New World

New World
tenaga dalam?


__ADS_3

alan berjalan mondar mandir sambil pikirannya terus melayang mencari ide ide yang tepat di dalam ruangan persembunyian bawah tanah para elf. sementara para elf dan yang lainnya sudah tertidur pulas karena kekenyangan makan masakan dari clara.


terutama clara, tidurnya benar benar menjadi sebuah nikmat kehidupan tersendiri. dirinya benar benar kelelahan karena telah memasak untuk semua orang yang ada di ruangan ini.


alan benar benar tidak bisa menemukan cara yang tepat untuk dapat membantu nightwalker. dirinya dihadapkan pada situasi yang sulit sekarang.


"menyelamatkan para elf yang ditawan kerajaan?"


"tapi kenapa kerajaan hanya menahan para elf? bukannya mereka biasanya langsung menghabisi elf yang mereka temui?"


nightwalker meminta bantuan alan untuk membebaskan para elf yang ditahan di kota velsen. sayangnya adalah, nightwalker hanya bercerita jika dirinya pernah bertemu dengan rombongan pasukan kerajaan yang sedang membawa tahanan elf ke kota velsen di hutan. nightwalker tentu tidak berani langsung bertindak menyelamatkan para tahanan tersebut, mengingat dirinya dan timnya kalah jauh dalam jumlah dengan pasukan kerajaan yang mengawal tahanan.


merasa tidak menemukan cara yang tepat, alan pun memilih untuk log out. dengan beraktifitas di dunia nyata mungkin saja dirinya akan menemukan cara yang tepat untuk membebaskan para tahanan elf.


alan terkejut ketika mendapati hari sudah sore di dunia nyata. "sepertinya aku terlalu larut dalam new world."


merasa tidak ada yang bisa dia lakukan di kamar dan kampus, dirinya pun memilih pergi ke dojo. sudah 3 hari juga dirinya tidak datang ke dojo untuk berlatih.


alan menelusuri jalan di asramanya dengan perasaan yang tidak enak hati. entah ada sesuatu yang terjadi atau memang dirinya yang ketinggalan jaman. mahasiswa adik adik tingkat sekarang sangat pandai dalam menjalin hubungan dengan lawan jenis. alan pun hanya bisa berjalan dengan pandangan tertunduk, takut mengganggu pasangan muda mudi yang saling asyik bertali kasih.


baru setelah keluar dari universitas alan bisa berjalan dengan santai. pemandangan pasangan kasmaran hampir dia dapati sepanjang jalan dari asrama sampai keluar kampus. entah kenapa sekarang orang orang memang suka mengumbar kisah asmara mereka di depan umum.


"sore pak andre..." sapa alan yang melihat andre sedang duduk di teras rumahnya. tampak peluh keringat masih membasahi dahinya, tanda dirinya baru saja menyelesaikan satu kelas bimbingan bela diri.


"eh... anak sok sibuk datang. ayo sini!"


alan tersipu malu mendengar ejekan dari pak andre. karena new world dirinya memang jadi kurang berinteraksi dengan teman temannya di dunia nyata.


"maaf pak andre? bukannya sok sibuk. tapi memang saya sedang menekuni suatu bidang."

__ADS_1


"maksudmu game itu?"


"oh... bapak tahu?" alan sempat terkejut ketika andre mengetahui tentang new world.


"ya... toni memberikan helm VR juga padaku. tapi aku masih malas untuk memakainya. takut jadi seperti kamu. hahaha...."


alan tentu hanya bisa tersenyum masam mendengar yang andre katakan. tidak dirinya sangka toni menyogok pak andre dengan helm VR untuk memuluskan hubungan dengan may.


"pak andre... coba saja dulu pakai helm VRnya... pak andre tidak akan menyesal jika memakainya."


"besok kalau aku ada waktu senggang."


"wah... pak andre bisa menyesal jika terlalu lama menunda. di new world juga ada..." alan menjelaskan tentang fungsi seluruh anggota tubuh yang benar benar nyata ada di new world. tidak lupa pula alan menjelaskan tentang adanya pemain yang menjual jasa prostitusi di new world.


ujung bibir andre sedikit tertarik ke atas ketika alan menyebut kata prostitusi, dan tentu alan menyadarinya. namun dengan cepat andre merubah wajahnya menjadi acuh, seakan tidak tertarik dengan yang alan ucapkan.


"dasar duda bermuka dua!" umpat alan dalam hati ketika melihat wajah andre yang berubah menjadi acuh. alan yakin andre akan diam diam menggunakan helm VRnya untuk memastikan yang alan katakan.


"hem...." andre nampak berpikir dengan permintaan alan. sedangkan alan tahu pasti sifat andre yang seperti ini pasti ingin meminta sesuatu darinya sebagai balasan bimbingan.


"tolonglah pak..." alan mencoba memasang senyum termelasnya.


jijik melihat alan yang memasang muka melas, andre pun menyetujuinya tanpa memberikan syarat.


"dengar lan... aku sedang berbaik hati padamu kali ini. aku akan mengajarkanmu sesuatu yang baru."


andre mengambil sebuah samsak tinju untuk ditaruh di depannya. andre berdiri dengan tenang sambil mengatur nafasnya. andre langsung mengambil kuda kuda untuk memukul samsak tinju dan...


boom...

__ADS_1


samsak tinju langsung terhempas sampai ke ujung ruangan. rantai yang mengikat ujung samsak terputus dari penahannya. mata alan tentu langsung melotot, tidak percaya dengan yang dirinya lihat. dirinya sangat yakin pukulan andre sama sekali tidak mengenai samsak tinju tersebut. pukulan andre berhenti sekitar 30cm di depan samsak tinju, namun samsak tinju tersebut terlempar sebegitu jauhnya.


"bagaimana bisa? pukulan bapak tidak mengenai samsak itu sama sekali."


"huft..." andre menghela nafas panjang, mengatur nafasnya.


"itu tadi pukulan dengan tenaga dalam lan. bagaimana? hebat kan?" andre dengan sombongnya.


"luar biasa! bisa bapak ajarkan padaku?"


"hahahaha... tenaga dalam bukan hal yang mudah untuk dipelajari." andre langsung menyanggah permintaan alan. namun dengan cepat menjelaskan pada alan jika ingin mempelajari tenaga dalam, maka alan perlu untuk mempersiapkan tubuhnya terlebih dahulu. kalau tidak dipersiapkan dengan matang, malah bisa berakibat fatal pada tabuh alan.


"jadi saya harus menguatkan tubuh saya dulu?"


"bukan hanya menguatkan, tapi mempersiapkan semuanya!"


"anggap tubuhmu adalah tungku api. dan tenaga dalam adalah apinya. jika kamu sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari bahan tungku api yang tahan panas, tempat untuk nyala api yang sesuai, proses keluar masuk udara dingin dan panas, sampai proses pengeluaran api yang berlebih. maka tungku tersebut akan sangat berguna untuk memasak atau sebaliknya. na... bayangkan jika salah satu faktor tidak terpenuhi!"


"tungku akan hancur dari dalam?"


"yup..."


alan pun mengerti akan penjelasan pak andre. intinya mempelajari tenaga dalam bukanlah sesuatu yang bisa instant.


"hancur dari dalam ya?hem..." alan langsung terpikirkan tentang masalahnya di new world dan mendapatkan pencerahan dewa.


"benar... hancur dari dalam." tanpa basa basi alan langsung berlari keluar dari dojo untuk kembali ke asramanya. meninggalkan andre yang tampak kebingungan dengan tingkah laku alan.


"tidak jadi latihan ini?" gumam andre pelan. matanya kini melirik pada samsak tinju yang rusak di ujung ruangan.

__ADS_1


"hadech... biaya perbaikan lagi..." andre langsung mengutuk alan karena terbayang biaya tambahan yang perlu dia keluarkan untuk memperbaiki samsak tinju yang rusak.


__ADS_2