New World

New World
nightwalker 1


__ADS_3

"sial! sial!" bentak pimpinan 6 orang yang baru saja masuk ke tempat persembunyian di bawah pohon tersebut. dia adalah nightwalker, seorang player laki laki berclass assassin yang memakai baju zirah khusus assassin berwana biru tua. pedang pendek tersarung di punggungnya.


"aku yakin kereta kuda tadi mempunyai banyak harta." bentak lagi pria tersebut.


"apa boleh buat... orang di kereta tersebut lebih kuat dari kita." salah satu archer dari ke enam orang tersebut mencoba menenangkan nightwalker.


nightwalker pun akhirnya hanya bisa menghela nafas panjang, yang dikatakan temannya memang benar. alan dan yang lainnya terlalu kuat untuk bisa mereka hadapi. entah bagaimana caranya alan selalu bisa menangkis maupun menghindari serangan dari kelompok nightwalker. sedangkan alan selalu bisa mendaratkan serangan dengan tepat pada kelompok nightwalker.


"kita susun ulang strategi! aku yakin mereka akan berkemah di dekat jembatan." nightwalker telah memutus jembatan penghubung, dirinya yakin alan dan yang lainnya tidak akan mengambil jalan memutar untuk melanjutkan perjalanan.


mereka pun masuk ke dalam ruangan besar yang terdapat banyak orang di dalamnya. muka semua orang yang berada di ruangan tersebut langsung sumringah begitu mendapati kawanan nightwalker telah kembali.


"night... kamu kembali... bagaimana perburuannya? berhasilkah?" salah seorang anak kecil berkulit putih dan bertelinga runcing bertanya pada nightwalker.


nightwalker pun memasang senyum yang dipaksakan untuk menghibur anak tersebut. "alves... kenapa kamu belum tidur? hari sudah larut lo..." bukannya menjawab pertanyaan anak tersebut, nightwalker malah balik bertanya.


"aku menunggumu nightwalker. aku akan tidur setelah mendengar cerita aksi perburuanmu hari ini." alves menjawab dengan semangatnya, yang membuat nightwalker semakin tidak enak hati.


"kamu tidurlah dulu. aku akan bercerita tentang perburuanku hari ini besok." nightwalker tentu tidak ingin membuat alves kecewa. dirinya tahu betul bahwa alves menganggap dirinya pahlawan yang tidak terkalahkan. jika dirinya bercerita tentang gagalnya perburuan hari ini, alves pasti akan kecewa berat.


anggapan alves tentang nightwalker bukannya tanpa alasan. nightwalker adalah seorang player yang mengambil ras elf, sama dengan alves dan orang orang lainnya yang bersembunyi di ruangan rahasia di bawah tanah. nightwalker lah yang membuat ruangan rahasia ini, dan menyelamatkan NPC NPC ras elf yang sedang diburu oleh pasukan kerajaan. oleh sebab itu alves menganggap nightwalker adalah pahlawan bagi dirinya dan semua orang.


"kamu janji?"


"iya... tidurlah sekarang!"


alves pun meninggalkan nightwalker dan memilih untuk tidur. sementara nightwalker mengumpulkan pemain pemain lainnya untuk menyusun ulang rencana selanjutnya.


muka nightwalker dan lainnya berubah lemas setelah mengetahui kedelapan temannya yang terbunuh telah turun 3 level. tentu hal itu akan semakin mempersulit rencana mereka selanjutnya. turun 3 level, otomatis atribut mereka juga turun.


nightwalker pun memberi komando untuk melakukan serangan push and run. sebuah taktik serangan dimana dalam sebuah tim akan dibagi menjadi beberapa kelompok. setiap kelompok beranggotakan 3-4 orang. setiap kelompok akan memberikan serangan dan langsung lari, entah itu serangannya akan mengenai sasaran atau tidak. kelompok lain pun akan bergantian menyerang saat kelompok lainnya lari. begitulah seterusnya, tujuan dari taktik ini adalah untuk menguras stamina musuh dan sedikit demi sedikit memberikan damage pada lawan.

__ADS_1


merasa rencananya sudah matang, nightwalker mengajak teman temannya pergi keluar untuk melakukan rencananya. dengan hati hati mereka keluar dari tempat persembunyian, memastikan tidak ada orang lain yang melihat tempat persembunyian ini.


nightwalker dan teman temannya langsung berpencar berdasarkan kelompok mereka masing masing. mereka berencana untuk menyerang alan dari beberapa sisi.


begitu nightwalker dan yang lainnya telah pergi meninggalkan pohon besar tersebut. alan, clara, dan freya yang bersembunyi di balik semak semak langsung mendekat ke arah pohon besar. alan tentu penasaran dengan apa yang ada di bawah pohon tersebut.


dengan sihir kayu freya, alan dan yang lainnya dengan mudah membuka pintu rahasia di pohon tersebut. dengan hati hati mereka bertiga menelusuri lorong gelap yang hanya muat untuk dilewati satu orang tersebut. setelah beberapa lama menelusuri lorong, sampailah mereka bertiga pada ruangan yang cukup besar. berbeda dengan lorong yang gelap, di ruangan tersebut terdapat cahaya yang berasal dari sihir cahaya untuk penerangan ruangan.


alan, clara dan freya tentu terkejut mendapati apa yang mereka lihat di ruang persembunyian itu. segerombolan bangsa elf yang tampak sangat mengenaskan. tubuh mereka kurus, seakan tidak mendapat makanan yang cukup, kulit mereka pucat karena tidak pernah terkena sinar matahari.


"siapa kalian?" salah seorang elf yang tampak lebih segar dari yang lain bertanya pada alan dan yang lainnya yang tiba tiba masuk.


alan bisa melihat orang tersebut memiliki fisik yang lebih kuat daripada elf yang lainnya. alan pun berpendapat bahwa elf ini adalah salah satu prajurit pelindung dulunya.


"tenang... kami tidak berniat jahat..." alan mencoba menenangkan semua orang disana yang tampak mulai panik. bahkan beberapa elf mulai mengambil senjata untuk bersiap bertarung melawan alan dan yang lainnya.


merasa perkataannya tidak didengar, alan pun membuka tudung kepala dan helmnya. menunjukkan pada semua orang bahwa dirinya juga seorang elf. tidak lupa alan meminta clara dan freya untuk melakukan hal yang sama.


###


"bagaimana keadaannya?" nightwalker yang sedang mengintai kereta kuda alan dari atas pohon bertanya pada teman temannya yang mengintai dari sudut lainnya.


"tidak ada tanda tanda musuh. apa mungkin mereka sudah pergi?" jawab salah satu temannya.


"hem... tidak mungkin mereka akan meninggalkan kereta kuda mereka begitu saja. kalian awasi sekitar! aku akan melihat lebih dekat. jika ada sergapan, langsung terapan strategi kita!"


"baik!"


nightwalker melompat dari atas pohon dan dengan hati hati mendekati kereta kuda. dirinya bersiap siap jika ada serangan kejutan yang datang ke arahnya.


nightwalker membuka kereta pintu kereta kuda dengan cepat. namun yang dia dapati hanyalah seorang kusir kuda yang tertidur pulas di dalam kereta.

__ADS_1


"hei... dimana teman temanmu?" nightwalker dengan kasar membangunkan kusir kuda yang tertidur.


kusir kuda yang terkejut langsung panik mendapati sebuah pedang sudah menempel pada lehernya.


"a... aku... aku tidak tahu. aku hanya diminta menunggu disini." jawab kusir kuda terbata bata.


merasa tidak mendapat jawaban yang dirinya perlukan nightwalker pun menghabisi kusir kuda tersebut. nightwalker lalu mencoba mencari barang berharga yang ada di dalam kereta kuda. namun naasnya tidak ada satupun barang berharga yang ada di dalam kereta tersebut.


"bagaimana selanjutnya komandan?" teman nightwalker tahu jika nightwalker tidak dalam suasana hati yang bagus karena tidak mendapatkan hasil yang memuaskan dalam rencananya kali ini. dengan berat hati nightwalker mengajak teman temannya untuk kembali ke tempat persembunyian. karena mencari alan dan yang lainnya di hutan pada tengah malam seperti ini akan sia sia belaka. yang ada nantinya nightwalker dan yang lainnya bisa terkena jebakan musuh.


nightwalker dan yang lainnya tentu merasa bingung ketika mereka sampai di lorong persembunyian. mereka bisa mendengar suara tawa dan nyanyian nyanyian bahagia dari ruangan persembunyian. tentu hal ini sangat aneh bagi mereka, mengingat biasanya suasana di ruangan itu selalu suram.


nightwalker bisa mencium aroma masakan lezat dari lorong tersebut. walaupun ini hanya di dalam game, namun aroma masakan lezat yang mereka cium kali ini bisa membangkitkan selera makan nightwalker dan yang lainnya.


"ohh... kamu sudah datang?"


pertanyaan dari seseorang membuat nightwalker sampai ingin memuntahkan semua amarahnya. orang yang sedari tadi menjadi sasaran nightwalker, yaitu alan.


.


.


.


halo para pembaca ceritaku yang seuprit, maaf kalau belakangan ini aku jadi gak teratur update ceritanya? padahal salah satu resolusiku tahun ini bisa membagi waktu lebih baik, tapi kenyataannya... 😭


awal tahun selalu menjadi hal tersibuk untuk pekerjaanku, ditambah lagi kondisi cuaca yang seperti sekarang ini. benar benar menjadi tantangan tersendiri. jangan bilang hambatan ya... bilangnya tantangan! biar bisa di tangani bukannya bisa menghambat. setuju?


sekali lagi aku mohon maaf sebesar besarnya?


terima kasih sudah meluangkan waktu untuk ceritaku...

__ADS_1


ooo ya... kritik dan saran kalian akan menjadi sebuah batu loncatan untukku agar bisa menulis lebih baik lagi... terima kasih...☺️☺️☺️


__ADS_2