
seorang assassin pria yang berlevel 40 sedang meminum arak di sebuah restoran di kota irtys. pandanganya terus mengamati hiruk pikuknya jalan yang terlihat dari tempatnya duduk. assassin itu meminum seguci arak sendirian, jika di dunia nyata orang melihatnya mungkin akan disangka assassin itu pemalas. karena siang hari sudah minum minum arak. tetapi dengan melihat levelnya saja orang orang sudah tahu kalau assassin itu adalah pemain hebat. level 40 tergolong level yang tinggi saat ini di kerajaan south mountain. apa lagi dirinya adalah pemain solo, terlihat dari tidak adanya teman yang menemaninya minum.
acara minum minum assassin itu terhenti ketika dirinya mendapati 3 orang gadis yang berjalan di depan restoran. kedua gadis itu memakai jubah berwarna biru langit yang menutupi seluruh badannya sampai kepala. sedangkan satunya memakai pakaian armor penyihir putih, kecantikan tergambar dari wajahnya. rambut pirang yang di ikat membentuk ekor kuda, dagu runcing yang seakan minta untuk dicubit. hidung mancungnya benar benar serasi dengan bentuk mukanya yang tidak terlalu lonjong maupun bulat. tapi yang paling menarik bagi assassin dari wanita itu adalah mata tajam yang berhias kornea mata berwana hijaunya.
tidak berlama lama assassin itu pun meletakkan uang 5 silver di atas meja dan mengikuti ketiga gadis itu dari jarak yang aman. senyum licik tergambar dibibir assassin yang mengikuti ketiga gadis tersebut.
" kakak sun... sepertinya ada yang mengikuti kita. " clara yang merasakan keberadaan orang yang mengawasinya menoleh ke belakang. tapi hanya mendapati orang orang yang berjalan biasa saja tanpa memperhatikan mereka bertiga.
" ahh... itu perasaanmu saja. " kata shoote sun. shoote sun tahu kalau clara sering berlatih dengan alan sehingga indera pengawasannya tumbuh menjadi sangat sensitif. shoote sun mengira clara hanya merasakan keberadaan orang yang tidak sengaja memperhatikan mereka bertiga.
si assassin bersembunyi di sebuah gang sebelum clara menoleh kepadanya. dirinya tidak menyangka salah satu dari ketiga gadis itu memiliki indera yang sangat tajam. dirinya pun sekarang lebih berhati hati dalam mengikuti ketiga gadis tersebut.
si assassin itu mengerutkan dahi setelah mengetahui ketiga gadis itu menuju kehutan timur. dirinya tidak menyangka ketiga gadis itu akan pergi leveling dengan anggota hanya 3 orang, bahkan tanpa adanya laki laki dalam grup.
mata assassin tidak percaya melihat apa yang baru saja dirinya lihat. ketiga gadis tersebut bisa dengan mudah menghabisi seekor monster belalang raksasa berlevel 45. kerja sama antara ketiga gadis itu benar benar padu dan saling menutupi. apa lagi sang gadis yang memakai baju penyihir putih. kemampuan mengatur serangan dan pertahanan benar benar luar biasa.
assassin itu pun hanya melihat, dan mengawasi dari kejauhan. dirinya menunggu waktu yang tepat untuk bisa menyerang tanpa menghabisi mereka bertiga. di pikirannya sudah terbayang menikmati keindahan kecantikan dari gadis berbaju putih tersebut.
lebih dari 3 jam assasin itu mengamati mereka bertiga yang terus memburu monster. mereka bertiga memburu monster seakan monster monster di hutan ini adalah mainan untuk mereka bertiga. dengan mudahnya mereka menghabisi monster yang mereka temui satu persatu.
akan tetapi assassin itu memperlihatkan senyum kemenangan ketika dirinya melihat segerombolan sky hawk yang berada tidak jauh dari ketiga gadis tersebut. dirinya sudah pernah menghadapi sky hawk sebelumnya. dirinya hafal betul sky hawk adalah monster yang sangat menyusahkan karena kerjasama antara monster satu dan yang lainnya.
tanpa ragu assassin itu pun menyerang gerombolan sky hawk dengan pisau terbangnya.
thang...
serangan pisaunya tepat mengenai cakar dari sky hawk. sky hawk yang mendapat serangan pun langsung melihat ke sekitar dan mendapati assassin tersebut.
__ADS_1
hhhuuuuuaaaarrrr.....
rauman sky hawk langsung membuat gerombolannya menoleh ke arah assassin. tanpa berlarut larut sky hawk langsung maju menyerang ke arah assassin.
assassin yang melihat gerombolan sky hawk menuju ke arahnya langsung bergerak ke arah ketiga gadis tersebut. dirinya memang sengaja memancing sky hawk agar menyerang ke tiga gadis. setelah cukup dekat dengan ketiga gadis, si assassin langsung menggunakan skill stealthnya dan menghilang dari kejaran gerombolan sky hawk.
sky hawk yang sudah terlanjur marah dan melihat ketiga gadis tersebut akhirnya melampiaskan kemarahannya pada mereka bertiga. sementara si assassin sendiri tersenyum cekikikan melihat pertarungan antara sky hawk dan ketiga gadis tersebut.
seperti dugaan si assassin, ketiga gadis tersebut kesulitan menghadapi gerombolan sky hawk. assassin pun sangat yakin rencananya akan berjalan dengan mulus.
si assassin itu pun mengerutkan dahi ketika melihat gadis berbaju penyihir putih menghadapi gerombolan sky hawk sendirian. sedangkan kedua temannya mencoba untuk pergi meninggalkannya sendiri.
" mau mencoba kabur? " senyum licik tergambar dari bibir assassin. dirinya langsung mengeluarkan senjata andalannya yaitu sebuah seruling. seruling itu adalah seruling yang dia dapat dari ujian special class.
tanpa ragu si assassin itu memainkan serulingnya sehingga menghasilkan melodi yang menenangkan. gerombolan sky hawk, dan ketiga gadis tersebut langsung berhenti di tempat. seakan akan menikmati keindahan dari melodi yang dirinya mainkan.
ketiga gadis tersebut pun tersadar dari biusan melodi seruling si assassin. mereka bertiga melihat si assassin yang datang menghampiri mereka bertiga.
" siapa kamu? " tanya gadis berbaju penyihir putih.
" aku? aku adalah malaikat penyelamatmu. tidak kak kamu mau mengucapkan terima kasih kepadaku? " kata si assassin sambil terus mendekat.
" terima kasih banyak telah membantu. aku shoote sun. siapa namamu? " tanya shoote sun waspada. shoote sun yakin kalau assassin itu tidak berniat baik padanya. dirinya bisa melihat sorot mata licik dari kedua mata assassin.
" shoote sun... hem... nama yang bagus. namaku silent rogue. " jawabnya dengan terus mendekati shoote sun.
" silent rogue? kamu si bandit pemerkosa? " shoote sun tentu pernah mendengar tentang pemain yang sering memperkosa player wanita. tidak dia sangka dirinya akan bertemu dengannya sekarang.
__ADS_1
" ohh... tidakku sangka aku akan sangat terkenal. kalau begitu kamu tentu tidak akan mempersulitku kan? " silent rogue tersenyum dengan bahagianya.
" cuiiihhh..... tidak sudi aku.... " shoote sun langsung menggenggam erat tongkatnya. dirinya bersiap mengeluarkan skill sihir cahayanya.
" light judgement "
serangan sinar cahaya langsung menyerang si assassin. ledakan di tanah dan kepulan debu pun tercipta dari serangan shoote sun. namun ketika kepulan debu telah menghilang, shoote sun tidak mendapati adanya tubuh assassin.
" kau tahu? gadis pemarah itu selalu membuat sensasi tersendiri bagiku. " silent rogue sudah muncul di samping shoote sun. dirinya membisikkan kata katanya tepat di samping telinga shoote sun, yang membuat shoote sun merasa merinding.
" kau.... " shoote sun mencoba menyerangnya lagi. namun sebuah pisau sudah menempel di lehernya.
" tenang saja... aku tidak akan terlalu kasar padamu. " silent rogue kembali berbisik di samping telinga shoote sun. yang membuat shoote sun semakin tidak nyaman.
shoote sun pun menggigit giginya sendiri. dirinya lebih memilih mati daripada harus menjadi korban dari silent rogue. dirinya pun memberi tanda pada clara dan freya untuk bergegas pergi dari tempat itu.
" hahahaha... mau mencoba lari? " silent rogue tersenyum melihat clara dan freya berusaha lari dari tempat itu. dirinya mengeluarkan seruling dengan tangan yang satunya. kali ini dia memainkan lagu yang tidak enak di dengar. sontak saja selain dirinya ditempat itu langsung menutup telinga. suara dari seruling itu begitu menyiksa bagi yang mendengarnya.
tidak lama setelah silent rogue memainkan serulingnya, sebuah anak panah meluncur ke arahnya. silent rogue tahu akan anak panah yang mengincarnya. dirinya pun menghentikan permainan serulingnya dan menangkis anak panah dengan serulingnya.
thang....
anak panah itu berhasil di tangkis. akan tetapi setelah anak panah itu ditangkis. gas berwarna hijau dan putih langsung keluar dari botol yang terikat dengan panah tersebut. kepulan gas langsung menyelubungi silent rogue dan shoote sun yang terduduk menutupi telinganya. silent rogue tidak sengaja menghirup gas beracun tersebut. sensasi sesak nafas, kulit terbakar dan tidak bisa bergerak langsung dirasakannya.
[ player telah terkena 2 racun. segera menghindar dari area racun untuk mengurangi efek racun. ]
mata silent rogue terbelalak melihat pemberitahuan sistem. dirinya tidak pernah mendengar adanya pemain yang menggunakan racun. ketika silent rogue meratapi kesakitannya. dirinya melihat sekelebat bayangan hitam yang lewat di depannya. silent rogue semakin terpaku melihat adanya pemain yang memiliki kecepatan seperti itu.
__ADS_1
" maaf mengganggu bermain serulingmu. tapi suara serulingmu benar benar tidak enak di dengar. " seseorang dengan jubah berwarna biru langit mengarah ke silent rogue. orang tersebut adalah alan.