
" wuuuuhhhhuuuuuu....... " teriak clara yang begitu bersemangat saat terbang. bagi clara bisa terbang seperti burung adalah salah satu angan angannya sewaktu kecil. itulah kenapa dirinya begitu menyukai saat terbang.
alan memang sengaja terbang dari atas gunung untuk mempersingkat waktu. dirinya sudah membuang waktu lebih dari semalam di atas gunung untuk mempersiapkan stock potionnya. tujuan utama mereka yang pertama adalah kota namsos.
kota namsos tidak terlalu jauh dari kota irtys. berjarak satu hari jika ditempuh dengan berjalan kaki. kota namsos merupakan salah satu kota terbesar di kerajaan south mountain. bisa dibilang pusat pemerintahan kerajaan untuk daerah selatan berada di kota namsos tersebut.
alan mengatur arah angin yang membawa mereka terbang agar bisa mendarat sedekat mungkin dengan kota namsos. lebih dari setengah perjalanan bisa mereka lalui dengan terbang. alan tidak mempedulikan akan adanya pemain lain yang melihat dirinya dan yang lain bisa terbang. kalaupun orang lain ingin menirunya, orang itu perlu memiliki skill untuk mengatur arah angin seperti dirinya. kalau tidak si peniru itu hanya akan bisa terbang mengikuti arah angin.
alan dan yang lain mendarat di suatu padang rumput yang cukup luas. di dekat padang rumput tersebut alan bisa melihat adanya desa kecil yang memiliki beberapa rumah penduduk. desa kecil tersebut sepertinya adalah rumah penduduk yang mendiami kawasan padang rumput tersebut. alan pun mengajak yang lainnya untuk beristirahat di desa tersebut. mencoba mencari sarapan untuk clara dan freya. dirinya merasa sedang malas untuk berburu demi mendapatkan sesuap sarapan.
" kakak.... desa ini sepi sekali? " clara berbisik pada alan yang baru saja memasuki desa.
" hah.... kamu baru hidup di kota beberapa hari saja sudah bilang kalau desa ini sepi. apa kamu tidak ingat seperti apa sepinya desa middlemist? " alan merangkul leher clara dan sedikit mencekiknya. dirinya menggoda clara yang terlihat jadi sok anak kota.
" ahh.... lepaskan... " clara meronta untuk bisa lepas dari rangkulan alan. sikut clara langsung menyasar dada kanan alan. clara yang sudah berkembang pesat selama ini tentu memiliki kekuatan yang cukup untuk melawan. alhasil alan yang mendapat pukulan tepat di dada kanan terpental jatuh lebih dari 5 meter ke belakang.
" aaaahhh.... " alan mencoba bangkit sambil memegangi dada kanannya.
shoote sun dan freya tentu terkejut melihat alan yang bisa terpental jauh seperti itu. mereka berdua tahu kalau clara memang terus berkembang kekuatannya, tapi tidak mereka sangka akan berkembang secepat ini.
__ADS_1
" kamu tidak apa apa? " shoote sun mengulurkan tangannya membantu alan untuk bangkit.
" yah... sedikit potion akan menyembuhkanku." alan langsung meminum potion untuk memulihkan hp nya yang berkurang lebih dari seperempat karena sikutan clara.
" makanya jangan usil. " clara menjulurkan lidahnya. tanda mengejek pada alan.
alan pun tidak ingin mempermasalahkan lebih lanjut. dirinya langsung mengajak clara dan yang lain mencari restoran untuk sarapan. naasnya tidak ada satupun penduduk yang membuka restoran ataupun penginapan di desa ini. sebagian besar penduduk di desa ini bekerja sebagai penggembala ternak. dengan terpaksa alan membeli seekor kambing untuk bisa dimasak oleh clara. dari si penjual kambing alan bisa tahu kalau desa ini bernama desa laksa.
mereka berempat membuat api di sekitar padang rumput. clara membakar kambing tersebut sampai mengeluarkan bau yang sangat sedap. bahkan para warga yang sedang menggembala ternak ternaknya di padang rumput menjadi penasaran dengan asal bau sedap yang clara buat.
" ayo makan... " clara memamerkan daging yang baru saja dia bakar. aroma daging bakar benar benar menggugah selera makan alan dan yang lainnya.
saat mereka berempat menikmati daging kambing tersebut. seorang penggembala tua dan seorang anak kecil menghampiri alan dan yang lain.
alan begitu tersentuh hatinya melihat si penggembala tua itu. tubuhnya begitu kurus, seakan akan kulit yang menutupi tubuhnya hanya membungkus tulang tulangnya. untuk cucu laki lakinya terlihat sedikit lebih gemuk. namun tetap saja untuk ukuran anak berusia 10 tahun, anak itu tetap saja kurus.
" tentu kakek. mari silahkan duduk. " alan mempersilahkan kakek tua dan cucunya untuk duduk bersamanya.
kakek tua dan cucunya itupun tanpa ragu ikut makan bersama alan dan yang lain. tadinya kakek tua itu tidak ingin ikut makan. hanya cucunya saja yang makan. akan tetapi clara memaksa kakek tua itu untuk ikut makan. dirinya teringat akan kakeknya yang sudah meninggal saat melihat kakek tua itu.
__ADS_1
alan mencoba mencari tahu informasi mengenai desa laksa dari kakek tua yang alan ketahui bernama karras tersebut. sedangkan cucunya bernama aras. alan semakin terharu mendengar cerita dari karras mengenai desa laksa.
rupa rupanya sebagian besar penduduk di desa laksa ini hanya menjadi buruh penggembala ternak. pemilik sebenarnya dari ternak ternak tersebut adalah orang orang kaya dari kota namsos. alan seakan ingin meneteskan air mata saat mengetahui upah yang diberikan oleh pemilik ternak.
pemilik ternak hanya memberikan 5 silver kepada warga desa laksa untuk setiap ternak yang berhasil mereka besarkan. sedangkan jika ternak ternak tersebut mati. warga mesti ikut mengganti biaya pembelian ternak sebesar 50% dari harga ternak.
" hah.... sungguh kejam sekali. " alan mengumpat didalam hati pada pemilik pemilik ternak tersebut.
" kakek karras... apa selama ini tidak ada warga yang mencoba untuk melawan? " alan tentu penasaran kenapa warga desa laksa mau saja menerima pekerjaan yang tidak berperikemanusiaan seperti itu.
" hah.... anak muda... kamu mungkin belum tahu seperti apa keadaan kami. " kakek karras menjelaskan bahwa sistem kerja tersebut dicetuskan oleh pimpinan keluarga bertholds. salah satu keluarga yang memiliki kedudukan tinggi di kerajaan south mountain. bahkan anak pertama dari pimpinan keluarga bertholds sekarang memegang posisi sebagai menteri sosial di kerajaan south mountain. warga desa laksa tentu tidak ada yang berani menentang keluarga bertholds. jika mereka memang masih sayang pada nyawa mereka dan keluarganya.
alan tentu terkejut dengan penjelasan karras. juris bertholds adalah salah satu nama yang ada di catatan dari puteri leoni. dengan tambahan informasi dari karras, kebencian alan terhadap orang bernama juris bertholds semakin besar. dirinya pun ingin segera menghabisi target pertamanya tersebut.
" kakek karras... kakek tenang saja. saya berjanji akan memberikan pekerjaan yang lebih layak untuk kakek sebentar lagi. " alan mencoba memberi semangat pada kakek karras yang terlihat lesu setelah bercerita.
kakek karras hanya tersenyum mendengar janji dari alan. dirinya tidak berharap besar pada alan. mengingat kekuasaan keluarga bertholds sangat besar. dirinya dan cucunya pun berpamitan setelah selesai makan. mereka mesti melanjutkan merawat ternak yang dititipkan pada mereka.
" as.... sepertinya masalah ini menjadi semakin rumit. " shoote sun berbisik pada alan. shoote sun kira di dalam misi ini hanya perlu menghabisi orang orang yang ada di daftar nama tersebut. tapi pandangan shoote sun berubah setelah mengetahui cerita karras.
__ADS_1
" ya... ini akan semakin menyenangkan. " alan tersenyum licik. dirinya sudah menyusun rencana untuk menghabisi keluarga bertholds secara keseluruhan. jika dirinya hanya membunuh juris bertholds, paling paling keluarga bertholds hanya akan berkabung sebentar. dan posisi juris bertholds akan digantikan oleh orang lain dari keluarga bertholds. yang tentunya hanya akan menimbulkan rantai roda tak berkesudahan. berbeda cerita jika alan menghabisi semuanya secara keseluruhan.
rumput liar akan selalu tumbuh jika tidak dicabut sampai akarnya. begitulah pesan ayah alan yang selalu alan ingat.