New World

New World
kedatangan olsen


__ADS_3

Alan, Clara, Freya dan Shoote Sun kembali ke kota Irtys untuk menemui mata mata dari pasukan revolusi. Shoote Sun sempat bingung kenapa Alan, Clara dan Freya memakai mantel penutup kepala. Alan pun menjelaskan keadaan Freya dan para Wood Elf yang sedang diburu oleh pasukan kerajaan. Shoote Sun yang baru saja mengetahui tentang masalah Wood Elf pun merasa prihatin.


Selama ini dia berpikir kehidupan warga di kerajaan South Mountain baik baik saja. Ternyata semua bertolak belakang dengan kenyataan yang sebenarnya. Wajar saja karena selama ini Shoote Sun memang jarang berinteraksi dengan NPC. Dirinya hanya levelling dan mencari perlengkapan. Kalaupun berinteraksi, Shoote Sun hanya berinteraksi dengan sesama pemain.


Keempat orang itupun sampai dibar. Terlihat bar penuh dengan pemain dan NPC yang sedang minum minum. Pemain yang tidak memiliki aktifitas di dunia nyata biasanya menghabiskan waktu malam hari di New World dengan pergi ke bar. Walaupun tidak bisa mabuk, tetapi sensasi rasa alkohol benar benar sangat terasa di New World. Itulah sebabnya banyak pemain yang rela menghabiskan uang hasil buruan atau questnya hanya untuk minum di bar.


Alan menghampiri seorang pria yang duduk di meja ujung seorang diri. "Malam Pak Igor... Maaf membuat anda menunggu?" Sapa Alan pada Igor.


Igor hanya mengangguk dan mempersilahkan keempat orang untuk duduk. Dari Igor Alan mendapatkan informasi mengenai markas pasukan revolusi yang berada di Ibukota South Mountain. Tapi sama dengan Zane, Igor juga belum pernah bertemu dengan pemimpin pasukan revolusi.


Igor juga memberitahu kalau dalam waktu dekat pasukan revolusi akan merebut pabrik senjata kerajaan South Miuntain. Alan tentu saja terkejut dengan apa yang di sampaikan Igor. Alan merasa langkah ini terlalu cepat. Kerajaan South Mountain tentunya sedang meningkatkan kewaspadaan setelah tambang biji besi mereka direbut.


Tapi siapa Alan? Pemain yang hanya membantu pasukan revolusi satu kali. Suaranya tentu tidak akan dianggap oleh Igor maupun pasukan revolusi. Alan pun hanya meminta untuk bisa bertemu dengan pemimpin serangan sebelum serangan dimulai.


Igor juga tidak bisa berjanji sepenuhnya kepada Alan. Mengingat serangan ke pabrik senjata akan dipimpin tangan kanan pemimpin pasukan revolusi, Olsen sang pedang merah. Olsen masih berada di ibu kota sekarang, dan Igor masih belum tahu kapan Olsen akan datang. Alan pun hanya bisa memberikan crystal link pada Igor, agar igor bisa menghubunginya jika Olsen sudah sampai di kota Irtys.


Igor tidak keberatan dengan permintaan Alan. igor pun meninggalkan bar setelah menerima crystal link. Tersisa Alan, Clara, Freya dan Shoote Sun di tengah tengah kerumunan pemain di bar.


"Apa kamu serius akan bergabung dengan pasukan revolusi?" Tanya Shoote Sun pada Alan.


"Haaah... Ini bukan tempat yang tepat untuk membahas itu. Ayo kita pergi ketempat yang lebih aman." Kata Alan.


Alan merasa ada seseorang yang memperhatikan dirinya. Alan tidak bisa memastikan siapa orang itu karena di tengah kerumunan pemain di bar. Tapi insting alan berbicara kalau orang yang mengawasinya berbahaya. Alan pun tidak ingin gegabah membahas masalah rahasia penting dalam keadaan diawasi. Dirinya memilih mengajak ketiga perempuan itu ke penginapan.


Sampai didepan penginapan, Shoote Sun benar benar merasa jengkel kepada Alan. Dia kira Alan akan mengajak ketempat yang nyaman untuk mengobrol. Ternyata malah mengajak ke penginapan. Belum kenal 1 hari, Alan sudah mengajaknya ke penginapan. Dirinya bukanlah wanita yang bisa dengan mudahnya dirayu pria. Alan yang tahu jalan pikiran Shoote Sun menjelaskan kepada Shoote Sun. Dan berjanji tidak akan berbuat macam macam di dalam penginapan. Shoote Sun pun menuruti Alan masuk ke penginapan dengan berat hati.


Di dalam penginapan Alan menjelaskan lebih rinci tentang masalah yang dihadapinya. Entah kenapa Alan bisa saja langsung terbuka kepada Shoote Sun. Alan bercerita mengenai quest yang dia terima. Dan dilema mengenai masalah warga. Alan pun meminta saran kepada Shoote Sun apa yang harus dilakukan.


"Jadi begitu..." Shoote Sun memegang dagunya sambil berpikir keras.


Alan bisa saja memberikan surat titipan kepala desa Middlemist kepada Raja Robert. Tapi Raja Robert pasti akan menetapkan pajak yang tinggi pada warga Middlemist. Tentu Alan tidak ingin melihat warga aniddlemist menderita karena tingginya pajak.


"Lebih baik kamu tunggu dulu sampai situasinya berubah. Siapa tahu dengan pergerakan pasukan revolusi, Raja Robert akan berubah lebih lunak pada rakyatnya." Saran Shoote Sun pada Alan.


Alan pun hanya mengangguk. Dalam pikirannya juga memikirkan hal yang sama dengan Shoote Sun.


"Jadi bagaimana dengan temanmu yang seorang merchant?" Tanya Alan mencoba mengingatkan Shoote Sun yang seakan lupa dengan janjinya.


"Ahh.... Kamu mengingatkanku. Sebentar aku hubungi dulu."


Shoote Sun pun menghubungi temannya. Wajah Shoote Sun tampak berkerut, tanda dirinya tidak mendapatkan kabar yang baik dari temannya.


"Sory AS... Tapi temanku sedang perjalanan dari kota Yorik ke kota ini. Mungkin butuh waktu 2 hari untuk bisa sampai kesini. " Kata Shoote Sun dengan penyesalan.


"2 hari? Hem...." Alan tampak berpikir.


2 hari bisa saja Alan menjualnya sendiri barang hasil rampasannya. Tapi alan ingin mengetahui efek dari seorang pemain merchant.


"Ok.... Tidak masalah... Aku tunggu temanmu datang."


Shoote Sun pun menghela nafas lega. Dirinya takut tidak bisa memenuhi janji kepada Alan. Mereka berdua pun memilih log out dari New World, agar Clara dan Freya bisa beristirahat.

__ADS_1


###


Ciu.... ciu...


Hari telah berlalu... Dan kini Alan sedang levelling bersama dengan Shoote Sun, Clara dan Freya. Panah Alan dengan cepat menusuk ke tangan seekor bisonman belevel 50.


Pemain lain mungkin akan gentar untuk menghadapi monster berlevel 50. Sedangkan paling tinggi level pemain sekarang adalah level 40. Begitu juga Shoote Sun pada mulanya. Tapi setelah melihat Alan, Clara, dan Freya bertarung bersama, kekhawatiran itupun hilang.


Kombinasi mereka bertiga benar benar nyaris sempurna. Clara yang selalu dengan beraninya menjadi barisan terdepan, Freya yang mensupport dengan serangan jarak jauh, Alan yang terus terusan tiada henti bergerak maju, mundur menutup semua celah dari timnya. Pekerjaan mereka bertiga pun semakin mudah dengan adanya Shoote Sun.


Crowd Control memang sangat penting dalam sebuah tim. Tim Alan akan lebih lengkap lagi jika ada healer. Tapi mencari healer yang hebat sangatlah susah. Mengingat sangat sedikit pemain yang mengambil healer class.


Wajar saja karena skill serangan dari healer sangatlah sedikit, mereka pun cenderung hanya pemain support. Tapi kekurangan healer di tim Alan bisa ditutupi dengan potion penyembuh.


Shoote Sun pun terheran heran melihat Alan yang sudah mengeluarkan lebih dari 20 botol potion penyembuh untuk Clara. Shoote Sun menduga pastilah Alan adalah orang kaya yang sering membeli potion penyembuh dari NPC store. Shoote Sun belum tahu kalau Alan hanya membuat potion sendiri. Berapa pun potion yang Alan perlukan tidak menjadi masalah selama alan memiliki bahannya.


[Player berhasil membunuh bisonman


mendapatkan exp 20000


selisih 16 level mendapatkan 1500% exp]


Tidak sampai 30 menit mereka berempat menghabisi bisonman. Pergerakan bisonman sangatlah terampil, sehingga mereka harus mengurangi Hp bisonman sampai 0. Mereka tidak bisa mengincar titik vital bisonman meskipun sudah mencoba berulang kali.


"Lihatlah... Drop item dari bisonman sungguh luar biasa." Seru Alan yang sudah mengambil semua drop item.


Bisonman menjatuhkan lebih dari 6 item.


Menyerang musuh didepan dengan cepat dalam radius 50 meter.


Cooldown 5 menit ]


[Blink astep skill book.


Berpindah posisi dalam sekejap dalam radius 30 meter, bisa berpindah 3x dalam 1x penggunaan skill.


cooldown 6 menit ]


[Light whip, level 45 - 95, silver class


str + 53


int + 46


deff + 37


Active skill


Whip Slice


Dengan mengarahkan senjata ke lawan, menimbulkan 7 serangan terarah ke lawan. Lawan yang terkena serangan akan terkena stun selama 5 detik. Damage 80% dari atribut setiap serangannya.

__ADS_1


Cooldown 7 menit.]


[Str booster gemstone, silver class


str + 30


Dapat menambah atribut Str jika digabungkan dengan senjata atau item lain ]


[Bison helmet, level 45 - 95, silver class


agi + 38


int + 45


deff + 68


passive skill


Nembuat pergerakan di sekitar menjadi slow motion.]


[Earth Shake skill book


Nenggetarkan tanah disekitar dalam radius 100 meter. Tidak memberikan efek damage tapi mengurangi agility lawan sampai 50 %.


cooldown 4 menit.]


"Gila... Skill book macam apa ini?" Gumam Shoote Sun yang melihat skill book Earth Shake.


"Kalau kamu mau kamu boleh mengambilnya." Kata Alan sambil memberikan skill book dan Light Whip.


"Tapi cambuk ini?" Shoote Sun bingung melihat Alan memberikan Light whip.


"Dengan cambuk ini kamu akan lebih mudah menjadi Crowd Control di tim. Pakailah... Lagi pula aku tidak suka dengan cambuk." Kata Alan.


Shoote Sun yang tadinya malu malu pun langsung dengan senang hati menerimanya.


'Joker... Bisakah Clara dan Freya mempelajari skill book ini?'


[Tentu AS... NPC juga bisa mempelajari skill book. Tapi mereka perlu praktik yang lebih untuk bisa menguasainya. ]


'I see... ' Kecerdasan NPC tentu terbatas. Mereka bisa mempelajari skill book, tapi untuk menggunakannya sampai maksimal tentu perlu pengalaman.


Alan tanpa pikir panjang memberikan skill book instant strike ke Clara dan blink ke Freya. Sementara helm dan gemstonenya Alan simpan untuk dijual atau Alan pakai kelak.


Tidak lupa pula Alan mengambil daging dan tanduk dari bisonman. Tanduk dari bisonman bisa digunakan untuk membuat mata panah berkualitas tinggi. sedangkan dagingnya bisa Alan masak atau Alan jual.


Cing...cing...


Crystal link Alan yang terhubung dengan Igor berbunyi. Alan membuka koneksi dengan igor.


"Berita bagus nak... Tuan Olsen sudah sampai di kota Irtys. Kamu bisa bertemu dengannya."

__ADS_1


Alan langsung sumringah dengan berita dari Igor. Merasa sudah ada hal yang lebih penting, Alan memilih kembali ke kota daripada levelling. Ketiga temannya pun mengikuti Alan.


__ADS_2