New World

New World
Amarah Full Winter


__ADS_3

Semua butiran salju Full Winter arahkan pada piramida hitam. Mencoba menghancurkan piramida hitam tersebut dengan kekerasan dari luar. Namun semua yang dirinya lakukan nampak sia sia. Semua serangan yang dirinya berikan nampak terserap oleh piramida hitam tersebut.


"Tidak... Tidak..." Emosi Full Winter sudah tidak terkendali lagi. Pikirannya kacau karena sudah yakin jika pabrik Violet Wine telah dihancurkan.


Ken yang melihat Full Winter pun jadi bingung sendiri. Dirinya tahu jika fokus Full Winter kini sudah tidak lagi pada dirinya. Akan seperti apa pun dirinya mencoba menarik perhatian Full Winter untuk bertarung dengan dirinya, Full Winter pasti tidak akan mengindahkannya.


"Dia benar benar sudah gila..." Keluh Ken secara perlahan. Dirinya memilih untuk memulihkan diri dengan meminum Absolute Regeneration Potion pemberian Alan. Skill Full Winter tadi benar benar telah menguras semua mana yang dirinya miliki.


Di tengah tengah serangan Full Winter ke arah piramida hitam yang nampak sia sia, tiba tiba piramida hitam tersebut memudar dengan sendirinya.


"Berhasil?" Full Winter yang melihat piramida hitam mulai memudar, langsung memacu elang es yang ditungganginya untuk segera menuju pabrik. Namun langkah Full Winter terhenti setelah melihat sosok yang sudah menantinya di balik piramida hitam.


"Apa kamu begitu terburu buru untuk mati?" Satu pertanyaan keluar dari seseorang yang tengah berdiri di atas kepala seekor Naga yang terbang.


Seorang Bangsa Titan juga dapat Full Winter lihat tengah ikut berjalan menyusul di belakang Naga tersebut.


"Apa kamu yang menghancurkan pabrik milikku?" Meskipun di hadapan seekor Naga, Full Winter nampak tidak gentar sama sekali. Naga bukanlah seekor monster yang terlalu menakutkan bagi Full Winter.


"Apa kamu masih harus bertanya untuk jawaban yang sudah pasti?"


"Hahahaha....." Full Winter tertawa lantang, mendengar jawaban yang sama sekali tidak dirinya ekspektasikan. Dengan jawaban seperti itu, jelas jelas jika sosok di hadapannya sedang memberikan tantangan bertarung untuk dirinya. "Kalau begitu akan muda bagiku... Aku tidak harus memburumu..."


Full Winter mengeluarkan sebuah item dari tas sistemnya. Sebuah gulungan berwarna coklat yang nampak begitu lusuh. "Kamu tidak akan bisa lari kemanapun... Aku akan memburu dirimu sampai kamu tidak bisa lagi bermain game di dunia ini."


"Absolute Lock!" Full Winter membuka gulungan tersebut. Dan sebuah aura hitam langsung keluar dari dalam gulungan dan menuju ke arah sosok di atas naga yang tidak lain adalah Alan.


[Player telah terkena Absolute Lock Curse, lokasi player akan selalu diketahui oleh pengguna Absolute Lock.]


"Jadi begitu..." Alan tersenyum kecil setelah mendengar peringatan sistem. "Kamu berniat selalu memburuku kemana pun aku pergi?"

__ADS_1


"Kamu sudah menghancurkan apa yang menjadi milikku, maka aku akan menghancurkan apa yang juga telah menjadi milikmu!" Full Winter tidak berbasa basi, dirinya mengeluarkan aura biru tipis di sekujur tubuhnya. Melayangkan serangan pisau pisau es yang mengincar Alan.


"Ingin menghancurkan apa yang menjadi milikku?" Alan kembali tersenyum. "Seakan kamu mengerti apa yang aku miliki?" Alan menarik Wind Bownya, menembakkan panah panah angin untuk menangkis serangan Full Winter.


"Archer? Ataukah Dragon Ranger?" Full Winter mencoba menerka class yang dimiliki oleh Alan dengan melihat senjata yang digunakan oleh Alan. Dengan mengetahui class musuhnya, maka Full Winter bisa menerapkan cara bertarung yang tepat untuk menghadapi lawannya.


Alan tidak ingin memberi waktu bagi Full Winter untuk berpikir terlalu lama, seorang Guild Master dari Sun Flower Guild tentu bukanlah seorang yang bodoh. Akan lebih baik bagi dirinya jika dirinya segera menyelesaikan pertarungan ini. Dirinya lebih diuntungkan dalam segi informasi, Joker telah menampilkan segala atribut dan skill yang dimiliki oleh Full Winter.


"Chiro! Bakar!"


Satu kata dari Alan dan Chiro langsung menyemburkan api hitam putih miliknya. Mencoba membakar Full Winter hingga menjadi abu.


"Ice Shield!" Satu ayunan tangan dari Full Winter dan seketika muncul pelindung es yang menutupi api hitam putih dari Chiro.


Meskipun seharusnya pelindung es tersebut mencair ketika bertemu dengan semburan api Chiro. Namun nyatanya pelindung es tersebut nampak tidak tergoyahkan.


"Aku terlalu meremehkannya..." Alan takjub akan ketangguhan perisai es Full Winter. Dirinya sudah sering berlatih tanding dengan Chiro, dan dirinya tahu betul seperti apa panasnya semburan api milik Chiro.


Alan menghilang dari atas kepala Chiro, dan langsung muncul di belakang Full Winter. The Forgotten Dagger di tangan kanannya sudah siap untuk memberikan tusukan ke arah jantung Full Winter.


"Assassins?" Full Winter begitu terperanjak melihat Alan bisa langsung muncul di belakangnya. Skill semacam itu hanya dimiliki oleh seorang player yang memiliki class Assassins.


"Barrier!"


Full Winter dipaksa harus menggunakan skill perlindungan paling ampuh miliknya. Lapisan es tipis menutupi seluruh tubuhnya, menahan The Forgotten Dagger yang tinggal beberapa centimeter lagi menusuk jantungnya.


Thang...


"Cih.. Reaksimu benar benar bagus..." Alan tidak menduga jika Full Winter bisa bereaksi begitu cepat. Selama ini Alan tidak pernah bertemu dengan seorang player yang bisa mengaktifkan skill secepat Full Winter.

__ADS_1


"Jangan banyak bicara..." Full Winter mempertebal aura biru tipisnya. Menyebarkan ke segala penjuru yang menyebabkan gelombang kejut.


Alan sampai terpental ke belakang beberapa meter karena efek gelombang kejut tersebut. Untung saja dirinya bisa segera mengaktifkan Shadow Zone untuk bisa menyeimbangkan tubuhnya dan melayang di udara.


"Harus aku akui kamu memang hebat... Tapi kamu terlalu bernyali untuk mengusik sesuatu yang tidak seharusnya kamu usik..." Full Winter bersiap mengeluarkan skill terkuat yang dirinya miliki. Sebuah skill yang pernah dirinya gunakan untuk membekukan seluruh Ibukota Kerajaan Black Dessert.


"Frost Domain!"


Aura biru tipis sekali lagi menyebar ke segala penjuru dari tubuh Full Winter. Setiap apapun yang dilewati aura tersebut langsung berubah menjadi es seketika. Bahkan Chiro dan Grestal yang berukuran raksasa pun ikut menjadi beku. Chiro pun harus menerima jatuh dari ketinggian dan mendarat dengan keras di atas tanah yang sudah tertutup es.


Alan yang sudah mengaktifkan Shadow Zone langsung mengatur Shadow Zone untuk membalikkan arah aura tersebut. Membuat serangan Full Winter tersebut sama sekali tidak berefek pada tubuhnya dan semua yang ada di belakangnya.


Ken yang melihat apa yang dilakukan oleh Full Winter langsung menggunakan tombaknya untuk membelah aura biru tipis yang menuju ke arah dirinya. Membuat dirinya bisa selamat dari menjadi es untuk yang kedua kalinya dalam satu hari.


"Wow... Skill yang luar biasa..." alan begitu terkejut, melihat semua wilayah di sekitarnya menjadi es seutuhnya.


"Ini akan menjadi hari kematianmu..." Full winter memberikan sebuah senyuman kemenangan. Bukan hanya karena dirinya telah berhasil merubah medan pertarungan yang begitu menguntungkan dirinya. Namun juga karena dirinya melihat sesuatu yang dirinya tunggu tunggu sedari tadi.


"Kenapa kamu bisa begitu yakin?" Meskipun Alan sudah tahu apa yang dimaksud oleh Full Winter, Alan tidak mau sependapat dengan Full Winter. Joker telah memberi tahu dirinya sedari tadi, jika ada sekitar seribu player yang tengah mendekati perkebunan Violet Wine.


"Dasar besar mulut... Tapi aku sadar... Kamu masih belum tahu kekuatan Sun Flower Guild. Hari ini kamu akan mengerti setelah melihat kekuatan Sun Flower Guild yang sebenarnya..."


Full Winter mengibaskan tangannya beberapa kali, dan tombak tombak es langsung mencuat dari dalam tanah yang tertutup es. Seakan akan tombak tombak tersebut adalah perpanjangan tangan dari Full Winter.


"Sepertinya kamu yang belum mengerti di sini..." Alan masih bisa tersenyum sembari menghindari serangan tombak tombak es milik Full Winter. "Hal seperti ini yang justru aku inginkan..." Alan meminta Joker untuk menghubungi Heaven Sins dan Jack Wilshere. Memberi tahu mereka berdua untuk menggunakan apa yang telah dirinya persiapkan untuk menghadapi jumlah pasukan Sun Flower Guild.


***Maaf kalau masih belum bisa update secara teratur? Mau bagaimanapun juga penulis juga manusia, dimana manusia butuh makan, dan cari makan di tengah kondisi seperti ini tahu kan kaya apa?


Hahaha... Malah curhat...

__ADS_1


Tolong do'a kan saya agar semua urusan saya berjalan dengan lancar, kalau tidak ada halangan pertengahan desember mungkin saya baru bisa mulai update secara teratur. Kalau tidak ada halangan... Untuk saat ini tolong kesabarannya ya... Itung itung nabung episode aja...


Terima kasih bagi semua pembaca yang bisa mengerti. Seperti janji saya, novel ini tetap harus tamat!***


__ADS_2