"kamu mesti sabar untuk mendapatkan pengakuan darinya..." freya kembali lagi menggoda shoote sun. namun kali ini freya langsung meninggalkan shoote sun untuk menyusul alan yang sedang menemui pasukan revolusi yang tersisa.
__ADS_1
"kenapa NPC bisa paham soal urusan cinta?" shoote sun tentu bingung sendiri dengan apa yang freya sampaikan. namun dirinya memilih tidak terlalu mempermasalahkan lebih jauh tentang perasaannya. karena tahu waktu ini bukanlah waktu yang tepat.
"hah... biarkan saja semua berjalan sesuai dengan berjalannya waktu..."