New World

New World
Behemout dan Zepar


__ADS_3

"Apa kau yakin?" Zepar mengajukan pertanyaan kepada Behemout. Melihat hutan hitam nan kelam yang kini membentang di hadapannya. Bayangan dipecundangi oleh kedua Naga Yin dan Yang kembali mencuat di pikirannya.


"Kamu tidak percaya kepadaku?" Behemout memandang sinis kepada Zepar yang ada di sampingnya. Yang tentunya membuat Zepar tidak berani lagi beradu argumen dengan Behemout. Hell Chain masih terikat di kaki Zepar, Behemout bisa sewaktu waktu mengaktifkan Hell Chain untuk membelenggu Zepar hanya dengan satu kata.


Mereka berdua kini tengah bersiap memasuki hutan hitam kelam yang disebut Mischurine. Zepar tadinya menyarankan kepada Behemout untuk membawa pasukan dalam jumlah besar. Mengepung Naga Yin dan Naga Yang agar bisa menghabisi kedua naga tersebut dengan cepat.


Namun alih alih menuruti saran dari Zepar, Behemout malah pergi tanpa membawa pasukannya. Pasukannya yang berjumlah 800an Demon ditinggalkan di kota Demon Raider. Hanya membawa Zepar seorang diri menemani Behemout memasuki Mischurine.


Pikiran jika Behemout akan mengorbankan Zepar pun tersemat di pikiran Zepar. Namun Zepar hanya bisa pasrah mengikuti Behemout. Hell Chain yang mengikat kakinya mau tidak mau memaksa dirinya untuk mengikuti kemauan Behemout. Termasuk jika Behemout akan mengorbankan Zepar demi bisa mengalahkan dua naga penunggu Mischurine.


Kedua Demon tersebut akhirnya memasuki Mischurine. Menelusuri hutan hitam kelam yang konon begitu terlarang untuk dimasuki. Monster monster penunggu Mischurine pun langsung menyambut kedatangan mereka berdua. Menandakan ketidaksukaan para monster akan terusiknya wilayah yang mereka miliki.


Entah itu monster jenis elite atau pun jenis lord, semua nampak tidak berarti di hadapan kedua Demon tersebut. Bagaikan sedang berjalan di halaman belakang rumah mereka, Behemout dan Zepar terus menelusuri hutan Mischurine untuk menuju ke pusat hutan. Tempat dimana pohon spiral berada dan kedua Naga Yin dan Yang tinggal.


Setelah setengah hari menelusuri Mischurine, akhirnya sampailah mereka berdua di dekat pohon spiral yang menjadi tempat tinggal Naga Yin dan Yang. Harus Zepar akui, pergi berdua bersama Behemout jauh lebih cepat dan efektif daripada harus membawa pasukan dalam jumlah besar. Terbukti Zepar bisa mencapai pohon spiral untuk kedua kalinya lebih cepat daripada ketika dirinya membawa pasukan dalam jumlah besar.


Namun rintangan yang sesungguhnya kini telah menanti kedua Demon tersebut. Sosok anaga Yin dan Yang tengah berdiri dengan tegapnya di sekitar pohon spiral. Menandakan mereka berdua sudah mengetahui akan kedatangan Behemout dan Zepar.


"Dengar... Aku urus naga yang hitam... Kamu urus naga putih itu... Jangan buat mereka bersama... Kekuatan mereka akan berkurang drastis ketika mereka berdua dipisahkan." Behemout membagi tugas antara mereka berdua. Tidak ingin terjadinya suatu kesalahan pada setiap rencananya.


"Maksudmu?" Kedua mata Zepar melotot, mendengar pembagian tugas dari Behemout. Jujur saja Zepar tidak menduga jika mereka berdua akan saling berhadapan satu lawan satu dengan kedua naga tersebut.


"Siapapun di Dunia Abyss ini tidak akan bisa mengalahkan kedua naga itu jika mereka bersama. Satu satunya cara untuk mengalahkan mereka berdua adalah dengan memisahkan mereka." Behemout kembali menambahkan. Menjelaskan lebih lanjut kepada Zepar yang nampak masih belum mengerti akan rencana Behemout yang sesungguhnya.


Zepar perlu berpikir keras, walaupun dirinya tidak bodoh. Tapi dirinya juga tidak termasuk dalam golongan Demon yang cerdas. Memahami rencana Behemout hanya dengan beberapa bimbingan kata tentu membuat dirinya perlu memikirkannya.


"Jadi begitu... Baiklah..." Zepar menelisik kembali pertarungan dirinya dengan kedua naga tersebut beberapa waktu yang lalu. Memang kekuatan dan pertahanan kedua naga tersebut mustahil untuk bisa ditembus jika mereka berdua bersama. Namun Zepar tidak pernah terpikirkan untuk memisahkan kedua naga tersebut. Membuat keseimbangan yang seharusnya terjadi antara kedua naga tersebut akhirnya tidak pernah terseimbangkan.


"Kita serang sekarang!" Behemout mulai berlari ke arah kedua naga tersebut. Dengan Hell Schyte di tangan kanannya, Behemout bagaikan dewa kematian yang siap mengambil nyawa kedua naga tersebut.


"Hell Chain!"


Behemout langsung mengerahkan skill andalannya. Tidak menunggu kedua Naga Yin dan Yang bersiap akan kedatangan Behemout. Enam pasang rantai muncul dari dalam tanah, terbang searah dengan langkah Behemout yang mendekati kedua ekor naga.


"Uargh..." Raungan kedua naga langsung terdengar, begitu kedua ekor naga menyadari kedatangan Behemout.


Angin hembusan raungan naga menerpa tubuh Behemout. Membuat Behemout yang tengah berlari menuju kedua ekor naga harus menghentikan langkahnya untuk menyeimbangkan tubuhnya. Enam pasang rantai yang ikut terbang di dekatnya pun sampai terlempar ke belakang.

__ADS_1


"Memang rumor itu benar rupanya..." Behemout menggigit giginya sendiri, dari satu raungan kedua ekor naga saja sudah begitu kuat terasa. Behemout tidak bisa membayangkan jika kedua ekor naga tersebut menambahkan api di dalam raungan mereka tadi.


"Death Slice!"


Behemout tentu tidak ingin berdiam diri saja. Ditebaskannya Hell Schyte ke arah kedua ekor naga. Gelombang energi hitam berbentuk bulan sabit langsung menuju ke arah kedua ekor naga.


"Zepar!" Behemout memberi tanda kepada Zepar untuk melakukan bagian tugasnya.


Zepar yang mendengar instruksi dari Behemout langsung bergerak. Tidak membuang buang waktu sampai kedua ekor naga membentuk perisai api hitam dan api putih yang merepotkan. Zepar tahu betul... Jika naga Yin dan naga Yang berhasil membentuk perisai api hitam dan putih, akan sangat sulit menembus pertahanan Naga Yin dan Yang.


"Art of Sword!"


Zepar mengayunkan pedangnya satu kali di udara. Dari satu ayunan pedang Zepar keluar 15 gelombang energi berwarna keunguan yang mengarah kepada Naga Yin dan Naga Yang.


Wush....


Boom...


Naga Yin dan naga Yang menyemburkan api dari mulutnya. Mencoba menangkis gelombang energi yang dikerahkan oleh Behemout dan Zepar. Gelombang energi yang dilancarkan oleh Behemout ataupun Zepar bertubrukan dengan api hitam dan putih. Menciptakan ledakan yang cukup dahsyat. Membuat gelombang angin yang menyebar ke segala penjuru.


"Siapa yang berani kamu panggil makhluk hina?" Behemout tersenyum kecut melihat kedua ekor naga di hadapannya. Serangan pertamanya tadi hanyalah sebuah pancingan. Agar dirinya bisa mengerahkan Hell Chain tanpa diketahui oleh kedua ekor naga. Hell Chain yang dirinya gerakkan telah berhasil mengikat salah satu kaki naga Yin.


"Berani kamu memanggilku makhluk hina?" Bentakan Behemout tidak kalah mengerikan. Baru kali ini di Dunia Abyss ada yang berani memanggilnya dengan sebutan makhluk hina.


"Mati seribu kali pun tidak akan cukup bagimu untuk membuatku mengampunimu!" Behemout menggerakkan rantainya. Agar segera melilit tubuh naga Yin secara keseluruhan.


"Makhluk hina... Kau.." Naga Yin memberontak, mencoba menyingkirkan Hell Chain yang telah mengikat kaki kanannya.


Behemout tidak ambil pusing dengan hinaan dari Naga Yin, dirinya langsung menggerakkan Hell Chain untuk menarik tubuh Naga Yin menjauh dari area pohon spiral. Naga Yin pun terpaksa harus mengikuti kemana Hell Chain menarik kakiknya. Tarikan dan lilitan Hell Chain begitu kuat, bahkan semakin kuat dirinya melawan kemana Hell Chain menariknya, semakin sakit pula rasa sakit yang dirinya rasakan di kakinya.


Naga Yang yang melihat partnernya terikat oleh rantai berselubung api hitam pun mencoba membantu melepaskannya. Namun belum sampai dirinya bisa bertindak, sebuah tebasan pedang kembali mengarah kepadanya. Membuat naga Yang harus mundur untuk menghindari pedang yang menyasar lehernya.


"Lawanmu aku!" Zepar mendarat tepat di dekat naga Yang. meskipun tebasannya tidak berhasil mengenai naga Yang, paling tidak tujuan Behemout dan Zepar telah tercapai. Memisahkan naga Yin dan naga Yang.


"Makhluk hina... Jangan mengganggu!" Naga Yang mencoba untuk mengejar naga Yin yang ditarik dengan Hell Chain. Namun kemanapun dirinya mencoba melangkah, Zepar selalu berhasil menghalanginya.


"Uargh..."

__ADS_1


Merasa begitu geram pada Zepar, semburan api putih pun melesat dari mulut naga Yang. Mencoba membakar Zepar yang memisahkan dirinya dan pasangannya.


Slash...


Zepar menebas api putih yang menuju ke tubuhnya. Menjadikan semburan api putih terbelah menjadi dua tanpa sedikitpun mengenai tubuhnya.


"Sepertinya Behemout benar. Kamu tidak bisa berbuat banyak jika tanpa pasanganmu." Zepar merasa semburan api putih yang dikeluarkan oleh Naga Yang tidak sekuat ketika dirinya menghadapi kedua ekor naga secara bersamaan.


"Kali ini giliranku." Zepar mengangkat pedangnya dengan kedua tangan, meletakkannya di depan dada. Memusatkan kekuatan yang akan dirinya keluarkan dari pedang Timeless Blade.


"Time Space!"


Tanpa basa basi Zepar mengerahkan kekuatan terkuat dari Timeless Blade, tidak ingin membuang buang waktu terlalu banyak. Takut jika Behemout gagal melenyapkan naga Yin dan naga Yin kembali ke tempat naga Yang berada.


"Kau..." Suara Naga Yang seakan terhenti tapi bukan berhenti tepatnya. Tepatnya Naga Yang terlihat bergerak sangat lambat, namun sebenarnya Zepar lah yang bergerak sangat cepat. Menjadikan lingkungan di sekitar Zepar berhenti seketika, hanya dirinya yang bisa bergerak secara leluasa.


Zepar tanpa basa basi menebaskan Timeless Blade ke arah Naga Yang. Memberikan luka luka yang tidak akan bisa dihindari oleh Naga Yang.


###


"Mana suaramu yang memanggilku makhluk hina tadi?" Behemout memandang Naga Yin yang seluruh tubuhnya telah terlilit Hell Chain. Membuat tubuh naga Yin terkapar di atas tanah hitam, bahkan untuk sekedar berdiri pun kini Naga Yin seakan tidak mampu.


"Aaa... Aaa..." Hanya suara rintihan yang keluar dari Naga Yin. Menandakan Naga Yin begitu kesakitan atas lilitan rantai berselimut api merah.


"Mana? Ha?" Behemout menginjakkan kakinya di kepala Naga Yin. Menginjak injaknya, bagaikan kepala Naga Yin hanyalah sebuah lap sepatu kotor.


"Apa tujuanmu?" Naga Yin memaksakan dirinya untuk bisa berbicara. Walaupun dirinya masih harus menahan rasa sakit akibat lilitan Hell Chain.


"Dengar monster kecil... Berani beraninya kamu memanggilku dengan sebutan makhluk hina. Kamu belum tahu siapa aku?" Behemout memandang mata Naga Yin dengan tatapan siap membunuh. Tanda dirinya begitu marah telah dihina oleh seekor monster berbentuk naga.


Bagaimana tidak? Selama ini seluruh monster yang ada di Dunia Abyss tunduk pada Behemout. Behemout bisa mengendalikan seluruh monster yang ada di Dunia Abyss dengan kekuatan specialnya. Dan kali ini... Ada seekor monster berbentuk naga telah menyebut dirinya makhluk hina? Behemout tentu tidak akan pernah mengampuninya.


"Mati terlalu bagus untukmu..." Behemout tersenyum sadis pada Naga Yin. Membayangkan apa yang akan dirinya lakukan pada Naga Yin.


"Aaa.... Apa..."


"Tenang... Akan kubiarkan kau hidup... Hidup sebagai peliharaan diriku yang setia... Sehingga kamu akan memohon mohon kepadaku untuk sekedar mendapatkan makanan untuk mengisi perutmu. Akan ku buat dirimu begitu memujaku, hingga kamu menyadari jika dirimu adalah makhluk hina yang sesungguhnya." Behemout menatap mata Naga Yin. Menanamkan kekuatan specialnya agar Naga Yin masuk ke dalam jangkauan kendalinya.

__ADS_1


__ADS_2