
suara hentakan segerombolan kuda membuat orang orang yang berada di tengah jalan langsung menyingkir. siapapun tidak berani menghadang ataupun sekedar mengganggu rombongan kuda tersebut yang melaju kencang walaupun mereka melaju di keramaian ibukota.
nampak di barisan paling belakang rombongan kuda tersebut, ada 3 gerobak kuda yang masing masing ditutupi dengan kain hitam.
"berhenti!"
rombongan kuda tersebut baru berhenti ketika mereka telah sampai di depan gerbang istana kerajaan south mountain.
"panggil sander! aku membawakan kepala kepala pasukan revolusi!" suara arogan dari seorang pria di atas kudanya langsung membuat penjaga gerbang marah.
"siapa kamu? berani sekali memanggil tuan sander seenaknya?"
"hahaha... aku? namaku deatmark. panggil sander kemari, dan bawakan gold yang kalian janjikan!" walaupun dibentak oleh penjaga gerbang, nyatanya arogansi dari deathmark tidak sedikitpun berkurang.
"kalau kamu mencariku... aku ada disini!" sander tiba tiba muncul di atas semua orang yang ada di depan gerbang. dirinya melayang di udara, aura aura sihir mengitari seluruh tubuhnya.
untuk sejenak deathmark menelan ludahnya. dirinya bisa merasakan kekuatan sihir yang luar biasa kuat terpancar dari tubuh sander. namun dirinya tentu tidak ingin terlihat bodoh di depan anak buahnya, dengan sigap dirinya kembali menampilkan sisi arogansinya.
"aku membawa kepala kepala pasukan revolusi. berikan gold yang kalian janjikan!"
"bagaimana aku bisa tahu kalau itu adalah kepala pasukan revolusi? dan bukan warga sipil?" sander menatap tajam ke arah deathmark, dirinya bisa melihat 3 gerobak kuda yang tertutupi kain hitam. kemungkinan besar 3 gerobak tersebut penuh dengan kepala pasukan revolusi.
deathmark menggigit giginya sendiri. dirinya ingin mengumpat sejadinya karena dicurigai oleh sander. meskipun memang benar kepala yang dirinya bawa bukanlah kepala kepala pasukan revolusi. dirinya kira akan mudah membohongi sander.
"kau bisa memeriksanya sendiri!" deathmark memberi tanda kepada anak buahnya untuk membuka kain hitam penutup gerobak.
"tunggu!" sander tentu tidak ingin pemandangan yang menjijikan ditampilkan di depan gerbang istana. dirinya perlu menjaga nama baik keluarga kerajaan di mata penduduk ibukota. meskipun keluarga kerajaan sudah tidak memiliki nama baik di mata penduduk.
"akan kubayar apa yang telah kujanjikan. tapi..."
deathmark tentu langsung sumringah mendengar apa yang sander katakan. ratusan gold akan didapatkannya kali ini. "tapi apa?" deathmark nampak tidak sabar mendengar syarat lanjutan dari sander.
"tapi akan ku bayar kalian setengah kali ini. sisanya akan kubayar saat kalian mengantarkan kepala pasukan revolusi yang memberontak di wilayah selatan."
deathmark tentu merasa dibohongi oleh sander setelah mendengar syarat dari sander. namun dirinya tentu juga tidak bisa berbuat apa apa.
__ADS_1
"bagaimana?" sander tersenyum menang saat melihat deathmark berpikir keras. "akan kubayar setengah kali ini, atau kalian bawa pergi lagi itu kepala!"
deathmark terpaksa harus menyetujui apa yang sander katakan. dirinya telah berusaha membantai warga warga desa di sekitaran ibukota dan membawa kepalanya ke ibukota. untuk apa dirinya membawa kembali kepala kepala tersebut?
"baik... sisanya setelah kubawakan kepala pasukan revolusi yang ada di selatan."
"kau bisa pegang kata kataku!" sander melemparkan sekantong gold yang kemungkinan berisi 200 gold.
"bawa gerobak itu ke belakang ruanganku!" perintah sander kepada penjaga gerbang.
penjaga gerbang tentu langsung menuruti sander. mereka menahan bau tidak sedap ketika mendorong gerobak yang penuh dengan kepala tanpa badan. walaupun mereka tidak tahu untuk apa sander memerlukan kepala kepala ini, tapi mereka juga tidak berani membantah perintah sander.
sementara rombongan deathmark dan anak buahnya langsung meninggalkan wilayah istana. mereka berencana untuk menghabiskan gold yang mereka dapat di bar yang ada di ibukota.
"kita pesta! pesanlah minum sesuka kalian!" deathmark memerintahkan anak buahnya untuk berpesta di bar yang penuh oleh anak buahnya.
"ya..."
"tuan..." seorang archer di samping deathmark memanggil deathmark dengan sebutan tuan.
"ada laporan dari zegra dan anak buahnya."
deathmark langsung tersenyum mendengar laporan yang akan datang berasal dari zegra. "bagus... berapa kepala yang telah mereka dapatkan? segera suruh mereka kesini!"
"maaf tuan... tapi laporan dari mereka mengatakan jika mereka telah terbunuh semua."
thuar...
suara gelas dibanting langsung membuat seisi bar sunyi. "apa maksudmu?" bentak deathmark yang sepertinya telah salah mendengar laporan.
"mereka terbunuh tuan, tidak hanya itu... level mereka juga turun 3 level ketika mereka mati."
deathmark tentu sangat marah. zegra adalah komandan batalyon andalannya. mendengar zegra terbunuh tentu mengejutkan dirinya.
"suruh mereka berkumpul dengan kita! aku sudah tidak percaya lagi dengan dia!" bentak deathmark kepada archer tersebut.
__ADS_1
"baik tuan..." meskipun sedikit kesal dengan sikap deathmark, archer tersebut tentu tidak berani bertindak macam macam.
itu karena deathmark adalah salah satu wakil guild master dari 7 wakil guild master seven guardian. seven guardian adalah sebuah guild keluarga, dimana pendirinya atau guild master adalah ayah dari deathmark. ketujuh anaknya pun menjadi wakil guildmaster untuk membantu mengurusi guild keluarga.
walaupun di kerajaan south mountain pengaruh guild seven guardian masih belum kentara. namun di kerajaan mereka bernaung seven guardian menjadi penguasa tunggal sejajar dengan kerajaan. kekuatan dari seven guardian bahkan bisa dikatakan seimbang dengan kekuatan kerajaan south mountain.
"hah... aku jadi sudah tidak minat untuk minum... kita berangkat sekarang!" deathmark pergi meninggalkan bar tersebut. anak buahnya pun buru buru menghabiskan minumannya untuk segera mengikuti wakil guild master mereka.
sementara di ruangan sander, sander tersenyum bahagia melihat tumpukan kepala di hadapannya.
"ini yang aku butuhkan... hahaha..." sander memegang sebuah bola rubi berwarna merah. diangkatnya bola rubi tersebut keatas, mulut sander pun mulai membacakan mantra mantra.
brum...
api biru langsung melahap tumpukan kepala yang ada di hadapan sander. namun dari kepala kepala yang terbakar tersebut, keluarlah aura aura hitam yang semuanya masuk ke dalam bola rubi. bola rubi yang tadinya berwarna merah sekarang berubah menjadi sedikit hitam.
"cih... masih belum cukup!" sander mengumpat setelah dirinya menghabiskan kepala kepala yang diantarkan oleh deathmark belum cukup untuk membuka kekuatan yang ada di dalam bola rubi yang dirinya pegang.
"sepertinya aku harus lebih bersabar." sander menyadari jika tidak mudah untuk dapat menguasai kekuatan yang ada di dalam bola rubi yang dirinya pegang.
sebenarnya sander juga tidak mengetahui secara pasti kekuatan apa yang tersembunyi di dalam bola rubi tersebut. dirinya berhasil mendapatkan bola rubi ini dari seorang pria misterius. rasa ingin tahu yang tinggi dari sander lah yang membuatnya begitu antusias untuk dapat segera membuka kekuatan dari bola rubi tersebut.
thok... thok...
suara pintu diketuk mengalihkan perhatian sander dari bola rubi yang dirinya pegang. sander segera membukakan pintu karena menyadari siapa yang datang.
ya... hanya raja robert seorang lah yang berani mengganggu sander ketika dirinya berada di ruangannya.
"hormat saya yang mulia..."
"tidak perlu terlalu formal... bagaimana kondisinya?" raja robert langsung masuk ke dalam ruangan sander untuk membahas rencana pemberantasan pasukan revolusi.
"semua berjalan lancar yang mulia. kita sudah mulai memancing mereka semua untuk keluar. tinggal satu langkah puncak saja dan semua bisa selesai."
"bagus... lakukan segera... aku sudah bosan mendengar pasukan revolusi mengacau di kerajaanku." raja robert langsung keluar dari ruangan sander setelah bertitah.
__ADS_1
sander pun hanya memberi hormat ketika raja robert meninggalkan ruangannya. "kerajaanmu?"