New World

New World
pertempuran di tebing 2


__ADS_3

begitu menuruni tebing dengan baju terbangnya alan tentu langsung mengerutkan dahi mendapati apa yang ada di bawahnya.


"kenapa mereka bisa tersudut di tempat seperti ini?" alan yang masih terbang di atas medan pertempuran tentu bertanya tanya kenapa pasukan revolusi memilih tempat yang tidak menguntungkan untuk bertempur.


dengan lokasi yang tersudut oleh tebing tinggi seperti ini. tentu akan sangat mudah bagi para player untuk melancarkan serangan pengepungan kepada pasukan revolusi.


melihat alur pertempuran sangat tidak memihak kepada pasukan revolusi, alan pun mulai melancarkan serangan diam diam kepada para player.


dilemparkannya bola bola poiton ke arah tempat dimana para player berkumpul. seketika kepulan gas beracun tak berwarna langsung muncul di sekitar para player. kepulan gas tersebut tentu tertutupi oleh gelapnya malam. nyala api dari perkemahan yang terbakar tentu tidak cukup untuk menerangi seluruh tempat tersebut.


"aaargh..."


"ahh..."


satu persatu player yang teracuni oleh racun alan tumbang satu persatu. satu menjadi 10, 10 menjadi 20. sampai lebih dari 150 player telah terbunuh oleh racun alan.


"ada apa ini?"


"kenapa dengan kalian?" zegra yang mendapati anak buahnya mati tanpa sebab tentu kebingungan. hampir sepertiga dari pasukannya telah mati tanpa diketahui penyebabnya.


"cepat cari pelakunya!" zegra memberikan perintah pada anak buahnya. namun anak buahnya pun juga tidak tahu akan melakukan apa. karena yang mereka tahu adalah teman temannya tiba tiba berteriak kesakitan dan mati.


"semua berkumpul! penyihir! buat perisai pelindung!" merasa tidak mengetahui penyebab pasti dari kematian anak buahnya, zegra perlu memfokuskan pertahanan pada satu titik. dirinya tentu tidak ingin anak buahnya berkurang satu demi satu begitu saja.


melihat semua player mundur dan berkumpul menjadi satu, alan menilai ini adalah kesempatan emas untuk menghabisi lebih banyak musuh dengan cepat. dilemparkannya kembali puluhan bola bola poiton ke arah player player tersebut.


thang...


thang...


namun bola bola poiton alan ternyata mengenai perisai pelindung yang baru saja dibuat oleh penyihir dari kelompok zegra.


"komandan! dari atas!" salah satu penyihir memberi tahu zegra jika ada serangan dari atas. penyihir memang bisa mendeteksi serangan yang datang ke perisai yang mereka buat.


mendengar perkataan salah satu penyihirnya, zegra langsung mengawasi langit. "pantas saja kita tidak bisa mendeteksi asal serangan." gumam zegra pelan.


"semua range class! bombardir ke arah atas!" meskipun zegra tidak bisa melihat alan yang terbang di kegelapan malam dirinya tetap memberi perintah kepada anak buahnya untuk melancarkan serangan ke arah atas. walaupun belum tentu mengenai sasaran, paling tidak bisa menghambat serangan selanjutnya yang akan datang.


ciu...


ciu...


ciu...


puluhan panah dan lesatan sihir mengarah ke udara. alan bersusah payah mengatur arah angin untuk menghindari setiap serangan yang datang ke arahnya.

__ADS_1


"AS... apa apaan ini?" shoote sun yang baru saja menyusul alan tentu terkejut mendapat bombardir serangan ke arahnya.


"kenapa kalian datang di saat yang tidak tepat?" keadaan alan semakin susah karena dirinya perlu mengatur angin untuk dirinya dan e orang temannya.


"apa maksudmu?"


"cepat mendarat!" alan tidak memperdulikan pertanyaan shoote sun. baginya yang paling penting sekarang mereka berempat bisa selamat dari bombardir serangan lawan.


alan dan yang lainnya tidak ingin menjadi objek sasaran asal tembak lawan. segera mereka mendarat di dekat tenda pasukan revolusi yang terbakar.


"komandan... ada yang datang dari atas di dekat tenda itu." salah seorang archer melihat adanya bayangan 4 orang di dekat tenda."


"bagus... kamu bawa 30 orang kesana. segera habisi mereka!" zegra juga sempat melihat adanya bayangan 4 orang di dekat tenda. itulah sebabnya dirinya hanya mengirimkan 30 orang. bagi dirinya 30 lawan 4 seharusnya lebih dari cukup.


namun sepertinya apa yang zegra pikirkan tidak pernah menjadi realita. baru saja dirinya mengirim 30 orang untuk memeriksa ke tempat bayangan tersebut mendarat, kini 2 orang telah kembali lagi ke hadapan dirinya.


"komandan... hantu komandan..." salah satu bawahannya langsung memberi laporan pada zegra.


"apa maksudmu?" zegra tentu semakin bingung dengan yang anak buahnya katakan.


"aku tidak tahu komandan... tiba tiba saja semua yang disana mati tiba tiba... kita tidak bisa melihat orang yang menyerang kita."


zegra tentu tidak percaya dengan yang anak buahnya katakan. tidak mungkin di new world ada yang namanya hantu.


di kejauhan, elman bisa sedikit bernafas lega melihat player player yang menyerang dirinya mundur menjadi satu kelompok. namun tetap saja dirinya juga merasa bingung, apa yang menyebabkan musuh melakukan sedikit langkah mundur. padahal posisi mereka sedang di atas angin.


"siapa kamu?" elman tentu terkejut mendapati 4 orang tiba tiba mendekat ke arahnya.


"tenang... kami bantuan yang dikirim untuk membantumu." alan langsung mencoba menenangkan kecurigaan elman.


mendengar adanya bala bantuan, elman menjadi lebih tenang. "berapa orang yang kamu bawa? mana yang lainnya?" elman mempertanyakan pasukan lainnya yang mungkin alan bawa, karena dirinya hanya melihat 4 orang saja.


"hanya kami berempat."


elman serasa ingin mengumpat pada alan. "4 orang kamu sebut bala bantuan?"


"hahaha..." alan tentu tertawa mendengar komentar pedas dari elman.


"bukankah kualitas lebih penting dari kuantitas?"


"ayo bersiap..."


alan telah meminta kepada joker untuk menampilkan atribut atribut yang dimiliki oleh pasukan revolusi dan player dari seven guardian. dirinya merasa seharusnya alan, shoote sun, freya dan clara saja sudah cukup untuk menghabisi musuh yang tersisa.


"kau..." elman tentu ingin berdebat lebih jauh. namun melihat musuh sudah mulai bergerak lagi, dirinya pun memilih menunda perdebatan dengan alan.

__ADS_1


zegra yang telah melihat ke empat orang yang datang tentu tidak menyianyiakan kesempatan. tadinya dirinya beranggapan jika bapa bantuan pasukan revolusi yang datang berjumlah banyak. ternyata hanya 4 orang saja. apa yang bisa dilakukan oleh 4 orang saja?


30 orang yang dikirimnya tadi bisa dengan mudah dihabisi karena mereka kalah persiapan. oleh karena itu zegra langsung menggerakkan pasukannya lagi untuk menghabisi pasukan revolusi yang tersisa.


"ayo serang... kita habisi mereka sekarang!"


player melee class langsung menyerang ke depan. sementara range class sekali lagi mengawali dengan serangan jarak jauh.


"freya..." alan memberi tanda kepada freya untuk membuat perisai pelindung dari akar. seketika akar tanaman langsung mencuat dari tanah menghalau seluruh serangan jarak jauh dari player range class.


"clara... ayo... shoote sun back up dari belakang!"


dengan aba aba alan, clara ikut maju bersama alan.


"canon claw!"


alan langsung mengawali serangan dengan serangan terkuatnya. player yang dihadapannya pun langsung terbang ke belakang. menghantam seluruh player yang ada di belakangnya.


duar...


lebih dari 15 player terpental ke belakang karena satu skill dari alan.


"apa itu?" elman tentu terkejut melihat satu pukulan dari alan bisa melemparkan lebih dari 15 orang. " kita tidak bisa diam saja! ayo maju lagi!" elman yang merasa takjub pada satu serangan dari alan tidak ingin ketinggalan. kini dirinya sedang dipenuhi semangat bertarung.


kombinasi serangan dari alan dan clara benar benar sempurna. tidak ada satupun serangan dari alan maupun clara yang meleset. meskipun mereka di kepung lebih dari 100 orang, tidak ada satupun serangan dari para player yang berhasil mengenai mereka berdua. ditambah lagi shoote sun yang memback up dari belakang. serangan dari player player pun selaku tertangkis dengan sempurna.


"apa apaan ini?" zegra tentu terkejut mendapati bala bantuan pasukan revolusi yang datang bisa merubah alur pertempuran. dirinya mengamati dengan seksama seluruh pertarungan yang ada.


"jadi begitu... dia lah pusat kekuatan musuh!" zegra melihat shoote sun yang dari belakang bisa mengatur alur pertempuran dengan tepat.


zegra pun tidak membuang buang waktu. dirinya kembali menarik anak panah eagle wingnya. diarahkannya anak panah tersebut ke arah shoote sun.


"mati kau..."


anak panah zegra langsung meluncur dengan kecepatan tinggi. anak panah tersebut langsung berubah menjadi burung elang dari angin menyasar target selayaknya burung elang yang menyasar mangsanya.


alan tentu menyadari adanya serangan dari zerga yang mengarah ke arah shoote sun. namun dirinya pun juga tidak bisa bertindak untuk menghalau serangan tersebut karena posisinya sedang terkepung oleh musuh.


"shoote sun... awas..." alan hanya bisa memperingatkan shoote sun akan adanya serangan yang mengarah kepadanya.


namun sepertinya peringatan alan pun terlambat.


duar...


ledakan langsung tercipta ketika elang angin dari zerga mendarat di tempat shoote sun berdiri.

__ADS_1


"tidak..." alan berteriak sejadinya, mendapati serangan zerga membuat ledakan di tempat shoote sun berdiri.l


__ADS_2