
"Tenang Jack... Aku mengenal dia..." Heaven Sins mencegah Jack Wilshere yang siap untuk menarik belatinya. Jack Wilshere yang seorang Assassins tentu akan siap sedia jika memang tamu yang datang tersebut berniat buruk kepada Heaven Sins.
"Siapa mereka?"
"Mereka tamu dari jauh... Benar kan Alan?" Heaven Sins sedikit mengira ngira nama dari tamunya tersebut. Sudah setahun lebih dirinya tidak bertemu dengan Alan. Bahkan ketika di kampus sekalipun. Dirinya pikir Alan telah pergi dari Mediteran City
"Mari masuk... Tidak enak jika berbicara di sini... Ruangan dalam tentu lebih nyaman..." Heaven Sins langsung mengajak tamunya tersebut ke dalam salah satu ruangan yang ada.
"Kalian berdua tunggu di sini... Terserah kalian mau apa... Aku yang akan tanggung semua biaya..." Lirik Alan pada Cleo dan Ken, terutama pada Ken. Sedari tadi Ken sudah begitu bahagia ketika mengetahui Alan akan mengajak dirinya ke salah satu tempat hiburan.
"Benarkah?" Ken langsung menggosok gosokkan kedua tangannya. Melihat ada banyak wanita seksi di sampingnya tentu membuat dirinya melupakan ajaran Kuil Shaolin.
"Hem..." Jawab Alan sembari mengikuti langkah kaki Heaven Sins.
"Kalau begitu aku tidak akan sungkan..." Ken tersenyum bahagia, tidak sia sia dirinya mau mengajari Alan cara menggunakan mana di dalam game.
"Dasar... Lelaki selalu sama saja..." Cleo yang seorang wanita tentu merasa risih di ajak Alan ke tempat seperti ini. Dirinya pun mengumpat sendiri di dalam hati kepada Atlantik yang memberikannya tugas sebagai penjelas informasi dari Death Mask kepada Alan.
"Kamu benar benar tidak mau?" Tanya Ken pada Cleo, di masing masing tangan kanan dan kiri Ken kini sudah terlingkar kepala wanita penghibur Heaven Throne.
"Lanjutkan apa yang kalian inginkan... Lebih baik aku pergi..." Cleo pun memilih pergi dari tempat tersebut. Sangat tidak pantas bagi dirinya yang seorang wanita baik baik berada di lingkungan seperti itu. Bagi dirinya, menjual tubuh adalah suatu pekerjaan yang sangat hina. Harga dirinya sebagai seorang wanita ikut terinjak injak karena suatu pekerjaan bernama prostitusi.
"Jadi... Apa yang membuatmu kesini? Aku kira kamu tidak akan pernah sampai ke Kerajaan ini..." Heaven Sins langsung pada pokok permasalahan. Beberapa kali bertemu dengan Alan membuat dirinya tahu jika Alan tidak suka dengan hal bernama basa basi.
"Aku tahu kamu sedang banyak masalah... Bagaimana jika aku memberikan pemecahan masalah?" Kata Alan sembari mengeluarkan sebotol cairan berwarna ungu dari Dimensional Ring miliknya.
[Abyssall Wine.]
"Apa ini?"Heaven Sins sempat memperhatikan kedua cincin yang Alan pakai, dirinya tahu itu adalah Dimensional Ring. Banyak pelanggannya dulu yang memakai cincin seperti itu. Tapi perhatiannya langsung terfokus pada sebotol minuman berwarna ungu di atas meja.
"Ini akan memecahkan masalah Heaven Throne. Percayalah..." Alan tersenyum kecil melihat reaksi Heaven Sins.
"Jangan bercanda... Kamu tahu Sun Flower Guild memiliki Wine terbaik di dunia ini... Tidak mungkin minuman ini akan bisa mengalahkan Thousand Flower Wine milik Sun Flower Guild."
"Itu karena mereka belum mencoba minuman ini... Seperti namanya... Minuman ini hanya ada di Dunia Abyss, tapi aku membawakannya untukmu..."
"Dunia Abyss?" Heaven Sins justru semakin bingung dengan penjelasan Alan. Dirinya sama sekali tidak mengetahui apa itu Dunia Abyss.
"Ahh... Percuma menjelaskan panjang lebar... Intinya... Coba lah..." Alan menuangkan satu gelas Abyssall Wine untuk Heaven Sins.
__ADS_1
"Jangan langsung kamu habiskan... Minum dengan perlahan..." Peringatan Alan sembari memberikan gelasnya.
Sreep...
Cret...
Cret...
Aliran listrik perlahan bisa Heaven Sins rasakan. Aliran listrik tersebut merambat dari perutnya hingga menyebar ke seluruh tubuhnya. Namun yang dirinya rasakan bukanlah rasa sakit, melainkan sensasi kenikmatan tersendiri.
"Ini..."
"Jangan terkejut begitu... Aku sudah memberi tahumu tadi..." Alan geli sendiri melihat reaksi dari Heaven Sins. Walaupun sudah tahu akan seperti apa reaksi Heaven Sins, melihat ya secara langsung tetap memberikan kesan lucu tersendiri.
"Ini... Ini..." Heaven Sins langsung berdiri dengan gelas di tangan kanannya. Dirinya bagaikan sedang mendapatkan pencerahan dewa atas semua masalah masalahnya.
"Jack... Jack..." Sontak Heaven Sins langsung berlari keluar ruangan. Dirinya ingin memberi tahu Jack Wilshere tentang minuman yang dibawa oleh Alan.
Jack Wilshere yang mendengar Heaven Sins berteriak langsung berlari ke dalam ruangan. Sedari tadi dirinya sudah memasang waspada pada tamu Heaven Sins yang dipanggil Alan tersebut.
"Ada apa?" Jack Wilshere langsung membuka pintu ruangan, siap bereaksi cepat jika Alan sedang melakukan hal yang tidak tidak pada Heaven Sins.
"Kenapa serius sekali? Cobalah!" Alan menatap tangan Jack Wilshere yang sudah siap dengan belatinya. Alan sudah tahu jika Jack Wilshere sedang bersiaga di depan ruangan sedari tadi.
Dengan malu malu Jack Wilshere menyimpan belatinya, dan mengambil gelas dari tangan Heaven Sins. Mencicipinya sedikit, takut jika ada racun di dalam minuman tersebut.
Srep...
"Ini..." Jack Wilshere tidak bisa berkata kata. Baru kali ini dirinya meminum suatu minuman di New World yang bisa memberikan efek kepada tubuhnya. Selama ini minuman di New World hanya bisa memberikan rasa tanpa bisa memberikan efek sedikitpun pada tubuh player.
"Jangan kau...." Alan gagal mencegah Jack Wilshere untuk menenggak minuman yang ada di gelas tersebut.
Jack Wilshere yang sejatinya seorang Bartender di dunia nyata tentu tidak akan menyianyiakan minuman enak tersaji di hadapannya.
Thret...
Thret...
"Sins... Kenapa kamu bisa menjadi tiga?" Jack Wilshere menggosok salah satu matanya, dirinya melihat Heaven Sins kini berubah menjadi tiga.
__ADS_1
"Jack... Apa yang kamu..."
Bruk...
Belum sempat Heaven Sins selesai berkata, Jack Wilshere sudah ambruk di atas lantai. Gelas yang dirinya langsung pecah seketika.
"Jack..."
"Jack..."
Heaven Sins langsung sigap untuk menolong Jack Wilshere. Dirinya tidak tahu menahu kenapa Jack Wilshere bisa langsung hilang kesadaran setelah meminum Abyssall Wine satu gelas secara langsung.
"Hah... Sudah aku bilang untuk tidak menghabiskannya secara langsung..." Melihat Jack Wilshere kehilangan kesadaran membuat Alan teringat seperti apa dirinya ketika meminum Abyssall Wine pertama kali. Dirinya juga tidak sengaja kehilangan kesadaran seperti yang Jack Wilshere alami.
"Biarkan dia istirahat... Dia akan sadar sendiri nantinya..." Alan menolong Jack Wilshere untuk berpindah ke tempat yang lebih nyaman. Dirinya masih harus membahas urusan bisnis dengan Heaven Sins. Kehilangan kesadaran Jack Wilshere tentu tidak akan menjadi penghambat.
"Minuman apa itu? Efeknya benar benar gila..." Heaven Sins sampai tidak bisa berkata kata. Dirinya hampir hafal dengan semua jenis Wine di New World, namun tidak ada satupun yang bisa memberikan efek seperti orang mabuk kepada para player.
"Sudah aku bilang... Minuman ini hanya ada di Dunia Abyss... Dan hanya aku yang bisa menyediakannya untukmu..."
"Jadi?"
"Jadi?" Alan mengerutkan dahi mendengar perkataan Heaven Sins.
"Apa kamu tidak akan mempertahankan bisnismu ini? Aku tahu jika usahamu sedang di ambang kebangkrutan..."
"Hah... Tetap saja... Kita tidak memiliki cukup uang untuk membelinya saat ini..." Jawab Heaven Sins dengan wajah tertunduk lesu. Meskipun minuman yang Alan bawa memang bisa menjadi pemecahan masalah, tapi Alan tentu tidak akan memberikan minuman itu begitu saja kepada dirinya. Pasti ada harga untuk itu semua, dan dirinya saat ini tidak bisa memberikan harga berapapun kepada Alan.
"Aku tahu tentang hal itu... Kamu bis membayar semuanya di belakang..."
"Serius?"
"Asal..."
"Asal?" Sudah Heaven Sins duga, selalu ada harga untuk semua yang Alan berikan.
"Asalkan kamu bisa memastikan minuman ini bisa menjadi senjata andalan untuk menghancurkan usaha Sun Flower Guild..." Tatap Alan dengan tajam ke arah Heaven Sins.
"Kita sepaham untuk masalah itu..." Heaven Sins tersenyum puas dengan syarat dari Alan. Kebetulan sekali dirinya juga ingin memberi pelajaran kepada Sun Flower Guild. Karena Sun Flower Guild telah mempengaruhi Kerajaan Black Dessert untuk menaikkan pajak yang harus Heaven Throne bayarkan.
__ADS_1